;
Tags

Saham

( 1717 )

DIVESTASI SAHAM : INCO Diberi Waktu Hingga 2024

HR1 17 Jun 2023 Bisnis Indonesia

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral meminta PT Vale Indonesia Tbk. mengajukan penawaran harga divestasi, setahun sebelum berakhirnya kontrak. Menteri ESDM Arifin Tasrif menyampaikan Indonesia tengah menunggu PT Vale Indonesia Tbk (INCO) untuk menyampaikan penawarannya. “Kalau terlambat pengajuan ya setop,” katanya di Kantor Kementerian ESDM Jakarta, Jumat (16/6). Menurutnya, kontrak INCO akan berakhir pada Desember 2025. Dalam proses pemberian izin berlanjutnya kontrak karya INCO bergantung pada besaran porsi saham yang akan kembali didivestasikan perseroan kepada Pemerintah Indonesia. Adapun, divestasi menjadi syarat perpanjangan kontrak. Arifin juga enggan menanggapi hak pengendalian operasional dan financial consolidation INCO yang sempat dibahas oleh DPR beberapa waktu lalu agar Indonesia mengambil alih saham pengendali INCO. Komisi VII DPR sebelumnya meminta pemerintah memperkuat posisi MIND ID dalam upaya negosiasi saham mayoritas INCO, di tengah momentum perpanjangan kontrak karya. Anggota DPR Komisi VII Ramson Siagian mengatakan MIND ID harus mengamankan hak pengendalian operasional dan financial consolidation INCO guna menjamin  potensi sumber daya nikel bisa menjadi aset yang tercatat di Indonesia.

CUAN JUMBO EMITEN PILIHAN

HR1 17 Jun 2023 Bisnis Indonesia (H)

Sinyal pemulihan ekonomi mulai dirasakan para emiten berkinerja ciamik yang berujung pada pemberian dividen lebih tinggi pada tahun ini. Kendati kondisi pasar modal belum sepenuhnya bangkit dari imbas perlambatan global, arah menuju pemulihan mulai tampak. Hal ini terlihat emiten anggota IDX High Dividend 20 (IDXHIDIV20) yang kian royal membagikan dividen. Dari data yang dihimpun Bisnis, sebanyak 18 dari 20 konstituen telah memutuskan besaran dividen yang bakal dibagikan tahun ini. Lonjakan jumlah dividen paling terasa pada duo emiten Astra, yakni PT Astra International Tbk. (ASII) yang membagikan Rp22,35 triliun pada musim ini dibandingkan dengan Rp3,91 triliun pada 2022. PT United Tractors Tbk. (UNTR) juga telah lebih dahulu berbagi Rp25,5 triliun dividen, melebihi laba bersihnya yang sebesar Rp21 triliun. Teranyar, anggota dari sektor komoditas baru saja serentak memutuskan bagi dividen jumbo, seperti PT Bukit Asam Tbk. (PTBA) yang membagikan seluruh laba bersihnya jadi dividen sebesar Rp12,6 triliun. Kemudian, PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) membagikan 50% atau senilai Rp1,91 triliun Di awal kuartal II/2023, emiten perbankan seperti PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) dan PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) juga telah membagikan cuannya masing-masing Rp43,5 triliun dan Rp25,3 triliun kepada para pemegang sahamnya. 

Secara total, IDX High Dividend 20 menguat 2,99% sepanjang tahun berjalan ke level 572,72, di saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) malah melorot 2,22% sepanjang tahun. Menghadapi sejumlah hal tersebut, UNTR menyampaikan telah menyiapkan strategi menghadapi penurunan harga komoditas di tahun ini. Sekretaris Perusahaan United Tractors Sara K. Loebis mengatakan sudah melakukan proyeksi kinerja 2023 dan memasang asumsi yang konservatif. "Artinya kami tidak memproyeksikan harga komoditas setinggi tahun sebelumnya. ," kata Sara kepada Bisnis, Jumat (16/6/2023). Adapun, emiten telekomunikasi PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) telah menyiapkan strategi menghadapi situasi ekonomi makro yang menantang. SVP Corporate Communication & Investor Relation Telkom Indonesia Ahmad Reza mengatakan Telkom meyakini strategi saat ini sudah mempertimbangkan berbagai tantangan. Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus menyarankan investor harus lebih fokus untuk memperhatikan kinerja fundamental masing-masing emiten. Hal ini agar investor dapat melihat sejauh mana masing-masing saham portofolionya mampu menguat.

Saham Basis Syariah Belum Raih Berkah

HR1 16 Jun 2023 Kontan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menguat di akhir perdagangan Kamis (15/6). Kenaikan IHSG ditopang positifnya mayoritas indeks saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Tak terkecuali indeks saham berbasis syariah. Dari lima indeks saham berbasis syariah yang ada di BEI, seluruhnya mencatatkan kenaikan tipis dibandingkan hari sebelumnya. Meski begitu, jika diakumulasi sejak awal tahun berjalan ini, indeks saham syariah masih terbenam di zona merah (lihat tabel). Kepala Pasar Modal Syariah Bursa Efek Indonesia, Irwan Abdalloh, mengatakan, pergerakan indeks syariah memang bagian dari IHSG yang saat ini masih mengalami tekanan. Menurut dia, kondisi pasar saham ini tengah mengalami gejolak, baik di pasar domestik maupun global. Sementara itu, per 31 Maret 2023, nilai transaksi investor syariah mencapai Rp 1,3 triliun, dengan volume transaksi 4,9 miliar. Hingga akhir tahun ini, BEI menargetkan, investor pasar modal syariah bisa tumbuh 10% dibanding 2022. Equity Analyst Kanaka Hita Solvera Raditya Pradana mencermati, tekanan pada indeks syariah di sepanjang tahun ini sejalan dengan penelaahan yang terjadi di pasar saham.

Maaf, Saham Suspensi Dilarang Didagangkan

HR1 16 Jun 2023 Kontan

Investor yang dananya nyangkut di sejumlah saham yang disuspensi Bursa Efek Indonesia (BEI) harus bersabar. Pasalnya, meski saham yang disuspensi masuk ke papan pemantauan khusus, tidak berarti saham itu bisa diperdagangkan. Dari catatan KONTAN, ada sekitar 43 saham yang dibekukan perdagangannya oleh BEI. Di antaranya, saham emiten Benny Tjokro, yakni MYRX, HOME, NUSA dan SIMA. Otoritas menggembok perdagangan saham-saham itu sejak awal tahun 2020. BEI pada Senin lalu (12/6), telah memberlakukan papan pemantauan khusus. Sebanyak 171 saham yang masuk ke papan ini. Ada 11 kriteria yang ditetapkan BI untuk memasukkan saham ke papan pemantauan khusus. Di antaranya, likuiditas dan kinerja fundamental saham emiten masih jeblok. Nah, sejumlah saham yang disuspensi BEI, juga masuk papan pemantauan khusus. Sebagai perbandingan, saham pada umumnya ditransaksikan dengan skema continuous call. Dengan skema ini, saham bisa dibeli kapan pun sepanjang perdagangan bursa berjalan. Pada papan pemantauan khusus juga diberlakukan ketentuan auto rejection atau auto reject saham. Adapun, batas auto rejection saham di papan ini ditetapkan sebesar 10% untuk saham yang harganya di atas Rp 10. Direktur Pengembangan BEI Jeffrey Hendrik menjelaskan, suspensi dan papan pencatatan memiliki mekanisme berbeda, karena semua saham bisa dikenakan suspensi. "Tidak ada kaitan langsung antara papan pencatatan dengan suspensi," katanya, Kamis (15/6).

Mulai Menikmati Hasil Akuisisi

HR1 15 Jun 2023 Kontan

Prospek saham PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) masih akan positif di sepanjang tahun ini. Emiten farmasi ini mengaku akan mulai mendapat hasil dari akuisisinya di tahun sebelumnya. Research Analyst Reliance Sekuritas, Ayu Dian mengatakan, pada tahun ini KLBF akan menuai hasil dari akuisisi PT Aventis Pharma. Ini merupakan perusahaan dengan produk obat resep maupun obat bebas. Perusahaan yang dibeli KLBF pada 30 November 2022 ini terbukti menopang hasil kinerja KLBF pada kuartal I-2023. "Segmen obat resep mengalami pertumbuhan 27% secara tahunan menjadi Rp 1,95 triliun, kami melihat akuisisi ini akan meningkatkan kontribusi penjualan KLBF," ujar dia, Rabu (14/6). Di sisi lain, KLBF akan diuntungkan di tengah penurunan harga komoditas. Tapi Ayu menyebut, hingga kini, belum melihat dampak yang signifikan. Memang beban pokok pada setiap segmen masih meningkat. Margin laba kotor KLBF pada kuartal I-2023 juga masih turun menjadi 41%. "Kami melihat margin KLBF masih akan cenderung stabil di tengah risiko fluktuasi nilai tukar rupiah yang masih tinggi," kata dia. Analis UOB Kay Hian Sekuritas, Stevanus Juanda dalam riset 7 Juni 2023 menjelaskan, sejak mengakuisisi 100% saham Aventis Pharma dan memiliki hak distribusi produk resep Sanofi di Indonesia, kinerja KLBF makin tumbuh. Menurut Stevanus, margin dari tender JKN akan lebih besar. Sebab margin earning before interest dan tax (EBIT) produk generik dan biosimilar berlisensi sebesar 18%-20%. Sementara produk generik tidak bermerek hanya 8%-10%. Analis BRI Danareksa Sekuritas, Natalia Sutanto juga melihat akan ada perbaikan margin yang dialami KLBF pada tahun ini. Ini sebagai akibat dari kenaikan rata-rata harga jual alias average selling price (ASP) pada produk-produk tertentu mulai dari 3% hingga 5%. "Dikombinasikan dengan bauran produk yang lebih baik, ASP yang lebih tinggi mendukung margin laba kotor sebesar 40,9%," tulis dia dalam riset, Rabu 3 Mei 2023.

Saham Konsumer Berpotensi Tokcer

HR1 15 Jun 2023 Kontan

Indikator ekonomi nasional terus membaik di kuartal II-2023. Hal ini tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) bulan Mei 2023 sebesar 128,3. IKK ini lebih tinggi dibandingkan bulan April sebesar 126,1. Survei Bank Indonesia (BI) menyebutkan, menguatnya optimisme konsumen didorong meningkatnya keyakinan terhadap kondisi ekonomi saat ini maupun ekspektasi terhadap ekonomi ke depan. Kondisi itu terpantau dari Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) dan Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) pada Mei 2023 yang masing-masing tercatat 118,9 dan 137,8, lebih tinggi dari 116,6 dan 135,5 pada bulan sebelumnya. Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas, Rio Febrian menilai, naiknya IKK Mei 2023 telah menunjukkan konsumsi masyarakat terus meningkat. Dia memperkirakan, kondisi ini masih terus berlanjut hingga akhir tahun 2023. Proyeksi tersebut juga didukung menggeliatnya aktivitas manufaktur domestik. "Indeks manufaktur (PMI) Indonesia pada Mei masih berada di level ekspansif, yakni di angka 50,3," kata Rio, Rabu (14/6). Menurut Rio, secara tidak langsung, kondisi tersebut berpotensi meningkatkan kinerja emiten sektor konsumer. Ini seiring konsumsi masyarakat Indonesia yang relatif kuat di sepanjang lima bulan pertama tahun 2023. Kepala Riset Surya Fajar Sekuritas, Raphon Prima menimpali, kenaikan IKK di bulan Mei tidak terlalu berpengaruh terhadap kinerja sektor konsumer. Sebab, tren penjualan barang konsumsi cenderung stabil tiap tahunnya.

Amankan Profit, Dana Asing Mengempis di Bursa

HR1 15 Jun 2023 Kontan (H)

Dana asing terus mengalir keluar dari bursa Indonesia. Dalam sepekan terakhir, asing membukukan penjualan bersih atau net sell Rp 1,45 triliun. Pengumuman suku bunga Bank Sentral Amerika Serikat (AS) Federal Reserve menjadi salah satu fokus investor pekan ini. Pasar berharap The Fed akan mempertahankan suku bunga acuannya dalam kebijakan moneter teranyar yang dirilis Rabu (14/6) waktu AS atau Kamis (15/6) dini hari waktu Indonesia. Namun, Analis Infovesta Kapital Advisori, Fajar Dwi Alfian mengatakan, investor sudah mengantisipasi dan price-in terhadap kebijakan The Fed. Sehingga, keluarnya dana asing bukan disebabkan sikap antisipasi terhadap kenaikan bunga The Fed. "Warren Buffet juga ikut menaruh dana di Jepang, sehingga banyak investor lain yang ikut masuk ke Jepang," ujarnya, Rabu (14/6). Di sisi lain, penyebab hengkangnya dana asing adalah data Purchasing Managers' Index (PMI) manufaktur Indonesia yang terendah dalam 6 bulan. Ini mengindikasikan tanda-tanda perlambatan ekonomi domestik. Hal itu didukung data inflasi yang turun lebih tinggi dari proyeksi konsensus, mengindikasikan pelemahan daya beli. Kepala Riset Surya Fajar Sekuritas, Raphon Prima mengatakan, keluarnya asing di saham bank big cap merupakan langkah fund manager mengamankan profit yang mereka akumulasi dalam beberapa bulan terakhir. Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus mengatakan, arus dana asing punya peran penting terhadap pergerakan IHSG. Nah, jika kali ini Fed rate naik, ada potensi dana asing kembali keluar dari bursa. Tapi, Nico memperkirakan, IHSG masih berpeluang menguat di sisa tahun ini di rentang 6.875-6.950.

DPR Dorong Indonesia jadi Pengendali Vale

KT1 15 Jun 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA,ID-DPR mendorong pihak Indonesia menjadi pengendali setelah nanti mengambil alih 11% saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO), sehingga kepemilikan bertambah dari 40,53% menjadi lebih dari  51%. Vale membuka peluang divestasi saham lebih dari 11% agar kepemilihan pihak Indonesia bertambah, guna memenuhi persyaratan perpanjangan kontrak karya berdasarkan  Undang-Undang Minerba No.3 Tahun 2020, yakni minimal 51% saham miik investor nasional atau Pemerintah RI. "Berdasarkan hasil rapat 4 Mei 2023 terkait divestasi, Vale membuka peluang divestasi saham milik investor nasional atau pemerintah RI. "Berdasarkan hasil rapat 4 Mei 2023 terkait divestasi, Vale membuka peluang divestasi saham lebih besar dari 11%, dengan syarat (tetap memilik) hak pengendalian operasional dan financial consolidation. Komposisi pemegang saham Vale Indonesia saat ini adalah Vale Canada Limited menguasai 43,79% BUMN MIND ID sebanyak 20%, Sumitomo Metal Mining Co 15,03%%, serta pemegang saham publik/masyarakat 21,18%," kata Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif di Jakarta, dalam Rapat Kerja dengan Komisi VII DPR, Selasa (13/06/2023). 

Akuisisi Saham Blok Masela Temui Titik Terang

KT3 14 Jun 2023 Kompas

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif, Selasa (13/6/2023), mengatakan, proses akuisisi saham hak partisipasi Shell di proyek Kilang Gas Alam Cair (LNG) Abadi Blok Masela ditargetkan selesai akhir Juni 2023. Pengganti Shell, yang memiliki saham 35 % di Blok Masela, kemungkinan besar PT Pertamina dan Petronas. Keduanya akan membentuk konsorsium baru bersama Inpex Corporation sebagai pemegang saham 65 %. (Yoga)

Sentimen EV Belum Poles Saham Emiten

HR1 14 Jun 2023 Kontan

Sebagai bisnis yang tergolong baru di Indonesia, manufaktur kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) dipandang memiliki potensi bisnis menjanjikan. Peluang pasar yang besar serta ambisi pemerintah menjadi modal dasar bagi perkembangan bisnis ini. Tak heran jika emiten-emiten yang didukung konglomerasi besar, bahkan yang sebelumnya tak punya sejarah berbisnis otomotif, masuk ke bisnis kendaraan listrik. Teranyar, tentakel bisnis Grup Bakrie, yakni PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) menggelar initial public offering (IPO) demi melangkah lebih dalam ke bisnis EV. Gilarsi W. Setijono, Direktur Utama VKTR Selasa (13/6) menyebut, IPO merupakan langkah strategi Grup Bakrie untuk mengembangkan bisnis EV. Menurutnya, kendaraan listrik, terutama bus dan truk di dalam negeri, masih punya peluang besar untuk tumbuh ke depannya. VKTR bukan satu-satunya perusahaan terbuka yang terjun di bidang kendaraan listrik. Sebelumnya sudah ada PT NFC Indonesia Tbk (NFCX), PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA), PT Indika Energy Tbk (INDY) dan PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) yang masuk ke bisnis kendaraan listrik.

Pilihan Editor