;
Tags

Pariwisata

( 749 )

Iim Ibrahim Lawan ”Pinjol” lewat Desa Wisata

KT3 20 May 2024 Kompas

Tangan dingin Iim Ibrahim (47) membuat BUMDes Arya Kamuning di Desa Kaduela, Kuningan, Jabar menjadi ladang rezeki warga. Kiprahnya selama empat tahun terakhir berhasil mengembangkan potensi Kaduela menjadi salah satu desa wisata terbaik di Indonesia. Matahari bersinar terik di Wisata Kolam Renang Side Land di Desa Kaduela, Rabu (1/5) siang. Di kawasan seluas 1 hektar itu, ada lima kolam renang di Side Land dengan kedalaman 50-150 cm. Ada juga perosotan menghadap terasering. Jumlah pengunjung bisa mencapai 150 orang per hari. Seperti para pengunjung yang bahagia, Iim Ibrahim juga merasakan hal yang sama. Jerih payahnya membesarkan Side Land bersama warga tidak sia-sia. Iim adalah Direktur BUMDes Arya Kamuning sejak 2020, yang mengelola dua tempat wisata, yaitu Side Land dan Telaga Biru Cicerem. Jarak keduanya 800 meter.

Kawasan Cicerem, luasnya 2,7 hektar. Mengandalkan air telaga yang biru, rata-rata pengunjung mencapai 500 per hari. Jumlahnya bisa membeludak berkali-kalilipat saat hari libur. ”Pemasukan dari Telaga Biru Cicerem dan Side Land Rp 50 juta per bulan,” katanya. Pendapatan itu memberi manfaat pada warga. Ada 12 pegawai tetap Side Land dan 35 pegawai tetap di Telaga Biru Cicerem. Tenaga lepasnya hingga 200 orang. Semuanya warga Kaduela. Pekerja lepas dibayar Rp 85.000 per hari, sedangkan pegawai tetap dibayar UMK Kuningan, Rp 2 juta. Setelah Iim terpilih menjadi Direktur BUMdes Arya Kamuning pada 2020. Ia merevitalisasi dan menambah fasilitas di Telaga Biru Cicerem, hasilnya memuaskan.

Sukses di Cicerem, Iim merintis Kolam Renang Side Land pada Maret 2021., yang memanfaatkan lahan milik desa yang terbengkalai. Tantangan ketika membangun Side Land adalah minimnya modal hingga pesimis sejumlah warga. ”Saya sampai pinjam uang menggadaikan sertifikat rumah di bank,” ujarnya. Kerja keras dan inovasi Iim membawa dampak besar bagi BUMdes Arya Kamuning dan masyarakat setempat. Kini BUMdes Arya Kamuning berkontribusi penting bagi pendapatan asli desa. ”Pada 2022, jumlahnya mencapai Rp 523 juta. Di tahun 2023, saat beragam pembangunan dilakukan, kami masih bisa menyumbang Rp 355 juta,” katanya.

Di tangan Iim, BUMDes tidak hanya memberi uang. Kehadirannya ikut membantu literasi keuangan warga. ”Sebagian warga pernah terjerat pinjaman online (pinjol) hingga rentenir. Lewat unit bisnis simpan-pinjam, kami coba melawan praktik itu,” katanya. September 2021, BUMDes Arya Kamuning mendapatkan modal awal dari pemerintah desa Rp 100 juta, yang digunakan untuk menjalankan unit usaha simpan-pinjam. BUMDes memberikan pinjaman Rp 1 juta kepada warga dengan bunga 1,5 % per bulan. Bila meminjam Rp 1 juta, warga membayar Rp 115.000 per bulan selama 10 bulan. Mulanya, hanya 10 nasabah di unit usaha ini. ”Sekarang, sudah ada 200 nasabah. Sebagian pernah terjerat pinjol dan rentenir. Sekitar Rp 250 juta bergulir di masyarakat,” ujarnya. (Yoga)


Menahan Laju Ledakan Turisme

KT3 20 May 2024 Kompas

Warga lokal di berbagai destinasi wisata dunia sudah lelah dengan ledakan turisme (overtourism). Gelombang penolakan melanda sejumlah negara karena pariwisata berlebihan. Penolakan terbaru muncul di Yunani. Dari The Greek City Times, Kamis (16/5) muncul grafiti di dinding-dinding kota Athena, berisi tuntutan untuk mengakhiri ledakan turisme. ”Turis, pulanglah” atau ”Turis, nikmatilah liburanmu di kuburan Eropa”. Pada satu sisi, Yunani sangat mengandalkan pariwisata untuk pendapatan negara. Asosiasi Perusahaan Pariwisata Yunani menyebut, tahun lalu ada 33,4 juta wisatawan berkunjung ke Yunani, yang menyumbang seperlima PDB Yunani. Umumnya turis datang ke Acropolis, tempat berdirinya Parthenon, Erechtheion, dan Propylaea.

Setidaknya 17.000 orang per hari mengunjungi tempat itu. Di sisi lain, warga mengeluhkan banjir wisatawan membuat tempat tinggal berubah menjadi penginapan musiman. Mereka menyadari efek merugikan ledakan turisme itu pada kelestarian warisan budaya Yunani. Athena menjadi salah satu situs yang mulai terkikis lantaran pariwisata yang tak terkendali. April lalu, warga setempat turun ke jalan untuk memprotes. Gaung protes di Yunani membahana ke berbagai destinasi pariwisata dunia. Pada pertengahan April 2024, penduduk Pulau Canary, Spanyol, mogok makan menuntut dihentikannya pembangunan dua hotel. Pada Maret lalu, warga Kyoto, Jepang, memprotes banyaknya turis yang kerap berperilaku kurang pantas.

Organisasi Pariwisata Dunia PBB (UNWTO) menyebutkan, pariwisata merupakan salah satu sektor ekonomi dengan pertumbuhan tercepat di dunia. Saat ini volume bisnis pariwisata setara atau bahkan melampaui volume ekspor minyak, produk makanan, atau mobil. Justin Francis, CEO Responsible Travel, operator tur yang fokus pada perjalanan berkelanjutan, mengatakan, untuk menangani ledakan turisme, masyarakat setempat mesti diajak berdiskusi, apa yang diinginkan atau dibutuhkan suatu tempat dari pariwisata. Cara yang dilakukan Pemerintah Kota Kyoto bisa menjadi rujukan. Mereka menyebar kepadatan pengunjung berdasarkan waktu, wilayah, dan musim, misalnya membuka  tempat wisata lebih pagi, mempromosikan agenda wisata di wilayah yang sepi pengunjung, hingga mempromosikan Kyoto bukan hanya sakura. (Yoga)


PARIWISATA MINAT KHUSUS : PEMERINTAH SIAPKAN DISPENSASI CABOTAGE KAPAL PESIAR

HR1 17 May 2024 Bisnis Indonesia

Pemerintah berencana memberikan relaksasi operasional kapal pesiar asing di pelabuhan dan dispensasi cabotage guna mendukung pengembangan wisata minat khusus kapal pesiar di Indonesia. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menyampaikan bahwa wisata minat khusus kapal pesiar memiliki potensi yang luar biasa sehingga perlu kebijakan yang mendukung pengembangan wisata tersebut. “Nanti juga akan ada relaksasi peraturan di pelabuhan dan dispensasi cabotage yang lebih banyak dalam konsep pilot project, sehingga akan ada kemudahan sistem perizinan yang terintegrasi,” katanya dalam keterangan resmi, Kamis (16/5). Sandiaga menyampaikan hal tersebut seusai menghadiri Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Optimalisasi Aktivitas Bisnis Kapal Asing di NIPA Transshipment Anchorage Area (NTAA) dan Benoa Cruise Terminal Bali yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. 

Menurutnya, peminat wisata jenis itu cukup tinggi dengan pangsa pasar yang teridentifi kasi adalah silver market atau pasar usia lansia. Beragam paket itu ditawarkan kepada wisatawan mancanegara karena Indonesia memiliki destinasi wisata bahari yang beragam. Adapun, beberapa destinasi yang menjadi favorit seperti Bintan, Batam, Labuan Bajo, Sorong, dan Maluku dengan hub yang ada di Tanjung Benoa. Oleh karena itu, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) bersama dengan seluruh kementerian/lembaga terkait berkolaborasi untuk menghadirkan regulasi yang mampu mendukung pengembangan wisata minat khusus kapal pesiar. 

Menurutnya, wisatawan mancanegara menggunakan kapal pesiar dapat mengeluarkan sekitar Rp31 juta per penumpang di Indonesia. Sandiaga menyampaikan pemerintah siap memperkuat pengembangan wisata kapal pesiar melalui sejumlah relaksasi kebijakan serta pengayaan paket wisata yang dapat menarik lebih banyak minat wisatawan. Dia mengharapkan spendingdari wisatawan kapal pesiar dapat mencapai angka di atas US$1.000 per penumpang hingga US$2.000 per penumpang atau setara Rp15 juta hingga Rp31 juta per penumpang. Dalam kesempatan lain, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub berkomitmen memastikan kesesuaian regulasi dengan kebutuhan terkini di sektor kapal pesiar. Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Ditjen Perhubungan Laut Kemenhub Hendri Ginting menyatakan komitmen itu tecermin melalui revisi Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 4/2022 tentang Pelayanan Kapal Wisata (Yacht) Asing dan Kapal Pesiar (Cruiseship) Asing di Perairan Indonesia, sebagaimana diubah dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 14/2023. 

Kepala Sub Direktorat Angkutan Laut Luar Negeri Ditjen Perhubungan Laut Rifanie Komara menjelaskan dalam pelaksanaan perubahan kedua Permenhub Nomor PM 4/2022 itu, kolaborasi antara pemerintah, industri, dan masyarakat sangatlah krusial. Dia tetap berkomitmen agar perubahan regulasi ini menjadi landasan yang kuat bagi perkembangan sektor pariwisata dan transportasi laut ke depannya. Terdapat beberapa poin yang diusulkan di antaranya adalah penambahan penjelasan terkait dengan pengoperasian kapal pesiar asing yang mengangkut wisatawan di pelabuhan dalam negeri untuk berwisata serta klasifikasi kapal pesiar asing yang dapat melakukan pengangkutan wisatawan dari pelabuhan asal keberangakatan di dalam negeri. ia menegaslan perlunya mendalami karakteristik kapal, kebutuhan layanan, pengembangan infrastruktur, serta dampak ekonomi dan pariwisata untuk pemberdayaan masyarakat setempat. Pemahaman itu tidak hanya terbatas pada tingkat pelayanan di pelabuhan, tetapi juga mencakup dampak positif bagi ekonomi lokal, peluang pekerjaan, dan promosi pariwisata Indonesia secara global.

Pariwisata Regeneratif dari Desa

KT3 14 May 2024 Kompas (H)

Regenerative tourism, sektor pariwisata yang tidak merusak lingkungan adalah sesuatu yang baru selain sustainable tourism (pariwisata yang berkelanjutan). Para penganjur regenerative tourism menyatakan bahwa pariwisata ini melampaui pariwisata berkelanjutan. regenerative tourism memberikan pertumbuhan ekonomi positif sekaligus ada agenda memperbaiki kondisi alam dan lingkungan (pertumbuhan positif juga). Dengan kata lain, regenerative tourism diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi para pelakunya, termasuk masyarakat lokal, sekaligus memiliki dampak memperbaiki sistem ekologi yang sebelumnya rusak oleh pembangunan yang bersifat ekstraktif.

Regenerative tourism melibatkan kegiatan-kegiatan nyata memperbaiki lingkungan yang melibatkan partisipasi wisatawan. Harapannya, langkah ini juga memberi inspirasi bagi para wisatawan perihal tindakan nyata memulihkan alam. Ikut menanam pohon di perbukitan daerah hulu sungai dan menanam bakau di pantai adalah contoh kegiatan dalam regenerative tourism.Di tengah kegairahan mengembangkan desa-desa wisata, konsep regenerative tourism sangat layak dipertimbangkan. Sudah saatnya sektor pariwisata di perdesaan menyumbang tindakan positif untuk memulihkan sistem ekologi dengan kegiatan dan keterlibatan nyata wisatawan di dalam agenda wisatanya.

Bahkan, lebih dari itu, kegiatan wisata menjadi ikhtiar menjaga tradisi lama yang mengandung banyak kebaikan agar tidak tergerus oleh gaya hidup masa kini. Desa wisata yang tersebar di seluruh Nusantara dapat mengambil inisiatif untuk mengangkat konsep regenerative tourism dalam mengembangkan pariwisata mereka. Di masa datang, diharapkan semangat regenerative tourism akan berkembang menjadi regenerative economy ketika kegiatan di sektor-sektor ekonomi dilandasi semangat meningkatkan kesejahteraan sekaligus memulihkan kondisi alam dan lingkungan. (Yoga)


Libur Akhir Pekan di Gembira Loka

KT3 12 May 2024 Kompas

Wisatawan terlihat menaiki wahana perahu cepat yang menjadi wahana favorit selain melihat binatang di Kebun Binatang Gembira Loka Zoo, Yogyakarta, Sabtu (11/5/2024). Momen libur cuti bersama dan akhir pekan mendorong peningkatan kunjungan wisatawan di sejumlah obyek wisata. Jumlah pengunjung kebun binatang Gembira Loka pada libur cuti bersama ini naik dari biasanya 2.000 orang per hari menjadi sekitar 7.000 orang per hari. Adapun tiket masuk di hari kerja Rp 60.000 sedangkan  pada akhir pekan Rp 75.000 (Yoga)

Bukit-bukit Rwanda Menjadi Saksi

KT3 12 May 2024 Kompas

Selasa (30/4) dini hari, udara terasa sejuk di Kigali, Rwanda. Tak lama hujan mereda, tampaklah burung-burung bermain-main pada dahan pohon di belakang balkon penginapan. Dari balkon itu tampak bukit-bukit hijau di kejauhan, berbaris indah mengelilingi kota. Wajarlah Kigali dikenal sebagai ”Kota Seribu Bukit”. Pesona lembah dan perbukitan kini menjadi andalan pariwisata Rwanda. Orang datang dan mengagumi wajah Kigali nan bersih yang membawa kota itu berjuluk kota terbersih di Afrika. Wisatawan pun memilih Rwanda sebagai tujuan ekowisata karena beragam pilihan yang ditawarkan, mulai dari mendaki gunung, menikmati danau-danau indahnya, bercengkerama dengan gorila gunung, melihat rombongan gajah, hingga mengamati burung-burung.

Ekowisata Rwanda menyuntikkan 80 % sumber pemasukan negeri itu, membawa kekaguman akan ekonomi berkelanjutan di negeri di bagian timur Afrika itu. Setelah genosida, yang membantai 800.000 jiwa minoritas etnis Tutsi hanya dalam 100 hari, Dalam 30 tahun kemudian, Rwanda tampil sebagai negara yang dikenal dengan warganya yang ramah. Pariwisata mendongkrak pertumbuhan Rwanda tercepat di Afrika, bahkan yang paling cepat pulih pascapandemi Covid-19. Pariwisata berhasil menyumbang pertumbuhan dengan angka yang spektakuler, melesat hinga 247 juta USD pada semester I-2023, naik tajam dibandingkan periode yang sama tahun 2022 sebesar 158 juta USD (Bank Dunia).

Pemandu wisata sekaligus pemilik usaha Fab Ecotour, Fabrice Mogabe, sambil berkeliling kota menceritakan kisah kebangkitan Rwanda. Genosida memberi pelajaran penting bagi Rwanda, betapa berharganya hidup dalam persaudaraan. ”Kini, kami tak lagi menyebut apakah kami seorang Tutsi atau Hutu, tetapi kami adalah Rwanda,” katanya. Fabrice membawa berkeliling ke Museum Kampanye Antigenosida, di Gedung Parlemen Rwanda yang hanya memakan waktu 15 menit berkendara dari penginapan. Iteru, pemandu museum menjelaskan dengan runut perjalanan Rwanda yang semula hidup dalam damai, berubah menjadi neraka. Seiring hadirnya kolonial di negeri itu, pemisahan identitas berdasarkan perbedaan etnis dinyalakan.

Kebencian dihidupkan bagi kelompok minoritas, yakni suku Tutsi dan Hwa. Akhirnya, melahirkan pembantaian massal. Tragedi yang berlangsung 100 hari, mulai 7 April hingga 15 Juli 1994, menewaskan 800.000 jiwa, artinya dalam sehari, 8.000 warga dibantai. Perjalanan singkat ini menghadirkan tekad besar Rwanda menata kembali diri. Rwanda telah membangun citranya menjadi harum. Di sepanjang perjalanan kami dalam kota Kigali, sampah tak terlihat. Bahkan, tak satu pun puntung rokok ataupun sebatang sedotan tampak tercecer di jalan. Gorong-gorong dan selokan juga bersih dari sampah. Bahkan, tak ada sisa lumpur mengendap di dasar selokan. Bukit-bukit yang berbaris indah itu menjadi saksi. Takkan ada lagi tangis dan darah selain pesona alam dan hangatnya persaudaraan. (Yoga)


Petronela Merauje, Perempuan Penjaga Hutan Mangrove

KT3 11 May 2024 Kompas

”Sejak zaman moyang kami, mangrove diwariskan kepada perempuan yang mengelola, makanya kami sebut sebagai hutan perempuan. Kami juga memegang tanggung jawab untuk terus menjaga ekosistem ini,” kata Petronela Merauje (43) atau Mama Nela di Kampung Enggros, Distrik Abepura, Kota Jayapura, Papua, Kamis (9/5). Dalam belasan tahun terakhir, Mama Nela menjadi sosok perempuan Enggros yang konsisten menggaungkan pelestarian lingkungan demi keberlanjutan mangrove di Teluk Youtefa ini. Mama Nela bercerita, warisan pemanfaatan ini turun-temurun diberikan kepada kaum perempuan di dua kampong di Teluk Youtefa, yakni Enggros dan Tobati. Hutan perempuan pun menjadi pertemuan mereka untuk saling berbagi cerita tentang kehidupan. Kaum laki-laki hanya diperbolehkan masuk ke dalam hutan untuk keperluan tertentu dan mendapat izin secara adat.

Ruang bebas ini membuat perempuan Enggros tidak ragu untuk menanggalkan pakaian saat sedang beraktivitas mencari kerang ataupun kepiting. Mama Nela merasa perempuan Enggros perlu semakin peka pada kondisi mangrove di tengah pembangunan kota yang terus berkembang. Ancaman limbah dan deforestasi menjadi sebuah keniscayaan yang bisa mengancam ekosistem sumber kehidupan mereka. Pada 2011, ia bersama kalangan muda peduli lingkungan di Jayapura bergabung dalam Forum Peduli Port Numbay Green (FPPNG), yang aktif dalam penanaman mangrove dan membersihkan sampah rumah tangga di Teluk Youtefa.

Pada 2018, Mama Nela mendirikan sanggar Ibayauw untuk memanfaatkan potensi dari produk turunan mangrove dan kerajinan tangan dari daur ulang sampah plastik. Ia mengajak belasan ibu rumah tangga di Kampung Enggros bergabung ke dalam sanggar tersebut. ”Buah dari mangrove bisa dimanfaatkan sebagai jus atau manisan. Di sanggar saya memberdayakan mama-mama membuat produk kerajinan seperti tas, vas bunga, dan gelang dari sampah-sampah yang bermuara di hutan mangrove,” ujarnya. Lewat Komunitas Monj Hen Wani yang dibentuk pada 2023, ia rutin melakukan gerakan swadaya pengelolaan rumah tangga sebagai ikhtiar mengurangi sampah yang mengarah ke Teluk Youtefa.

Berkat berbagai kontribusi dan kepedulian selama bertahun-tahun, Mama Nela meraih penghargaan Kalpataru dari KLHK yang diberikan langsung oleh Menteri LHK Siti Nurbaya pada Juni 2023. Mama Nela melihat nilai eksklusif hutan perempuan bisa menjadi potensi wisata yang menarik dan eksklusif bagi kaum hawa. Kehadiran wisata perempuan ini diharapkan membuat ibu rumah tangga semakin antusias menghasilkan dan memasarkan berbagai produk olahannya. ”Ini seharusnya menjadi daya tarik. Nantinya wisatawan diajak melihat cara-cara dalam menangkap kerang atau kepiting. Selain itu, wisatawan juga bisa diajak berendam dengan kebebasan bertelanjang tadi. Ini bisa menjadi sebagai terapi alami,” ujarnya.  Mama Nela ingin berbagai gerakan ini mampu menggerakkan kalangan perempuan lintas generasi di Enggros untuk terlibat dalam menjaga lingkungan. Ekosistem yang terbentuk akan bersama-sama menjaga keberlanjutan hutan perempuan sebagai warisan leluhur dan pemberi penghidupan. (Yoga)


DANA PARIWISATA BERKELANJUTAN : GIPI Usul Dana Dikelola BLU

HR1 11 May 2024 Bisnis Indonesia

Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) mengusulkan pemerintah untuk membentuk badan layanan umum untuk mengelola dana pariwisata berkelanjutan. Hal itu disampaikan Ketua Umum GIPI Hariyadi Sukamdani menyikapi kebijakan pemerintah yang memastikan dana pariwisata berkelanjutan tidak akan dibebankan kepada wisatawan melalui tiket pesawat. “Kita kepikiran bikin BLU khusus pengelola dana pariwisata, itu [sumber dananya] nanti bisa diambil dari APBN,” kata Hariyadi, Jumat (10/5). 

Pemerintah sebelumnya berencana untuk memungut dana pariwisata melalui iuran pariwisata. Iuran pariwisata ini dipungut melalui tiket pesawat. Usai mendapat berbagai macam masukan dari pihak terkait, pemerintah akhirnya membatalkan rencana tersebut. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan pihaknya tengah mengajukan agar dana pariwisata tidak dibebankan ke wisatawan termasuk wisatawan dalam negeri. Pasalnya, kata Sandiaga, kontribusi pariwisata terhadap penerimaan sangat besar dan sektor ini diharapkan meraup devisa sekitar US$15 miliar hingga US$20 miliar pada 2024. Pemerintah mengincar dana awal sebesar Rp2 triliun. Dana tersebut diharapkan dapat memberikan modal untuk meningkatkan promosi sektor pariwisata.Hingga saat ini, pemerintah masih menggodok rencana Peraturan Presiden (Perpres) Dana Pariwisata Berkelanjutan.

Taliban Mengundang Perempuan Pelancong

KT3 10 May 2024 Kompas

Afghanistan di bawah Taliban berusaha menarik lebih banyak wisatawan asing, termasuk perempuan. Pariwisata dinilai menjadi sektor yang bisa memicu pembangunan negara tersebut. Direktorat Pariwisata Afghanistan yang dikontrol Taliban mencatat, 7.000 pelancong asing datang pada 2023. Pada 2022 hanya 2.300 pelancong asing datang. Sementara pada 2021, tahun Taliban kembali berkuasa, hanya 670 wisatawan asing melawat Afghanistan. ”Mayoritas wisatawan dating dari China, beberapa dari Jepang. Mereka bilang, memilih Afghanistan karena lebih aman dibandingkan dari Pakistan. Ini kesempatan yang baik buat kami,” kata Direktur Pariwisata Afghanistan Muhammad Saeed. Kondisi keamanan di Pakistan masih tidak stabil. Penculikan ataupun penyerangan terhadap proyek infrastruktur yang dibangun China beberapa kali terjadi. Kejahatan ini bahkan secara spesifik mengincar warga China yang bekerja di Pakistan.

Sebaliknya, China merupakan negara pertama yang merangkul Taliban sebagai pemerintah faktual Afghanistan. Dengan demikian, proyek-proyek infrastruktur China di Afghanistan berjalan relatif tanpa gangguan. Direktorat Pariwisata kemudian mengadakan kelas pelatihan untuk warga Afghanistan yang ingin berkecimpung di industri tersebut. Kelas ini tidak boleh diikuti perempuan karena perempuan atas perintah Taliban hanya boleh mengikuti pendidikan hingga kelas VI. ”Saya ingin menggali lebih lanjut potensi wisata sejarah Afghanistan. Kami memiliki sejarah 5.000 tahun yang menarik. Afghanistan bukan cuma cerita mengenai konflik dan kemiskinan,” kata Samir Ahmadzai, seorang sarjana ekonomi yang mengikuti kelas pelatihan pariwisata.

Kategori perempuan wisatawan asing yang boleh masuk Afghanistan masih dibatasi. Perempuan diaspora Afghanistan yang telah menjadi warga negara lain sama sekali tidak boleh masuk kecuali bersama ayah, suami, atau saudara laki-laki. Dilansir dari publikasi pariwisata NZZ edisi 7 September 2023, Emma Witters adalah salah seorang perempuan wisatawan pertama yang masuk ke Afghanistan, terhitung sejak tahun 2021. Witters adalah warga negara Inggris dan memiliki blog perjalanan keliling dunia. Ia memiliki kanal di Youtube dan rutin mengunggah video wisatanya di Afghanistan. ”Saya memperhatikan aturan lokal, misalnya tidak pernah melepas kerudung. Kamera saya tempeli dengan stiker Youtube untuk menandakan saya seorang vloger. Setiap kali berpindah provinsi, paspor saya juga selalu dicap,” tuturnya. Witters mengaku tidak pernah menemui bahaya selama bepergian di Afghanistan. (Yoga)


Geopark Ciletuh Run, Dimeriahkan Bazar UMKM dan Hiburan

KT1 09 May 2024 Tempo

Geopark Ciletuh Run 2024 akan dimeriahkan oleh Bazar UMKM dan hiburan. Hal itu disampaikan Bupati Kabupaten Sukabumi Marwan Hamami saat ditemui di Sukabumi, Jawa Barat, Rabu 8 Mei 2024. “Pemda akan sediakan kulineran, hiburan. Terdapat sekitar 40 UMKM yang akan memeriahkan event ini,” kata dia. Geopark Ciletuh Run akan diselenggarakan pada Minggu, 12 Mei 2024. Kegiatan ini merupakan rangkaian atau series dari event sejenis yang akan diadakan di beberapa daerah di Indonesia yang memiliki geopark.

Nanti, event ini juga akan diselenggarakan di Rinjani dan Maros,” ujar Marwan. Kabupaten Sukabumi, lanjut dia, merupakan daerah pertama peyelenggaraan event yang akan dilaksanakan di Pantai Palangpang ini. Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi Jujun Juaeni mengatakan, dinas pariwisata mendukung kegiatan ini dengan mengadakan lomba masak untuk chef-chef lokal yang ada di Sukabumi. “Jurinya Master Chef Adit,” kata dia. Kegiatan yang diikuti sekitar 500 peserta ini akan berlangsung selama dua hari. Sabtu, 11 Mei 2024 akan ada pembukaan dan bazar yang kemudian dilanjutkan dengan hiburan hingga malam. Diketahui, selain bazar dan lomba masak tersedia pertunjukan pentas tari dan seni budaya, Festival agrokuliner, demo memasak, pameran UMKM, dan hiburan band. Terdapat juga bintang tamu special yaitu Conny Dio yang akan menambah suasana menjadi meriah.

Geopark Ciletuh Run 2024 merupakan event olahraga sport tourism yang menantang untuk para pelari yang gemar mencoba rute baru untuk mendapat sensasi berbeda. Terdapat gabungan rute datar serta tanjakan di tengah nuansa alam Kawasan Ciletuh-Palabuhanratu UNESCO Global Geopark (CPUGGp). Mengusung tema “Back to Nature”, Geopark Ciletuh Run 2024 memberikan pelari rasa sensasi berlari dengan suguhan pemandangan alam mulai dari Teluk Ciletuh yang berbentuk tapal kuda dan area mega amphiteater dengan lansekap pantai, sawah, hutan dan air terjun di tengah udara pantai yang segar. Event ini ini pun diharapkan menjadi event tahunan dan dapat meningkatkan kesadaran akan lingkungan yang berkelanjutan, dimana hal ini sejalan dengan tujuan pengelolaan geopark yaitu memuliakan bumi dan mensejahterakan masyarakat, yang akan mendongkrak sektor pariwisata Kabupaten Sukabumi menuju pariwisata berkelas dunia. “Saya berharap, di event mendatang akan datang para pelari dari luar Sukabumi yang mengikuti kegiatan ini,” ujar Jujun. (Yetede)