;

Manufaktur Dapat Tumbuh 5,6%

Ekonomi Yuniati Turjandini 24 Jan 2024 Investor Daily (H)
Manufaktur Dapat Tumbuh 5,6%
Tren positif industri manufaktur pada 2023 lalu diperkirakan akan berlanjut pada tahun ini. Meskipun demikian, perlambatan ekonomi global akan menahan eskpansi industri manufaktur lebih kencang, membuat pertumbuhannya diperkirakan mencapai 5,6%. Ekonom Center of Reform on Ecomomics (CORE) Indonesia Ina Primiana menerangkan, melambatnya ekonomi mitra dagang utama Indonesia seperti China dan AS dan pengetatan moneter global dan domestik, menjadi tantangan utama industri manufaktur pada tahun ini. "Berdasarkan hal tersebut, pertumbuhan sektor industri manufaktur di tahun 2024 diperkirakan akan mencapai 5,4-5,6%," ucap dia.  

Kendati demikian perlambatan ekonomi global tahun lalu, menyebabkan  ekspor industri pengolahan turun 3,5% (yoy) dengan nilai impor mencapai US$ 16,07 miliar pada November 2023, meskipun pada saat yang sama volume ekspor meningkat 15,1% dengan volume  sebesar 12,30 juta ton. Investasi industri manufaktur pada 2023 juga meningkat, terutama di sektor makanan dasar, dan farmasi. Tren tersebut diharapkan berlanjut pada 2024. Investasi PMA dan PMDN juga meningkat, dengan sektor makanan dan farmasi mendominasi. "Indonesia terus menjadi tujuan investasi industri manufaktur tingkat satu yang tercermin dari kontribusi terhadap realisasi investasi mencapai 41,2%, dengan pertumbuhan signifikan  pada sektor-sektor tersebut," ucap Ina. (Yetede)
Download Aplikasi Labirin :