Investor Asing Tetap Percaya pada Saham Perbankan
Menjelang akhir tahun, harga saham sektor perbankan, terutama bank besar, terus mengalami tekanan akibat aksi jual investor asing yang signifikan. Data menunjukkan bahwa selama sebulan terakhir, investor asing menjual saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI) sebesar Rp 7,27 triliun, Bank Mandiri (BMRI) Rp 1,23 triliun, Bank Negara Indonesia (BBNI) Rp 595 miliar, dan Bank Central Asia (BBCA) Rp 1,29 triliun.
Nafan Aji Gusta, Senior Technical Analyst di Mirae Asset Sekuritas Indonesia, menyebut salah satu faktor aksi jual ini adalah ketidakpastian terkait rumor pembentukan lembaga baru, Danantara, yang dikabarkan akan mengelola bank pelat merah. Hal ini membuat investor asing lebih berhati-hati. Namun, Maximilianus Nico Demus, Associate Director of Research and Investment di Pilarmas Investindo Sekuritas, menilai bahwa faktor global lebih dominan dibanding isu Danantara.
Sementara itu, Kiswoyo Adi Joe, Head of Investment di Nawasena Abhipraya Investama, menganggap keluarnya investor asing merupakan bagian dari strategi dan tidak perlu dikhawatirkan. Ia optimistis saham perbankan akan mengalami pemulihan, bahkan merekomendasikan pembelian saham BBRI dengan target harga Rp 7.000, BBCA Rp 11.500, BMRI Rp 8.500, dan BBNI Rp 7.000. Nico juga memperkirakan saham perbankan berpeluang naik dalam jangka panjang, terutama bank-bank dalam kategori KBMI 4.
Postingan Terkait
KB Bank Raih Fasilitas Pinjaman Rp 3 Triliun
28 Jun 2025
Aturan Baru Jadi Tantangan Industri
25 Jun 2025
Langkah Ekspansi dan Divestasi Perusahaan
24 Jun 2025
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023