;
Tags

Pariwisata

( 749 )

Proyek Destinasi Prioritas dengan Beragam Tantangan

KT3 21 Aug 2024 Kompas

Destinasi superprioritas dan destinasi pariwisata prioritas (DSP) menjadi salah satu program unggulan pemerintahan Presiden Jokowi setidaknya dalam lima tahun terakhir. Program ini diadakan guna meningkatkan kontribusi pariwisata bagi perekonomian Indonesia. DSP terdiri atas lima daerah yang digarap untuk menjadi ”Bali baru”, yaitu Danau Toba (Sumut), Labuan Bajo (NTT), Mandalika (NTB), Likupang (Sulut) dan Borobudur (Jateng). Pengembangan ini diharap-kan mengangkat kualitas destinasi berstandar kelas dunia. Menparekraf Sandiaga Uno menuturkan ada lima DSP yang direncanakan dituntaskan hingga Oktober 2024. Semua wilayah tersebut telah menjadi ikon pariwisata.

”Pemerintah ke depan, tentunya menteri yang ditunjuk (di bidang pariwisata), yang akan menentukan arahnya. Namun, kami sudah bangun koridor bahwa pariwisata harus berkualitas dan berkelanjutan. Pemerintah ke depan tinggal mengimplementasikan apa yang sudah dikerjakan pemerintahan sebelumnya,” ujar Sandiaga dalam konferensi pers mingguan di Jakarta, Senin (19/8). Dalam pemerintahan selanjutnya, prinsip yang dipegang ada pada rancangan akhir Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN). Lima DSP dan 10 DPP yang masuk dalam rencana tersebut perlu diikuti sehingga masih menjadi fokus agenda pemerintah ke depan.

Dalam laporan kerja dan anggaran RAPBN 2025, sejumlah hambatan masih ditemui dalam pengembangan DSP. Destinasi unggulan Danau Toba, Boro budur, dan Labuan Bajo tekendala menarik investor karena infrastruktur yang belum mendukung. Badan Pelaksana Otorita tak berwenang membangun infrastruktur dasar, seperti jaringan air bersih, listrik, instalasi pengolahan air limbah, dan jalan dalam kawasan. Akibatnya, investor mempertimbangkan realisasi untuk berinvestasi pada lahan otorita. Tidak hanya itu, pembangunan di kawasan otorita terhambat karena persoalan lahan pada masyarakat belum tuntas. Pembebasan lahan perlu dilakukan dengan memberi santunan dana ganti untung ke masyarakat pada zona otorita. (Yoga)


BHC, Katalisator Pertumbuhan Pariwisata dan Ekonomi Lampung

KT1 20 Aug 2024 Investor Daily

Bakauheni Harvour City (BHC), proyek pengembangan kawasan sekaligus yang dikelola PT ASDP Indonesia ferry (Persero), siap menjadi katalisator utama dalam mendorong pertumbuhan pariwisata dan ekonomi di lampung. Sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN), BHC bertujuan mengubah kawasan Pelabuhan Bakauheni menjadi destinasi wisata terintergrasi dan pusat ekonomi baru yang akan memacu perkembangan wilayah tersebut. Corporate Secretary ASDP, Shelvy Arifin, menyampaikan bahwa BHC akan memanfaatkan  posisi strategis Pelabuhan Bakauheni sebagai gerbang utama antara Pulau Jawa dan Sumatera. "BHC dirancang untuk menciptakan dampak ekonomi berkelanjutan, memperkuat konektivitas  pariwisata domestik, dan meningkatkan kunjungan wisatawan," kata Shelvy. Proyek ini tidak hanya mengusung konsep pengembangan pariwisata semata, tetapi juga berperan sebagai stimulus bagi tumbuhnya berbagai sektor pendukung lainnya. Dengan integrasi  yang matang antara sektor pariwisata, pelabuhan, dan hiburan, BHC diproyeksikan  dapat memberikan multiplier effect yang kuat, menciptakan lapangan kerja, dan mendorong peningkatan investasi lokal maupun internasional. (Yetede)

Pariwisata Bersemi di Bunaken

KT3 20 Aug 2024 Kompas

Dermaga baru nan megah di ujung selatan Pulau Bunaken, Kota Manado, Sulut, seolah menyambut dengan senyuman: Selamat datang di musim semi pariwisata Bunaken! Kapal-kapal yang membawa wisatawan dari Manado dan sekitarnya silih berganti merapat, Sabtu (10/8). Wajah-wajah Eropa dan rombongan turis lokal meramaikan suasana pulau siang itu. Di sisi pesisir yang tak jauh dari dermaga, deretan resor dan penginapan (homestay) terasa hidup. Warung dan kafe pun sibuk melayani pelanggan yang bersantap atau sekadar menikmati es kelapa muda sambil memandangi birunya lautan. Di laut, perahu-perahu yang mengangkut penyelam, kebanyakan bule, hilir-mudik menyusuri perairan ke berbagai penjuru. Di kalangan penyelam, Bunaken dikenal sebagai surga di jantung segitiga terumbu karang dunia. Terdapat 26 lokasi penyelaman yang tersebar di perairan Pulau Bunaken dan dua pulau kecil di sekitarnya, yakni Manado Tua dan Siladen.

Keunikan Bunaken adalah reef wall atau tebing karang bawah laut. Bentang alam yang tak banyak ditemui di daerah lain ini, yang menarik turis asing, terutama dari Eropa dan AS, menjelajahinya. Terumbu karang beraneka rupa dan warna bisa juga dinikmati dengan bersnorkeling tak jauh dari pantai, yang jadi daya tarik Bunaken bagi turis lokal. Gairah ekonomi Industri pariwisata mulai menanjak pertengahan dekade 2000-an. Frans Caroles (42), pelaku wisata penyedia jasa transportasi darat dan laut di Bunaken, yang juga kepala lingkungan Pulau Bunaken mengatakan, 85 % dari total 8.000 penduduk bersandar pada pariwisata. Warga bekerja di resor dan homestay, menjadi pemandu selam, penyedia jasa transportasi, hingga membuka warung makan dan penjual suvenir. Saat musim puncak kunjungan pada Juni-Agustus, Frans bisa meraup pendapatan hingga Rp 1 juta per hari. (Yoga)


Lampung Selatan Magnet Baru Pariwisata

KT3 13 Aug 2024 Kompas

Kabupaten Lampung Selatan berpotensi menjadi primadona destinasi wisata di Provinsi Lampung. Selain memiliki Gunung Anak Krakatau dan pantai yang beragam, pengembangan kawasan Bakauheni Harbour City (BHC) diyakini akan meningkatkan arus wisatawan ke wilayah itu. Infrastruktur jalan tol dan pelabuhan eksekutif membuka akses lebih mudah. Sekretaris Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Lampung Friandi Indrawan di Bandar Lampung, Senin (12/8) mengatakan, akses menuju Lampung Selatan lebih mudah sejak ada Jalan Tol Bakauheni-Terbanggi Besar dan Jalan Tol Terpeka.

Waktu tempuh dari Sumsel yang semula 12 jam dipangkas menjadi hanya 3-4 jam. Keberadaan Pelabuhan Eksekutif Bakauheni membuat waktu pelayaran menjadi lebih singkat dari 2,5 jam menjadi 1 jam. Saat ini, kawasan BHC yang terintegrasi dengan Pelabuhan Bakauheni terus dikembangkan. ”Pembangunan berbagai infrastruktur itu tentu akan menjadi daya tarik wisatawan dan memengaruhi perekonomian di Lampung Selatan. Apalagi, jika di sana sudah banyak hotel dan restoran. Wisatawan bisa menginap sekaligus berwisata di satu tempat,” ujar Friandi. Saat ini, investor dan pengusaha hotel dan restoran mulai melirik pengembangan kawasan wisata di Lampung Selatan.

Mereka juga tertarik untuk berinvestasi di sana. Namun, investor juga menunggu komitmen pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung pembangunan kawasan wisata itu ke depannya. ”Saya rasa sudah banyak investor yang tertarik, tapi mereka masih wait and see,” ucapnya. Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Shelvy Arifin menyampaikan, BHC termasuk dalam proyek strategis nasional untuk mengembangkan kawasan Lampung Selatan. Kawasan itu diharapkan menjadi hub pariwisata maritim unggulan, khususnya di gerbang Sumatera. Pengembangan BHC mengintegrasikan sektor pariwisata, pelabuhan, dan hiburan, yang bertujuan menciptakan multiplier effect (efek berganda) bagi pertumbuhan ekonomi.

Shelvy mengatakan, pengembangan BHC didukung penuh pemerintah, khususnya Kementerian BUMN. Sudah ada fasilitas yang didanai oleh Bank Himbara, misalnya Masjid BSI yang dapat menampung 2.000 orang, selasar Siger Park BTN, dan Siger Market Mandiri. Selain itu, terdapat pusat wahana permainan Krakatau Park yang dibangun oleh investor. Jumlah pengunjung ke tempat wisata itu juga bertambah. Berdasarkan data yang dihimpun ASDP, hingga Agustus 2024, total pengunjung Siger Park sebanyak 117.168 unit kendaraan. Kunjungan terbanyak terjadi pada April 2024, bertepatan dengan Ramadhan dan Idul Fitri, yakni 40.885 kendaraan roda empat dan roda dua. Adapun jumlah pengunjung Krakatau Park periode Januari-Juli 2024 sebanyak 37.893 orang. (Yoga)


Festival Suara Memperkuat Pariwisata Bali

KT3 29 Jul 2024 Kompas

Pergelaran Festival Suara berhasil mendatangkan ribuan turis mancanegara ke Tabanan, Bali. Tidak hanya mendatangkan musisi lokal dan internasional, festival ini juga mengajak para turis untuk mengenal sejumlah budaya Bali dengan menampilkan pertunjukan tari kecak, joged bumbung, hingga pertunjukan barong. Pengunjung dapat ikut kelas tari Bali dibimbing praktisi setempat. Tarian para penari kecak membius ratusan pengunjung yang didominasi turis mancanegara di Festival Suara, di Nuanu, Tabanan. Bali, Sabtu (27/7) sore. Warga Australia, Carlotte (28) terkesan melihat tari kecak. Suara kerincingan di kaki para penari, dinilai Carlotte, membuat tarian ini seperti diiringi musik alami.

”Saya senang. Selain melihat pertunjukan musik, saya juga belajar budaya Bali di sini. Ini ketiga kalinya saya ke Bali. Orang-orang di sini sangat ramah,” ujarnya.Festival Suara di Nuanu menampilkan pertunjukan musik dan banyak spot yang bisa dikunjungi, seperti Aurora Park, Magic Garden, dan Luna Beach Club. Warga asal Jakarta, Eka (29), sangat menikmati Festival Suara di Nuanu. Ia mengatakan tertarik dengan festival ini karena banyak disc jockey (DJ) yang tampil. ”Selain menikmati musik dan seni, saya penasaran dengan Luna Beach Club di Nuanu. Saya tahu Festival Suara dari media sosial dan teman,” kata Eka, yang membeli tiket untuk tiga hari berturut-turut.

Nuanu merupakan kota kreatif di Tabanan, Bali, dimana seni, teknologi, dan alam berpadu memberi inspirasi bagi para pengunjung. Nuanu bertujuan untuk menjadikan Bali sebagai pusat gaya hidup berkelanjutan yang menghormati nilai-nilai lokal. Founder Nuanu dan Co-founder Festival Suara, Sergey Solonin, mengatakan, melalui Festival Suara yang penuh warna dan beragam, Nuanu ingin merayakan semangat artistik dan inovasi yang diusungnya. Ia berharap, Nuanu dapat memperkuat posisi Bali sebagai destinasi kreativitas dan budaya yang menarik pengunjung dari seluruh dunia. ”Festival ini bertujuan untuk mendorong pariwisa internasional, pertumbuhan ekonomi lokal, dan inisiatif keberlanjutan,” katanya. Pengunjung Festival Suara diharapkan bisa lebih dari 4.000 orang.

Dalam festival ini ada penampilan sejumlah warisan budaya Bali, seperti pertunjukan tradisional tari kecak, joged bumbung, pertunjukan barong, serta rangda. Ada pertunjukan sejumlah artis yang berjalan dengan tiang tinggi dari Bali Circus Academy. Ada pula pemain api ”Fiery Pixie”, serta pertunjukan dari artis akrobatik dengan simpai dan kain sutra dari Moving Stars Bali. Festival Suara juga menyajikan jajaran makanan yang menawarkan berbagai macam kuliner enak, baik lokal maupun internasional, mulai dari nasi goreng, tongseng daging, siomai, hingga pho thin to dari Vietnam. Ada pasar yang menyajikan sejumlah produk hasil kerajinan tangan dan benda yang unik, mulai dari baju, kain, hingga tas. Pengunjung dapat membeli berbagai macam barang itu. Festival Suara digelar pada 26-28 Juli 2024 pada pukul 14.00 hingga pukul 00.00. (Yoga)


Ramai-ramai Tolak ”Overtourism”

KT3 24 Jul 2024 Kompas

Berwisata merupakan kebiasaan yang disukai banyak orang. Banyak destinasi yang menjadi andalan para wisatawan karena beragam daya tarik daerahnya. Di balik kesuksesan itu, pemerintah dan warga lokal tengah berjuang menolak kedatangan wisatawan. Mereka berupaya merebut kembali apa yang menjadi miliknya. Sebagian besar masyarakat, tak terkecuali para pelaku wisata, mulai terusik karena derasnya permintaan dan mobilitas orang-orang yang berdatangan. Ada yang mengatakan, mereka bahkan menjadi korban dari kesuksesan pariwisata. Berdasar data Badan Pariwisata Dunia (United Nations Tourism) pariwisata internasional telah pada jalur yang tepat untuk kembali ke tingkat sebelum pandemi pada 2024 ini.

Pada 2023, barometer pariwisata internasional telah mencapai 88 % level prapandemi dengan estimasi 1,3 miliar kedatangan internasional. Permintaan yang terus bertambah seiring peningkatan konektivitas udara membuat sektor pariwisata kian pulih, didongkrak oleh pasar-pasar dan destinasi Asia yang pulih lebih kuat. Kedatangan turis internasional pada kuartal I-2024 mencapai 97 % dari level prapandemi. Lebih dari 285 juta turis bepergian pada Januari-Maret, 20 % lebih banyak dari kuartal I-2023. ”Pemulihan sektor ini merupakan kabar sangat baik bagi ekonomi kita dan jutaan mata pencarian. Namun, kondisi ini mengingatkan kebutuhan untuk memastikan kebijakan pariwisata dan manajemen destinasi yang memadai,” ujar Sekretaris Umum UN Tourism Zurab Pololikhasvili dikutip dari laman resmi UN Tourism.

Dua pekan lalu, warga Barcelona, Spanyol, menggelar protes besar-besaran karena fenomena turis berlebih alias overtourism. Mereka melakukan berbagai hal sebagai bentuk penolakan terhadap para wisatawan. Melansir dari Forbes, mereka menembakkan air melalui pistol mainan kepada para turis yang sedang duduk bersantai di depan restoran hingga pemerintah setempat akhirnya menjanjikan untuk membekukan penyewaan apartemen jangka pendek. Aksi ini bagian gerakan yang lebih masif, melibatkan ribuan orang yang memprotes sembari membawa spanduk bertuliskan ”Cukup! Mari beri batas pada pariwisata”. Para pendemo menuntut pemerintah mengendalikan jumlah pendatang dan mengimplementasikan model keberlanjutan.

Kebanjiran wisatawan tidak hanya terjadi di Eropa, tetapi juga Asia yang mengalami fenomena serupa. Jepang merupakan negara yang getol menyuarakan overtourism hingga melakukan berbagai upaya guna membatasi pergerakan turis di kota-kota populer. Organisasi Pariwisata Nasional Jepang atau Japan National Tourism Organization mencatat 25,1 juta kedatangan pengunjung pada 2023, setara 78,6 % dibanding 2019 sebelum pandemi Covid-19. Pada 2024, proyeksi pengunjung menyentuh 32 juta kedatangan, melampaui rekor 2019 sebesar 31,9 juta kedatangan sekaligus tertinggi sejak 1964. Fujikawaguchiko di Prefektur Yamanashi, terkenal karena pemandangan Gunung Fuji. Namun, turis yang berbondong-bondong ke sana dianggap mengganggu bisnis, lalu lintas, dan kehidupan penduduk lokal. (Yoga)


Pariwisata Berkelanjutan di Spanyol

KT3 24 Jul 2024 Kompas

Pemerintah lokal Spanyol membuat kebijakan membatasi jumlah wisatawan. Mereka menawarkan konsep pariwisata berkelanjutan. Seperti diberitakan Kompas.id, Spanyol memiliki sejumlah destinasi wisata yang populer di kalangan wisatawan mancanegara, seperti Barcelona, Mallorca, Malaga, dan Kepulauan Canaria. Namun, warga di wilayah-wilayah itu mengeluhkan terlalu banyaknya wisatawan mancanegara dan mengurangi peran penduduk lokal. Di Barcelona, rata-rata 158.610 wisatawan dating setiap hari berdasarkan data tahun 2023. Barcelona adalah kota seluas 101,4 kilometer persegi dan berpenduduk 1,6 juta jiwa, artinya jumlah wisatawan 10 % dari penduduk Barcelona.

Untuk membatasi jumlah wisatawan, Wali Kota Barcelona Jaume Collboni berencana menerapkan pajak kunjungan. Sasarannya, wisatawan yang datang dengan kapal pesiar dan singgah di bawah 12 jam. Mereka akan dikenai retribusi 7 euro per hari kunjungan. Pemerintah Kota Barcelona juga memutuskan, per 2028, semua izin penyewaan penginapan jangka pendek dihapus. Selama ini para pemilik properti menyewakan rumah dan apartemen untuk wisatawan dalam jangka pendek. Dampaknya, warga lokal kesusahan mencari tempat tinggal. Mereka terusir ke pinggiran kota sehingga biaya transportasi untuk bekerja dan sekolah bertambah. Collboni ingin mengubah pola pariwisata agar menarik para wisatawan yang berkualitas.

Hal ini dimaknai dengan wisatawan yang datang menghormati kebudayaan lokal, menikmati keindahan kota dengan memanfaatkan waktu secara baik, dan memberi pemasukan kepada warga lokal. Apa yang akan dikembangkan Collboni disebut pariwisata berkelanjutan, yang konsepnya digagas di Spanyol tahun 1995. Saat itu, sebuah konferensi internasional digelar Organisasi Pariwisata Dunia PBB (UNWTO), UNESCO, dan Program Lingkungan PBB (UNEP), yang menghasilkan Piagam Pariwisata Berkelanjutan dengan definisi sebagai pariwisata yang memperhitungkan sepenuhnya dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan saat ini dan masa depan, dengan memenuhi kebutuhan pengunjung, industri, lingkungan, dan masyarakat tuan rumah. (Yoga)


Indeks Parekraf Dapat Bantu Pertumbuhan Ekonomi

KT1 16 Jul 2024 Investor Daily
BEI menjadi indeks Samuel Sekuritas Unggulan Pariwisata (SUPER) sebagai patron di sektor pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraft). Hal ini menunjukkan sektor tersebut dinilai dapat membantu pertumbuhan ekonomi. Kementerian Parekraf bersama PT Samuel Sekuritas  Indonesia menandatangani  MoU pada Rabu (10/7/2024). Pada penandatanganan kerja sama tersebut, Kemenparekraf dan Samuel Sekuritas memiliki tujuan yang sama yaitu memperkuat indeks saham  di sektor Parekraf di Indonesia. Direktur kebijakan Strategis  Kemenparekraf Agustini Rahayu menjelaskan, Kemenparekraf  berupaya mendorong pengutan indeks saham di sektor Parekraf. Senior Economist PT Samuel Sekuritas  Indonesia Fithra Faisal Hastiado menjelaskan, sementara SUPER menjadi  nama indeks. Dia mengatakan, akan melihat terlebih dahulu indeks Parekraf ini sebelum diajukan ke BEI. (Yetede)

Desa Wisata, Alternatif Piknik Warga

KT3 15 Jul 2024 Kompas

Desa wisata menjadi tujuan alternative masyarakat untuk piknik. Sekitar 6.000 desa wisata tercatat di seluruh provinsi Indonesia. Tanggapan dan harapan masyarakat terhadap desa wisata sebagai berikut : “Kesederhanaan warganya (menjadi keunikan tersendiri) karena di desa jauh dari hal-hal mewah. Makanan seadanya, tetapi terasa mewah karena mereka ramah sekali. Itu tidak ada di tempat lain, di tempat aku tinggal sekarang. Semoga pemerintah memfasilitasi infrastruktur yang memadai karena banyak desa wisata berada di pelosok sehingga terkadang kurang terjamah. Desa wisata perlu terus dikembangkan agar tak kalah pamor dengan tempat wisata arus utama lainnya,” ujar Dellaneira Sitakara (27) karyawan swasta di Jakarta

Menurut Sigit Andrianto (30) dosen perguruan tinggi di Surabaya, Desa wisata bisa menjadi potensi ekonomi warga untuk warga jika dikelola dengan tepat. Tahun 2018, ada ratusan desa wisata di Jateng dan jumlahnya terus bertambah. Sayangnya, tak diimbangi strategi promosi yang tepat sehingga desa wisata yang muncul hanya bersifat musiman. Saya harap ada strategi yang tepat dalam pengembangan desa-desa wisata di Indonesia. Jika dikelola dengan baik dan terencana serta berorientasi jangka panjang, desa wisata bisa membawa kesejahteraan bagi masyarakat desa.

“Selalu gembira ke desa wisata, enggak pernah bosan walau berulang. Biasanya membeli sesuatu dan menikmati apa pun yang ditawarkan di sana. Setiap desa punya kekhasan masing-masing. Harapannya, pemerintah, kelompok sadar wisata, dan warga setempat memiliki perhatian khusus pada kebersihan, kelestarian alam, sumber air, dan taman/pohon. Aspek itu jadi magnet pengunjung betah jalan-jalan dan tinggal lebih lama. Semoga ada pelatihan berkelanjutan bagi warga setempat untuk pengelolaan fasilitas wisata dan produksi barang khas,” ujar Kartika Paramita Klara (37) guru di Blitar, Jatim. (Yoga)


Dana Abadi Pariwisata untuk Menarik Turis Asing

KT3 15 Jul 2024 Kompas

Turis asing terlihat riang gembira mengeksplorasi kawasan Pelabuhan Sunda Kelapa, Pademangan, Jakarta, dengan menggunakan perahu, pada Hari Minggu (14/7/2024). Pemerintah akan membentuk dana abadi pariwisata demi mendukung pariwisata berkualitas dan mendorong kehadiran lebih banyak turis asing ke Indonesia. Sebagai dana awalan, pemerintah bakal mengalokasikan anggaran dengan nilai hingga Rp 2 triliun. (Yoga)