;

Rutte dan Mujica Pensiun Tanpa Rumah dan Mobil Mewah

Yoga 06 Jul 2024 Kompas (H)

Rutte resmi mengakhiri 14 tahun menjadi PM pada Selasa (2/7), ia meninggalkan kantor PM mengendarai Koga, sepeda yang dipakai Rutte bolak-balik ke kantor PM. Tak ada acara pisah sambut meriah. Rutte pulang ke rumah tanpa pengawalan atau rombongan yang mengantar Harian NRC Handelsblad, Kamis (20/6) menulis, Rutte tak mau berpidato dan tak mau diberi kado. Soal penilaian kinerjanya, kepada NOS Jeugdjournaal, lembaga penyiaran untuk pemirsa remaja di Belanda, Rutte menilai kinerjanya biasa-biasa saja. ”Mungkin nilainya 6 atau 6,5. Memuaskan, tapi tak terlalu bagus,” kata Rutte. Banyak orang Belanda suka gaya Rutte yang rendah hati dan membumi. Kebiasaannya yang membumi sering dipuji warganet. Dia masih tinggal di apartemen sederhana dan menyetir sendiri mobil Saab abu-abu. Dia viral di media sosial karena datang ke kafe sendiri tanpa staf atau pengawal untuk minum kopi dan makan pai apel.

Dia sering diajak berswafoto dengan siapa pun yang ditemuinya. Kesederhanan Rutte menjadikannya pemimpin yang dicintai rakyat. Jose Mujica (88), mantan gerilyawan Uruguay yang menjadi presiden pada 2010-2015, terkenal sebagai ”presiden termiskin di dunia”. Lambang sayap kiri Amerika Latin itu tak mau tinggal di istana presiden selama menjabat. Ia memilih tinggal di rumah sederhananya di daerah pertanian miskin, pinggiran Montevideo dan menyumbangkan 90 % gajinya untuk amal. ”Saya hidup sesuai apa yang saya pikir. Kalau kami punya teman, kami tidak miskin,” ujarnya. Di rumah sederhana Mujica, tulis BBC pada 15 November 2012, terlihat banyak baju di tali jemuran. Pekarangan rumahnya ditumbuhi ilalang. Hanya ada dua polisi dan anjing peliharaan berkaki tiga, Manuela, berjaga di luar.

Setiap bulan, gaji setara Rp 196 juta disumbangkan Mujica untuk rakyat miskin dan pengusaha kecil. Dia hanya menikmati gaji Rp 12,6 juta per bulan, sama dengan pendapatan rata-rata warga Uruguay. ”Saya sudah menjalani hidup seperti ini hampir sepanjang hidup saya,” ucapnya. Pada 2010, kekayaan pribadi tahunannya hanya Rp 29,4 juta, setara nilai mobil Volkswagen Beetle miliknya. Pada 2012, dia menambah separuh aset istrinya dengan tanah, traktor, dan rumah hingga mencapai Rp 3,5 miliar. Jumlah itu hanya sepertiga pendahulunya, Tabare Vazquez. ”Saya disebut presiden termiskin, tetapi saya tidak merasa miskin. Orang miskin adalah mereka yang bekerja hanya untuk mempertahankan gaya hidup yang mahal dan selalu menginginkan lebih banyak,” tuturnya.

Sementara di Swedia, pejabat dilarang bergaya hidup mewah. Salah satu skandal politik yang paling simbolik pernah terjadi pada 1990-an. Wakil PM Mona Sahlin membeli sebatang cokelat, popok, dan beberapa barang kebutuhan pribadi lainnya dengan kartu kredit pemerintah. Akibatnya, dia dicopot dari posisinya. Wartawan Brasil yang bertugas di Swedia, Claudia Wallin, dalam bukunya, Sweden: The Untold Story (2018) menceritakan para menteri dan anggota parlemen bepergian dengan bus dan kereta, sama seperti warga yang mereka wakili. Mereka juga tak punya hak atas kekebalan parlemen sehingga dapat diadili di pengadilan. Tanpa sekretaris pribadi, kantor mereka juga minimalis, hanya 8 meter persegi. Hanya PM yang berhak naik mobil. Rakyat memilih politikus yang harus memahami realitas sehari-hari dan penderitaan rakyatnya, semoga Indonesia ke depannya bisa seperti itu. (Yoga)


Guru TK Ditagih Kembalikan Gaji

Yoga 06 Jul 2024 Kompas

Lembaga Ombudsman mengkritik lemahnya data administrasi kepegawaian di daerah, yang tecermin dalam kasus guru TK negeri yang ditagih Rp 75 juta oleh Pemkab Muaro Jambi karena dianggap kelebihan masa pensiun hingga dua tahun. Kepala Ombudsman Provinsi Jambi Saiful Roswandi menyesalkan sikap Pemkab Muaro Jambi yang menagih Asniati sebesar Rp 75 juta sebagai kelebihan transfer gaji selama dua tahun. Badan Kepegawaian Daerah (BKD) setempat beralasan, Asniati telah pensiun sejak 2022, tetapi gajinya masih ditransfer oleh negara hingga 2024. Gaji itulah yang ditagih kembali. Saiful menilai, kesalahannya ada pada daerah.

”Secara substansi, uang yang telanjur dibayar semestinya tidak ditagih karena bukan kesalahan Bu Guru (Asniati),” katanya, Jumat (5/7). Ia mengkritik pembaruan yang tidak sinkron antara data BKD, Badan Kepegawaian Negara (BKN), dan dinas pendapatan daerah, yang menimbulkan berbagai persoalan dan berpotensi terus berulang jika negara tidak berbenah. Pembaruan data selayaknya dilakukan secara berkala. Jika terjadi kelalaian atau kesalahan dalam pencatatan data, hal itu dapat berimbas pada kerugian negara. Kasus Asniati viral setelah guru TK Negeri III Sungai Bertam di Muaro Jambi itu ditagih Rp 75 juta oleh petugas BKD setempat.

Saat Asniati bermaksud mengurus SK pemberhentian pembayaran (SKPP) karena dirinya pensiun.Asmiati malah diminta mengembalikan gajinya, dua tahun mengajar. BKD menyalahkan Asniati yang tak mengurus pensiun sejak awal. Menurut Asniati, dirinya mengurus berkas pensiunan pada Juni 2023. Selama setahun, dokumennya mengendap di BKD Muaro Jambi. Berselang be berapa bulan kemudian, Aniati dipanggil ke kantor BKD Muaro Jambi, April 2024. Saatitulah ia diminta untuk mengembalikan gaji dan tunjangan selama dua tahun agar bisa mendapatkan SKPP dan dana pensiun dari Taspen. Asniati dipersalahkan karena terus bekerja dan mendapatkan gaji selama dua tahun kemudian.

Padahal, dia seharusnya sudah pensiun pada 2022 saat berusia 58 tahun. Asniati lantas mengadu ke DPRD Muaro Jambi. Kasus tersebut menuai perhatianbanyak pihak. Jumat (5/7) pagi, Gubernur Jambi Al Haris bertandang ke rumahnya. Ia menyatakan siap membayarkan tagihan tersebut jika masih tetap diminta. Ia menyesalkan pemkab yang masih meminta pengembalian gaji. Haris mendorong seluruh daerah untuk melayani pegawai dengan sebaik-baiknya. Khususnya terkait data administrasi kepegawaian agar selalu dicek, supaya tidak menimbulkan kasus serupa berulang. (Yoga) 

Desa Wisata Jadi Andalan Tarik Turis

Yoga 06 Jul 2024 Kompas

Desa wisata masih diandalkan untuk menggaet wisatawan, baik domestic maupun mancanegara. Ada 5.037 desa wisata di Indonesia yang sedang dikembangkan pemerintah untuk dijadikan destinasi wisata. ”Desa wisata menjadi fokus yang sedang digarap (untuk menggaet wisatawan). Obyek wisata tersebut diyakini dapat memberi pengalaman baru bagi para pengunjung,” kata Wakil Direktur Bisnis Harian Kompas Novi Eastiyanto dalam konferensi pers peluncuran Kompas Travel Fair (KTF) 2024, Jumat (5/7) di Jakarta. Tren pariwisata 2024, menurut Kemenparekraf, kata Novi, meliputi empat hal, yaitu bleisure (business and leisure), wisata kebugaran, wisata mendalam dan bermakna, serta set-jetting (bekas lokasi shooting film).Sejumlah desa wisata menjadi prioritas dalam perhelatan KTF 2024.

Beberapa desa tersebut antara lain Desa Panglipuran (Bali), Desa Nglanggeran (Yogyakarta), Desa Adat Saba (Bali), serta Desa Arborek (Papua Barat). Desa-desa itu banyak dikenal karena berhasil meraih Anugerah Desa Wisata Indonesia dari Kemenparekraf. Dirjen Pembangunan Desa dan Perdesaan Kementerian Desa PDTT, Sugito mengatakan, sejauh ini Kementerian Desa PDTT tengah mengembangkan 5.037 desa wisata, yang dikelola dengan memberdayakan masyarakat setempat agar mereka terlibat aktif dalam geliat industri pariwisata Indonesia. ”Setiap desa itu punya potensi, punya aset yang sangat bervariasi. Itu semua sangat potensial,” ucapnya. Desa wisata, lanjut Sugito, memiliki ciri khas yang berbeda di setiap daerah, mulai dari alam, kuliner, hingga budayanya.

Dari segi makanan, misalnya, masyarakat kota terkadang jenuh mengonsumsi makanan yang tersaji di hotel. Saat ke desa wisata, pengunjung bisa makan dan minum khas daerah sambil menikmati kekayaan alamnya, seperti hamparan sawah hijau. ”Desa wisata saat ini tengah naik daun, bahkan  signifikan perkembangannya. Apabila desa wisata juga dikelola dengan baik, bisa berkontribusi secara optimal bagi perekonomian nasional,” katanya. KTF 2024 berlangsung pada 20-23 September 2024 di Jakarta Convention Center, Jakarta. Dalam empat hari perhelatan, acara tersebut ditargetkan bisa menarik 18.000 pengunjung dengan transaksi Rp 31,4 miliar, meningkat dari tahun 2023, dengan pengunjung KTF 2023 sebanyak 15.000 orang dengan transaksi sebesar Rp 28,6 miliar. (Yoga) 

Annisa Maharani Nasran, Penyelamat Masa Depan dari Kampung Literasi Selamat

Yoga 06 Jul 2024 Kompas (H)

Ketertarikan Annisa Maharani Nasran (25) pada isu pendidikan muncul sejak belia, dipicu aktivitas literasi sekitar tempat tinggalnya yang belum memadai. Kondisi itu mendorong semangatnya sebagai generasi muda untuk berbuat nyata dengan mendirikan Kampung Literasi Selamat. Anak-anak hingga warga lansia terbantu. Ribuan buku tersusun rapi di rak dalam bangunan Kampung Literasi Selamat atau Kalise, Sabtu (22/6) di Gang Selamat 1, Kelurahan Sungai Jawi Dalam, Pontianak, Kalbar. Di atas lemari kaca tersusun puluhan piala prestasi Kalise di berbagai lomba. Dalam ruangan terdapat kerajinan tangan hasil daur ulang sampah rumah tangga. Di dekat pintu masuk terdapat puluhan botol plastik siap didaur ulang menjadi kotak hingga vas bunga. Kalise tak hanya mengajar baca tulis. Berbagai fakta yang Annisa temui di lapangan mendorongnya berkontribusi nyata bagi literasi dan SDM.

Keinginannya membenahi literasi di Kalbar mendapat jalan saat diutus Dinas P & K Kota Pontianak studi banding ke Kampung Literasi di Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta, pada 2019. Sepulangnya dari Yogyakarta, Annisa bergerak, dan memulainya dari lingkungan Gang Selamat. ”Saya melihat banyak anak saat itu putus sekolah dan tak bisa membaca. Anak usia sekolah, tak bisa sekolah, berkisar 10-20 orang karena tak ada biaya atau membantu ekonomi keluarga dengan berjualan. Belum lagi yang lansia,” ujarnya. Dari situ muncul ide mendirikan Kalise dengan pendekatan lebih menyeluruh dengan pengembangan enam literasi dasar, yaitu baca tulis, numerasi, finansial, budaya kewarganegaraan, sains, dan digital. Annisa mempresentasikan idenya ke salah satu BUMN dan bersaing dengan proposal pihak lain. ”Saya meyakinkan mereka mengapa Kalbar perlu kampung literasi,” ujar dosen FH Unmuh Pontianak itu.

Upaya ini menghasilkan hibah Rp 50 juta untuk modal awal Kalise, membangun rumah Kalise berukuran 10 x 15 meter. Kemudian, ia membeli AC, mesin cetak, buku-buku, dan komputer. Sasaran kegiatan awalnya anak-anak dan warga di bawah 25 tahun di RT 005 Kelurahan Sungai Jawi Dalam. Enam bidang literasi dasar di Kalise itu dapat diakses gratis.Terdapat taman bacaan dan perpustakaan dengan 3.000-an koleksi buku cerita anak, novel remaja, buku pelajaran, dan kesehatan. Untuk meminjam buku dibawa pulang, peminjam harus membawa sampah, khususnya botol plastik. Dalam sebulan terkumpul 100-200 botol plastik dan buku tulis yang tak dipakai untuk diolah menjadi produk kerajinan tangan yang dijual ke Dewan Kerajinan Nasional Daerah Provinsi Kalbar. Dari penjualan itu didapat Rp 350.000-Rp 500.000 per bulan untuk uang kas Kalise. Keterampilan bilangan fokus pada matematika dasar untuk anak dan dewasa.

Ada bimbingan belajar gratis setiap Senin, Kamis, dan Sabtu. Dalam sehari peserta bisa 10 orang berusia 7-15 tahun. Pada 2023 tercatat 5.403 orang mengakses bimbingan enam kecakapan literasi dasar. Pada Januari-Maret 2024, sebanyak 1.431 orang belajar enam kecakapan literasi dasar di Kalise. Kecakapan literasi finansial mengajarkan masyarakat mencari peluang mendapatkan penghasilan. Literasi budaya kewarganegaraan mengangkat tarian tiga etnis, yaitu Melayu, Dayak, dan Tionghoa. Ada juga tarian sekapur sirih dan jepin Pontianak. Sementara musik berupa tundang dan marawis. Penari yang dilatih di Kalise kerap tampil di berbagai pertunjukan di Kota Pontianak maupun Jakarta. ”Penari dan pemusik mendapat uang saku. Pemain musik marawis sekali tampil mendapat uang saku Rp 35.000-Rp 50.000 per orang. Sementara penari Rp 50.000-Rp 150.000 per orang sekali tampil,” tutur Annisa. Kalise juga mengajarkan literasi digital dan menyediakan layanan internet dan komputer gratis. (Yoga)


Garin Nugroho: Indonesia Tak Akan Maju Tanpa Strategi Budaya

Yoga 06 Jul 2024 Kompas

Di tengah arus perubahan zaman, seni pertunjukan tradisional jungkir balik untuk sekadar bertahan hidup. Sebab, indikator-indikator ekonomi memang menempatkannya di pinggiran. Kontribusinya terhadap PDB hanya sekelingking dibanding ekspor batubara. Seniman sekaligus pelaku perfilman Indonesia, Garin Nugroho, Selasa (11/6) mengatakan, “Seni pertunjukan, mau ludruk, jatilan, ketoprakan, mengandung nilai yang disebut modal sosial, tempat berkumpul, sharing, dan katarsis bersama. Kemampuan modal sosial itu adalah modal pertahanan bangsa dari segala krisis. Festival besar berbasis pertunjukan Lima Gunung, misalnya, berbasis modal sosial dari output mereka berbentuk seni pertunjukan mayoritas.”

Mereka survive karena menumbuhkan diri dengan berbagai macam cara, jejaring, ekonomi, serta media baru. Seni pertunjukan memiliki basis yang kuat, antara lain modal budaya, jejaring, dan komunitas, untuk beradaptasi pada zaman. Seni pertunjukan tradisional yang hanya berbasis modal ekonomi banyak gagal karena sangat bergantung dari aspek modal uang karena tak disokong modal sosial, yang disepelekan para pengambil kebijakan. Akibatnya, terjadi euforia seni pertunjukan yang digerakkan dengan investasi besar, tetapi tanpa bersumber dari modal sosial. Pemerintah cenderung menjaga kesenian yang memiliki ekonomi berskala besar. Korsel, misalnya, memilih jalan mengikuti selera pasar.

Namun, bangsa maju selalu membentuk selera. Jika hanya mengikuti selera, kita membangun ekosistem yang mencontoh saja. Dalam realitasnya, banyak budaya warisan kita yang mati, karena tak memiliki strategi budaya dalam mempertahankannya. Strategi budaya adalah cara agar (suatu bangsa) mempunyai manajemen yang baik, dari sistem pajak dan sistem tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Ini memerlukan ahli-ahli ekonomi kreatif yang jenius, tak hanya yang berpikiran ”memetik hasil” saja. Pangsa pasar seni warisan memang sedikit. Namun, bukan berarti penonton yang sedikit ditelantarkan karena dianggap tak mengerti bisnis.

Dalam seni pertunjukan, afirmasi pemberdayaan, akan berguna pada aspek tertentu. Pertama, uang pada nilai ekonomi. Kedua, pihak yang tak memiliki dana menekankan modal sosial, tenaga kerja, pemahaman sejarah. Perusahaan bisa memberi sponsor. Misalnya, memberi dana bagi guru pematung untuk memberi pelatihan pada anggota keluarga karyawan perusahaan, yang dapat belajar mematung melalui workshop. Yogyakarta, sebagai kota festival, dalam suatu acara, penduduk serta banyak lapisan ikut berpartisipasi, inilah semangat dari nilai ekonomi, ada kebersamaan, ada kreativitas yang dihidupkan. Orang sering tak melihat ini. Makanya, ekonomi kita kacau terus, karena kita tak berbasis modal sosial. Artinya, sebagai bangsa yang memiliki nilai-nilai ekonomi, sosial, dan budaya, tak lengkap kemajuan yang dicapai. (Yoga)


Waspada Modus Penipuan Online yang Makin Beragam

Yuniati Turjandini 06 Jul 2024 Tempo
KASUS penipuan secara online cenderung meningkat dari tahun ke tahun. Pada tahun ini saja, hingga Juni 2024, Kepolisian Daerah Metro Jakarta Raya mencatat 255 laporan. Dari jumlah itu, Direktorat Reserse Kriminal Khusus sudah menangani 222 perkara dengan rasio penyelesaian mencapai 56,6 persen.Adapun laporan yang masuk pada 2022 sebanyak 479 kasus dan pada 2023 sebanyak 753 kasus. Lebih dari separuh laporan yang masuk itu sudah ditangani dengan tingkat penyelesaian pada 2022 sebesar 49,8 persen dan pada 2023 sebesar 52,2 persen. (Yetede) Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Komisaris Besar Ade Safri Simanjuntak mengklaim, untuk menekan jumlah kasus, kepolisian gencar mengimbau kepada masyarakat agar mewaspadai modus-modus penipuan yang digunakan pelaku. “Sehingga masyarakat bisa mengantisipasinya agar tidak menjadi korban,” ujarnya, kemarin, 5 Juli 2024. (Yetede)

Harga Tiket Pesawat Bakal Terbang Tinggi

Yuniati Turjandini 06 Jul 2024 Investor Daily (H)

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tengah mengevaluasi tarif batas atas (TBA) tiket pesawat, menyusul makin meningkatkan biaya operasional perusahaan penerbangan akibat pelemahan mata uang rupiah terhadap dolar AS. Imbasnya harga tiket pesawat rute domestik dipastikan akan ikut melambung. Ketetapan TBA maupun tarif batas bawah (TBB) tiket pesawat berjadwal oleh pemerintah  belum direvisi sejak 2019. Padahal dalam lima tahun terakhir terjadi dinamika ekstenal seperti nilai tukar rupiah atau kurs, hingga harga avtur yang fluktuatif seiring dengan kondisi geopolitik.  Sebagai contoh saat ini total biaya maskapai untuk maskapai penerbangan berjenis low cost carrier (LCC) atau maskapai yang menawarkan tarif rendah, mencapai Rp 560.000 hingga Rp 580.000 per kuris per jam penerbangan, atau naik dibandingkan 2023 yang mencapai Rp 550.000 dan tahun 2022 yang sekitar Rp 450.000. (Yetede)

Donatur Kakap Desak Biden Mundur dari Pencapresan

Yuniati Turjandini 06 Jul 2024 Investor Daily (H)
Nasib Joe Biden dalam pencalonannya sebagai presiden AS untuk periode-2 tidak bisa berada dalam tangganya sendiri. Penampilannya yang buruk dalam debat capres pekan lalu yang melawan penantangnya dari Partai Republik, Donald Trump, telah menimbulkan efek bola salju yang terus membesar. Desakan agar Biden mundur dari pencapresan pun kian menguat. Sekarang, donatur-donatur kaya di partai Demokrat mengancam tidak akan lagi mendanai kampanye calon presiden dari partai tersebut sampai Biden mundur dari pencapresannya. Diantara donatur yang mengancam tidak akan lagi mendanani kampanye  Biden untuk pilpres kekayaan keluarga Disney. (Yetede)

Peran Kunci Antam di Ekosistem EV Battery

Yuniati Turjandini 06 Jul 2024 Investor Daily (H)
PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam menjadi pemain kunci dalam ekosistem baterai kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV Battery). Peran sentral Antam tampak dari penetrasinya yang bukan hanya masuk ke sisi hulu, tetapi juga hilir. Melalui pabrik EV battery di Karawang, Antam lewat Indonesia Battery Corporation (IBC) akan memproduksi baterai kendaraan listrik berbasis nikel secaraa masal. IBC merupakan salah satu pemegang saham PT Hyundai LG Indoneisa Green Power- pemilik pabrik baterai di Karawang dengan porsi 25%-30%. Sedangkan sisanya dipegang Hyundai dan LG Energy Solution. Dalam rantai ekosistem baterai EV, Antam pada sisi huku menjalin kemitraan strategis dengan Hongkong CBL Ltd.  (Yetede)

Lanjutkan Transformasi, BNI Alokasi Capex TI Rp 1,9 Triliun

Yuniati Turjandini 06 Jul 2024 Investor Daily (H)
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) melanjutkan agenda transformasi lebih besar di usianya ke-78 tahun. Bank bersandi saham BBNI ini mengalokasikan belanja modal (capital expenditure/capex) untuk teknologi informasi (TI) meningkat 58,33% tahun ini dibandingkan drngan 2023. Adapun, pada 2023 BNI menganggarkan belanja modal TI sebesar Rp 1,2 triliun, dan tahun ini meningkat lebih besar sejalan dengan kebutuhan transformasi perseroan. "Capex IT tahun ini Rp 1,9 triliun, ada peningkatan karena BNI sedang melakukan transformasi besar. Kami ingin platform transaksi untuk seluruh nasabah dan kami lagi siapkan lounching segera (aplikasi) untuk wholesale," jelas Direktur Technology and Operations BNI Toto Prasetio usai peluncuran Wondr by BNI. (Yetede)

Pilihan Editor