Internasional
( 1369 )TIMUR TENGAH, Perluasan Perang Tak Terhindarkan
Bukti perluasan perang Gaza terus terlihat di kawasan. Iran menembakkan rudal ke Irak, sementara kapal -kapal di Laut Merah terus menjadi sasaran Houthi. Dalam pernyataan pada Selasa (16/1) Kemenlu Irak mengumumkan Baghdad menyelidiki serangan Iran. Irak menyebut, serangan itu melanggar kedaulatannya dan membahayakan warganya. Baghdad akan mengadu ke Dewan Keamanan PBB. Kuasa usaha Kedutaan Besar Iran di Baghdad dipanggil ke Kemenlu Irak selepas serangan tersebut. Irak juga menarik duta besarnya dari Teheran. Garda Revolusi Iran (IRGC) mengakui menembakkan rudal ke Erbil, Irak. Serangan pada Senin dini hari itu disebut menyasar markas mata-mata Israel di Irak.
IRGC juga menembakkan rudal ke Suriah. sasarannya diklaim markas Negara Islam di Irak dan Suriah (NIIS). Kelompok NIIS mengaku bertanggung jawab atas bom bunuh diri di Iran, beberapa pekan lalu. Serangan Iran ke Irak serta Suriah terjadi di tengah kekhawatiran perluasan perang Gaza. Selain di Gaza, serangan terkait perang tersebut terjadi di Lebanon, Yaman, Irak, dan Suriah. Pelakunya pihak yang terlibat perang Gaza, pendukung, dan kaki tangan pihak-pihak itu. Di Laut Merah, kapal milik perusahaan Yunani menjadi sasaran serangan Houthi. Akibat serangan pada Selasa tersebut, sebagian lambung MV Zografia rusak.
Serangan terjadi beberapa hari setelah Yaman disasar rudal dan bom AS dan sekutunya. Washington beralasan, serbuan ke Yaman untuk melumpuhkan kemampuan Houthi mengganggu pelayaran di Laut Merah. Secara terpisah, Indonesia kembali menegaskan dukungan pada upaya-upaya membela Palestina. Indonesia juga mendukung Afsel mengadukan pelanggaran Israel atas Konvensi Genosida di Mahkamah Internasional (ICJ). Israel dinilai melanggar hukum internasional. Israel menduduki Tepi Barat, membangun permukiman ilegal di sana, Menlu RI Retno LP Marsudi menyampaikan hal itu dalam diskusi pakar di Kemenlu RI, membahas soal upaya pencarian nasihat hukum dari ICJ soal tindakan Israel di Palestina. (Yoga)
Ancang-ancang Lonjakan Tarif Kargo
Timur tengah Telah Berubah Selamanya
Waspadai Dampak Perang Timur Tengah
Militer AS dan Inggris, didukung beberapa negara lain, untuk
pertama kali, Jumat (12/1/2023) dini hari waktu setempat, menggempur sejumlah
fasilitas kelompok Houthi di Yaman. Serangan itu menunjukkan perang telah meluas
di Timur Tengah. Dalam pernyataan tertulis, Kementerian Luar Negeri Irak
menyebut bahwa serangan itu bisa memperluas konflik di kawasan. Serangan bukan
solusi atas konflik di Timur Tengah. Shane Oliver, ekonom pada bank investasi
AMP di Australia, menyebutkan bahwa serangan AS dan sekutunya meningkatkan
peluang Iran terlibat langsung konflik di kawasan. Akibatnya, pasokan minyak
global akan terancam. ”Meluasnya konflik Israel-Hamas menimbulkan risiko terhadap
pertumbuhan dan inflasi global,” ujarnya. Perekonomian global ditaksir melemah
pada semester I-2024.
Pengaruh perang, yang potensinya membesar selepas serangan
AS, menjadi salah satu faktor pelemahan. Beberapa jam selepas serangan, harga minyak
Brent dan Texas WTI naik 4 %. ”Ketakutan di pasar minyak adalah kawasan ini
mengarah pada peningkatan ketegangan yang tak bisa diperkirakan, yaitu pada suatu
saat pasokan minyak akhirnya akan hilang,” kata Bjarne Schieldrop, kepala
analis komoditas di SEB bank. Serangan balasan AS dan sekutunya menembakkan
rudal dari jet tempur, kapal perang, dan kapal selam. Sebagian jet itu terbang
dari Bahrain.Presiden AS Joe Biden menyebutkan, serangan itu merupakan
pembalasan atas serangan-serangan Houthi. Menurut dia, Houthi melancarkan serangan
yang belum pernah terjadi. Kelompok itu menggunakan rudal balistik untuk menyerang
kapal niaga.
Dalam pernyataan tertulis, Inggris mengklaim serangan ke Yaman
dibenarkan oleh hukum internasional. London menyebutnya sebagai pembelaan diri.
Serangan dilancarkan beberapa jam sebelum sesi kedua pembukaan sidang Mahkamah
Internasional. Dalam sesi itu, giliran Israel menjawab tuduhan melakukan genosida
di Gaza. Israel digugat Afrika Selatan dalam kasus itu. Sejumlah anggota
Kongres AS menilai serangan seharusnya dilancarkan dari dulu. Alasan mereka,
ulah Houthi mengganggu keamanan pelayaran di Laut Merah yang penting bagi
perekonomian AS serta sekutunya. (Yoga)
TIMUR TENGAH, Semakin Sulit Cegah Perluasan Perang
Upaya mencegah perluasan perang di Timur Tengah semakin
sulit. Pada Selasa (9/1/2024), serangan udara di Ghandouriyeh, Lebanon selatan,
menewaskan tiga anggota Hezbollah. Nama dan jabatan mereka tidak diungkap.
Hezbollah malah mengumumkan serangan ke markas militer Israel di Safed, yang disebut
pembalasan atas pembunuhan komandan Hezbollah, Wisam Hassan al-Tawil, dan
petinggi Hamas, Saleh Mohammed al-Arouri. Arouri tewas akibat serangan pada 2
Januari 2024 di Beirut. Sementara Tawil tewas akibat serangan pada Senin di
Khirbet Silem, Lebanon selatan. Pembunuhan Tawil terjadi di tengah tur lawatan
Menlu AS Antony Blinken ke sejumlah negara Timur Tengah, yang menurut Deplu AS,
untuk mengurangi ketegangan kawasan akibat perang Hamas-Israel, juga mencegah
eskalasi perang ke Lebanon.
Menlu Israel, Israel Katz, mengonfirmasi Israel di balik pembunuhan
Tawil. ”Terkait serangan di Lebanon selatan,
kami bertanggung jawab atas pembunuhan Komandan Pasukan Radwan,” ujar
Katz kepada televisi Israel, Channel 14, seperti dikutip The Jerusalem Post.
Pembunuhan Tawil merupakan rangkaian lanjutan bibit-bibit eskalasi meluasnya perang
Hamas-Israel ke Lebanon. Selama beberapa pekan terakhir, pejabat Israel
mendesak agar Pasukan Radwan ditarik menjauh dari area perbatasan. Tujuannya,
Israel ingin me- ngembalikan lagi puluhan ribu warga Israel di sekitar perbatasan
yang diungsikan karena intensifnya pertempuran lintas perbatasan menyusul
perang Hamas-Israel di Gaza. Dalam kunjungan ke Israel, Desember 2023,
Penasihat Keamanan Nasional AS Jake Sullivan menyatakan hasil negosiasi
merupakan cara terbaik guna memastikan kembalinya warga Israel utara di wilayah
perbatasan dengan Lebanon, yang tengah diungsikan, ke permukiman masing-masing.
Saran itu hanya indah diucapkan, tetapi sulit dijalankan, setidaknya saat ini.
Menlu Lebanon Abdallah Bou Habib, seperti dikutip harian
Israel, Haaretz, menyatakan siap mengimplementasikan Resolusi 1701 Dewan Keamanan
PBB, yang berisi pasukan Hezbollah tidak akan dikerahkan ke selatan Sungai
Litani. Di sisi lain, tentara Lebanon akan mengontrol seluruh wilayah negeri hingga
wilayah perbatasan dengan Israel. Namun, Israel ”harus mundur sepenuhnya dari
seluruh teritorial Lebanon dan tidak lagi melanggar wilayah darat, laut, dan
udara (Lebanon)”. Salah satu pelanggaran itu adalah serangan yang menewaskan
Arouri. Beirut mengadukan serangan itu ke DK PBB. Sementara Hezbollah menetapkan
syarat penghentian agresi Israel ke Gaza jika situasi keamanan di perbatasan
Lebanon-Israel akan dinegosiasikan. Hal ini ditegaskan Sheikh Ali Damoush,
Wakil Ketua Dewan Eksekutif Hezbollah, seperti dikutip Al Jazeera. (Yoga)
Relasi Besar antara Bahasa dan Ekonomi
Mereka yang memilih belajar bahasa Indonesia di China melihat
peluang luas. Di dunia industri, Bahasa bekerja menyampaikan maksud perusahaan.
Semua menjadi contoh kecil hubungan besar antara bahasa dan ekonomi bekerja. Di
kantor pusat Build Your Dreams atau BYD, perusahaan baterai asal China yang
berkembang menjadi produsen kendaraan listrik dunia, 20 wartawan dari
Indonesia, bisa berkomunikasi dengan warga China dengan lancar. Bahkan,
menggunakan bahasa Indonesia. Di pusat perbelanjaan atau kantor BYD, sebagian
besar berbahasa Mandarin dan beberapa berbahasa Inggris. Dannie Zheng (23) warga
setempat, mampu berbahasa Indonesia fasih dan percaya diri menceritakan
mengenai BYD, tempatnya bekerja. Lini masa perkembangan usaha BYD ia jabarkan
satu per satu sejak pertama kali berdiri pada 1995.
Dannie bertindak seperti pemandu bagi rombongan wartawan asal
Indonesia untuk tur keliling kantor pusat BYD dan menjelaskan berbagai hal. Ia
mendampingi Presdir PT BYD Motor Indonesia Eagle Zhao yang menjelaskan banyak hal
dalam bahasa Inggris. Adapun Head of Marketing Communication PT BYD Motor Indonesia
Luther Panjaitan yang biasa menerjemahkan perkataan Zhao ke bahasa Indonesia. Dannie lulusan Program Studi Bahasa Indonesia
di Universitas Teknologi Hefei, di ibu kota Provinsi Anhui. Setelah lulus pada
medio 2023, Dannie langsung bekerja di BYD pada bulan Agustus di tahun yang
sama. ”Itu sangat potensial. Bahasa Inggris sangat kompetitif. Kalau (belajar)
bahasa Indonesia, mungkin saya bisa mencari kesempatan bekerja yang banyak dan
memperluas pengalaman,” katanya, apalagi hubungan China dan Indonesia berjalan
cukup baik dari tahun ke tahun. Seiring dengan itu, kerja sama ekonomi juga
terjalin.
BYD, kantor Dannie, sudah memulai bisnis di Indonesia sejak
2018. BYD menyediakan bus listrik dan mobil listrik untuk taksi. Pada 2024,
perusahaan terkemuka itu akan memperluas pasar kendaraan listrik mereka. Dannie
kemungkinan akan ditugaskan ke Indonesia pada pertengahan 2024. Di BYD, ia
tidak bekerja layaknya orang kebanyakan. Ia bertemu banyak orang baru,
menyampaikan maksud bahasa Mandarin seakurat mungkin ke bahasa Indonesia untuk
kepentingan perusahaan, dan memperluas jaringan pertemanan. Bahasa, dalam kadar
tersebut, tidak bisa dilihat sebagai alat komunikasi semata. Ada kepentingan
lain yang mengiringinya, yakni ekonomi. Bagi Dannie, kemampuan berbahasa membuatnya
bisa mendapat pekerjaan. Bagi BYD, maksud dan tujuan mereka tersampaikan
melalui bahasa yang ditulis wartawan Indonesia. (Yoga)
Gagal Mencapai Target Akibat Penjualan Cupet
Biaya Remitansi Tinggi Gerus Upah Buruh Migran
Remitansi pekerja migran secara global sepanjang 2023 meningkat
3 % dibanding tahun sebelumnya, menjadi 860 miliar USD. Capaian ini merupakan
yang tertinggi selama tiga tahun berturut-turut. Dengan catatan, biaya transfer
masih tinggi. Demikian laporan Bank Dunia mengenai Migration and Development
Brief 39 per Desember 2023. Peningkatan keseluruhan remitansi amat dipengaruhi
oleh jumlah pengiriman menuju negara Asia bagian selatan, terutama India,
Pakistan, Bangladesh, Sri Lanka, dan Nepal. Pengiriman uang ke India, disebut
oleh Bank Dunia, adalah yang terbesar di Asia selatan, dengan total 125 miliar
USD dan berkontribusi 60 % terhadap total pengiriman di Asia selatan.
Kenaikan nilai remitansi ke India berkaitan dengan warga
negara India berketerampilan tinggi yang bekerja di AS, Inggris, dan Singapura.
Salah satu keterampilan tinggi yang dimaksud adalah pemrograman teknologi informasi.
Remitansi menuju negara-negara Asia timur dan Pasifik, kecuali China, naik 7 %
pada 2023 dibanding 2022. Pengiriman uang ke Filipina, khususnya, masih berada
di jalur pemulihan sejak 2021. Bank Dunia menyebut, mengurangi biaya transfer
masih menjadi isu bagi negara berkembang. Padahal, PBB dalam sasaran pembangunan
berkelanjutannya menargetkan pengurangan biaya transfer oleh pekerja migran
menjadi kurang dari 3 % pada 2030. Mengutip Nikkei Asia, Bank Dunia mengatakan,
biaya remitansi untuk nominal 200 USD mencapai 6,2 % pada triwulan II-2023.
Angka ini naik tipis dari periode yang sama pada 2022, yaitu 6 %. Pada triwulan
II-2023, biaya remitansi uang dari Jepang ke luar negeri 7,1 %. Ini menjadi
biaya transfer tertinggi di antara negara G7.
Negara-negara yang tergabung dalam G20 mempunyai target
menurunkan biaya remitansi menjadi 5 persen. Namun, hanya pengiriman uang dari
Korsel dan Arab Saudi yang sudah melampaui target itu. Biaya transfer dari Korsel
turun menjadi 3,6 % dan Arab Saudi menjadi 4,7 %. Direktur Eksekutif Migrant Care
Wahyu Susilo, Kamis (4/1/2023), di Jakarta, mengatakan, rata-rata biaya
remitansi secara internasional dalam satu dekade relatif belum turun. Kisarannya
mencapai 10-12 %. Kalangan aktivis dan pegiat hak pekerja migran sering mengatakan
bahwa salah satu pengisap upah pekerja adalah lembaga keuangan yang
memfasilitasi pengiriman uang internasional. ”Biaya remitansi ke Indonesia
mungkin masih tergolong moderat. Di wilayah lain, seperti pekerja migran asal
Etiopia yang bekerja di Arab Saudi, terbebani dengan tingginya biaya pengiriman
uang internasional yang mencapai 30 %,” ujarnya. (Yoga)
Waspada Ancaman Konflik Geopolitik
Bertahan Hidup dengan Terus Bekerja
Saat menghadiri Pertemuan Menteri Tenaga Kerja dan
Ketenagakerjaan (Labour and Employment Ministers’ Meeting) G20, di India, 20-21
Juli 2023, Director General ILO, Gilbert F Houngbo mengatakan, dunia terus bergulat
dengan guncangan dan risiko global. Situasi ini memperlambat kemajuan pembangunan
berkelanjutan dan menantang keadilan sosial bagi para pekerja. Pada skala
global, tingkat pengangguran tahun 2023 turun di bawah tingkat sebelum pandemi
Covid-19, yaitu lebih kurang 5,3 %. Namun, tingkat pengangguran di
negara-negara berpenghasilan rendah dikhawatirkan belum akan pulih seperti sebelum
pandemi. Kendati sejumlah kawasan, seperti Amerika Latin dan Karibia, Asia Tengah,
serta Asia Barat, berusaha mengurangi tingkat pengangguran, ILO menemukan bahwa
penciptaan lapangan kerja yang malahan muncul justru berasal dari sektor
informal.
Masalah berikutnya adalah kesenjangan lapangan kerja atau jobs
gaps yang ternyata terjadi secara global, mencakup semua individu yang ingin
bekerja,tetapi belum tentu aktif mencari pekerjaan karena ketidakcocokan
keterampilan. Negara-negara berpendapatan rendah memiliki tingkat jobs gaps
tertinggi pada 2023 di 21,5 %, sedang negara-negara berpendapatan tinggi rendah
di 8,2 %. Sedang di Indonesia, dengan situasi perekonomian dan perburuhan yang
semakin menantang akibat inflasi global dan dampak perang Rusia – Ukraina serta
perang Gaza, baik Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said
Iqbal maupun Direktur Eksekutif Lembaga Informasi Perburuhan Sedane (LIPS)
Syarif Arifin berpendapat, opsi terbaik bagi pekerja hanyalah bertahan hidup
sembari tetap bisa bekerja. Pekerjaan sampingan yang kini mulai marak diambil
pekerja tetap hanya akan membuat waktu istirahat mereka berkurang. (Yoga)









