;

Indofarma di Ujung Tanduk

Yuniati Turjandini 05 Jul 2024 Investor Daily (H)
PT Indofarma Tbk (INAF) menghadapi perseroan berat mulai dari dugaan indikasi kecurangan (fraud) yang berujung rugi, restrukturisasi utang, hingga gugatan penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU). Nasibnya kini berada di ujung tanduk antara dipertahankan atau dilikuidasi. Uraian permasalahan emiten BUMN farmasi  ini terperinci dalam laporan tahunan yang dipublikasikan INAF pada Rabu (3/7/2024). Dari laporan tersebut, INAF menderita kerugian  kecurangan total mencapai Rp436 miliar. Angka tersebut merupakan akumulasi dari kecurangan kerugian perseroan akibat pengelolaan pendapatan, beban dan kegiatan investasi perseroan sejak 2020 sampai semester 1-2023. Berlanjut, INAF juga menghadapi PKPU sementara yang diajukan dua kreditor separatis dengan tagihan jumbo sebesar Rp 301 miliar, sehingga total kreditur tercatat perseroan sebanyak 104 kreditur. (Yetede)

Restrukturisasi Tiktok Bukan Tarik TKA China

Yuniati Turjandini 05 Jul 2024 Investor Daily
Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menilai restrukturisasi organisasi yang terjadi di Tokopedia setelah merger dengan TiktokShop bukan langkah untuk menggantikan  karyawan lokal dengan tenaga kerja asing (TKA) asal China. Wakil Ketua Bidang Kebijakan Publik Apindo Dagang Giringdrawardana menerangkan, dengan adanya merger adalah wajar bila selanjutkan akan terdapat upaya-upaya re-engineering oleh manajemen perusahaan. Maka dari itu, wajar jika ada rasionalisasi sumber daya manusia (SDM). Dia meyakini restrukturisasi organisasi tersebut bukan langkah untuk menggantikan karyawan dengan tenaga kerja asing China. Terlebih, dengan kondisi keuangan  Tokopedia saat ini, rasionalisasi SDM perlu dilakukan. "Logikanya, perusahaan pasti akan memilih  mempekerjakan tenaga kerja lokal dibandingkan TKA. Kecuali jika ada kebutuhan yang memang tidak bisa dipenuhi oleh pasar tenaga kerja lokal," ujar danang, 

Bagai Pungguk Merindukan Family Office

Yuniati Turjandini 05 Jul 2024 Tempo
RENCANA  pemerintah meluncurkan skema investasi family office kurang realistis dan diragukan keberhasilannya. Selama problem utamanya belum kita benahi, kemudahan serta insentif berlimpah yang diberikan pemerintah hanya akan berujung sia-sia. Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengemukakan rencana menarik investasi melalui family office itu pada Juni 2024. Gagasan ini mendapat restu Presiden Joko Widodo, bahkan sudah dibahas dalam rapat kabinet pada 1 Juli 2024.

Family office adalah perusahaan pengelola kekayaan keluarga ultrakaya yang memiliki harta Rp 800 miliar hingga di atas Rp 1 triliun. Layanan mereka sejatinya sangat komprehensif, disesuaikan dengan kebutuhan unik kliennya, dari manajemen investasi, perencanaan warisan, layanan pajak, filantropi, hingga tata kelola keluarga. Untuk membuat family office menarik, Indonesia akan membentuk wealth management center di Bali atau di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur. Lewat skema investasi ini pemerintah akan berusaha merayu agar uang keluarga ultrakaya itu dikelola di Indonesia. Uang tersebut akan bebas pajak, tapi mereka diharuskan berinvestasi dan investasinya itu akan dikenai pajak.

Pemerintah mengklaim prospek family office sangat menjanjikan. Saat ini ada sekitar Rp 179 ribu triliun dana kelolaan family office di dunia. Sejumlah negara Asia sudah lebih dulu menyediakan layanan ini, seperti Singapura, Hong Kong, dan Uni Emirat Arab.  Singapura, misalnya, memiliki 1.500 family office dengan total kekayaan yang dikelola mencapai Rp 1.068 triliun. Wajar Indonesia berharap bisa menjadi alternatif tujuan baru bagi family office, menyusul ketegangan geopolitik di Hong Kong dan perubahan regulasi investasi di Singapura yang membuat risiko serta ketidakpastian investasi di sana meningkat. (Yetede)

Keluhan Menahun Ojek Online

Yuniati Turjandini 05 Jul 2024 Tempo
MAULANA, 42 tahun, baru bisa bernapas lega setelah malam tiba. Dia akhirnya bisa memenuhi target pendapatan hariannya untuk menambah cicilan sepeda motor yang harus dibayar akhir pekan nanti. "Padahal dulu sebelum sore sudah bisa dapat pendapatan yang sama," kata pengemudi ojek online ini kepada Tempo, kemarin, 4 Juli 2024. Warga Slipi, Jakarta Barat, tersebut mengaku pendapatannya justru menurun dengan jam kerja yang sama dibanding pada dua tahun lalu. Salah satu penyebabnya adalah kenaikan potongan aplikasi yang dibebankan perusahaan penyedia aplikasi transportasi online kepada mitranya, yaitu para pengemudi. "Makin besar potongannya," ujar Maulana. Contohnya saat mengantar penumpang dengan tarif Rp 26.700, Maulana hanya mendapat Rp 20.800. Artinya, ada potongan sebesar Rp 5.900 atau 22 persen. 

Cerita yang sama datang dari Samiadji. Pengemudi ojek online di Surabaya, Jawa Timur, ini merasakan potongan aplikasi yang besar. Untuk perjalanan pelanggan senilai Rp 15 ribu, uang yang ia dapat hanya Rp 9.600. Dia mengalami pemotongan sebesar 36 persen. "Ini hanya saya, ya. Bagaimana jika potongan tarif itu ke semua driver? Otomatis aplikator yang dapat banyak,” ucapnya. Menurut Ketua Umum Asosiasi Pengemudi Ojek Daring Garda Indonesia Igun Wicaksono, potongan besar itu terjadi di berbagai daerah. Dari laporan anggotanya, rata-rata potongan di atas 20 persen. "Ini sudah pasti sangat merugikan para pengemudi sebagai mitra," ujarnya. 

Praktik ini tak sesuai dengan aturan main pemerintah. Dua tahun lalu, Kementerian Perhubungan menetapkan potongan aplikasi transportasi online sebesar 15 persen. Payung hukumnya berupa Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 667 Tahun 2022 tentang Pedoman Perhitungan Biaya Jasa Penggunaan Sepeda Motor yang Digunakan untuk Kepentingan Masyarakat yang Dilakukan dengan Aplikasi. (Yetede)

Buah Pahit Buruknya Proses Seleksi Calon Komisioner KPU

Yuniati Turjandini 05 Jul 2024 Tempo
KARIER Hasyim Asy’ari di Komisi Pemilihan Umum terhenti setelah Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menjatuhkan sanksi pemecatan atas dirinya pada Rabu, 3 Juli 2024. Hasyim, yang berkarier di KPU sejak 2016, dinyatakan terbukti bersalah dalam kasus asusila terhadap seorang anggota Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) di Den Haag, Belanda. Peneliti dari Network for Democracy and Electoral Integrity Hadar Nafis Gumay mengaku tak terkejut oleh putusan DKPP tersebut. Ia sudah menduga Hasyim bakal diganjar sanksi berat. Sebab, bukan sekali ini Hasyim melanggar kode etik penyelenggara pemilu (KEPP).

Hasyim, kata Hadar, telah berulang kali menerima sanksi dari DKPP, baik berupa pelanggaran terhadap prinsip profesionalitas maupun pelanggaran etik keras. Hadar berpendapat perilaku Hasyim yang acapkali melakukan pelanggaran berkelindan dengan proses seleksi calon anggota yang bermasalah dan cenderung tak transparan. "Misalnya pada tes kedua yang memangkas banyak calon. Hasil dan bobot penilaiannya cenderung ditutupi,” ujarnya saat dihubungi, kemarin, 4 Juli 2024. Padahal, Hadar menambahkan, transparansi hasil tes dan bobot penilaian peserta krusial untuk diketahui publik.

Sebab, tutur Hadar, dalam proses ini amat rawan terjadi praktik lancung. Peserta yang sebetulnya memiliki rekam jejak baik dan kapasitas dalam memahami isu-isu kepemiluan dapat disingkirkan dengan adanya rujukan dari pihak lain. “Kita tidak bisa naif bahwa kemungkinan seperti ini bisa terjadi,” ujarnya. Direktur Eksekutif Democracy and Electoral Empowerment Partnership Neni Nur Hayati berpendapat serupa. Ia mengatakan terdapat persoalan dalam proses seleksi calon anggota KPU dan Badan Pengawas Pemilu periode 2022-2027. Maka, tak pelik rasanya apabila Hasyim Asy’ari, salah satu nama peserta yang lolos dalam seleksi tersebut, kerap melanggar KEPP. (Yetede)

Kutukan Timah dan Berkah Belitung

Yuniati Turjandini 05 Jul 2024 Tempo
SEJARAH  Pulau Belitung tak bisa dilepaskan dari perjalanan panjang industri tambang timah dan kehancuran ekosistem yang menyertainya. Berawal dari penemuan timah oleh Asisten Residen Belitong J.P. De La Motte pada 1823 dan pendirian Billiton Maatschappij beberapa tahun setelahnya, pertambangan timah di sana berjalan hingga satu abad kemudian.

Aktivitas pertambangan itu tak hanya mengubah rupa bumi Belitung. Kondisi sosial dan budaya masyarakat juga berubah, yang dipengaruhi oleh kedatangan pekerja tambang dari Cina sejak 1724. Di beberapa tempat, aktivitas pertambangan tradisional dengan “menyuntik” atau menyemprotkan air menggunakan pipa ke dalam tanah masih dilakukan karena dianggap lebih cepat mendatangkan uang. 

Keberadaan timah di Belitung kemudian menjadi “kutukan” sumber daya alam. Seperti ditulis profesor asal Turki, Sevil Acar, dalam The Curse of Natural Resources (2017), istilah kutukan itu merujuk pada kondisi ketimpangan ekonomi sejumlah negara yang kaya sumber daya alam, tapi tak mampu menyejahterakan warganya. 

Kutukan sumber daya alam di Belitung bahkan menjadi petaka besar. Terutama setelah terungkapnya kasus megakorupsi senilai Rp 271 triliun di PT Timah Tbk. Nilai kerugian itu, seperti disebutkan guru besar kehutanan Institut Pertanian Bogor, Bambang Hero Saharjo, merujuk pada nilai kerugian negara akibat kerusakan lingkungan dan perekonomian negara. (Yetede)

Gotong Royong BUMN-Swasta Belum Optimal

Yoga 04 Jul 2024 Kompas (H)

Peran perusahaan negara yang dilindungi undang-undang sebagai alat pemerintah dalam menata kebijakan perekonomian membuat entitas ini punya kekuatan besar untuk mengintegrasikan potensi dan kapasitas sektor swasta demi meningkatkan daya saing ekonomi nasional. Total nilai aset milik seluruh BUMN yang pada 2022 tercatat mencapai 622 miliar USD (Rp 10.185 triliun) bukanlah modal yang kecil untuk memacu terbukanya lapangan pekerjaan dan pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Sayangnya, dalam pemanfaatan dan pengembangan aset itu, banyak BUMN yang belum optimal bersinergi dengan perusahaan-perusahaan swasta. Padahal, kolaborasi kedua entitas dapat menjaga ketahanan ekonomi Indonesia di tengah ketidakpastian global.

Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) sekaligus Dirut PT Hotel Sahid Jaya International Tbk Hariyadi Sukamdani menilai, terdapat perbedaan karakteristik pengembangan bisnis antara sektor swasta dan BUMN. Dalam merumuskan strategi dan arah bisnis, pihak swasta selalu mengedepankan perhitungan yang didasarkan pada mekanisme pasar. Sementara BUMN memiliki penugasan khusus dari mandat yang diberi negara untuk menjadi perintis, sekaligus membangun fondasi untuk keberlanjutan. Dari rintisan tersebut, kata Hariyadi, pasar akan tercipta dan para pelaku usaha serta industri di sektor swasta akan tergerak membantu.

”BUMN dan swasta bisa saling mengisi. Dibutuhkan kerangka kerja sama yang saling menguntungkan,” ujar Hariyadi. Namun, kondisi yang terjadi saat ini, kerja sama atau kemitraan antara pihak swasta dan BUMN belum optimal. Di sektor pariwisata, misalnya, holding BUMN di sektor aviasi dan pariwisata, PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney, belum pernah menggandeng pihak swasta untuk sama-sama merancang target pertumbuhan bisnis. ”Kalau mau bersinergi, harus ditetapkan dulu tujuan bersamanya. Kemudian, programnya dibuat dan dibagi, lini mana yang digarap InJourney dan lini mana yang digarap swasta. Ini akan sangat ideal jika ditentukan bersama,” ucap Hariyadi. (Yoga)


Batik, Ekspresi Seni dan Nadi Hidup Madura

Yoga 04 Jul 2024 Kompas (H)

Dahulu, batik dibawa dari Majapahit ke Keraton Sumenep. Kini, batik berkembang menjadi ekspresi seni sekaligus nadi hidup masyarakat Pulau Madura. Hamid (43) memotong satu rol kain katun rayon putih di rumahnya di Dusun Banyumas, Pamekasan, Madura, Jatim. Potongan kain itu bahan baku gendongan bayi, salah satu produk batik Dusun Banyumas. ”Kemarin, saya baru kirim 150 gendongan bayi ke Situbondo,” ujar Hamid, Jumat (31/5). Membatik dan memproduksi gendongan bayi ditekuninya sejak lama. Batik produksinya dijual ke Situbondo, Bondowoso, dan daerah lain di kawasan Tapal Kuda. Hamid juga menjual ke Pasar 17 Agustus Pamekasan, salah satu pasar batik teramai di Indonesia.

Hamid tidak sendirian. Hampir setiap keluarga di Dusun Banyumas merupakan perajin batik. Maituah (45), pemilik kios Hamdani Batik di Dusun Banyumas, bercerita, dirinya mulai membatik sejak menikah. Metode membatik mereka sama dengan daerah lain, seperti Solo dan Yogyakarta. Warga Dusun Banyumas menjadikan batik sebagai penghasilan utama di samping berkebun dan pekerjaan sambilan lainnya. Selain dusun sentra batik seperti di Banyumas, ada Pasar 17 Agustus di Pamekasan yang sering didatangi pembeli dari luar daerah, baik dari Jawa, Bali, maupun pelancong dari Malaysia. ”Paling ramai Minggu sama Kamis. Pengunjung full kalau pas hari pasar. Kalau hari biasa tetap ada saja yang beli, tetapi tidak seramai hari pasar,” ujar Sri Astuti (22) di kios Fiqi Galeri.

Selain kain batik, juga di- jajakan kemeja, kain, pencung, sarung, dan udeng ikat kepala dari batik. Harganya bervariasi, mulai dari Rp 15.000 untuk udeng sampai puluhan ribu hingga jutaan rupiah untuk kain batik. ”Dua motif paling terkenal, yaitu sekar jagat dan junjung drajat, paling banyak dicari. Semua batik tulis asli Pamekasan,” ucap Sri Astuti. Di Tanjungbumi, Fausi Adi Putra, pemilik Batik Lavega, menilai keunggulan batik klasik Madura terletak pada motif yang unik. Corak dan warna batiknya tak ditemukan pada batik di daerah lain. Semisal motif bang ompay dan gene sekerreng koceng renduh. Juga pada warnanya yang tajam. ”Begitu memandang langsung terpikat,” kata perajin batik generasi ketiga ini. (Yoga)


Hidup hingga Mati di Pantai Pisangan

Yoga 04 Jul 2024 Kompas

Kelenteng Hok Tek Tjeng Sin di ujung Dusun Pisangan terlihat tergerus abrasi dan empasan gelombang laut di Pantai Pisangan, Desa Cemarajaya, Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Rabu (3/7/2024). Sejak 2002, sepanjang garis pantai di desa itu mengalami abrasi dan subsidensi atau amblesan tanah. Penggerusan tanah itu makin parah sejak 2010 dan terus berlangsung hingga kini dengan laju abrasi 2 meter per tahun. Daratan sebelumnya menjorok hingga 150 meter dari bibir pantai yang sekarang. Meski 75 keluarga sudah direlokasi di tempat baru, 80 rumah warga masih berdiri di sepanjang pantai dengan alasan dekat dengan tempat usaha. (Yoga)

Penurunan Kemiskinan Ekstrem Harus Dijaga

Yoga 04 Jul 2024 Kompas

Tingkat kemiskinan ekstrem di Indonesia terus menunjukkan tren penurunan. Hal ini membuat pemerintah optimistis target nol % kemiskinan ekstrem tahun ini bisa tercapai. Pemerintahan selanjutnya di bawah kepemimpinan Prabowo-Gibran diharapkan bisa menjaga tren tersebut. Survei BPS menunjukkan tingkat kemiskinan ekstrem per Maret 2024 tersisa 0,83 %, turun 0,29 % dibanding Maret 2024 di 1,12 %. Menko PMK Muhadjir Effendy mengatakan, tiga strategi yang ditempuh meliputi pengurangan beban pengeluaran masyarakat, peningkatan pendapatan dan pemberdayaan masyarakat, serta pengurangan jumlah kantong kemiskinan. Upaya ini sesuai Inpres No 4 Tahun 2022 tentang Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem.

”Sekarang waktunya tinggal lima bulan untuk memastikan target kita bisa mendekati nol persen,” kata Muhadjir dalam jumpa pers di Kemenko PMK, Jakarta, Rabu (3/7). Target kemiskinan ekstrem nol persen, hanya bisa dicapai jika semua kementerian, lembaga, pemeda, hingga swasta terus menguatkan komitmennya. ”Karena itu, lima bulan ini saya minta dari deputi yang menangani untuk memastikan daerah-daerah mana yang angka kemiskinan dan kemiskinan ekstremnya masih tinggi dan memang butuh intervensi dari pemerintah pusat,” tuturnya. Muhadjir menambahkan, segala upaya baik harus diteruskan dan dijaga pemerintahan selanjutnya yang akan dipimpin Prabowo-Gibran. Sebab, ini merupakan komitmen global dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) yang menargetkan penghapusan kemiskinan ekstrem pada 2030. (Yoga)


Pilihan Editor