Lampung Selatan Magnet Baru Pariwisata
Kabupaten Lampung Selatan berpotensi menjadi primadona destinasi wisata di Provinsi Lampung. Selain memiliki Gunung Anak Krakatau dan pantai yang beragam, pengembangan kawasan Bakauheni Harbour City (BHC) diyakini akan meningkatkan arus wisatawan ke wilayah itu. Infrastruktur jalan tol dan pelabuhan eksekutif membuka akses lebih mudah. Sekretaris Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Lampung Friandi Indrawan di Bandar Lampung, Senin (12/8) mengatakan, akses menuju Lampung Selatan lebih mudah sejak ada Jalan Tol Bakauheni-Terbanggi Besar dan Jalan Tol Terpeka.
Waktu tempuh dari Sumsel yang semula 12 jam dipangkas menjadi hanya 3-4 jam. Keberadaan Pelabuhan Eksekutif Bakauheni membuat waktu pelayaran menjadi lebih singkat dari 2,5 jam menjadi 1 jam. Saat ini, kawasan BHC yang terintegrasi dengan Pelabuhan Bakauheni terus dikembangkan. ”Pembangunan berbagai infrastruktur itu tentu akan menjadi daya tarik wisatawan dan memengaruhi perekonomian di Lampung Selatan. Apalagi, jika di sana sudah banyak hotel dan restoran. Wisatawan bisa menginap sekaligus berwisata di satu tempat,” ujar Friandi. Saat ini, investor dan pengusaha hotel dan restoran mulai melirik pengembangan kawasan wisata di Lampung Selatan.
Mereka juga tertarik untuk berinvestasi di sana. Namun, investor juga menunggu komitmen pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung pembangunan kawasan wisata itu ke depannya. ”Saya rasa sudah banyak investor yang tertarik, tapi mereka masih wait and see,” ucapnya. Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Shelvy Arifin menyampaikan, BHC termasuk dalam proyek strategis nasional untuk mengembangkan kawasan Lampung Selatan. Kawasan itu diharapkan menjadi hub pariwisata maritim unggulan, khususnya di gerbang Sumatera. Pengembangan BHC mengintegrasikan sektor pariwisata, pelabuhan, dan hiburan, yang bertujuan menciptakan multiplier effect (efek berganda) bagi pertumbuhan ekonomi.
Shelvy mengatakan, pengembangan BHC didukung penuh pemerintah, khususnya Kementerian BUMN. Sudah ada fasilitas yang didanai oleh Bank Himbara, misalnya Masjid BSI yang dapat menampung 2.000 orang, selasar Siger Park BTN, dan Siger Market Mandiri. Selain itu, terdapat pusat wahana permainan Krakatau Park yang dibangun oleh investor. Jumlah pengunjung ke tempat wisata itu juga bertambah. Berdasarkan data yang dihimpun ASDP, hingga Agustus 2024, total pengunjung Siger Park sebanyak 117.168 unit kendaraan. Kunjungan terbanyak terjadi pada April 2024, bertepatan dengan Ramadhan dan Idul Fitri, yakni 40.885 kendaraan roda empat dan roda dua. Adapun jumlah pengunjung Krakatau Park periode Januari-Juli 2024 sebanyak 37.893 orang. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023