Akibat TikTok Ambil Kendali Tokopedia
Kongsi antara Tokopedia dan TikTok memasuki babak baru. Keduanya kian gencar berkolaborasi dan berupaya merangkul industri usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal dengan berbagai cara. Terbaru, keduanya meluncurkan kampanye "Melokal dengan Batik" yang bisa ditemukan dalam halaman khusus di Tokopedia. Direktur Tokopedia Melissa Siska Juminto mengatakan industri batik dipilih karena memegang peranan penting dalam perekonomian nasional. Sektor ini pun masuk dalam jajaran sektor padat karya yang mampu menyerap jutaan tenaga kerja.
“Kampanye ini merupakan upaya lanjutan untuk mendukung produk-produk lokal. Tak hanya membantu promosi, tapi juga memberi fasilitas pinjaman modal usaha kepada pelaku UMKM batik lokal,” ujarnya kemarin, Selasa, 6 Februari 2024. Dukungan berikutnya adalah penyediaan teknologi pendukung produksi batik, seperti alat pengering, suplai data yang sudah dianalisis mengenai tren dan manajemen inventaris, serta dukungan desain batik berkolaborasi dengan Institut Seni Indonesia (ISI).
Program ini masuk dalam rangkaian kampanye Tokopedia bersama TikTok ketika mulai mengukuhkan kolaborasi keduanya pada 12 Desember 2023, atau momen 12.12 dengan tajuk "Beli Lokal". Tokopedia mengklaim terdapat peningkatan transaksi brand lokal fashion hingga 9 kali lipat. “UMKM lokal batik di TikTok dan Tokopedia bahkan mencatat peningkatan pesanan hampir 2,5 kali lipat dibanding pemesanan hari biasa,” kata Siska. Ke depan, TikTok dan Tokopedia berkomitmen mengakselerasi berbagai produk lokal lain agar dapat terus berkembang. (Yetede)
Tags :
#e-commercePostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023