;
Tags

e-commerce

( 474 )

KOLABORASI TIKTOK DAN TOKOPEDIA : KEMENDAG PANTAU SHOP TOKOPEDIA

HR1 13 Mar 2024 Bisnis Indonesia

Kementerian Perdagangan terus memantau perkembangan pengelolaan Shop Tokopedia, hasil integrasi sistem antara TikTok dan Tokopedia, setelah 3 bulan lalu keduanya memutuskan berkolaborasi. Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) Isy Karim menyatakan bahwa pemantauan itu menyangkut perkembangan Shop Tokopedia yang dulunya bernama TikTok Shop. “Berdasarkan hasil pantauan terakhir, secara keseluruhan dalam sistem elektronik sudah beralih dikelola oleh PT Tokopedia dengan nama Shop Tokopedia,” katanya kepada Bisnis di Jakarta, Selasa (12/3). 

Head of Communications Tokopedia Aditia Grasio Nelwan menyebut bahwa proses migrasi antara TikTok dan Tokopedia bagian migrasi yang sudah dilakukan. Direktur dan Head of External Affairs GOTO Nila Marita juga mengungkapkan bahwa proses integrasi serta migrasi antara kedua perusahaan berjalan baik. Contohnya, dari sisi proses belanja, pembayaran, hingga check out transaksi telah dipisahkan dari aplikasi TikTok dan terjadi di sistem backend Tokopedia. Kategori backend adalah bagian dari situs website yang tidak dapat dilihat pengguna, biasanya terkait dengan data-data di balik layar. 

Sementara itu, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menyebutkan TikTok Tokopedia masih melanggar peraturan di tengah batas waktu uji coba migrasi yang telah berjalan lebih dari separuh jalan. Keduanya, diberi tenggat uji coba 4 bulan oleh Kemendag. Dan Selasa (12/3), tepat 3 bulan masa uji coba berlangsung. Pandangan yang sama datang Ketua Umum Indonesia Digital Empowering Community (Idiec) Tesar Sandikapura. Dia menilai pemisahan antara media sosial dengan lokapasar belum terlihat dalam kolaborasi TikTok dengan Tokopedia. 

Menurutnya, pemisahan sistem di backend tidak berarti bahwa TikTok mematuhi Permendag 31/2023. Seharusnya, TikTok membuat e-commerce sendiri dan terpisah dari Tokopedia. TikTok tak dapat mengeklaim bahwa perusahaan telah memisahkan peran media sosial dengan e-commerce, hanya dengan mengalihkan sistem backend pembayaran ke Tokopedia, terlebih TikTok merupakan pemegang mayoritas saham Tokopedia. Dia juga mengkritisi kepemilikan 75% saham TikTok atas Tokopedia karena berisiko melahirkan praktik monopoli. Seharusnya, TikTok juga bekerja sama dengan e-commerce lain seperti Lazada, Shopee, atau Blibli.

PERDAGANGAN ELEKTRONIK : Tokopedia Ajak UMKM Seriusi Lokapasar

HR1 07 Mar 2024 Bisnis Indonesia

Platform e-commerceatau lokapasar Tokopedia mengajak sebanyak 62 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) asal Yogyakarta memperluas pasar penjualan secara digital. Head of Communication Tokopedia Aditya Grasio Nelwan menyebutkan ajakan itu disampaikan melalui kegiatan lokakarya sebagai bagian dari komitmen Tokopedia untuk mempromosikan produk UMKM. Menurutnya, lokakarya yang digelar di Kota Yogyakarta kali ini Tokopedia dapat meningkatkan keterampilan para pelaku UMKM dalam menjajakan produknya di platform e-commerce. Harapannya, kegiatan ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh teman-teman UMKM dan menjadi ajang berbagi ilmu untuk meningkatkan skill dan cara memanfaatkan dua platform kami untuk meningkatkan bisnisnya,” jelasnya dalam lokakarya bertajuk Upgrade Skill bersama Tokopedia dan Tiktok, Rabu (6/3). Selama ini, data Kementerian Koperasi dan UKM mencatat masih banyak pelaku UMKM yang belum masuk ke ekosistem digital. Pada 2022, baru ada 20,5 juta pelaku UMKM yang masuk ekosistem digital dari total sekitar 65 juta pelaku UMKM. Tatik Ratnawati, Kepala Bidang Usaha Mikro Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi DI Yogyakarta menyatakan lokakarya untuk UMKM merupakan bentuk kolaborasi apik antara pemerintah daerah dengan pihak swasta. Di Yogyakarta terdapat 340.000 pelaku UMKM yang menjalankan usahanya. Namun, Tatik menyatakan belum banyak pelaku usaha yang memanfaatkan platform lokapasar. Untuk mendorong pemasaran, Pemerintah Provinsi D.I. Yogyakarta telah mendorong pusat-pusat penjualan produk UMKM di beberapa titik, seperti di Teras Malioboro Kota Yogyakarta, Plaza Malioboro, juga di Bandara Internasional Yogyakarta.

Agar ”Live Shopping” Bisa Sukses

KT3 02 Mar 2024 Kompas

Praktik berjualan melalui siaran langsung yang dipandu pembawa acara atau pemengaruh di platform daring atau live shopping telah menjadi tren di pasar digital. Di balik ramainya kisah sukses live shopping, pelaku UMKM masih banyak yang gagal. Edho Zell, pendiri Social Bread, perusahaan yang menghubungkan kreator konten dan UMKM untuk mengelola online engagement terhadap pelanggan, mengungkapkan pandangan itu saat ditemui di sela-sela peresmian Ruang Kreasi by OCBC di Pasar Modern Intermoda Cisauk, BSD, Tangerang, Banten, Jumat (1/3). ”Kesalahan utama adalah meremehkan live shopping.Pebisnis yang di dalamnya termasuk UMKM, berpikir bahwa live shopping itu mudah karena tinggal pencet tombol. Padahal, live shopping sebenarnya kompleks,” ujar Edho. Ibaratnya semua orang bisa dan jago memasak, tetapi tidak semua masakan bisa dijual begitu saja, kemudian lalu laku keras di pasaran.

Edho, yang juga berprofesi sebagai pemengaruh itu, lantas memberikan setidaknya delapan saran agar live shopping yang dijalankan UMKM dapat optimal. Pertama, UMKM harus membangun dulu pengikut (followers) di media sosial sejak awal membuka bisnis dengan cara rajin membuat konten, agar jumlah followers di atas 1.000 supaya live shopping bisa dimulai, bagi UMKM yang mau menjalankan live shopping secara organik alias tanpa pasang iklan. Kedua, setelah mulai live shopping, pemandu acara dari perwakilan UMKM harus memperhatikan hal-hal teknis yang mendukung suasana berjualan, seperti teknik pencahayaan dan sinyal internet yang kencang. Ketiga, produk yang dijual harus diutamakan muncul di depan dibandingkan pemandu acara. Keempat, utamakan rutin melihat komentar penonton yang muncul di layar. Kelima, pemandu acara harus banyak menyapa penonton, bahkan sejak memulai siaran. Jika ada penonton baru bergabung, pemandu acara sebaiknya menyapa mereka.

Keenam, menjelaskan produk, dimulai dari bahan baku ataupun kandungan dalam produk. Ketujuh, menambahkan pemaparan manfaat produk. Terakhir, pemandu acara harus tahan berbicara dalam waktu lama. Sebab, platform media sosial, seperti Tiktok, akan memberi peringatan jika pemandu acara tengah jeda bicara dan ini berpengaruh pada reputasi jenama yang bersangkutan. Oleh karena itu, penting untuk memilih pemandu acara yang jago cuap-cuap marketing di depan layar. ”Minimal dua jam durasi live shopping dilakukan setiap harinya untuk membangun kehadiran jenama secara daring,” kata Edho, apalagi kini platform lokapasar menyediakan pula fasilitas live shopping bagi UMKM. Bagi UMKM yang sudah matang, fasilitas itu cocok karena dipastikan mendatangkan pembeli yang benar-benar mau membeli. Sementara bagi UMKM baru, platform media sosial, terutama Tiktok, dapat dipakai secara optimal untuk menggaet calon pelanggan. (Yoga)

Penggiat Kreatif Bandung, Beraksi dengan Digitalisasi

KT3 01 Mar 2024 Kompas (H)

Kawasan Tekstil Cigondewah Bandung, Jabar, Kamis (29/2) siang itu sepi. Hanya ada beberapa pekerja yang mengangkat gulungan kain, sisanya duduk menunggu pembeli di Kampung Wisata Kreatif atau KWK itu. Namun, di sudut pasar terdengar riuh suara karyawan menjajakan dagangan. Bukan karena ada pembeli, dua pegawai Toko Queen Textile itu tengah memamerkan produk yang dijual melalui media sosial. ”Ayo kakak silakan di check out keranjang kuningnya. Kita mau tutup empat menit lagi!” teriak pegawai toko yang bertugas menjajakan barang, sementara satu petugas lain mengarahkan kamera ponselnya ke kain yang dijajakan untuk melihat detailnya.

Irwan Harifullah (23) karyawan toko, mengamati kedua rekannya siaran langsung di salah satu aplikasi jual beli. Dari toko virtual itu ribuan pesanan datang dan memberi keuntungan hingga separuh pemasukan toko. ”Rata-rata sebulan pendapatan kotor ratusan juta (rupiah). Hampir setengahnya dari online (daring),” ujar Irwan. Toko ini mulai aktif berjualan daring sejak setahun lalu. Berkreasi dengan membuat video dan siaran adalah cara toko ini bertahan ketika kondisi Pasar Kreatif Cigondewah cenderung sepi. Dian (50) pedagang yang memiliki toko di dekat pintu masuk pasar, hanya bisa bertopang dagu menatap area parkir yang sepi.

”Dulu, parkiran ini penuh mobil pembeli. Sekarang, sebagian besar ini mobil penjual,” ujarnya. Padahal, Kawasan Tekstil Cigondewah (KTC) didapuk menjadi kawasan wisata. Dekat dengan pabrik tekstil dan garmen yang tumbuh di selatan Bandung, pasar ini menjajakan berbagai jenis kain berkualitas dengan harga bersaing. KTC dibangun tahun 2007 dan diisi 110 toko. Selain kain dan produk tekstil lain, pasar ini juga menyediakan potongan sisa produksi yang layak jual dan berkualitas. Pada 2022 Pemkot Bandung memasukkan KTC menjadi kampung wisata kelima di Kota Bandung.

Masuknya sejumlah sentra produksi UMKM untuk meramaikan KWK ini dinilai mampu menggerakkan perekonomian masyarakat. Tapi, saat dihantam pandemi tahun 2020, penjualan kain brokat miliknya belum pernah menyamai tahun-tahun sebelumnya. ”Semenjak pandemi, pendapatan sebulan hanya Rp 15 juta. Dulu, saya bisa dapat berpuluh-puluh juta, terutama sebelum Natal dan Lebaran,” kenangnya. Seperti di KTC, pelaku usaha di Kampoeng Radjoet dan KWK lain di Bandung terus berinovasi dan beradaptasi dengan digitalisasi agar bertahan. (Yoga) 

Akibat TikTok Ambil Kendali Tokopedia

KT1 07 Feb 2024 Tempo
Kongsi antara Tokopedia dan TikTok memasuki babak baru. Keduanya kian gencar berkolaborasi dan berupaya merangkul industri usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal dengan berbagai cara. Terbaru, keduanya meluncurkan kampanye "Melokal dengan Batik" yang bisa ditemukan dalam halaman khusus di Tokopedia.  Direktur Tokopedia Melissa Siska Juminto mengatakan industri batik dipilih karena memegang peranan penting dalam perekonomian nasional. Sektor ini pun masuk dalam jajaran sektor padat karya yang mampu menyerap jutaan tenaga kerja.

“Kampanye ini merupakan upaya lanjutan untuk mendukung produk-produk lokal. Tak hanya membantu promosi, tapi juga memberi fasilitas pinjaman modal usaha kepada pelaku UMKM batik lokal,” ujarnya kemarin, Selasa, 6 Februari 2024.  Dukungan berikutnya adalah penyediaan teknologi pendukung produksi batik, seperti alat pengering, suplai data yang sudah dianalisis mengenai tren dan manajemen inventaris, serta dukungan desain batik berkolaborasi dengan Institut Seni Indonesia (ISI). 

Program ini masuk dalam rangkaian kampanye Tokopedia bersama TikTok ketika mulai mengukuhkan kolaborasi keduanya pada 12 Desember 2023, atau momen 12.12 dengan tajuk "Beli Lokal". Tokopedia mengklaim terdapat peningkatan transaksi brand lokal fashion hingga 9 kali lipat. “UMKM lokal batik di TikTok dan Tokopedia bahkan mencatat peningkatan pesanan hampir 2,5 kali lipat dibanding pemesanan hari biasa,” kata Siska. Ke depan, TikTok dan Tokopedia berkomitmen mengakselerasi berbagai produk lokal lain agar dapat terus berkembang. (Yetede)

Nasib GoTo Setelah Transaksi

KT1 07 Feb 2024 Tempo
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo) mengumumkan penyelesaian transaksi akuisisi saham Tokopedia oleh TikTok pada 31 Januari lalu. Dengan demikian, TikTok Nusantara (SG) Pte. Ltd. memiliki 75,01 persen dari saham Tokopedia. Direktur PT Laba Forexindo Berjangka, Ibrahim Assuaibi, mengatakan prospek GoTo akan lebih positif setelah Tokopedia diakuisisi TikTok yang dikendalikan ByteDance dari Cina. Menurut dia, akuisisi ini akan mempengaruhi kinerja saham GoTo. “Ke depannya bisa lebih baik karena TikTok dari awal sendiri sudah bagus. Penjualannya juga sudah ramai,” ujarnya kepada Tempo, kemarin, 6 Februari 2024. Selain Tokopedia, Grup GoTo menaungi Gojek dan GoTo Financial.

Menurut dia, selama ini Tokopedia memberi kontribusi pendapatan GoTo paling besar. Artinya e-commerce ini juga menyumbang total kerugian bersih keuangan perusahaan. Tercatat rugi bersih perusahaan mencapai Rp 9,5 triliun pada kuartal III 2023, menyusut 54 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat Rp 20,91 triliun. Ia menambahkan, setelah adanya kesepakatan tersebut, GoTo akan melakukan dekonsolidasi (pemisahan) Tokopedia dari keuangannya. Dengan kepemilikan yang semakin sedikit, kontribusi Tokopedia akan kecil bagi rugi bersih, tapi tetap memberikan profit bagi perusahaan.

Melalui pengumuman transaksi akuisisi yang diterbitkan GoTo, 31 Januari 2024, disebutkan, setelah penyelesaian perjanjian, Perseroan setuju memberikan layanan tertentu kepada Tokopedia. Termasuk mengatur banyak hal, seperti keuangan perbendaharaan, pelaporan, dan akuntansi. TikTok akan menginvestasikan lebih dari US$ 1,5 miliar sebagai komitmen jangka panjang untuk mendukung operasional. Dengan suntikan dana tersebut, Ibrahim mengatakan akan ada perbaikan arus kas. (Yetede)

Impor dan Digitalisasi UMKM Semu

KT3 29 Jan 2024 Kompas

Dominasi produk impor di lokapasar Indonesia menunjukkan, produk impor telah membajak digitalisasi UMKM dalam negeri. Melalui digitalisasi, UMKM kita diharapkan bisa menjadi bagian dari ekosistem produksi dalam negeri. Namun, yang terjadi, UMKM kita justru hanya menjadi mitra penjual (reseller) produk impor (Kompas, 25/1/2024). Akibatnya, nilai tambah terbesar tidak dinikmati pelaku industri dalam negeri, tetapi justru produsen produk impor di negara asal. Serbuan produk impor legal ataupun illegal yang mendesak produk lokal merupakan fenomena yang sudah lama dikeluhkan pelaku industri dalam negeri. Invasi produk impor itu kian terbuka lebar dengan digitalisasi ekonomi, yang peluangnya gagal dimanfaatkan produsen UMKM lokal. Deindustrialisasi dan kian terdesaknya produk dalam negeri karena kalah bersaing dengan produk impor membuat banyak pelaku industri akhirnya lebih memilih banting setir jadi pedagang, importir, bahkan penyelundup produk impor.

Akibatnya, yang terjadi bukan perluasan basis produksi dan akses pasar UMKM, melainkan mereka justru menjadi bagian dari jaringan kekuatan masif yang ikut menggembosi industri dan pangsa pasar produk dalam negeri di pasar dalam negeri sendiri. Fakta, hanya 6,8 % UMKM di lokapasar yang menjual produk sendiri juga menjadi gambaran lemahnya fondasi manufaktur kita. Berdasarkan data BPS, UMKM kita dominan bergerak di bidang perdagangan, yakni 46,40 %. Kondisi ini ikut menyumbang naiknya angka impor produk konsumtif. Di sektor produksi, secara umum UMKM kita juga gagal melakukan lompatan menjadi UMKM tangguh yang mampu bersaing di produk-produk berkualitas tinggi lewat inovasi dan teknologi di pasar global sebagaimana UMKM di negara maju, seperti Jepang, Korea, dan Taiwan. Dari 62 juta UMKM kita, kontribusi terhadap total ekspor hanya 0,01 %. Pertumbuhan UMKM yang sehat bukan hanya tecermin dari penguasaan pasar domestik, melainkan juga seberapa banyak UMKM kita mampu menerobos pasar ekspor. (Yoga)

Tsunami Impor, ”Reseller” Marak

KT3 26 Jan 2024 Kompas

Hampir seluruh UMKM di lokapasar berstatus sebagai mitra penjual alias reseller. Barang yang mereka jual, 90 % adalah produk impor. Jika struktur ini dibiarkan, nilai ekonomi digital di Indonesia yang diproyeksi mencapai 210 miliar USD atau Rp 3.323 triliun pada 2030 tidak akan memberikan nilai tambah pada perekonomian nasional. Berdasarkan riset oleh Continuum Data Indonesia dan Institute for Development of Economics and Finance (Indef) 98,2 % toko yang ada di lokapasar Indonesia adalah UMKM, dan hanya 6,28 % UMKM yang melakukan aktivitas produksi. Mayoritas, 93,72 %, adalah UMKM sebagai mitra penjual alias reseller. Berdasarkan data dari Google, Temasek, dan Bain yang diolah Indef, sejak 2019 hingga proyeksi 2025, penopang pertumbuhan nilai ekonomi digital di Indonesia adalah lokapasar dengan nilai 62 miliar USD atau Rp 984 triliun pada 2023.

Nilai ekonomi dari sektor lokapasar jauh di atas nilai ekonomi dari sektor-sektor digital lain di pasar nasional, seperti transportasi dan makanan, perjalanan dan pariwisata, serta media daring. Staf Khusus Menkop UKM, Muhammad Riza Damanik, menilai data itu menunjukkan digitalisasi UMKM di sektor produktif masih rendah. Jika kondisi ini tidak dibenahi, nilai pasar ekonomi digital nasional yang besar tidak akan berdampak signifikan pada pembukaan lapangan pekerjaan hingga penurunan angka kemiskinan dalam negeri. ”Digitalisasi UMKM yang kami bayangkan dan tuju adalah UMKM tidak sekadar masuk dalam lokapasar menjadi reseller, tetapi bagaimana UMKM bisa menjadi bagian dari ekosistem produksi dalam negeri,” ujarnya dalam diskusi publik bertajuk ”Transformasi UMKM Menggenggam Peluang Digital di Tahun 2024” yang berlangsung daring, Kamis (25/1).

Produk impor, yang kebanyakan berasal dari China, mendominasi lokapasar Tanah Air karena adanya praktik predatory pricing yang menyebabkan harga produk impor berada jauh di bawah harga produk lokal. Saat ini, terdapat sejumlah strategi yang sedang dilakukan pemerintah untuk menggenjot kapasitas dan jumlah UMKM di sektor produktif dalam rantai ekonomi digital nasional. Salah satunya penguatan regulasi untuk menghilangkan praktik predatory pricing lewat Permendag No 31 Tahun 2023 tentang Perizinan Berusaha, Periklanan, Pembinaan, dan Pengawasan Pelaku Usaha dalam Perdagangan. (Yoga)

16.000 Unit Mobil Terjual lewat Aplikasi

KT3 25 Jan 2024 Kompas
Aplikasi pencarian mobil Seva membukukan penjualan 16.000 unit mobil sepanjang 2023, naik 15 persen dibandingkan tahun 2022. Total nilai transaksi barang (gross merchandise value) tahun 2023 senilai Rp 8,4 triliun, naik 2 persen. CEO Seva Handoko Liem, Rabu (24/1/2024), di Jakarta, mengatakan, kinerja positif itu tidak lepas dari kemudahan fitur persetujuan kredit mobil secara instan dan penambahan 85 mitra dealer di wilayah Bali dan Sulawesi. Seva adalah merek dari PT Astra Auto Digital. (Yoga)

Penjualan e-Commerce Melejit Ketika Hiburan

KT1 23 Jan 2024 Investor Daily
Admitad, sebuah jaringan pemasaran afiliasi global serta penyedia solusi teknologi tinggi untuk pengiklan-penerbit global, menyebut bahwa moment penjualan masa liburan (Holiday Season Sale) seringkali menjadi waktu penjualan yang meningkat signifikan bagi para pengelola perdagangan secara elektronik (e-commerce) di semua belahan dunia. Pada momen Holiday Season, menurut Admitad, tiket menjadi katagori produk dengan pertumbuhan penjualan tertinggi mencapai 78%, perlatan rumah tangga dan elektronik 52%, pengantaran makanan online 28%, perhiasan dan aksesoris 23%, game online 22%, pakaian dan sepatu 115%, serta lampu dan pencahayaan meningkat 14%. Presiden Direktur Mitgo APAC& India Neha Kulwal, mengungkapkan, selama momen Holiday Season sejak 18 Desember 2023, sumber trafik seperti platform konten, layanan cashback, toko afiliasi, kupon, pembelian trafik, dan aplikasi seluler, terbukti sebagai sumber paling aktif untuk meningkatkan penjualan di e-comerce. (Yetede)