Digital Ekonomi umum
( 1143 )Kejahatan Investasi : Aliran Rp 202 Miliar dari Entitas Ilegal
PPATK menemukan aliran dana Rp 202 miliar dari berbagai entitas investasi ilegal. Temuan itu berasal dari penelusuran transaksi di 9 kasus investasi ilegal dengan nilai triliunan rupiah sejak awal tahun ini. Kasus-kasus itu antara lain investasi dengan modus robot trading, opsi biner, dan forex ilegal. Kepala PPATK Ivan Yustiavandana (6/3) menyatakan, terkait dugaan penipuan dan pencucian uang dalam kasus investasi ilegal, pihaknya menemukan transaksi terkait pembelian aset mewah berupa kendaraan, rumah,perhiasan, dan aset lain.Transaksi tersebut seharusnya dilaporkan oleh penyedia barang dan jasa kepada PPATK. Namun, dalam pelaksanaannya, transaksi yang melibatkan para pemengaruh (influencer) itu tidak dilaporkan dan uangnya diduga berasal dari investasi bodong dengan skema Ponzi.
Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri tengah memeriksa pemengaruh yang diduga menjadi afiliator entitas investasi bodong opsi biner. Sang pemengaruh itu dilaporkan ke polisi atas dugaan judi daring, penyebaran berita bohong, dan pencucian uang. Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Gatot Repli (4/3) menyatakan, polisi sudah memeriksa 10 saksi terkait laporan itu, 7 saksi di antaranya adalah saksi pelapor dan 3 lainnya saksi ahli. Ketua Satuan Tugas Waspada Investasi Tongam Lumban Tobing menegaskan, agar masyarakat selalu ingat konsep 2L sebelum berinvestasi, yakni legalitas dan logis. Masyarakat harus memastikan legalitas perusahaan serta berpikir logis dan menghitung dengan baik apakah tawarannya masuk akal atau tidak sebelum berinvestasi. (Yoga)
UMKM Perlu Dukungan Ekosistem Digital
Bergabung dalam ekosistem digital dinilai bisa mempercepat peningkatan kapasitas UMKM. Dalam ekosistem digital, UMKM tidak hanya bisa mendapat akses pendanaan, tetapi juga pemasaran. Hal ini mengemuka dalam rangkaian webinar G-20 bertajuk ”Importance of Digital and Innovative Financial Products and Services for MSMEs Beyond Credit”, Rabu (2/3). (Yoga)
Trans Retail Gandeng Bukalapak
Perusahaan ritel Trans Retail Indonesia membentuk platform untuk kebutuhan belanja sehari-hari secara daring, AlloFresh. AlloFresh merupakan kerja sama yang melibatkan Trans Retail, Bukalapak.com Tbk, dan Growtheum Capital Partners. Chairman CT Corp Chairul Tanjung, Selasa (1/3) mengatakan, inovasi ini untuk memenuhi kebutuhan pelanggan di sektor ritel. (Yoga)
”Influencer” dan Investasi Bodong
Beberapa hari lalu, puluhan orang Korban Kasus Penipuan Trading Binary Option Binomo berunjuk rasa di depan Mabes Polri, menuntut pengembalian kerugian, juga menuntut affiliator opsi biner ditangkap. Binomo sejak 2019 ditetapkan sebagai investasi ilegal oleh Satgas Waspada Investasi (SWI). Selain tak berizin, kegiatan opsi biner itu tak ubahnya berjudi. Nasabah hanya diminta menebak kenaikan atau penurunan harga, tidak ada perdagangan riil yang menjadi underlying asset transaksi Binomo. Adapun affiliator merupakan pihak ketiga terkait yang mempromosikan perdagangan produk dan jasa secara luas kepada masyarakat. Mereka pun mendapatkan komisi dari transaksi perdagangan nasabah. Ada dua influencer yang menjadi affiliator Binomo, yakni Indra Kenz dan Doni Salmanan. Indra Kenz telah ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi dengan pasal UU ITE serta Tindak Pidana Pencucian Uang.
Fenomena terjerumusnya para korban ke dalam investasi bodong karena menyaksikan konten influencer di media sosial makin diperparah oleh masih rendahnya literasi keuangan di masyarakat. Mengutip Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2019 yang dirilis OJK, tingkat literasi keuangan hanya 38,03 %. Artinya, masih ada 61,97 % warga Indonesia lainnya yang belum mencapai literasi keuangan yang optimal. Yang lebih mengkhawatirkan, pengikut dan penonton influencer itu adalah generasi milenial. Mereka umumnya tergolong pemula dalam hal investasi sehingga mudah terjerumus tawaran investasi bodong. (Yoga)
Kepercayaan terhadap Kripto Mulai Terkikis
Bersamaan meledaknya krisis di Ukraina, sejumlah aset kripto pun anjlok nilainya. ”Crypto crash”, ”Crypto in freefall”, begitu sejumlah media asing menamakan fenomena yang terjadi Kamis (24/2) pagi hingga sore waktu Indonesia. Dalam 7 jam antara pukul 07.00 dan 14.30 WIB, Bitcoin (BTC) turun nilainya 7,04 %, terendah selama satu bulan terakhir. Ethereum (ETH) anjlok 10,04 % dan Dogecoin (DOGE) turun 13,8 %. Bahkan, dalam sepekan terakhir krisis Ukraina makin memuncak, total nilai pasar kripto dunia menguap 500 miliar dollar AS atau Rp 7.200 triliun. Di sisi lain, investor mulai melirik kembali aset safe haven, seperti emas. Ketidakpastian membuat emas yang dianggap menjadi investasi aman mengalami kenaikan signifikan, mencapai nilai tertingginya dalam setahun terakhir, menembus level 1.900 USD per troy ons. Fenomena ini menunjukkan bahwa Bitcoin belum berfungsi sebagai sebuah emas digital yang lepas dari ketegangan geopolitik. Analis dari firma Pepperstone, Chris Weston, mengatakan, fenomena ini menegaskan sekali lagi bahwa kripto adalah aset dengan volatilitas dan risiko tinggi. (Yoga)
Semarak Bisnis ”Belakang Layar” E-dagang
Pada Januari 2022, Sirclo mengakuisisi Warung Pintar, perusahaan rintisan bidang teknologi yang fokus pada transformasi bisnis warung. Melalui aksi korporasi ini, Sirclo dan Warung Pintar memperkuat posisi perusahaan menyediakan solusi teknologi bagi penjualan daring dan luring, juga menjamin ketersediaan produk, efisiensi alur distribusi, serta kemudahan akses bagi pemilik merek menjangkau para mitra hingga konsumen akhir, juga memaksimalkan upaya mentransformasikan warung. CEO Sirclo Group Brian Marshal (13/2) mengatakan, setelah lebih dari 8 tahun bergerak di model bisnis B2B bagi jenama, Sirclo menyadari bahwa ekosistem ritel tidak luput dari peran warung dan toko kelontong/ pedagang sebagai opsi pemenuhan kebutuhan harian masyarakat Indonesia.
Perusahaan rintisan bidang teknologi yang bermain di segmen B2B dan menawarkan solusi pendukung e-dagang untuk Indonesia kini bermunculan. Anchanto, misalnya, punya misi menyederhanakan operasional di balik (backend) sistem e-dagang. Menurut CEO Anchanto Vaibhav Dabhad, Anchanto menawarkan dua perangkat lunak, yakni Anchanto OMS dan Anchanto WMS. Anchanto OMS berfungsi melakukan otomasi backend transaksi e-dagang di seluruh jenis platform toko e-dagang, mulai dari otomasi pengelolaan pemesanan, inventaris, promosi dan katalog, hingga pelaporan data. Sementara Anchanto WMS merupakan perangkat lunak untuk mengelola gudang, baik untuk bisnis e-dagang ritel maupun segmen B2B. Anchanto WMS telah terintegrasi Anchanto OMS. (Yoga)
Volume Perdagangan Kripto Rp 859,4 Triliun
Volume perdagangan aset kripto di Indonesia mencapai Rp 859,4 triliun atau rata-rata Rp 2,35 triliun per hari pada tahun 2021. Ketua Umum Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia Teguh Kurniawan Harmanda, Jumat (18/2/2022), menyebutkan, jumlah investor aset kripto telah lebih dari 11 juta investor. Tahun ini, jumlahnya diyakini bertambah, baik jumlah investor maupun transaksi. (Yoga)
50 Pinjaman Daring Ilegal dan 21 Investasi Bodong Ditutup
Satgas Waspada Investasi (SWI) menutup 50 entitas pinjaman daring ilegal dan 21 entitas investasi illegal sejak awal tahun hingga kini, untuk mencegah konsumen terjebak dalam kerugian. ”Sejalan dengan penegakan hukum yang dilakukan kepolisian dengan menangkap pelaku pinjaman daring ilegal, kami terus melakukan pencegahan melalui patroli siber dan menutup entitas pinjaman daring ilegal yang kami temukan,” kata Ketua SWI Tongam Lumban Tobing (17/2). Masyarakat yang membutuhkan dana untuk keperluan produktif diminta meminjam pada tekfin pinjaman yang berizin di OJK.
Selain menutup pinjaman daring ilegal, SWI juga menutup 21 entitas investasi ilegal, yang terdiri dari 16 tawaran money game, 3 entitas jual-beli aset kripto tanpa izin, dan 2 entitas robot jual-beli saham tak berizin. SWI merupakan gabungan12 unsur kementerian dan lembaga yang bertugas memberantas pinjaman daring ilegal dan investasi bodong dengan meningkatkan literasi dan edukasi masyarakat. (Yoga)
Ekonomi Digital, Pemanfaatan Layanan Komputasi Awan Meningkat, Termasuk di Sektor Layanan Publik
Layanan sistem komputasi awan atau cloud computing semakin banyak digunakan, baik oleh para pelaku industri maupun organisasi layanan publik dan pemerintahan, di Indonesia. Pemakaian layanan itu diyakini memudahkan pengelola atau penyedia layanan dalam menjalankan beragam jenis aplikasi yang dibutuhkan masyarakat. Ketua Asosiasi Cloud Computing Indonesia (ACCI) Alex Budiyanto (16/2) menyebutkan, berdasarkan riset Fakultas Ilmu Komputer UI, ACCI, sertaBadan Siber dan Sandi Negara (BSSN) terhadap 31 instansi layanan publik dan pemerintahan, 67 % di antaranya sudah menggunakan sistem komputasi awan. Instansi-instansi layanan publik pemerintah itu mencakup kementerian/lembaga, pemprov, serta pemerintah tingkat kabupaten/kota.
Country Manager F5, perusahaan penyedia solusi keamanan siber, Surung Sinamo, di sela peluncuran F5 Distributed Cloud Service di Jakarta, mengatakan, rata-rata organisasi saat ini mengembangkan dan menggunakan aplikasi untuk operasional atau memudahkan pelayanan ke masyarakat. ”Fenomena itu sejalan dengan transformasi digital yang menjadi agenda perusahaan atau instansi layanan publik. Transformasi digital menuntut kelincahan dan pelayanan cepat kepada masyarakat. Akan tetapi, penggunaan multi system layanan komputasi awan juga menambah kerumitan arsitektur keamanan siber,” kata Surung. (Yoga)
Optimalkan Pengadaan dari Produk Lokal
Pemerintah pusat dan daerah didorong untuk mengoptimalkan belanja barang dan jasa menggunakan produk dalam negeri. Belanja pemerintah untuk pembelian produk dalam negeri tahun ini ditargetkan Rp 400 triliun melalui katalog elektronik atau e-katalog dan toko daring. Kewajiban menggunakan produk dalam negeri oleh pemerintah pusat dan daerah diatur dalam UU No 3 Tahun 2014 tentang Perindustrian, PP No 29 Tahun 2018 tentang Pemberdayaan Industri, serta Perpres No 12 Tahun 2021 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Regulasi itu, mengamanatkan alokasi minimal 40 % dari nilai anggaran belanja barang/jasa untuk belanja hasil produksi UMKM, serta koperasi dalam negeri.
Direktur Komersial Mbizmarket, platform lokapasar B2B (business to bussines) yang terintegrasi dengan solusi pengadaan secara elektronik (e-procurement), Andhie Saad (16/2) berpendapat, target alokasi belanja pemerintah untuk pemenuhan kebutuhan barang dan jasa dari produk dalam negeri merupakan peluang bagi pelaku UMKM. Penggunaan platform e-dagang untuk pengadaan barang dan jasa juga mengakomodasi kebutuhan belanja pemerintah secara lebih transparan. Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan meminta pemerintah pusat dan daerah agar mengoptimalkan pembelian produk dalam negeri, terutama hasil dari usaha dan industri kecil dan menengah. Target belanja pemerintah untuk produk dalam negeri tahun ini Rp 400 triliun, melalui e-katalog dan toko daring. (Yoga)
Pilihan Editor
-
Suap Pelayanan Publik Meningkat
16 Jun 2021 -
Konglomerat Kuasai 20% Aset di Bursa Saham
15 Jun 2021 -
Revitalisasi Tambak dan Pakan Jadi Tantangan
15 Jun 2021









