Korporasi
( 1584 )Dunia Penerbangan Mulai ‘Hidup’ Lagi
Dunia penerbangan di Tanah Air mulai `hidup' lagi. Terlihat dari mulai meningkatnya jumlah penumpang maskapai penerbangan.
PT Angkasa Pura (Persero) I dan II mencatat adanya kenaikan jumlah penumpang transportasi udara sejak memasuki era new normal. Sekretaris Perusahaan AP I Handy Heryudithiawan mengatakan, kenaikan jumlah penumpang mulai terjadi setelah pemerintah kembali membuka akses penerbangan. Lima bandara di bawah pengelolaan AP I tercatat mengalami kenaikan jumlah penumpang, yaitu Bandara Surabaya, Makassar, Balikpapan, Yogyakarta dan Denpasar. Handy mengatakan, data tersebut untuk periode 1-12 Juni 2020 dan mengantisipasi ini dengan memastikan protokol kesehatan tetap dijalankan.
Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin mengatakan, jumlah penumpang pesawat rute domestik dan internasional di 19 bandara yang dikelola perseroan secara mulai merangkak naik selama masa adaptasi yang dimulai 8 Juni 2020 lalu. Ia mengatakan, maskapai penerbangan Lion Air sudah kembali beroperasi menyusul Garuda Indonesia dan Citilink. Maskapai Air Asia Indonesia juga berencana akan terbang mulai 19 Juni 2020 mendatang. Awaluddin menambahkan, peningkatan juga terjadi di angkutan kargo. Angkutan kargo di tengah pandemi Covid-19 ini memang yang paling terjaga. Pandemi Covid-19 membawa perubahan di sektor penerbangan Indonesia. Penumpang pesawat diklaim melakukan adaptasi kebiasaan baru dengan mengedepankan aspek kesehatan dan kebersihan. Awaluddin mengatakan, AP II tetap konsisten mengimplementasikan konsep smart airport yang dapat mendukung operasional dan pelayanan saat ini dan ketika memasuki era new normal.
Proyek Gasifikasi PTBA Berlanjut
PT Bukit Asam (Persero) Tbk atau PTBA menargetkan proyek gasifikasi batu bara dapat dikomersialisasikan selambatnya pada 2025. Proyek tersebut saat ini masih dalam tahap persiapan front end engineering design (FEED) dan engineering, procurement, construction (EPC).
Direktur Utama PTBA Arviyan Arifin menegaskan, perseroan tetap melanjutkan proyek gasifikasi batu bara. Para pemegang saham pun menyetujui untuk perusahaan tetap melanjutkan proyek tersebut, karena proyek tersebut merupakan salah satu langkah perusahaan untuk berkembang dan berekspansi. Hal ini mengingat proyek gasifikasi batu bara juga sudah mendapatkan investor.
Proyek yang dimaksud adalah proyek gasifikasi batu bara miliknya yang bekerja sama dengan PT Pertamina (Persero) dan Air Products and Chemicals Inc yang nantinya akan menghasilkan dimethyl ether (DME). Dalam pengembangannya, dari proyek yang sama juga akan menghasilkan metanol dan monoethylene glycol (MEG).
Arviyan juga menjelaskan, saat ini kemajuan proyek sudah sampai pada tahap FEED. Setelah FEED ini, dalam waktu dekat, kata Arviyan, perusahaan akan segera melakukan lelang proses EPC. Proyek ini menelan investasi 2 miliar dolar AS. Proyek ini, dia melanjutkan, beroperasi secara komersial sekitar 2024. Target angkutan pada 2020 menjadi 27,5 juta ton atau meningkat 13 persen. Untuk volume penjualan batu bara tahun 2020, perusahaan tambang pelat merah itu menargetkan meningkat menjadi 29,9 juta ton. Lewat persetujuan rapat umum pemegang saham (RUPS) tahun buku 2019, PTBA membagikan dividen sebesar Rp 3,65 triliun yang merupakan 90 persen dari total laba bersih perusahaan tahun 2019. Rasio pembagian dividen yang mencapai 90 persen ini bisa dikatakan menjadi yang terbesar dalam sejarah Bukit Asam dan bisa jadi juga menjadi yang terbesar juga untuk BUMN yang tercatat di bursa, kata Arviyan.
Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyebut pembayaran dividen perusahaan pelat merah kepada negara untuk tahun buku 2020 akan meleset jauh dari target. Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, turunnya setoran kepada negara karena sekitar 90 persen perusahaan milik negara tak mampu beroperasi maksimal karena terdampak Covid- 19, juga banyaknya pendapatan yang penggunaannya dialih kan ke cash flow perusahaan. Pemerintah berencana memberikan relaksasi terhadap BUMN-BUMN dalam hal menyetorkan dividen karena dampak wabah Covid-19. Kondisi ini dimanfaatkan BUMN sektor tambang melakukan ekspansi bisnis. Holding BUMN pertambangan sendiri tahun lalu cukup menjadi penyumbang kantong negara. Holding BUMN pertambangan menyetor Rp 1 triliun lebih kepada negara pada 2019.
Akuisisi Rabobank BCA Siapkan Dana 500 M
PT Bank Central Asia Tbk (BCA) telah menyiapkan dana sekitar Rp 500 miliar untuk mengakuisisi PT Bank Rabobank International Indonesia dan menjadi pemegang saham pengendali. Setelah diakuisisi, Rabobank akan dilebur (merger) dengan salah satu perusahaan anak BCA untuk memperkuat bisnis dan berkontribusi secara konsolidasi. BCA akan mengambil alih sebanyak 3.719.069 saham yang mewakili 99,999973% dari total saham yang ditempatkan pada Rabobank. Sedangkan anak usaha BCA yakni PT BCA Finance akan memiliki 1 saham yang mewakili 0,000027% dia Rabobank. Executive Vice President Secretariat and Corporate Communication BCA Hera F Haryn mengungkapkan, nilai akhir rencana akuisisi disepakati akan mengacu pada nilai ekuitas Rabobank yang disesuaikan pada saat pelaksanaan akuisisi ditambah dengan premium yang bersifat tetap sebesar US$ 20,5 juta.
Rencananya, BCA mengakuisisi Rabobank menggunakan dana yang bersumber dari laba ditahan perseroan. Adapun pada tahun lalu BCA mencatat perolehan laba bersih Rp 28,57 triliun atau tumbuh 10,52% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Berdasarkan laporan keuangan Rabobank, hingga Desember 2019 total aset yang dimiliki sebesar Rp 2,31 triliun menurun dari tahun 2018 yang sebesar Rp 13,82 triliun. Untuk ekuitas Rabobank juga mengalami penurunan 43% menjadi Rp 628,47 triliun. Namun, modal saham ditempatkan dan disetor penuh meningkat 22,37% dari Rp 1,52 triliun menjadi Rp 1,86 triliun.
Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja sebelumnya menjelaskan, proses akuisisi Rabobank masih berjalan, dan setelah proses selesai, Rabobank akan digabungkan dengan salah satu anak usahanya. Saat ini, BCA memiliki entitasentitas anak yang bergerak di bidang pembiayaan mobil, pembiayaan sepeda motor, asuransi umum, asuransi jiwa, perbankan, perbankan syariah, sekuritas, remittance dan penanaman modal ventura. Adapun jadwal indikatif atas rencana akuisisi untuk pen-gumuman RUPSLB BCA dilaksanakan pada 23 Juni 2020, pemanggilan RUPSLB BCA dan Rabobank pada 8 Juli 2020. RUPSLB BCA untuk persetujuan rencana akuisisi pada 30 Juli 2020, RUPSLB Rabobank untuk persetujuan rencana akuisisi juga pada 30 Juli.
Bank Mandiri Restrukturisasi Kredit Rp 60 Triliun
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk atau Bank Mandiri mencatat total nilai perbaikan kredit atau restrukturisasi hingga Mei 2020 mencapai Rp 60 triliun kepada 323.617 debitur yang terdampak pandemi Covid-19.
Direktur Utama Bank Mandiri Royke Tumilaar mengatakan, dari total debitur yang di restrukturisasi, 72 persen di antaranya debitur segmen usaha mikro kecil menengah (UMKM).
Royke mengatakan, portofolio kredit segmen wholesale (bank only) sampai Maret 2020 tumbuh 17,92 persen year on year (YoY). Sedangkan pada segmen ritel tumbuh 9,47 persen secara tahunan.
Restrukturisasi kredit menjadi salah satu fokus bagi korporasi ini, termasuk mendukung kebijakan pemerintah dan regulator, yakni Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Bank Mandiri juga akan melakukan efisiensi internal dan memberikan kredit selektif kepada sektor yang tidak terdampak wabah virus korona.
Royke menjelaskan, Bank Mandiri juga berupaya menjaga kecukupan likuiditas, termasuk menerbitkan obligasi rupiah dan emisi global bonds.
OJK menyatakan program restrukturisasi kredit akan mengganggu arus kas cashflow perbankan dan lembaga pembiayaan. Sebab, kedua industri jasa keuangan ini harus membayar dana pinjaman dari bank lain sehingga berpengaruh terhadap seretnya likuiditas.
Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan, dalam kondisi normal, menurut Wimboh, gangguan likuiditas bank dan lembaga pembiayaan bisa disiasati dengan cara melakukan interbank call money atau pinjaman singkat antarbank.
Indofood Akuisisi Pinehill Rp 44,1 T
Sekretaris Perusahaan Indofood CBP Sukses Makmur Gideon A Putro dalam keterangan resmi menginformasikan bahwa PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) menandatangani perjanjian akuisisi Pinehill Company Limited (PCL) senilai US$ 2,99 miliar atau setara Rp 44,1 triliun. Berdasarkan perjanjian yang diteken pada 22 Mei 2020 tersebut, Indofood CBP mengambil alih seluruh saham yang dimiliki Pinehill Corpora Ltd dan Steele Lake Ltd pada Pinehill Company.
Pembayaran sebesar US$ 1,19 miliar dari Indofood CBP. Pembayaran itu akan direalisasikan Ke Pinehill Corpora pada tanggal penyelesaian rencana transaksi. Sisanya sebesar US$ 331,5 juta akan dibayar kemudian.Sedangkan pembayaran kepada Steele Lake juga akan berlangsung dalam dua tahap. Pertama, Indofood CBP akan menyetor sebesar US$ 1,15 miliar sesuai tanggal penyelesaian rencana transaksi. Sisanya sebesar US$ 318,5 juta bakal dibayar kemudian.Indofood CBP akan mengandalkan pinjaman bank untuk membiayai sebagian besar transaksi akuisisi tersebut. Sisanya bersumber dari kas internal. Perseroan masih dalam tahap diskusi dengan para potensial kreditur dan belum ada ketentuan yang bersifat definitif di antara para pihak.
Kalangan analis termasuk dari Danareksa Sekuritas Natalia Sutanto dalam risetnya meyakini Indofood CBP adalah salah satu perusahaan yang paling tahan terhadap dampak pandemi Covid19. Dengan demikian, kinerja keuangan perseroan diyakini tetap bertumbuh tahun ini. Danareksa Sekuritas mempertahankan rekomendasi beli saham ICBP dengan target harga Rp 11.600. Target harga tersebut juga merefleksikan kinerja keuangan Indofood CBP tahun lalu yang sesuai ekspektasi dan perkiraan berlanjutnya pertumbuhan kinerja keuangan tahun ini.Danareksa Sekuritas memproyeksikan peningkatan laba bersih anak usaha PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) tersebut menjadi Rp 5,54 triliun tahun ini dibandingkan pencapaian 2019 yang senilai Rp 5,04 triliun. Pendapatan juga diharapkan bertumbuh menjadi Rp 46,41 triliun sepanjang 2020 dibandingkan perolehan tahun lalu senilai Rp 42,3 triliun.
AP I Terapkan Rebound Strategy
PT Angkasa Pura (Persero) I atau AP I menyiapkan rebound strategy menuju fase kenormalan baru atau new normal. Sebelumnya, operator bandara pelat merah itu menerapkan survival strategy di tengah penurunan trafik penumpang pesawat.
Direktur Utama AP I Faik Fahmi mengatakan, ini dilakukan melalui program kerja multi dimension performance improvement di mana berbagai upaya dalam rebound strategy yang sudah mulai dilakukan pada sisa tahun ini dapat dirasakan pada 2021.
Faik menjelaskan, terdapat enam inisiatif dalam rebound strategy AP I.Pertama yakni persiapan new normal di bandara, penguatan portofolio bisnis baru dengan mengembangkan adjacent business, business process improvement dengan perbaikan proses bisnis eksisting dalam konteks revenue safe-guarding dan cost leadership, restrukturisasi organisasi, menerapkan enterprise architecture, juga melakukan penguatan perencanaan pengadaan melalui category management dan entralisasi tim pengadaan.
Pada kesempatan yang sama, Faik menyebutkan, adanya kenaikan trafik penumpang usai larangan mudik selesai. Peningkatan trafik penumpang tersebut perlu diantisipasi dengan penerapan protokol new normal di bandara untuk meminimalisir risiko penyebaran Covid-19.
PGN Teken Harga Gas Industri
PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk atau PGN menandatangani komitmen kebijakan penetapan harga gas dengan pelanggan industri tertentu sesuai Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral 8/2020.
Tentunya PGN akan melakukan penyesuaian produk kepada pelanggan sesuai ketentuan yang tertera dalam kepmen untuk memastikan benefit gas hulu dapat tersalurkan kepada pelanggan di hilir, kata Direktur Komersial PGN Faris Aziz.
Terkait dengan keputusan menteri ESDM 89K/2020, semua ketentuan yang tertuang dalam perjanjian jual beli gas (PJBG) lama adalah tetap dan tidak ada perubahan.
Untuk pelaksanaan Kepmen 89.K/2020, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) telah mengalokasikan volume gas bumi dari hulu sebesar 399 BBTUD untuk Grup PGN.
Adapun dalam sisi niaga PGN menyalurkannya kepada enam sektor industri, yakni kaca, keramik, baja, oleokimia, petrokimia, dan sarung tangan karet.
Sampai saat ini, PGN telah menandatangani 5 (lima) dari total 14 dokumen letter of agreement (LOA). Sedangkan, proses pembahasan sisa 9 LOA pemasok hulu ke PGN masih berlangsung antara SKK Migas dengan para pemasok gas.
PGN, Pertamina Gas, dan Pertagas Niaga menandatangani letter of agreement (LoA ) dengan Pertamina Hulu Energi Group (PHE) mengenai kesepakatan penyesuaian harga gas.
PGN termotivasi mendukung industri ke arah yang semakin maju sehingga dapat memberikan benefit yang berkelanjutan bagi negara. Program perluasan layanan, baik konektivitas maupun aksesibilitas gas bumi PGN, diharapkan dapat optimal untuk pengembangan layanan untuk industri dan komersial, kata Direktur Utama PGN Suko Hartono.
Suko mengatakan, PGN mengharapkan kebijakan kemudahan dalam mendapatkan suplai gas, baik gas pipa maupun LNG, dengan memfungsikan diri sebagai agregator pemanfaatan gas nasional.
Menteri ESDM Arifin Tasrif menyaksikan, perjanjian jual beli gas antara PGN dengan 177 industri yang mendapatkan fasilitas harga gas khusus. Kementerian ESDM mengapresiasi PGN dan grup, serta badan usaha industri pemanfaat gas bumi yang telah mendukung kebijakan penyesuaian harga gas bumi untuk sektor industri.
Rp 52,57 T untuk 12 BUMN
Pemerintah menggelontorkan dana Rp 52,57 triliun bagi 12 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk mempercepat program pemulihan ekonomi nasional (PEN)dari tekanan wabah virus korona baru atau Covid-19. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, dukungan dana itu akan diberikan kepada 12 BUMN melalui berbagai skema, seperti pembayaran subsidi, penyaluran bantuan sosial, dan penyertaan modal negara (PMN).Pemilihan 12 BUMN ini dianggap memiliki pengaruh yang besar terhadap hajat hidup masyarakat, ujar Sri Mulyani. Pemilihan 12 BUMN ini juga di lihat dari kepemilikan aset dan kontribusi yang besar bagi sistem keuangan nasional.
Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan, terdapat tiga skenario bantuan yang terdiri atas pencairan utang pemerintah kepada BUMN, PMN tahun 2020, hingga dana talangan yang merupakan pinjaman yang harus dikembalikan kepada pemerintah. Pemberian dana talangan didasarkan pada sejumlah dampak yang dialami BUMN tersebut, mulai dari penurunan penumpang hingga 95 persen yang dirasakan Garuda Indonesia, pembatasan operasi yang dialami KAI, penurunan harga crude palm oil (CPO) dan volume permintaan ekspor yang dihadapi PTPN, atau untuk modal kerja bagi Perumnas. Arya menyampaikan dana talangan kepada Garuda Indonesia sebesar Rp 8,5 triliun bukan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang diberikan pemerintah. Arya menyebut, pemerintah hanya menjadi penjamin.
Mantan menteri BUMN Mustafa Abubakar menegaskan, dana kompensasi kepada BUMN melalui program PEN wajib dibayarkan pemerintah. Menurut dia, dana kompensasi BUMN itu sebagian besar merupakan utang pemerintah terkait dengan berbagai penugasan yang diberikan kepada BUMN sejak 3-4 tahun lalu. Cashflow BUMN sangat terganggu. Padahal cashflownya sangat besar. Selain pengembangan, cashflow juga untuk pengembangan bisnis, investasi, atau meningkatkan biaya operasional.
BTN Buka Seluruh Kantor Cabang
PT Bank Tabung an Negara (Persero) Tbk atau BTN telah membuka seluruh kantor layanan mulai Selasa (2/6). Lang kah ini sesuai dengan arahan pemerintah terkait antisipasi skenario new normal atau kenormalan baru.
Direktur Utama BTN Pahala Nugraha Mansury mengatakan, perseroan berupaya memberikan pelayanan kepada masyarakat sesuai dengan ketentuan dalam protokol kesehatan. Dalam skenario kenormalan baru, lanjut Pahala, perseroan pun akan membuka kembali seluruh outlet perseroan dan beroperasi normal mulai Senin hingga Jumat dengan jam layanan mulai pukul 09.00-15.00 waktu setempat. Untuk melayani nasabah, bank pelat merah tersebut akan memasang akrilik pada unit teller service, customer service, dan consumer loan service yang berhubungan langsung dengan nasabah. Pahala juga menyebutkan, BTN akan mengurangi jumlah orang dalam ruang outlet.
Perseroan akan menempatkan petugas keamanan khusus untuk mengatur jarak antar nasabah dan mengatur kedatangan nasabah berdasarkan kesepakatan. Social distancing juga tetap diberlakukan bagi pegawai BTN di ruang kerja. Penggunaan ruangan pun dipastikan hanya sebesar 50 persen dari kapasitasnya. Secara berkala, BTN juga akan melaksanakan rapid test bagi seluruh pegawainya. Pahala sebelumnya juga mengatakan, kenormalan baru akan menjadi momen kebangkitan industri properti dengan dukungan BTN. Menurut Pahala, BTN pada masa pandemi Covid-19 telah membantu bisnis properti Tanah Air agar tetap terus berjalan. Hal itu, antara lain, adanya tambahan likuiditas untuk penyerapan kuota SSB, melakukan perbaikan business process, terutama untuk calon debitur ASN, TNI, Polri, BUMN kolektif maupun payroll.
Belum Semua Sektor Siap
Penerapan protokol kesehatan di lingkungan kerja mensyaratkan perubahan operasionalisasi perusahaan. Sejauh ini belum semua perusahaan dan sektor usaha siap menerapkannya, termasuk perusahaan pelat merah. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan proses transisi ke kehidupan normal baru di tengah pandemi Covid-19 tidak bisa dilakukan dengan cepat dan mudah. Banyak penyesuaian yang harus ditempuh. Menurut dia, transisi menuju kehidupan normal baru akan lebih berat dan berlangsung cukup lama sampai vaksin Covid-19 ditemukan. Setidaknya, dalam empat hingga lima bulan ke depan, masyarakat, perkantoran, dan industri harus terbiasa dengan kondisi normal baru.
Kementerian BUMN mengimbau perusahaan pelat merah memanfaatkan teknologi. Pelaku usaha/industri diminta menyiapkan protokol kesehatan baru yang lebih ketat untuk tetap beroperasi di tengah pandemi. Beberapa di antaranya perkantoran wajib menyediakan ruang khusus, bahkan fasilitas karantina mandiri, untuk mengobservasi pekerja dengan gejala Covid-19. Khusus bidang usaha yang berkaitan dengan layanan publik, perlu protokol lebih ketat berupa pemasangan pembatas kaca bagi pekerja yang melayani pelanggan.
Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta W Kamdani menyatakan, pihaknya tengah mempersiapkan gugus tugas, prosedur standar operasi, dan protokol kesehatan di setiap sektor. Sekretaris Jenderal Masyarakat Transportasi Indonesia Harya S Dillon menambahkan, pelonggaran pembatasan sosial berskala besar (PSBB) tidak bisa dilakukan dengan gegabah, khususnya di bidang transportasi publik perlu diprioritaskan terkait wacana pelonggaran PSBB dan kebijakan pemulihan ekonomi nasional. Terobosan drastis dan penerapan protokol kesehatan yang lebih ketat wajib dilakukan untuk menjalankan operasionalisasi usaha di tengah normal baru yang penuh risiko.
Sedangkan di sektor energi memerlukan rencana cadangan terkait persoalan kesehatan pekerja. Kesehatan pekerja yang terganggu dapat menimbulkan masalah dalam hal pasokan energi. Dua perusahaan BUMN di sektor energi siap menerapkan normal baru itu. Direktur Eksekutif Institute for Essential Services Reform Fabby Tumiwa mengatakan perusahaan BUMN mesti menyiapkan rencana cadangan. Misalnya, PT Perusahaan Listrik Negara atau PLN (Persero) atau perusahaan pembangkit listrik harus mengeluarkan biaya ekstra untuk kesehatan pekerja dan fasilitas kerja. Seandainya dalam satu regu pekerja ada yang positif Covid-19, perusahaan harus menyiapkan regu operator cadangan agar pasokan listrik tak terganggu karena karantina.
Menanggapi hal ini, Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini mengatakan pihaknya telah menerapkan sejumlah kebijakan dan memantau kesehatan karyawan. Hal serupa ditempuh PT Pertamina (Persero) yang menerapkan wajib penggunaan masker, sterilisasi lingkungan kerja, serta pemeriksaan dan pemantauan kesehatan pekerja. Rencana pertemuan dioptimalkan secara virtual dengan memanfaatkan teknologi.









