Saham Basis Syariah Belum Raih Berkah
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menguat di akhir perdagangan Kamis (15/6). Kenaikan IHSG ditopang positifnya mayoritas indeks saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Tak terkecuali indeks saham berbasis syariah.
Dari lima indeks saham berbasis syariah yang ada di BEI, seluruhnya mencatatkan kenaikan tipis dibandingkan hari sebelumnya. Meski begitu, jika diakumulasi sejak awal tahun berjalan ini, indeks saham syariah masih terbenam di zona merah (lihat tabel).
Kepala Pasar Modal Syariah Bursa Efek Indonesia, Irwan Abdalloh, mengatakan, pergerakan indeks syariah memang bagian dari IHSG yang saat ini masih mengalami tekanan. Menurut dia, kondisi pasar saham ini tengah mengalami gejolak, baik di pasar domestik maupun global.
Sementara itu, per 31 Maret 2023, nilai transaksi investor syariah mencapai Rp 1,3 triliun, dengan volume transaksi 4,9 miliar. Hingga akhir tahun ini, BEI menargetkan, investor pasar modal syariah bisa tumbuh 10% dibanding 2022.
Equity Analyst Kanaka Hita Solvera Raditya Pradana mencermati, tekanan pada indeks syariah di sepanjang tahun ini sejalan dengan penelaahan yang terjadi di pasar saham.
Tags :
#SahamPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023