Ekonomi Digital, Pemanfaatan Layanan Komputasi Awan Meningkat, Termasuk di Sektor Layanan Publik
Layanan sistem komputasi awan atau cloud computing semakin banyak digunakan, baik oleh para pelaku industri maupun organisasi layanan publik dan pemerintahan, di Indonesia. Pemakaian layanan itu diyakini memudahkan pengelola atau penyedia layanan dalam menjalankan beragam jenis aplikasi yang dibutuhkan masyarakat. Ketua Asosiasi Cloud Computing Indonesia (ACCI) Alex Budiyanto (16/2) menyebutkan, berdasarkan riset Fakultas Ilmu Komputer UI, ACCI, sertaBadan Siber dan Sandi Negara (BSSN) terhadap 31 instansi layanan publik dan pemerintahan, 67 % di antaranya sudah menggunakan sistem komputasi awan. Instansi-instansi layanan publik pemerintah itu mencakup kementerian/lembaga, pemprov, serta pemerintah tingkat kabupaten/kota.
Country Manager F5, perusahaan penyedia solusi keamanan siber, Surung Sinamo, di sela peluncuran F5 Distributed Cloud Service di Jakarta, mengatakan, rata-rata organisasi saat ini mengembangkan dan menggunakan aplikasi untuk operasional atau memudahkan pelayanan ke masyarakat. ”Fenomena itu sejalan dengan transformasi digital yang menjadi agenda perusahaan atau instansi layanan publik. Transformasi digital menuntut kelincahan dan pelayanan cepat kepada masyarakat. Akan tetapi, penggunaan multi system layanan komputasi awan juga menambah kerumitan arsitektur keamanan siber,” kata Surung. (Yoga)
Tags :
#Digital Ekonomi umumPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023