;
Tags

Pariwisata

( 749 )

Samarinda Berburu Mitra untuk Pariwisata dan Perdagangan

KT3 24 Oct 2024 Kompas
Lewat forum pemerintah daerah se-Asia Pasifik di Zhengzhou, China, Pemerintah Kota Samarinda, Kalimantan Timur, berburu mitra dari negara-negara lain. Kerja sama bidang pariwisata dan perdagangan menjadi sasaran utama. Pemkot Samarinda memilih dua fokus itu mengingat pendapatan asli daerah utamanya berasal dari sektor perdagangan dan jasa. ”Samarinda tidak ada sumber daya alam,” kata Hero Mardanus Satyawan, Sekretaris Daerah Kota Samarinda, saat ditemui di Zhengzhou, ibu kota Provinsi Henan, China, Rabu (23/10/2024). Pemkot Samarinda hadir dalam The Second Session of the 2024 UCLG ASPAC Executive Bureau and the 2024 Council Meetings di Zhengzhou. Tema acaranya adalah ”Innovation-Driven Regional Collaboration: Building a Green, Digital, and High-Tech Urban Future”. Adapun UCLG ASPAC atau United Cities and Local Governments Asia-Pacific merupakan perhimpunan kota dan pemda level internasional di wilayah Asia Pasifik.

Organisasi ini jadi simpul komunikasi lebih dari 10.000 pemda di Asia Pasifik, mewakili 3,76 miliar penduduk atau lebih dari setengah populasi dunia. Sebanyak 70 pemda dari 13 negara hadir di Zhengzhou. Pemkot Samarinda datang tanpa wali kota mengingat Andi Harun cuti karena dalam pemilihan kepala daerah 27 November menjadi kandidat petahana. Ada pula Direktur Eksekutif Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) Alwis Rustam. Hero mengakui, belum banyak atraksi wisata di Samarinda yang berkembang, salah satunya turisme kota yang dibelah Sungai Mahakam. Ia yakin, destinasi ini dapat berkembang lebih maju lagi lewat kerja sama promosi wisata. Sungai Mahakam jadi salah satu modal membangun pariwisata Samarinda. Salah satu daya tariknya adalah Festival Mahakam sebagai agenda tahunan pariwisata disana. ”Festival ini diadakan di sepanjang Sungai Mahakam dan menampilkan berbagai lomba budaya, olahraga air, serta parade seni,” ucapnya.

Pemkot Samarinda sudah mengajukan permohonan kerja sama dengan kota Xi’an di Provinsi Shaanxi, China, terkait tata kelola pariwisata. Adapun terkait logistik, Hero menyebut Samarinda berperan sebagai simpul logistik utama untuk distribusi barang dan jasa di enam kabupaten/kota di Kaltim, yaitu Kutai Kartanegara, Kutai Timur, Bontang, Kutai Barat, Mahakam Ulu, dan Berau. Samarinda juga akan berkontribusi besar pada distribusi barang dan jasa untuk pembangunan Ibu Kota Nusantara. (Yoga)

Menpar Baru Dihadapkan Target 17 Juta Wisman

HR1 18 Oct 2024 Bisnis Indonesia

Pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka 2024-2029, Menteri Pariwisata diharapkan untuk serius mencapai target 17 juta wisatawan mancanegara (wisman) sepanjang tahun 2024. Sekretaris Jenderal Asita, Budijanto Ardiansjah, mengungkapkan bahwa hingga Agustus 2024, jumlah kunjungan wisman baru mencapai 9,09 juta, sehingga menteri baru perlu merumuskan strategi agar target tersebut dapat tercapai, atau setidaknya mendekatinya. Selain itu, peningkatan kualitas pariwisata dan kebijakan bebas visa kunjungan singkat juga menjadi fokus penting untuk meningkatkan devisa. Budijanto menyambut baik rencana pemisahan Kementerian Pariwisata dari Kementerian Ekonomi Kreatif, yang diharapkan dapat mempercepat kinerja sektor pariwisata.

Efektivitas Terancam dalam Pemisahan Kementerian Pariwisata

HR1 15 Oct 2024 Bisnis Indonesia

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menyuarakan kekhawatiran terkait rencana pemisahan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dalam kabinet pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Ketua Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Apindo, Maulana Yusran, mempertanyakan efektivitas pemisahan ini, mengingat pengalaman sebelumnya di mana penggabungan kementerian pada periode pertama Presiden Joko Widodo menyebabkan penyesuaian yang memakan waktu hampir satu tahun dan berdampak pada kinerja kementerian.

Maulana menyoroti bahwa dinamika pemisahan kementerian tersebut mungkin menimbulkan tantangan dalam mencapai target pertumbuhan ekonomi yang ditetapkan Prabowo sebesar 8%. Selain Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, rencana pemisahan juga akan berlaku untuk Kementerian Koperasi dan UKM menjadi dua entitas terpisah.

Warga Asing Pemegang Izin Tinggal di Singapura dapat Berkunjung ke Kepri tanpa Visa

KT3 15 Oct 2024 Kompas
Warga negara asing pemegang izin tinggal di Singapura kini dapat berkunjung ke Kepulauan Riau tanpa visa. Pemerintah menilai keabsahan izin tinggal mereka sudah teruji sehingga tidak memerlukan pemeriksaan lebih lanjut. Upaya ini diharapkan mendorong pariwisata berkualitas. Warga negara asing (WNA) pemegang izin tinggal (permanent resident) di Singapura kini dapat berkunjung ke beberap tempat di Kepri dengan bebas visa. Keputusan initertuang dalam Surat Edaran Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Nomor IMI-940.GR.01.01 Tahun 2024. Sebelumnya, regulasi soal ini juga diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2024 tentang Bebas Visa Kunjungan dan Keputusan Menteri Hukum dan HAM Nomor M.HH-02.GR.01.06 Tahun 2024.

Perwakilan Direktorat Lalu Lintas Keimigrasian, Anggit Suhandono, mengatakan, sebagai wisatawan, para pemegang izin tinggal Singapura dapat bebas masuk dan keluar dari delapan pelabuhan di Batam, Bintan, dan Karimun. Durasi tinggal tak dapat diperpanjang atau dialihstatuskan sehingga mereka hanya dapat masuk dan keluar dari Kepri. Apabila wisatawan ingin keluar dari wilayah Kepri, pemegang izin tinggal harus kembali ke Singapura dan mengurus izin masuk secara terpisah. Relaksasi kebijakan ini diharapkan membawa nilai tam-bah bagi pariwisata. ”Kami berikan (bebas visa) ke 13 negara ditambah satu pemegang izin tinggal Singapura. Pemegang izin diberikan karena sudah terakreditasi Pemerintah Singapura. Buat apalagi kami periksa atau cek?” ujar Anggit dalam konferensi pers mingguan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf ), di Jakarta, Senin (14/10/2024).

Bebas visa diberikan kepada 13 negara, yaitu Brunei Darussalam, Filipina, Kamboja, Laos, Malaysia, Myanmar, Singapura, Thailand, Vietnam, Timor Leste, Suriname, Kolombia, dan Hong Kong. Sebelumnya, Dirjen Imigrasi membuka gerbang bebas visa kunjungan bagi 169 negara. Jumlah WNA yang mengunjungi Indonesia melalui Kepri memang menurun hingga 29 persen pada 1 Oktober 2024 dibandingkan pada 2019. Hal ini dinilai justru berdampak positif bagi pariwisata Kepri. ”Saat ini, kami batasi sebanyak 13 negara, tetapi dampaknya yang terjadi dapat menjaring quality tourism dan quality travelers,” kata Anggit. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengatakan, pemerintah baru memberikan fasilitas bebas visa bagi WNA pemegang izin tinggal di Singapura. Belum ada daerah lain yang direncanakan untuk mengikuti kebijakan ini. (Yoga)

Deflasi Menurunkan Kunjungan Wisatawan

KT1 04 Oct 2024 Investor Daily (H)
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), tercatat jumlah perjalanan pada Agustus 2024 mencapai 75,88 juta perjalanan. Jumlah ini turun 1,77% dibandingkan Juli 2024 yang sebanyak 77,24 juta perjalanan. Pada Januari-Agustus 2024 perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) di Indonesia mencapai 674,60 juta perjalanan. Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) Budijanto Ardiansjah menerangkan, ada beberapa faktor  yang mendorong terjadinya penurunan jumlah wisatawan. Salah satu penyebabnya yakni pertumbuhan ekonomi yang melambat. "Kita tahu dalam empat bulan kebelakang (Mei-Agustus 2024) menjadi deflasi berarti daya belinya menurun. Dan pariwisata atau leasure ini kan termasuk kebutuhan sekunder, jadi otomoatis akan mendapatkan kondisi yang sama," terang dia. (Yetede)

Kinerja Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

KT3 04 Oct 2024 Kompas

Dalam lima tahun terakhir, sektor pariwisata dan ekonomi kreatif atau ekraf Indonesia mengalami perkembangan signifikan meski sempat terhantam keras oleh pandemi Covid-19. Sektor ini mampu bangkit lebih cepat dan bahkan mencatatkan pencapaian yang melampaui ekspektasi. Dengan fokus pada upaya pemulihan, program-program unggulan berhasil mendorong pertumbuhan lapangan kerja dan kontribusi ekonomi yang berarti bagi negara. Bagaimana kinerja Kementerian Pariwisata danEkonomi Kreatif lima tahun terakhir? Berikut petikan wawancara dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno, di Jakarta, Kamis (26/9/2024). Apa pencapaian Anda selama menjabat Menparekraf? Seperti yang selalu rutin saya update melalui Weekly Brief With Sandi Uno (WBSU), memang target indikator kinerja utama kita semua tercapai dengan baik. Bersyukur, setelah pandemiCovid-19 kita bisa pulih lebih cepat dan bangkit lebih kuat. 

Target kunjungan wisman (wisatawan mancanegara) tahun ini mencapai 14 juta, sementara pergerakan wisnus (wisatawan Nusantara) hingga Juli 2024 sudah mencapai 600 juta, dengan target lebih dari 1 miliar pergerakan wisnus pada akhir tahun. Yang paling menyentuh hati saya adalah terciptanya 4,4 juta lapangan kerja baru pada 2024, setelah lebih dari 5 juta lapangan kerja hilang selama pandemi. Secara agregat, sektor pariwisata dan ekonomi kreatif kini menciptakan 50 juta lapangan kerja. Untuk ekraf, Indonesia kini berada di peringkat tiga besar dunia dalam kontribusi terhadap PDB, setelah Amerika Serikat dan Korea Selatan. Pencapaian nilai tambah sektor ekraf mencapai Rp 1.400 triliun, dengan nilai ekspor melebihi target sebesar 27 miliar dollar AS. Kami juga sangat bangga atas pencapaian dalam Indeks Kepariwisataan Dunia, Indonesia kini berada di peringkat ke-22, mengungguli negara seperti Turki, Belgia, dan Malaysia. Namun, kami harus terus meningkatkan kinerja sektor ini agar pencapaian masa depan semakin baik.

Apa saja program andalan Anda? Bagaimana realisasinya? Kami fokus pada tiga program utama. Pertama, desa wisata yang tumbuh pesat setelah pandemi. Saat ini, ada 6.016 desa wisata di seluruh Nusantara dan dua desa, Penglipuran di Bali serta Nglanggeran di Yogyakarta, telah meraih predikat terbaik dunia. Kedua, program Kaara (KEN), di mana kami mengurasi ribuan event dan memilih 100 event terbaik.  Program ini mencakup konser musik, event budaya, olahraga seperti MotoGP, dan MICE (meeting, incentive, convention/conference, and exhibition) yang mampu mendukung pariwisata, termasuk ajang internasional seperti G20 dan ASEAN Summit. Untuk ekonomi kreatif, program Apresiasi Kreatif Indonesia (AKI) sangat dirasakan manfaatnya oleh UMKM. Lebih dari 6.000 UMKM telah dikurasi dan kini banyak yang berhasil mencatatkan produknya, memperoleh hak kekayaan intelektual, serta menembus pasar ekspor. Jadi, tiga program utama yang menurut saya sangat sukses adalah desa wisata, KEN, dan program AKI untuk UMKM. (Yoga)


WITF: Pameran Pariwisata Lokal dan Internasional

HR1 03 Oct 2024 Bisnis Indonesia

Kolaborasi antara industri pariwisata domestik dan pelaku industri internasional berpotensi semakin kuat setelah gelaran Wonderful Indonesia Tourism Fair (WITF) pada 2-4 Oktober 2024. Ketua Umum Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI), Hariyadi B. Sukamdani, menjelaskan bahwa pameran dagang pariwisata secara business to business ini dapat mendorong pertumbuhan pariwisata Indonesia yang berkelanjutan dan berkualitas. Dia berharap WITF 2024 dapat meningkatkan kinerja sektor pariwisata Indonesia pasca-pandemi Covid-19 dan memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi wisata utama dunia.

Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Vinsensius Jemadu, menyambut baik pelaksanaan WITF 2024 dan optimis bahwa pameran ini akan memberikan keuntungan signifikan bagi kedua belah pihak. Ketua Steering Committee WITF 2024, Budi Tirtawisata, menambahkan bahwa event global ini menghadirkan 195 buyers dari 38 negara, memungkinkan peserta untuk memamerkan produk dan layanan pariwisata terbaik mereka serta menjalin jaringan bisnis. Dengan kontrak dagang yang diikat antara agen pariwisata asing dan para penjual, WITF diharapkan dapat memperkuat kerjasama dan pertumbuhan industri pariwisata Indonesia.

Peningkatan Kunjungan Wisatawan Mancanegara

KT3 03 Oct 2024 Kompas

Perpustakaan Nasional atau Perpusnas menginisiasi gerakan inkubator literasi di Kalimantan Tengah. Gerakan ini diharapkan bisa semakin mengangkat kisah-kisah kearifan lokal masyarakat Dayak, sekaligus melestarikan peradaban Dayak. Kekayaan budaya Dayak diyakini dapat menjadi inspirasi bagi berbagai karya tulis. Inisiasi gerakan ini dimulai dengan diskusi publik yang diselenggarakan Perpusnas di Kota Palangka Raya, Kalteng. Diskusi dengan tema ”Cintai Tra- disi, Bangun Literasi” itu digelar pada Rabu (2/10/2024). Hadir dalam kegiatan itu, Pemimpin Redaksi Perpusnas Press Edi Wiyono, Pelaksana Harian Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kalteng Arthur Mukkin, Pustakawan Ahli Madya Perpusnas Damaji Ratmono, antropolog Dayak di Kalteng Marko Mahin, penulis Ai Gumiar, dan Redaktur Senior Kalteng Pos Rohansyah. Dalam paparannya, Marko Mahin mengungkapkan, begitu banyak tulisan populer tentang orang Dayak di Kalteng yang didominasi kisah fiksi, cerita horor, atau spiritual. Namun, belum banyak tulisan tentang kearifan lokal. Salah satu contoh novel yang begitu laris tentang Dayak di Kalteng adalah cerita fiksi berjudul Kuyang.

Marko mengatakan, cerita itu bahkan sampai dibuat film. Ia berharap dalaM gerakan inkubator literasi Perpusnas itu akan muncul judul-judul baru yang mengangkat keseharian orang Dayak beserta tradisinya ”Misalnya tentang atap rumah orang Dayak mengapa dibuat selalu berlawanan dengan arah angin karena logika leluhur kita saat itu, Kalteng ini panas dan saat itu tidak ada AC (air conditioner) sehingga untuk membuat rumah sejuk atapnyA dimodifikasi dengan cara begitu,” kata Marko Ia menyoroti ladang orang Dayak yang begitu kaya. Di beberapa wilayah, seperti Daerah Aliran Sungai (DAS) Kahayan dan Barito, setiap berladang, ada 5 sampai 10 jenis benih padi yang ditanam. ”Ada banyak alasan mengapa demikian. Kalau itu diungkap menjadi gagasan dalam menulis, pasti bisa menjadi cerita menarik dan menambah pengetahuan anak-anak muda yang mungkin tidak pernah pergi berladang sehingga tradisi itu terjaga,” kata Marko. Hal serupa disampaikan Edi Wiyono. Menurut dia, dalam program itu, pihaknya akan memberikan kesempatan kepada anak-anak muda, peserta didik, dan masyarakat umum untuk mengajukan gagasannya terkait kearifan lokal.  (Yoga)

Memperindah Destinasi Wisata Taka Bonerate

HR1 01 Oct 2024 Bisnis Indonesia

Taman Nasional Taka Bonerate berpotensi menjadi magnet wisatawan domestik dan mancanegara karena pesona baharinya yang menakjubkan. Namun, akses ke taman nasional ini masih perlu diperbaiki. Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Selatan, Muhammad Arafah, menyatakan bahwa pemerintah berupaya meningkatkan akses, termasuk melalui pelayaran langsung dari Makassar ke Taka Bonerate. Hal ini diprediksi akan meningkatkan kunjungan wisatawan. Wakil Bupati Kepulauan Selayar, Syaiful Arif, menambahkan bahwa Festival Taka Bonerate, yang akan diadakan pada Oktober 2024, dirancang untuk mempromosikan pariwisata dan budaya lokal. PT Pelni juga mendukung acara ini dengan membuka rute pelayaran sementara ke Pulau Bonerate selama festival berlangsung, meskipun belum ada rencana untuk membuat rute reguler karena kendala infrastruktur.

Pembangunan 5 Destinasi Super Prioritas Termasuk Kedalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional

KT1 01 Oct 2024 Investor Daily (H)

Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatf (Kemenparekraft/Baparekraft) fokus mengembangkan 5 Destinasi Super Prioritas di Indonesia, yaitu Borobudur, Likupang, Mandalika, Danau Toba, dan Labuan Bajo, sejak 2021. Program yang merupakan salah satu instruksi Presiden Jokowi ini dinilai positif  untuk meningkatkan pariwisata di Indonesia dan  mencipatakan ‘Bali Baru’ yang memiliki kualitas kelas dunia sehingga layak  untuk dikembangkan dan diteruskanlah pemerintahan mendatang.

Pembangunan 5 destinasi Super Prioritas termasuk kedalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional  (RPJMN) Indonesia untuk 5 tahun masa jabatan periode kedua Presiden Joko Widodo. Untuk menyukseskan  program ini, telah banyak langkah yang  dilakukan Kemenparekraft seperti membangun dan memperbaiki infrastuktur, kualitas jaringan telekmunikasi, memasarkan produk ekonomi kreatif, hingga menyiapkan SDM unggulan setara Bali. Pembangunan Sirkuit Mandalika serta pelaksanaan MotoGP di kawasan tersebut juga salah satu langkah Kemeparekraft dalam mengembangkan program 5 Destenasi Super Prioritas. (Yetede)