Transformasi Digital Dorong Perluasan Retail
Prospek PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) pada 2025 dinilai tetap solid meskipun menghadapi tantangan di segmen food & beverage (F&B). Laporan keuangan kuartal I 2025 menunjukkan pendapatan segmen kafe dan restoran turun 8,65% yoy menjadi Rp 719,49 miliar. Sebaliknya, segmen penjualan ritel tumbuh 6,71% yoy menjadi Rp 7,79 triliun dan departemen store naik 9,51% yoy menjadi Rp 759,78 miliar.
Abdul Azis Setyo Wibowo, analis Kiwoom Sekuritas, menilai daya beli kelas menengah atas masih terjaga di segmen ritel dan departemen store sehingga margin MAPI tetap solid. Ia juga melihat aksi korporasi MAPI mengambil alih sewa gerai GS Supermarket akan mendorong pertumbuhan departemen store sekaligus mengurangi tekanan pada segmen F&B. Namun, Aziz juga mengingatkan potensi risiko dari ketidakpastian global dan daya beli masyarakat yang melemah, sehingga ia memberikan rekomendasi netral dengan target harga Rp 1.290 per saham.
Jessica Leonardy dari OCBC Sekuritas lebih optimistis. Ia menyoroti rencana MAPI membuka hingga 700 toko baru pada 2025, termasuk 450 toko untuk anak usaha MAP Active (MAPA) yang fokus pada tren gaya hidup sehat dan olahraga. Penjualan internasional MAPA juga tumbuh signifikan, berkontribusi 25% ke total segmen ini. Selain itu, strategi digitalisasi lewat platform MAP Club yang sudah menyumbang 8,6% penjualan total dianggap penting untuk perluas pasar. OCBC memperkirakan pendapatan MAPI naik 8,22% yoy ke Rp 40,94 triliun dan laba bersih tumbuh 13,06% yoy menjadi Rp 1,99 triliun. Jessica memberikan rating buy dengan target harga Rp 1.800.
Indy Naila, Investment Analyst Edvisor Profina Visindo, mengakui risiko pelemahan daya beli masyarakat dan kompetisi ketat di F&B, yang tercermin dari harga saham MAPI yang turun 10,23% dalam sebulan. Namun ia melihat potensi katalis positif jangka pendek dari stimulus pemerintah dan kemungkinan penurunan suku bunga. Karena itu, Indy merekomendasikan akumulasi MAPI dengan target harga Rp 1.500.
Postingan Terkait
BRI Cetak Laba Rp 15,5 T di Kuartal I-2026
30 Apr 2026
Prospek Perbaikan Ekonomi di Paruh Kedua Tahun
30 Jun 2025
Anggaran 2025 Terancam Membengkak
28 Jun 2025
Aturan Baru Jadi Tantangan Industri
25 Jun 2025
Waspadai Dampak Perang pada Anggaran Negara
24 Jun 2025
Langkah Ekspansi dan Divestasi Perusahaan
24 Jun 2025
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023