Pariwisata
( 747 )PENDAPATAN ASLI DAERAH : Bali Kaji Penaikan Tarif Pungutan Wisman
Usulan legislatif tingkat provinsi di Bali untuk menaikkan tarif pungutan wisatawan mancanegara (wisman) perlu kajian serius agar tidak menghambat laju pemulihan sektor pariwisata Pulau Dewata. Penjabat (Pj.) Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya menilai bahwa rencana itu harus dikaji dengan matang agar menghasilkan kebijakan yang tepat bagi semua pihak. Dia tidak ingin peningkatan tarif pungutan wisman justru memberikan impak negatif bagi pariwisata Bali.
Bisnis mencatat, usulan peningkatan tarif pungutan wisman muncul pertama kali dari Ketua Komisi II DPRD Bali Ida Kresna Budi. Politikus Golkar ini mengusulkan agar pungutan wisman naik dari US$10 menjadi US$50. DPRD Bali juga meminta Perda No. 6/2023 direvisi dengan menambahkan pasal tentang pemberian insentif bagi pihak-pihak yang membantu kelancaran pungutan tersebutAkan tetapi pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali memberi sinyal jika usulan ini tidak dapat dilaksanakan.
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) meminta agar Pemprov Bali membuktikan terlebih dahulu soal realisasi pungutan wisman. Deputi Pemasaran Kemenparekraf Ni Made Ayu Marthini mengatakan, Pemprov Bali harus membuktikan terlebih dahulu pungutan wisman bermanfaat bagi penataan pariwisata Bali. Jika terealisasi dengan baik, mungkin baru dibuka opsi selanjutnya.
Kunjungan Wisatawan ke Lombok
Wisatawan terlihat turun dari pesawat Wings Air yang melayani rute Bali-Lombok di Bandara Internasional Lombok, Nusa Tenggara Barat, Senin (1/7/2024). Saat ini, geliat pariwisata di NTB semakin terasa. Selain karena memasuki high season wisata mancanegara, juga banyaknya ajang internasional di daerah tersebut. Menurut data Badan Pusat Statistik, sebanyak 92.184 tamu menginap di hotel
berbintang di NTB selama Mei 2024, meningkat 28,44 persen dari April 2024 yang mencapai 71.771 orang. (Yoga)
DIGITALISASI PERIZINAN ACARA : ALIRAN DEVISA DI KONSER DUNIA
Pemerintah menargetkan peningkatan devisa negara dari sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, setelah peluncuran digitalisasi layanan perizinan penyelenggaraan acara di Tanah Air. Tidak lama lagi, bisnis penyelenggaraan acara di dalam negeri makin bergeliat setelah pemerintah meluncurkan model baru layanan perizinan penyelenggaraan acara secara digital. Perebutan sebagai penyelenggara acara level dunia, diprediksi juga makin kuat setelah layanan baru itu mampu menyederhanakan proses pengurusan perizinan di Tanah Air. Belum lagi, perputaran uang dalam penyelanggaraan event level dunia bisa mencapai triliunan rupiah. Gurihnya usaha penyelenggaraan acara yang ditangani oleh event organizer (EO) terungkap dalam peluncuran Digitalisasi Layanan Perizinan Penyelenggaraan Event yang diresmikan Presiden Joko Widodo di Jakarta, Senin (24/6).
Dalam acara itu, Kepala Negara mengungkapkan bahwa Indonesia memang giat menyelenggarakan konferensi tingkat internasional yang memberikan keuntungan signifi kan bagi pemasukan negara. Belum lama ini, Indonesia menjadi tuan rumah World Water Forum yang dikunjungi lebih dari 50.000 orang peserta. Indonesia juga pernah menjadi tuan rumah pertemuan World Bank dan IMF Annual Meeting dengan peserta mencapai 30.000 peserta. Indonesia juga menerima manfaat dari ajang MotoGP di Mandalika Nusa Tenggara Barat yang memberikan dampak ekonomi hingga Rp4,3 triliun. Jokowi melihat Taylor Swift yang mengadakan konser selama 6 hari mampu menyedot setidaknya 360.000 orang dengan penonton mayoritas berasal dari Indonesia. Alasannya, penggemar Taylor Swift apabila ditinjau melalui layanan penyiaran musik Spotify di Indonesia mencapai 2,2 juta orang.
“Sekali lagi, saya pastikan separuh dari yang nonton itu orang Indonesia,” ucapnya.
Presiden juga iri melihat konser musik lainnya, yaitu band Coldplay yang mengadakan pertunjukkan di Indonesia hanya 1 hari, sedangkan Singapura mendapatkan jatah 6 hari. “Kenapa? Karena memang urusan perizinan kita ruwet,” paparnya. Berlapisnya birokrasi perizinan tergambarkan dalam pelaksanaan ajang MotoGP di Mandalika. Panitia acara itu sempat kesulitan mendapatkan izin lantaran harus melalui 13 lapis izin.
Oleh karena itu, Presiden berharap digitalisasi layanan perizinan acara bisa mendongkrak bisnis penyelenggaraan acara di Tanah Air. Selain itu, industri pariwisata dan ekonomi kreatif bisa ikut terdongkrak setelah Indeks Kinerja Pariwisata atau Travel and Tourism Development Index (TTDI) naik ke peringkat 22 dunia pada 2024.
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan berharap digitalisasi bisa menghasilkan kepastian izin acara di Indonesia. Dengan digitalisasi itu, dia meminta izin harus keluar 14 hari sebelum hari H untuk event nasional, dan 21 hari sebelum hari H untuk event internasional.
LIBURAN SEKOLAH, Jasa Wisata Antisipasi Lonjakan Kunjungan
Libur sekolah menjadi momentum bagi para pelaku jasa pariwisata, baik taman rekreasi maupun perusahaan agen perjalanan, meraih targettahunan. Pemerintah memprediksi akan ada kenaikan tingkat kunjungan masyarakat sebesar 10-20 % pada liburan sekolah tahun ini dibanding kondisi normal. PT Taman Impian Jaya Ancol, misalnya, menambah program-program khusus bagi seluruh anggota keluarga, yang berlangsung 22 Juni 2024 hingga 7 Juli 2024. Perusahaan rekreasi itu menargetkan jumlah pengunjung menyentuh angka 700.000 pada periode tersebut. ”Kalau melihat tren kunjungan pada minggu lalu, sudah terlihat ada peningkatan di Ancol. Pada hari kerja biasanya 10.000-15.000 kunjungan per hari, tetapi minggu lalu ada yang mencapai 20.000 kunjungan sehari,” ujar Kepala Humas Ancol Ariyadi Eko Nugroho saat dihubungi dari Jakarta, Senin (24/6). Pada Sabtu (22/6), kunjungan ke Ancol sebanyak 53.800, kemudian menyusut tipis menjadi 45.900 kunjungan pada Minggu (23/6).
”Bisa dibilang sudah menjadi kebiasaan atau tradisi bagi beberapa masyarakat. Kalau momen libur sekolah banyak rombongan dari sekolah luar kota, sedangkan Idul Fitri lebih ke keluarga,” kata Ariyadi. Tren serupa dialami PT Panorama Sentrawisata Tbk. Permintaan wisata meningkat saat musim libur sekolah, terutama untuk perjalanan domestik. Begitu pula dengan belanja komponen wisata tiket pesawat atau hotel. Namun, Corporate Strategy Panorama Group AB Sadewa mengatakan, Panorama juga banyak memproses perjalanan luar negeri (outbound) dalam jarak pendek dengan durasi menginap 4-6 hari. Beberapa di antaranya Malaysia, Thailand, dan Vietnam. Sadewa mengatakan, masa cuti orangtua berpengaruh pada lama liburan. ”Karena pada tengah tahun, aktivitas bisnis sulit ditinggal. Jadi, anak-anak banyak berlibur dengan teman-temannya. Kalau akhir tahun, (permintaan) Natal dan Tahun Baru, permintaan wisata jauh lebih tinggi karena satu keluarga yang jalan. Ibu, bapak cuti, anak libur,” kata Sadewa. (Yoga)
Jaga Citra Pariwisata Indonesia di Bali
Ulah sejumlah turis di Bali kembali memancing sorotan, terutama di jagat maya. Beberapa waktu lalu, viral seorang turis asal Inggris membawa kabur sebuah truk, kemudian berkendara ugal-ugalan di Kerobokan, Kuta Utara, Badung. Aksi DAAH (50) itu dihentikan di area Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Badung, Minggu (9/6). Ia ditangkap pihak keamanan bandara bersama kepolisian. DAAH ditahan di Polsek Kuta Utara. Kasus terbaru, pria asal Jerman berinisial HBT (37) merusak vila yang ditempatinya di Kuta dan mengancam karyawan vila tersebut, Sabtu (15/6). HBT melawan polisi ketika hendak ditahan. Polisi bersama warga setempat akhirnya dapat mengamankan HBT, lalu membawanya ke Polsek Kuta.
Dari keterangan Polda Bali, HBT juga menjadi terlapor dalam kasus penganiayaan terhadap warga di Kota Denpasar, yang juga ramai disoroti di media sosial. Kamis lalu, selain terkait kasus perusakan di Kuta. Perilaku tak pantas beberapa turis di Bali itu direspons Menparekraf/Kepala Baparekraf, Sandiaga Uno. Menurut dia, popularitas Indonesia sebagai destinasi yang tengah membaik pascapandemi Covid-19 bisa tergerus citra positifnya. Ketika menghadiri konferensi pers acara penutupan Bali and Beyond Travel Fair (BBTF) Ke-10 di Bali International Convention Center (BICC), The Westin Resort, Nusa Dua, Jumat lalu, Sandiaga meminta seluruh pemangku kepentingan di Bali untuk bersama-sama memperhatikan perilaku turis asing di destinasi wisata.
Laporan Kanwil Kemenkumham Provinsi Bali, hingga 7 Juni 2024, sebanyak 135 orang asing sudah dideportasi dari Indonesia melalui Bali sejak awal 2024. Sebanyak 77 orang asing dideportasi lantaran melanggar izin tinggal (overstay) dan 58 orang asing lainnya dideportasi akibat tidak menaati peraturan yang diberlakukan di Indonesia. Kakanwil Kemenkumham Balli, Pramella Yunidar Pasaribu menegaskan, warga negara asing yang melanggar aturan hukum Indonesia akan diproses secara pidana sampai menjalani hukumannya sebelum dideportasi. Pramella mengajak masyarakat berperan aktif dalam menjaga keamanan. Warga diminta aktif segera melaporkan segala aktivitas mencurigakan di wilayahnya kepada pihak berwenang. ”Peran serta masyarakat sangat penting dalam menjaga keamanan lingkungan. Jikalau ada hal-hal yang mencurigakan, segera laporkan kepada pihak berwajib,” katanya. (Yoga)
Industri Pariwisata Butuh Investasi Rp 325 T
Wahana Wisata Kereta Sawah Lokamerta di Klaten
Pengunjung terlihat menaiki wahana wisata kereta Lokamerta di Tirtomarto, Cawas, Klaten, Jawa Tengah, Rabu (5/6/2024). Kelompok sadar wisata Desa Tirtomarto memanfaatkan lahan tidak produktif dan lahan pertanian sawah yang dikembangkan menjadi destinasi wisata kereta Lokamerta sebagai inovasi desa wisata. Hal ini dimaksudkan untuk meningkatkan kesejahteraan dan ekonomi masyarakat setempat. (Yoga)
Pariwisata Nantikan Peta Jalan Jakarta Tanpa Status Ibu Kota Negara
Kalangan dunia usaha pariwisata masih mencermati langkah pemerintah terkait pemindahan ibu kota negara ke Nusantara dan Jakarta menuju kota global. Mereka membutuhkan kepastian arah atau peta jalan pemindahan dan perubahan Jakarta untuk keberlanjutan usaha yang mulai pulih setelah dua tahun dihantam pandemi Covid-19. Hal itu tergambar dalam laporan BPS DKI Jakarta tentang Perkembangan Pariwisata DKI Jakarta April 2024, Selasa (4/6). Hotel bintang dua paling banyak dipilih (50,70 %), disusul hotel bintang empat dan bintang tiga, masing-masing 47,05 % dan 44,23 %, serta hotel bintang lima (33,03 %). Dari keterisian kamar itu, rata-rata lama menginap di hotel berbintang mencapai 1,71 hari.
Lama menginap di hotel non bintang 1,28 hari. ”Dibandingkan tahun 2020-2022 sudah ada kenaikan, tetapi tidak merata,” ujar Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia DKI Jakarta Sutrisno Iwantono, Selasa (4/6). Selama ini banyak ASN datang ke Jakarta untuk urusan pemerintahan. Begitu juga pebisnis yang datang karena banyak kantor pusat terletak di Jakarta. Mereka ini paling banyak menginap di hotel bintang tiga ke bawah dan non-bintang. Menurut Iwantono, semenjak pandemi Covid-19, banyak hotel banting harga dan kegiatan berlangsung secara daring (online) sehingga ASN dan pebisnis tidak perlu ke Jakarta.
Alhasil, keterisian hotel bintang tiga ke bawah dan non-bintang berkurang dalam kondisi harga belum kembali normal, ditambah pindahnya ibu kota ke Nusantara pasti terdampak karena tadinya Jakarta pusat pemerintahan dan bisnis. Iwantono dan pelaku usaha masih menanti langkah konkret pemerintah terkait pindahnya ibu kota negara ke Nusantara di Kalimantan Timur dan Jakarta menuju kota global yang memberikan kepastian tentang masa depan Jakarta. (Yoga)
Pameran Busana di Kota Lama
Para model atau peragawati tampak dari pintu kaca saat akan memeragakan busana pada acara Heritage Fashion Show di Gedung Monod Huis, Kota Lama, Kota Semarang, Jawa Tengah, Minggu (26/5/2024). Peragaan busana bertema batik di salah satu bangunan tua tersebut merupakan upaya menjual pesona Kota Lama untuk mengembangkan industri pariwisata dan ekonomi kreatif, yang diharapkan dapat meningkatkan penjualan batik di tanah air khususnya di kota Semarang. (Yoga)
Kunjungan Wisatawan Mancanegara
Wisatawan mancanegara dan calon penumpang terlihat mengantre dan memadati area pelaporan Bandara Internasional Lombok di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Minggu (26/5/2024). Sepanjang 2024, Lombok kembali ramai dikunjungi wisatawan, termasuk wisatawan mancanegara, yang turut menggeliatkan perekonomian warga lokal. Pada Maret 2024, Badan Pusat Statistik mencatat ada lebih dari 5.208 wisatawan mancanegara yang masuk melalui Bandara Lombok. Sebanyak 2.120 orang di antaranya berasal dari Eropa. (Yoga)
Pilihan Editor
-
Mengelola Risiko Laju Inflasi
09 Jun 2022 -
Audit Perusahaan Sawit Segera Dimulai
08 Jun 2022 -
Penerimaan Negara Terbantu Komoditas
14 Jun 2022 -
Menkeu Minta Kualitas Belanja Pemda Diperbaiki
08 Jun 2022 -
Yusuf Ramli, Jalan Berliku Juragan Ikan
10 Jun 2022









