Jalur Cepat Memperkuat Pasar Jawa
Persaingan industri semen memang ketat. Karena itu, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) memilih untuk memperluas pasar dengan mengakuisisi. Produsen semen merek Tiga Roda ini telah menuntaskan akuisisi seluruh saham PT Semen Grobogan (SGB) senilai Rp 1,49 triliun. Aksi korporasi tersebut bakal memberi cuan lumayan buat INTP ke depan. Analis Henan Putihrai, Jono Syafei mengatakan, akuisisi Semen Grobogan akan meningkatkan kapasitas produksi, pangsa pasar dan efisiensi operasional INTP di Pulau Jawa. Analis Samuel Sekuritas, Daniel Aditya Widjaja mengatakan, per 2022, Semen Grobongan memproduksi 1,5 juta ton semen. Daniel menghitung, dari akuisisi ini, volume penjualan INTP bisa mencapai 18,4 juta ton atau tumbuh 3,3% secara tahunan atau year on year (yoy) pada 2024. "Dengan tambahan pangsa pasar sebesar 2%-3%," ujarnya. Dampak lain dari akuisisi tersebut adalah persaingan yang melonggar sehingga potensi perang dan fluktuasi harga akan semakin kecil. Hal tersebut juga terlihat dari harga semen kantung yang cenderung stabil dalam enam bulan terakhir. Analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Andreas Saragih turut menilai kontribusi fasilitas semen Grobogan terhadap INTP akan mendorong pertumbuhan kinerja dan profitabilitas INTP tahun depan. Andreas meyakini, kontribusi fasilitas semen Grobogan akan menjadi pendorong pertumbuhan kinerja dan profitabilitas INTP tahun depan. Dari segi profitabilitas, peningkatan margin setelah akuisisi akan didorong oleh dua faktor utama, yaitu kesenjangan harga antara merek Semen Grobogan dan merek semen INTP, serta adanya penghematan biaya transportasi. Saat ini, INTP melayani permintaan di pasar Jawa Tengah dan Timur melalui fasilitasnya di Jawa Barat yakni Palimanan dan Citeureup, serta Kalimantan Selatan. Akibatnya, jika melayani wilayah Jawa Tengah, INTP kerap kalah saing dengan pemain lain seperti PT Semen Indonesia Tbk (SMGR), Semen Grobogan, dan Semen Bima karena biaya logistik yang lebih tinggi. Nah, setelah akuisisi tuntas, Andreas mengatakan, permintaan di wilayah Jawa akan dipenuhi oleh fasilitas Grobogan dan INTP akan menghemat biaya logistik Rp 70.000 per ton untuk semen kantong dan Rp 120.000 per ton untuk penjualan semen curah ke Jawa Tengah.
Postingan Terkait
Prospek Perbaikan Ekonomi di Paruh Kedua Tahun
30 Jun 2025
Aturan Baru Jadi Tantangan Industri
25 Jun 2025
Lonjakan Harga Komoditas Panaskan Pasar
24 Jun 2025
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
24 Jun 2025
Waspadai Dampak Perang pada Anggaran Negara
24 Jun 2025
Kenaikan Harga Minyak Dongkrak Saham Energi
23 Jun 2025
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023