Transformasi Sistem Pangan
Tahun bakal berganti, Pandemi masih setia. Apa makna penting dua tahun pandemi Covid-19? Dunia berulang kali didera pandemi dan resesi. Tidak melulu muram, pandemi dan resesi juga menyingkap berkah. Ketika pandemi menerjang semua negara-negara kaya dan miskin, eksportir pangan dan importir pangan didera kepanikan. Karantina, lockdown, dan kebijakan sejenis membuat arus barang dan jasa terhambat. Indeks harga pangan merayap tinggi, bukan kebetulan dua tahun ini FAO dan PBB kosisten mengangkat tema baru: sistem pangan. Intinya mengajak berefleksi: bagaimana sistem pangan menjadi lebih baik, lebih sehat, berkelanjutan, dan berkeadilan. Secara garis besar, sebanyak 7,8 miliar penghuni Bumi saat ini bertumpu pada dua sistem pangan: jejaring pangan petani dan rantai pangan industri. Sistem pangan dunia rapuh dan tidak adil. Rapuh karena pangan dunia kian seragam. Dari 3.000 spisies tumbuhan pangan, hanya 16 yang dibudidayakan, yang patennya dikuasai segelintir korporasi multinasional. (Yetede)
Tags :
#Sektor RiilPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023