Portofolio
( 322 )Covid-19 Naik, Saham Farmasi Menarik
JAKARTA. Kasus Covid-19 kembali menanjak, terutama usai libur Natal dan Tahun Baru 2024. Peningkatan kasus Covid-19 di Indonesia salah satunya akibat munculnya varian baru JN.1.
Kementerian Kesehatan mencatat, kasus positif JN.1 meningkat dari 1% pada awal November 2023 menjadi 43% pada awal Desember 2023. Analis Ciptadana Sekuritas, Nicko Yosafat dalam riset 29 Desember 2023 mengatakan, peningkatan kasus harian korona bisa mencapai 1.000-2.000 setelah libur akhir tahun, melampaui angka di saat Idul Fitri tahun 2023.
Di tengah kondisi ini, Nicko memprediksi, penjualan produk-produk farmasi dan peralatan medis akan meningkat. Situasi ini dapat memacu kinerja emiten farmasi pada kuartal IV-2023.
Analis Henan Putihrai Sekuritas, Jono Syafei mengatakan, meski ada kenaikan kasus korona, tapi dampak positifnya akan lebih banyak tercermin ke saham-saham yang kinerja keuangannya membaik pada kuartal ketiga. Misalnya, saham PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) dan PT Kalbe Farma Tbk (KLBF). "Jadi ada kemungkinan harga sahamnya akan naik menjelang rilis laporan keuangan kuartal IV-2023," kata Jono.
Head Customer Literation and Education
Kiwoom Sekuritas Oktavianus Audi juga menilai, kenaikan kasus Covid-19 varian baru akan memberikan permintaan lebih tinggi ke emiten kesehatan. Dia menyarankan
hold
saham KLBF dengan target harga Rp 1.530 per saham dan
hold
saham SIDO dengan target harga Rp 555 per saham.
Harga Jual Menjadi Sandungan PTBA
Performa PT Bukit Asam Tbk (PTBA) terbebani harga batubara yang jeblok di tahun 2023. Harga batubara yang lebih rendah ke depan masih menjadi penghalang bagi PTBA di tahun-tahun mendatang.
Pada periode Januari September 2023, kinerja pendapatan dan laba bersih PTBA kompak merosot. Emiten pelat merah ini melaporkan pendapatan sebesar Rp 27,7 triliun atau turun sekitar 10,84% secara tahunan atau
year on year
(yoy). Laba bersih PTBA juga melorot sekitar 62% yoy menjadi Rp 3,8 triliun.
CEO Edvisor.id, Praska Putrantyo mengamati, penurunan kinerja PTBA dari sisi pos pendapatan hingga laba bersih memang sudah terjadi sejak kuartal IV-2022. Ini seiring dengan penurunan harga batubara sekitar 64% dari rekor tertinggi tahun lalu di kisaran US$ 400 per ton menjadi US$ 136,95 per ton per 29 Desember 2023.
Penurunan harga batubara terjadi di tengah berakhirnya krisis geopolitik antara Rusia dan Ukraina, serta suplai yang kembali meningkat, jelas Praska, Senin (1/1).
PTBA dinilai masih menarik lantaran dividen
yield
jumbo di sepanjang 2023. Hal itu menyusul performa apik PTBA selama tahun 2022 karena diuntungkan oleh tingginya harga batubara kala itu.
Praska memperkirakan, proyeksi harga rata-rata batubara sepanjang 2024 kemungkinan masih relatif melandai di kisaran US$ 100 per ton - US$ 160 per ton. Faktor yang mempengaruhi pergerakan batubara akan cenderung dipengaruhi oleh sentimen ekonomi negara importir batubara terbesar, salah satunya Tiongkok.
Praska berharap, katalis penopang bagi PTBA datang dari potensi permintaan permintaan batubara domestik untuk kebutuhan pembangkit tenaga listrik.
Analis BRI Danareksa Sekuritas, Erindra Krisnawan mengatakan, pertumbuhan organik batubara PTBA akan terus berlanjut. Fase ekspansi batubara PTBA akan didukung oleh pertumbuhan kapasitas kereta api menjadi 52 juta ton pada 2024 dan menjadi 72 juta ton pada 2026.
Analis MNC Sekuritas, Alif Ihsanario dalam riset 4 Desember 2023 menyebutkan, pendirian Badan Layanan Umum (BLU) ataupun Mitra Instansi Pengelola (MIP) diharapkan dapat mendongkrak kinerja PTBA dikala harga batubara yang lesu. Pendirian BLU untuk mengurus pungutan iuran di industri batubara yang diperkirakan terealisasi pada Januari 2024.
GOOD Akuisisi 75% Saham Suntory Garuda
Emiten saham makanan dan minuman dalam kemasan, PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk. (GOOD) akan mengakuisisi 75% saham PT Suntory Garuda Beverage dari Great Wall Capital.
Suntory Garuda Beverage adalah produsen produk minuman dalam kemasan. GOOD akan menguasai mayoritas saham Suntory Garuda setelah proses transaksi ini tuntas, dari sebelumnya hanya memiliki saham minoritas.
Sekretaris Perusahaan Garudafood Putra Putri Jaya, I Made Astawa menyampaikan, penandatanganan transaksi jual beli tersebut dilakukan pada Kamis (28/12). "Transaksi ini bukan termasuk afiliasi dan tidak masuk kategori benturan kepentingan berdasarkan peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK)," kata dia, dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (28/12).
Usai transaksi ini, GOOD akan mendapatkan tambahan portofolio produk kategori minuman, dan menggelar ekspansi operasi secara konsolidasi. Suntory Garuda Beverage merupakan bagian Grup Suntory yang berpusat di Osaka, Jepang. Berbagai produk minuman yang cukup populer seperti Jelly Okky, teh kemasan Mountea, teh dalam botol Mytea, air dengan vitamin Good Mood dan jus
blackcurrant
Ribena.
Selisih Yield Melebar, Dana Asing Berpeluang Masuk Lagi
Pasar obligasi diperkirakan masih memberi
return
menarik pada tahun depan. Apalagi, belakangan ini selisih (
spread
) imbal hasil atau
yield
SUN tenor 10 tahun dengan US Treasury 10 tahun kian melebar. Hal ini diharapkan kembali mendorong minat asing masuk ke pasar surat utang Indonesia.
Pada akhir November 2023,
yield
SUN 10 tahun di level 6,63% dan
yield
US Treasury 10 tahun di 4,33%. Sehingga
spread yield
keduanya sebesar 230 basis poin (bps).
Sementara itu, per 14 Desember 2023,
yield spread
antara SUN dengan US Treasury 10 tahun membesar menjadi 271 bps.
Fixed Income Analyst
Pefindo, Ahmad Nasrudin mengatakan, pada saat US Treasury turun,
yield
SUN 10 tahun justru naik.
Dengan selisih
yield
domestik dengan pasar Amerika Serikat (AS) itu, Ahmad memperkirakan, pasar surat utang domestik bakal menarik minat investor. Sebab imbal hasil pasar domestik menjadi lebih tinggi.
Katalis lain yang akan mendorong asing masuk ke Indonesia adalah peringkat
sovereign
yang bertahan di level
investment grade
dan dukungan kebijakan makroekonomi yang
prudent.
Kendati masih banyak ketidakpastian, Ahmad memprediksi, pasar obligasi domestik berpeluang memberikan
return
antara 6%-9% di tahun depan. Dari indeks ALBI, pasar domestik memberikan pengembalian 7,3% sejak awal tahun hingga 30 November 2023. Persentase ini merupakan yang tertinggi di antara beberapa negara Asia seperti Filipina sebesar 6,9%, India 6,7%, dan Malaysia 5,6%.
Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede mengatakan, ketidakpastian pada pasar keuangan Indonesia akan tetap ada terutama terkait pemilu 2024. Sehingga, Bank Indonesia (BI) tidak akan buru-buru memotong suku bunga acuan tahun depan.
Jalur Cepat Memperkuat Pasar Jawa
Tak Mudah Membikin Rapor Jadi Biru
Upaya PT Goto Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) menapaki jalur profitabilitas masih menghadapi tantangan. Jika terealisasi, wacana penggabungan usaha dengan Tiktok Shop pun diprediksikan berdampak lebih minimal buat GOTO.
Betul, GOTO memang meraup pendapatan kotor sebesar Rp 17,8 triliun atau tumbuh 7,0% secara tahunan atau
year on year
(yoy) pada periode Januari - September 2023, dibandingkan Rp 16,6 triliun pada periode yang sama tahun 2022. Pertumbuhan ini sebagian besar disebabkan oleh lonjakan
take rate
menjadi 4,0% dibandingkan 3,7% per September 2022.
Pertumbuhan juga terlihat di setiap segmen bisnis. Segmen
e-commerce
memimpin dengan kenaikan 11,4%, diikuti segmen
fintech yang
meningkat10,2%, layanan
on-demand
tumbuh 4,9% dan logistik naik 3,9% secara tahunan.
Menurut Analis MNC Sekuritas Alif Ihsanario, pertumbuhan margin kontribusi GOTO disertai dengan penurunan besar dalam biaya penjualan dan pemasaran. Pos biaya tersebut hanya Rp 3,8 triliun selama periode sembilan bulan 2023 dibandingkan Rp 9,7 triliun periode Januari hingga September 2022 lalu.GOTO juga berhasil memangkas biaya operasional tetap sebesar 19%, serta memangkas biaya terkait infrastruktur
cloud
dan TI sebesar 25%. "Ini merupakan bagian besar dari total biaya pendapatan. Secara keseluruhan, langkah GOTO meminimalisir pengeluaran telah menghemat Rp 2,5 triliun atau memenuhi target penghematan biaya pada tahun 2023," ungkap Alif dalam riset 6 November 2023.
Analis Sinarmas Sekuritas Michael Filbery menyoroti, saat ini manajemen GOTO menilai target EBITDA untuk menjadi positif di kuartal IV-2023 masih cukup sulit. Sebab kondisi kompetisi yang masih cukup ketat dan penurunan GTV secara tahunan yang masih terjadi di kuartal III-2023.
Soal kabar kolaborasi Tiktok dan Tokopedia yang akan membentuk perusahaan patungan, Michael memprediksi dampaknya akan relatif lebih minimal bagi kinerja GOTO. Sebab, kepemilikan atas perusahaan tersebut diperkirakan akan didominasi oleh Tiktok sehingga tidak dikonsolidasikan ke GTV dan pendapatan GOTO. Ini sejalan dengan panduan GOTO yang akan lebih konservatif pada strategi
live shopping.
Maklum saja, strategi tersebut memerlukan investasi dan aksi bakar duit yang lebih besar lagi.
BMRI Ramai Oleh Rekomendasi Beli
Situasi ekonomi domestik yang kian pulih mendorong pertumbuhan kinerja Bank Mandiri Tbk (BMRI). Penyaluran kredit bank pelat merah itu terus bertumbuh seiring dengan perbaikan kualitas aset.
Bank Mandiri berhasil menyalurkan kredit secara konsolidasi sebesar Rp 1.315,92 triliun dari awal tahun hingga September 2023 atau tumbuh 12,71% secara tahunan (yoy).
Analis Ciptadana Sekuritas Asia Erni Marsella Siahaan dalam riset 31 Oktober 2023 mengatakan, pertumbuhan pinjaman BMRI telah melampaui panduan manajemen sebesar 10%-12% secara tahunan dan pertumbuhan industri sebesar 9%. Penggerak utama pertumbuhan pinjaman tersebut berasal dari segmen komersial. Tren ini diproyeksi masih akan berlanjut.
Head of Investment
Reswara Gian Investa Kiswoyo Adi Joe melihat pertumbuhan kredit BMRI didukung oleh perekonomian yang lebih baik pasca Covid-19. Potensi konsumsi masyarakat yang meningkat di akhir tahun serta musim kampanye pemilihan umum (pemilu) diyakini dapat meningkatkan konsumsi domestik. Pada akhirnya ini akan berdampak positif kepada penyaluran kredit BMRI di tahun depan.
Analis Samuel Sekuritas Prasetya Gunadi mengungkapkan, manajemen BMRI tetap mempertahankan panduan pertumbuhan pinjaman di kisaran 10%-12% dan merevisi panduan biaya kredit menjadi di bawah 1,1% untuk tahun 2023. Proyeksi itu mengingat BMRI sudah memiliki tingkat
coverage
yang memadai dan pengelolaan risiko kualitas aset yang lebih baik dibanding sejumlah bank lain.
Samuel Sekuritas meyakini BMRI mampu membukukan
cost to income ratio
(CIR) 36% dalam jangka panjang. Ini didukung oleh akuisisi digital yang diharapkan dapat meningkatkan efisiensi. Namun pengetatan likuiditas akan menjadi tantangan utama bagi sektor perbankan pada kuartal IV-2023.
BMRI tetap optimistis tingkat
Net Interest Margin
(NIM) bisa berada di kisaran 5,3%-5,6% pada 2023. Hal itu karena Bank Mandiri masih memiliki ruang untuk
repricing
imbal hasil pinjaman korporasi, dan BMRI akan terus fokus menyalurkan pinjaman ke segmen dengan imbal hasil tinggi, seperti segmen komersial dan segmen UKM.
Analis RHB Sekuritas David Chong mengerek proyeksi laba BMRI untuk 2023-2025 sekitar 2-3% karena asumsi biaya kredit yang lebih rendah yang ditopang oleh disiplin biaya yang baik.
Perusahaan China Bakal Akuisisi PORT
Kabar baik datang menyapa PT Nusantara Pelabuhan Handal Tbk (PORT). China Merchants Port Holdings Company Limited menyatakan telah mengadakan perjanjian jual beli (share purchase agreement) untuk membeli 1,43 miliar saham atau setara 51% modal yang disetor dan ditempatkan PORT, milik PT Episenta Utama Investasi.
Berdasarkan pengumuman di situs China Merchants Port Holdings, transaksi tersebut bernilai US$ 61,20 juta. Hal tersebut diungkapkan China Merchants Port Holdings pada hari Senin (20/11) kemarin.
PORT merupakan emiten yang dikendalikan penuh oleh Garibaldi Thohir (Boy Thohir) lewat PT Episenta Utama yang mengapit 74,1% saham PORT. Perusahaan ini bergerak di bidang penyediaan pelayanan terminal peti kemas, serbaguna dan umum serta penyediaan teknik jasa peralatan pelabuhan seperti perbaikan, modifikasi dan relokasi di pelabuhan Indonesia.
China Merchants Port Holdings sendiri merupakan perusahaan yang bergerak di bidan investasi dan atau pengoperasian pelabuhan dan bisnis yang berhubungan dengan pelabuhan.
Aksi tersebut merupakan cara yang relevan dan efektif mendorong pertumbuhan baru terhadap pertumbuhan yang sudah ada dan bisnis pelabuhan yang tumbuh secara berkelanjutan.
Rencana akuisisi tersebut, terang manajemen China Merchants Port Holdings, akan memajukan jaringan pelabuhan strategis perusahaan di Asia Tenggara dan memanfaatkan sepenuhnya kemitraan lokal untuk menembus pasar Indonesia.
Dengan mengakuisisi 51% saham PORT, China Merchants Port Holdings dapat mengambilalih pengelolaan operasional PORT serta mengkonsolidasi laporan keuangannya.
"Sekaligus ini menjadi upaya membangun
platform
untuk peluang investasi masa depan di Indonesia," terang Feng Boming,
Chairman
China Merchants Port Holdings Company Limited.
China Merchants Port Holdings Company Limited.
Disokong Laba yang Tumbuh Kuat
Kinerja PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dalam sembilan bulan pertama tahun ini ciamik. Pertumbuhan kinerja BBRI yang diprediksi terus berlanjut bakal memoles prospek saham emiten bank pelat merah ini.
Hingga akhir kuartal III-2023, laba bersih BBRI tumbuh 12,4% secara tahunan atau
year on year
(yoy) menjadi Rp 43,9 triliun. Kenaikan laba bersih ini didorong oleh pendapatan bunga bersih yang tumbuh 4,9% yoy.
Analis NH Korindo Sekuritas, Leonardo Lijuwardi mengatakan, penyaluran kredit BBRI secara konsolidasi mencapai Rp 1.250,7 triliun, naik 12,5% yoy.
Kredit BBRI masih bertumbuh di semua segmen. Total kredit di segmen mikro menjadi penyumbang utama, dengan pertumbuhan 11,6% yoy menjadi Rp 61,5 triliun.
Porsi terbesar kredit mikro BBRI diisi oleh Kredit Umum Pedesaan (Kupedes) dan Kredit Usaha Rakyat (KUR). Dalam riset 26 Oktober 2023, Analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Handiman Soetoyo dan Abyan H. Yuntoharjo mengatakan, adanya perubahan substansial pada program KUR, membuat BBRI menggeser fokusnya dengan mengembangkan pinjaman Kupedes.
Sedangkan
net interest margin
(NIM) secara konsolidasi terkerek lebih tinggi menjadi 8,05%, didukung oleh margin yang lumayan besar dari Permodalan Nasional Madani (PNM) dan Pegadaian. BBRI menjaga NIM secara konsolidasi berada di 7,7%-7,9% di akhir tahun 2023.
Menurut Mirae Asset Sekuritas, sinergi yang tercipta dari
holding
ultra-mikro mulai membuahkan hasil. Pendapatan non bunga tumbuh cukup kuat, yakni 12,7% yoy. Mirae Asset menilai, sinergi dari perusahaan ultra-mikro terbukti penting dalam menciptakan sumber pertumbuhan baru dalam aset, pendapatan, dan profitabilitas.
Analis RHB Sekuritas, Andrey Wijaya dan Ryan Santoso dalam riset 26 Oktober 2023 mengatakan, kredit BBRI yang direstrukturisasi akibat Covid-19 turun 15% yoy menjadi Rp 70,9 triliun per September 2023. BBRI kemungkinan lebih agresif menghapus pinjaman yang direstrukturisasi akibat Covid-19.
Namun, BBRI sendiri meyakini berkeyakinan hal tersebut tidak akan meningkatkan
cost of credt
karena bank sudah mengalokasikan rasio cakupan NPL
coverage
yang besar mencapai 228% pada September. Dengan membaiknya situasi perekonomian, BBRI meyakini rasio cakupan NPL siap kembali ke level sebelum pandemi, yakni 175%-200%.
Harga Energi Tertekan Kelesuan Permintaan dan Geopolitik
Harga energi tertekan dalam sebulan terakhir. Kelesuan harga energi tertekan pelemahan permintaan global dan kondisi geopolitik di Timur Tengah yang tengah bergejolak.
Melansir
Bloomberg
, harga minyak WTI masih bertengger di bawah US$ 80 per barel sejak pekan lalu. Kemarin (13/11), minyak sudah turun 10,41% ke US$ 77,36 per barel dalam sebulan. Nasib batubara juga serupa.
Harga batubara bergerak di bawah US$ 130 per ton dalam dua pekan terakhir. Dalam sebulan, harga batubara sudah turun 14,8% ke US$ 129,50 per ton, kemarin (13/11).
Pengamat Komoditas dan Mata Uang, Lukman Leong mengatakan, harga energi pada umumnya tertekan oleh penurunan permintaan. Selain itu,
Research and Development
ICDX, Taufan Dimas Hareva menambahkan, tertekannya harga energi juga akibat situasi geopolitik.
Dengan situasi geopolitik saat ini, kedua analis juga menilai tekanan pada harga energi masih berpotensi berlanjut. Bbila perang Israel-Hamas tereskalasi akan berpotensi memberikan dukungan pada harga.
Lukman memproyeksikan harga minyak mentah di akhir tahun berpotensi kembali ke US$ 80 per barel–US$ 85 per barel.
Support
harga minyak berada di level US$ 75 per barel, sehingga harga saat ini berada di level
lower range.
Sementara gas alam diperkirakan berada di level US$ 3 per mmbtu. Sedangkan target harga batubara di kisaran US$ 110 per ton–US$ 120 per ton.
Pilihan Editor
-
Melawan Hantu Inflasi
10 Mar 2022 -
Krisis Ukraina Meluber Menjadi ”Perang Energi”
10 Mar 2022 -
Ekspor Sarang Walet Sumut Tembus Rp 3,7 Triliun
24 Feb 2022









