;

Pelita Air dan Garuda Indonesia Tambah Pesawat

Yoga 09 Jul 2024 Kompas

PT Pelita Air Service dan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk berencana menambah armada pesawat tahun ini, seiring terus meningkatnya permintaan masyarakat terhadap transportasi pesawat. PT Pelita Air Service, anak usaha PT Pertamina (Persero), berencana menambah tiga pesawat tahun ini. Semuanya bertipe Airbus A320, seperti armada yang telah beroperasi, sehingga Pelita Air Service mengoperasikan total 14 pesawat pada 2024. Direktur Niaga Pelita Air Service Asa Perkasa mengemukkan, tambahan armada akan mengakomodasi rencana menambah rute-rute baru. Dua di antaranya rute ke Lombok, NTB, serta Labuan Bajo, NTT. ”Tentunya dengan kondisi sekarang, apakah datangnya armada tersebut tepat waktu atau tidak, itu yang agak menantang.

Sebab, penambahan pesawat hampir dibutuhkan semua maskapai, jadi agak rebutan,” ujar Asa di Bandara Pondok Cabe, Pamulang, Tangsel, Banten, Senin (8/7). Seluruh status pesawat yang dikelola Pelita Air adalah sewaan. Rencana penambahan pesawat juga dilakukan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Saat ini, perusahaan pelat merah ini memiliki 71 unit yang terdiri dari 41 pesawat berbadan sempit (narrow body) serta 30 unit berbadan lebar (wide body). ”Jumlah pesawat kami masih terbatas. Tahun lalu ada tambahan empat unit. Tahun ini rencana ada 8 plus 1. Yang satu ini, kami dapatkan persetujuannya tahun lalu, tetapi belum diadakan,” ujar Dirut Garuda Indonesia Irfan Setiaputra dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi VI DPR RI pekan lalu. Garuda Indonesia memiliki 41 unit Boeing 737-800 NG.

Disusul 22 armada bertipe Airbus 330 dan 8 armada berjenis Boeing 777-300 ER. ”Seperti juga arahan panitia kerja (panja), tipe pesawat kami kurangi drastis. Pengamat penerbangan, Alvin Lie, berpendapat, kondisi saat ini memang agak dilematis bagi produsen pesawat, baik Boeing maupun Airbus. Keduanya mengalami kesenjangan antara kebutuhan dan pasokan atau backlog. ”Banyak pesanan yang terlambat pengirimannya sehingga permintaan pesawat-pesawat lama sekarang juga berebut. Hal itu terjadi juga pada pasokan komponen dan suku cadang,” ujarnya. Hingga kini tidak ada yang dapat memprediksi kapan kondisi akan kembali normal, yakni pasokan aman dan tidak tersendat. (Yoga)


Kalah Jadi Abu, Menang Jadi Arang

Yoga 09 Jul 2024 Kompas

Nasib pilu terjerat judi daring atau online dialami S (44), karyawan swasta, yang akhirnya bunuh diri di Ciputat, Tangsel, Banten, Minggu (7/7). Ia ditemukan tewas dalam posisi gantung diri di rangka atap saung rumahnya. Hasil pemeriksaan awal Polsek Ciputat.menunjukkan S meninggal karena gantung diri dan tidak ditemukan adanya tanda kekerasan atau luka pada tubuhnya. ”S tidak memiliki riwayat penyakit. Pihak keluarga menolak visum dan otopsi. Dari keterangan orang sekitar, S mempunyai utang kepada beberapa orang,” kata Kapolsek Ciputat Komisaris Kemas MS Arifin, Senin (8/7). S yang diduga bunuh diri karena judi daring ini menambah rentetan panjang kasus serupa. Dari masyarakat umum hingga TNI dan Polri, ada yang terjerat judi daring, terlilit utang, dan bunuh diri.

Slamet (32), sopir ojek daring di Semarang, Jateng, gantung diri pada Juni lalu karena kalah judi daring dan terlilit utang Rp 15 juta. Ia menggadaikan sertifikat rumah. Slamet terjerat judi daring tiga tahun terakhir. Muhammad Nurhapif (24), sopir truk, ditemukan gantung diri saat kendaraannya parkir di bahu Jalan Tol Tangerang-Merak Km 52, Serang, Banten, Selasa (12/3). Dari keterangan saksi, Nurhapif naik-turun truk sambil bermain judi daring. Tak lama berselang, ia ditemukan gantung diri diduga karena kalah judi daring. Letnan Satu Dokter Eko Damara diduga bunuh diri karena judi daring. Sama dengan Prada Prima Saleh Gea. Eko, dokter di Satgas Pengamanan Perbatasan Mobile RI-Papua Niugini Yonif 7 Marinir, diduga terlilit utang untuk judi daring. Ia ditemukan bersimbah darah dengan tubuh bersandar pada dinding.

Prima, anggota Batalyon Kesehatan 1 Divisi Infanteri 1 Kostrad Bogor, diduga gantung diri karena terjerat judi daring. Ia ditemukan di Kamar OB Rumah Sakit Lapangan Yonkes 1/YKH/1 Kostrad, Bogor, pada 4 Juni 2024. Brigadir Satu Fadhilatun Nikmah bahkan membakar suaminya, Briptu Rian DW, karena menghabiskan tabungan untuk judi daring, Sabtu (8/6), di Mojokerto, Jatim. Rentetan kejadian ini menunjukkan judi daring telah menjadi penyakit akut. Sebanyak 3,2 juta warga Indonesia bermain judi daring pada tahun 2023 berdasarkan data PPATK. Sekitar 80 % bermain judi dengan nilai di bawah Rp 100.000. Akumulasi perputaran uang judi daring pada 2023 mencapai Rp 327 triliun (Kompas, 19 Juni 2024).

 Sehubungan dengan judi daring ini, Pusat Informasi Kriminal Bareskrim Polri mencatat penanganan 9.790 kasus judi selama kurun Januari 2021 sampai September 2023. Pada saat yang sama, Kemenkominfo memutus akses 1,91 juta konten bermuatan judi daring mulai dari 17 Juli 2023 hingga 22 Mei 2024. Kemenkominfo juga menutup 18.877 sisipan halaman judi daring di situs pendidikan dan 22.714 sisipan halaman di situs pemerintahan sampai 22 Mei 2024. Pada Juni lalu, pemerintah menegaskan akan satu barisan memberantas judi daring dengan Satgas Pemberantasan Perjudian Daring. Satgas melakukan sejumlah strategi, mulai dari menelusuri aliran uang dalam ribuan rekening mencurigakan, menyelidiki jual-beli rekening, hingga menutup penjualan isi ulang gim yang diduga terafiliasi dengan praktik perjudian (Kompas, 19 Juni 2024). (Yoga)


Susanto Zuhdi, Kembalikan Kejayaan Bahari Nusantara

Yoga 09 Jul 2024 Kompas (H)

Susanto Zuhdi (71), Guru Besar Ilmu Sejarah UI, memimpikan kembalinya kegemilangan peradaban lautan Nusantara melalui tangan anak-anak muda yang kelak menjadi pemimpin negara. Saat kapal layar KRI Dewaruci melintasi lautan sisi timur Sumatera, Susanto Zuhdi duduk di haluan menikmati sinar matahari terbenam pada pelayaran hari pertama Muhibah Budaya Jalur Rempah 2024. Senyumnya merekah karena setelah puluhan tahun mendalami ilmu sejarah maritim, ia bisa berlayar bersama kapal layar legendaris itu. Selama pelayaran dari dermaga Kolinlamil di Tanjung Priok, Jakut, Jumat (7/6/2024), menuju Belitung Timur, Bangka Belitung, Susanto berkeliling menjelajahi kapal cagar budaya tersebut.

Dia mendapat ruang tidur yang nyaman dekat kamar komandan, tapi selalu keluar ke setiap sudut kapal. ”Pelayaran ini semacam impian yang terwujud karena dulu di Kementerian Pariwisata dan Kebudayaan saya menjadi Direktur Sejarah (2001-2006), membuat program Arung Sejarah Bahari (Ajari) dan sekarang disempurnakan dalam MBJR dengan KRI Dewaruci yang luar biasa,” kata Susanto. Masa kegemilangan Laut Melayu Nusantara selama berabad berlangsung di bawah penguasaan Sriwijaya, Majapahit, Melaka, dan Johor-Riau, tidak hanya menumbuhkan perekonomian, tetapi juga peradaban dan kebudayaan. Namun, masuknya bangsa Eropa, yakni Inggris di Malaysia dan Singapura serta Belanda di Indonesia, lambat laun mengakhiri kegemilangan peradaban Laut Melayu Nusantara.

Secuplik kisah itu diceritakan Susanto di geladak kapal kepada 29 anak-anak muda yang menjadi laskar rempah dalam pelayaran muhibah ini. ”Ada harapan saya suatu saat ketika mereka menjadi pemimpin atau orang-orang berpengaruh, mereka membuat kebijakan untuk menyebarkan ajaran bahari dan kekuatan bahari kita akan kembali berjaya,” ucapnya. Kebijakan-kebijakan dengan orientasi darat turut mengikis kebudayaan bahari masyarakat, terlihat dari pembagian anggaran tiga matra TNI tahun 2025. Dari total Rp 155 triliun yang diajukan Kemhan, Angkatan Laut hanya mendapatkan Rp 20 triliun. Angkatan Udara Rp 18 triliun, dan terbesar untuk Angkatan Darat Rp 54 triliun.

Pasar-pasar terapung di sungai kian ”tenggelam”, reklamasi semakin merusak alam bawah laut, hingga seni tradisi orang laut yang mati pelan-pelan. ”Nawacita untuk kembali ke laut masih sebatas jargon semata. Kita harus mengembalikan persepsi bahwa Indonesia ini disatukan oleh laut, bukan dipisahkan oleh laut. Ini pekerjaan rumah untuk presiden yang akan datang,” tutur Susanto. Setiap laskar rempah ditugaskan membuat konten di media sosialnya untuk menyebarkan pengetahuan kepada masyarakat tentang jalur rempah dan kekuatan bahari Tanah Air, sebagai upaya Indonesia mengajukan jalur rempah sebagai warisan budaya pada UNESCO. Targetnya, pengajuan itu bisa didapat pada 2024. (Yoga)


Berjibaku Menutup Defisit Anggaran Negara

Hairul Rizal 09 Jul 2024 Kontan (H)

Bukan hanya masyarakat, pemerintah juga bakal merogoh "tabungan" untuk menutup kebutuhan anggaran tahun ini. Langkah itu ditempuh demi menambal kebutuhan belanja di tengah penerimaan negara yang pas-pasan. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati kemarin meminta restu Badan Anggaran (Banggar) DPR RI untuk menggunakan tambahan Saldo Anggaran Lebih (SAL) senilai Rp 100 triliun. Penggunaan SAL ini bertujuan menjaga laju penerbitan surat berharga negara (SBN) yang tetap rendah di tengah pelebaran defisit anggaran 2024. "Kami mengajukan kepada DPR untuk menggunakan SAL Rp 100 triliun tambahan dari Rp 51 triliun yang sudah kita usulkan di UU APBN 2024," ujar Sri Mulyani. Alhasil, total penggunaan SAL tahun ini mencapai Rp 151 triliun. Adapun SAL akan dipakai untuk menutup tambahan pembiayaan anggaran sejalan defisit yang diprediksi melebar ke 2,7% dari produk domestik bruto (PDB). Angka itu melampaui target awal 2,29% PDB. Dus, defisit APBN diperkirakan Rp 609,7 triliun, dari semula Rp 522,8 triliun. Sementara itu, pelebaran defisit akibat belanja negara lebih besar dari estimasi, yakni Rp 3.412,2 triliun atau 102,6% dari pagu.

Soal belanja negara, pemerintah memang banyak mengguyur bantuan sosial (bansos). Anggaran belanja subsidi energi tahun ini juga bisa membengkak akibat koreksi rupiah. Namun pemerintah belum memerinci masing-masing besarannya. Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah meminta pemerintah berhati-hati mengelola APBN 2024. Pemerintah perlu menimbang ulang proyek kejar tayang yang tidak terlalu mengungkit pertumbuhan ekonomi, juga tidak membuka lapangan kerja. Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira menilai defisit yang hampir menyentuh ambang batas aman menandakan alat fiskal negara tertekan berat. Kondisi ini tecermin dari penerimaan pajak yang tak setinggi tahun lalu akibat windfall harga komoditas tak terulang. Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede mengatakan dengan defisit APBN 2024 yang lebar, pemerintah perlu mengelola kebijakan fiskal secara prudent. Yang paling penting, pemerintah perlu mengurangi belanja kurang produktif dalam jangka pendek seperti belanja perjalanan dinas. Hal ini agar ruang fiskal sehat dan perpekstif investor atas kondisi fiskal terjaga.

Penerimaan Pajak 2024 Shortfall Rp 67 Triliun

Hairul Rizal 09 Jul 2024 Kontan

Penerimaan pajak pada tahun ini diperkirakan meleset dari target dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2024 alias shortfall. Artinya, kinerja penerimaan pajak akan mengulangi kondisi di tahun-tahun sebelum 2021. Menteri Keuangan Sri Mulyani memprediksi penerimaan pajak hingga akhir tahun nanti hanya mencapai Rp 1.921,9 triliun. Jumlah tersebut setara 96,6% dari target yang dipatok pemerintah sebesar Rp 1.988,9 triliun dalam Undang-Undang APBN 2024. Artinya, penerimaan pajak di sepanjang 2024 akan mencetak shortfall sebesar Rp 67 triliun. Padahal, selama tiga tahun terakhir penerimaan pajak berhasil melampaui target. Pada tahun 2021, misalnya, setoran penerimaan pajak mencapai 103,9% dari target. Dilanjutkan pada tahun 2022 dengan realisasi penerimaan pajak sebesar 115,6% dan pada tahun 2023 sebesar 102,8% dari target. Meski penerimaan pajak 2024 bakal shortfall, "Ini masih tumbuh tipis 2,9%, artinya juga perekonomian nasional kita relatif terjaga meskipun tekanan dari beberapa komoditas masih sangat besar," ungkap Sri Mulyani dalam rapat dengan Komisi XI DPR, Senin (8/7).

Menurut Menkeu Sri Mulyani, menurunnya penerimaan pajak terutama disebabkan oleh setoran pajak penghasilan (PPh) badan yang anjlok 34,5%. Hal ini dipengaruhi oleh pelemahan kinerja perusahaan tahun lalu akibat penurunan harga komoditas. Selain PPh badan, setoran pajak pertambahan nilai dalam negeri (PPN DN) juga turun sebesar 11% yoy secara neto. Sementara secara bruto tumbuh 9,2% yoy. "Berarti aktivitas ekonominya masih positif, pertumbuhannya masih di level 9,2%. Namun, kemudian dilakukan restitusi sehingga terjadi penerimaan neto pajak kita mengalami tekanan," ujar Sri Mulyani. Menteri Sri Mulyani menegaskan bahwa untuk mendorong pertumbuhan penerimaan pajak di semester II-2024, pemerintah akan meningkatkan kegiatan pengawasan dan kepatuhan bagi wajib pajak. Pengamat Pajak Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) Fajry Akbar menilai, target penerimaan pajak pada tahun ini tidak baik bila dipaksakan. Sebab, pelaku usaha akan terdampak. "Kita tak mau penerimaan pajak bagus tapi mengorbankan industri. Yang benar adalah, industri kuat, penerimaan pajak juga kuat," kata Fajry, kemarin.

Kinerja Membaik di Paruh Kedua 2024

Hairul Rizal 09 Jul 2024 Kontan

Penguatan harga minyak sawit mentah alias crude palm oil (CPO) dapat memberikan sentimen positif terhadap prospek saham emiten CPO. Melansir Bloomberg, harga CPO naik 1,7% dalam sebulan terakhir dan menguat 1,58% dalam sepekan terakhir ke harga RM 4.042 per ton, Senin (8/7). Sementara melansir Kementerian Perdagangan, harga referensi produk CPO untuk bulan ini ditetapkan sebesar US$ 800,75 per ton. Nilai ini lebih tinggi 2,82% atau US$ 21,93 per ton dari harga acuan untuk Juni 2024, yaitu US$ 778,82 per ton. PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) menilai, kinerja harga CPO pada tahun 2024 masih berada pada level yang cukup tinggi. Sekretaris Perusahaan TAPG Joni Tjeng mengatakan, pasokan minyak nabati global belum naik signifikan, khususnya minyak kedelai. Di sisi lain, harga minyak mentah masih cukup tinggi akibat kondisi geopolitik.

Sentimen tersebut menjaga harga CPO di semester pertama 2024. Sementara itu, PT Sampoerna Agro Tbk (SGRO) mencatatkan harga rata-rata CPO sebesar Rp 11.856 per kg di kuartal I-2024. "Proyeksi harga jual rata-rata sangat tergantung ke mekanisme pasar serta juga fluktuasi harga komoditas dunia, ujar Investor Relations SGRO Stefanus Darmagiri. Analis Phillip Sekuritas, Marvin Lievincent menilai, kenaikan harga CPO membawa dampak positif terhadap industri. Namun, Marvin mengingatkan, penguatan harga CPO harus diimbangi dengan upaya emiten untuk menjaga biaya operasional agar tidak ikut naik. Analis Kiwoom Sekuritas Indonesia, Abdul Azis Setyo Wibowo bilang, kenaikan harga CPO memang berpotensi menaikkan harga jual emiten sektor ini. Tapi, belum tentu kenaikan harga ini berdampak signifikan terhadap kinerja semua emiten sawit.

KATALIS PELECUT IHSG

Hairul Rizal 09 Jul 2024 Bisnis Indonesia (H)

Kendati merevisi target indeks harga saham gabungan (IHSG) pada 2024, sejumlah analis masih optimistis indeks komposit mampu menembus rekor tertingginya pada tahun ini. Dus, investor pun dapat ancang-ancang dengan memilah saham-saham potensi cuan dari sektor-sektor prospektif penopang indeks komposit. Jika ditengok, IHSG sempat mencapai rekor penutupan tertinggi sepanjang masa di level 7.433,15 pada 14 Maret 2024. Namun, proyeksi positif IHSG cenderung berbalik hingga mencapai level terendah tahun ini di posisi 6.726,91 pada 19 Juni 2024. Pada akhir semester I/2024, IHSG berhasil mengakhiri perdagangan di atas level 7.000, tepatnya 7.063,58. IHSG melorot 2,88% secara year-to-date (YtD). Mengutip data dari DataIndonesia.id, rapor IHSG menjadi kedua yang terburuk di Asia Tenggara, setelah Bursa Thailand yakni SETi yang mencetak penurunan terdalam hingga 8,05% ke level 1.301,94 pada semester I/2024. Terkini pada Senin (8/7), IHSG berada di level 7.250,97, terkoreksi 0,30% YtD. Kendati demikian, Head of Retail Research Sinarmas Sekuritas Ike Widiawati memperkirakan pada semester II/2024 IHSG akan mendapat sentimen yang seimbang dari segi domestik dan global. Dari segi domestik, faktor stabilitas politik pelantikan Presiden terpilih dan penetapan nama dalam jajaran kabinet, hingga perbaikan ekonomi seperti nilai tukar rupiah, cadangan devisa, dan inflasi bakal mengungkit IHSG.

Setali tiga uang, Direktur Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus mengatakan IHSG semester II/2024 bakal ditopang potensi pemangkasan suku bunga Federal Reserve, pelantikan Presiden terpilih dan kabinet baru, hingga kebijakan Bursa yang berpihak ke pelaku pasar. Dia memprediksi IHSG di level 7.350—7.460 pada akhir 2024 dengan rekomendasi saham BBCA dengan target harga (target price/ TP) Rp11.000, BBNI Rp6.000, BMRI Rp7.400, BBRI Rp5.900, BRIS Rp2.900, CTRA Rp1.500, BSDE Rp1.300, INDF Rp7.600, ICBP Rp13.000, MYOR Rp3.000, AMRT Rp3.300, ACES Rp1.000, JSMR Rp6.300, AUTO Rp2.900. Sementara itu, Head of Research Ciptadana Sekuritas Asia Arief Budiman menyampaikan kinerja IHSG membaik mulai Juni 2024, dengan kenaikan 1,3% month-on-month (MoM). Laju IHSG ditopang pemulihan saham perbankan seperti BBRI-BBCA dan infrastruktur TLKM-BREN.

Ciptadana Sekuritas pun merevisi target IHSG 2024 menjadi 7.580 dari estimasi sebelumnya 7.700. Laju indeks ditopang ekspektasi pergeseran kebijakan moneter The Fed sehingga investor asing Kembali masuk ke pasar saham Indonesia. Di sisi lain, laba per saham (earning per share/ EPS) emiten yang dipantau Ciptadana diperkirakan tumbuh moderat 6%-8%. Adapun, Rekomendasi saham pilihan Ciptadana Sekuritas ialah BBCA TP Rp10.900, BBTN Rp1.975, MYOR Rp3.000, EXCL Rp3.000, ADMR Rp2.000, SMGR Rp6.000, PGAS Rp1.800, MEDC Rp1.850, SILO Rp3.070. Chief Economist & Head of Research Mirae Asset Sekuritas Indonesia Rully Arya Wisnubroto mengatakan, prediksi IHSG tersebut terutama karena didasari pertimbangan makroekonomi terkini terkait ruang penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) yang lebih terbatas dan posisi nilai tukar rupiah. Sementara itu, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, Bursa Karbon OJK Inarno Djajadi menyampaikan rata-rata nilai transaksi harian (RNTH) saham diharapkan meningkat ke depannya.

Berkelit dari Defisit

Hairul Rizal 09 Jul 2024 Bisnis Indonesia

Sebagai institusi yang didirikan oleh pemerintah, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan memiliki tanggung jawab untuk menjaga neraca keuangan, supaya tidak membawa kerugian kepada negara. Neraca keuangan BPJS Kesehatan memang menjadi hal yang krusial. BPJS Kesehatan harus menanggung beban yang tidak kecil seiring dengan peran vitalnya selaku lembaga yang mengelola program jaminan kesehatan seluruh rakyat Indonesia. Menjaga pemasukan dan pengeluaran yang berimbang bukanlah perkara mudah bagi BPJS Kesehatan. Biaya berobat tak murah. Inflasi kesehatan terus meningkat tiap tahun. Acap kali Dana Jaminan Sosial (DJS) pun tergerus. Posisi surplus memang sempat dibukukan BPJS Kesehatan dalam beberapa tahun terakhir. Mengacu data BPJS Kesehatan yang dipublikasikan pada 5 Juli 2024, posisi aset neto DJS Kesehatan pada 2022 tercatat surplus Rp56,5 triliun. Jumlah itu kemudian naik menjadi Rp56,66 triliun pada 2023. Namun, yang menjadi catatan, beban jaminan kesehatan sepanjang 2023 mencapai Rp158,85 triliun, sedikit di atas pendapatan iuran yang sebesar Rp158,12 triliun. Hal itu berarti beban jaminan telah melampaui penerimaan iuran. Kondisi serupa dikhawatirkan kembali terjadi pada 2024 ini.

Aset neto BPJS Kesehatan memang surplus. Hal ini karena pada 2019—2020 silam, BPJS Kesehatan melakukan penyesuaian iuran yang membuat pendapatan kian tebal.Apalagi kepercayaan masyarakat yang meningkat terhadap layanan BPJS Kesehatan justru turut membuat biaya utilisasi dan klaim tagihan dari rumah sakit membengkak. Hal lain yang harus dihadapi manajemen BPJS Kesehatan ialah besaran iuran. Nominal iuran yang disesuaikan tentu akan menguntungkan bagi neraca keuangan BPJS Kesehatan. Namun, tentu tak semudah itu menaikkan besaran iuran yang membebani masyarakat. Apalagi, masih ada jutaan orang peserta jaminan kesehatan nasional (JKN) yang menunggak. Per 1 Juni 2024, dari total 273 juta peserta JKN, terdapat 58,3 juta peserta yang berstatus non-aktif. Dari data itu, ada 16,9 juta peserta JKN yang non-aktif dan memiliki tunggakan iuran. Memang sejak 2023, BPJS Kesehatan telah mereaktivasi status 7,3 juta peserta non-aktif tersebut. Namun, tagihan iuran atau piutang mereka belum terhapus. Karena itu kita berharap pemerintah dan pihak-pihak terkait merumuskan dan mengeluarkan aturan teknis pemutihan (write off) terkait dengan tunggakan peserta JKN tersebut.

BPJS KESEHATAN : JAGA ASA JAMINAN KESEHATAN

Hairul Rizal 09 Jul 2024 Bisnis Indonesia

Badan Pengelola Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan tengah menyiapkan skema yang lebih berkelanjutan dalam mengelola dana jaminan sosial (DJS) kesehatan agar keuangannya tidak kembali mengalami defisit. Berdasarkan laporan keuangan diaudit per 2023, BPJS Kesehatan tercatat masih memiliki aset bersih sebesar Rp56,66 triliun, meningkat tipis dari Rp56,5 triliun pada 2022. Salah satu pencatatan yang signifi kan, adanya peningkatan aset investasinya menjadi Rp35,68 triliun dari Rp6,07 triliun. Agaknya, dalam jangka panjang pendapatan investasi disiapkan sebagai salah satu penopang pembayaran klaim. Adapun, pendapatan investasi 2023 meningkat hampir dua kali lipat menjadi Rp5,71 triliun dari 2022 yang sebesar Rp2,88 triliun. Pendapatan terbesar masih berasal dari pendapatan iuran yang bernilai jumbo Rp151,69 triliun tumbuh 4,86% pada 2023. Pendapatan iuran turut bertumbuh seiring dengan peningkatan jumlah peserta menjadi 267,31 juta jiwa dari 248,77 juta jiwa pada 2022. Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti menuturkan memang ada rencana sengaja mengambil posisi defisit pada pengelolaan DJS tahun ini. Dia menjelaskan hal ini sebagai bagian dari upaya mendapatkan kinerja sehat yang lebih berkelanjutan.

Adapun, surplus BPJS Kesehatan mencatatkan penurunan menjadi Rp157,22 miliar pada 2023 dari posisi surplus Rp17,74 triliun pada 2022. Dari segi beban, memang beban jaminan kesehatan mengalami lonjakan 39,82% menjadi Rp158,85 triliun pada 2023. Salah satu solusi yang dapat dilakukan demi menjaga kinerja pengelolaan DJS tetap sehat yakni perubahan besaran iuran secara berkala. Lebih jauh, Ghufron mengungkapkan strategi lain yang tengah dikaji yakni urun biaya. Namun, diskusi ini masih panjang dan mesti melibatkan berbagai pihak. Koordinator Advokasi BPJS Watch, Timboel Siregar mengakui penaikan iuran DJS acap kali menjadi kebijakan politis. “Kenaikan iuran ini sangat dinanti, mengingat kenaikan biaya kesehatan,” terangnya. Selain itu, Timboel menilai sejumlah hal dapat dilakukan demi menjaga kinerja keuangan. Salah satunya, perlu adanya peningkatan nilai iuran dan jumlah peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI). Berikutnya, perlu ada peningkatan kepesertaan di Pekerja Penerima Upah (PPU) yang didaftarkan sebagai peserta. Selanjutnya, perlu ada relaksasi tunggakan dari peserta mandiri. Anggota Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) Muttaqien mengatakan setidaknya ada tiga opsi yang dapat dilakukan BPJS Kesehatan saat defisit, yaitu penyesuaian tarif, suntikan dana tambahan, serta penyesuaian manfaat. Adapun, Drajat Wibowo, Ketua Dewan Pakar PAN, yang tergabung dalam koalisi pemenang pemilu, menilai Indonesia mesti belajar dari pengembangan jaminan kesehatan di Inggris dan Australia.

HARGA GAS BUMI TERTENTU : Gas Murah Mengalir untuk Industri Turunan

Hairul Rizal 09 Jul 2024 Bisnis Indonesia

Pemerintah memastikan bakal memberikan harga gas bumi tertentu kepada industri turunan dari tujuh sektor yang selama ini telah menikmatinya. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifi n Tasrif mengatakan, harga gas bumi tertentu atau HGBT bakal diperluas ke industri turunan dari pupuk, petrokimia, oleokimia, baja, keramik, kaca, dan sarung tangan karet yang sedang mengalami pertumbuhan. “[Program HGBT] lanjut. Memang industrinya sedang ada yang sedang tumbuh, tetapi masih masuk ke dalam kelompok tujuh sektor yang menerima HGBT,” katanya, Senin (8/7). Sementara itu, Kementerian Perindustrian menilai insentif tersebut menjadi stimulus penting untuk mendorong investasi masuk ke Indonesia. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan bahwa realisasi investasi sejak HGBT diberlakukan mengalami peningkatan. Kendati, terjadi pelemahan lantaran adanya kendala dari sisi hulu. Untuk diketahui, Peraturan Presiden (Perpres) No. 121/2020 menyebut HGBT berlaku sebesar US$6 per MMBtu untuk tujuh subsektor industri. Dalam catatan Kementerian Perindustrian, HGBT telah memberikan dampak terhadap sektor industri berupa nilai tambah yang meningkat hingga tiga kali lipat dengan nilai mencapai Rp147,1 triliun per Maret 2024. Di sisi lain, realisasi pajak industri juga mengalami peningkatan dari 2020 setelah HGBT diberlakukan. Adapun, pada 2020 nilai setoran pajak industri sebesar Rp27,9 triliun naik menjadi Rp31,9 triliun pada 2021, nilai nya melonjak ke level Rp49,7 triliun pada 2022. Sementara itu, dari sisi realisasi investasi dari tujuh subsektor mengalami peningkatan dari Rp52,38 triliun pada 2020 menjadi Rp57,6 triliun pada 2021, kemudian pada 2022 senilai US$73,4 triliun.

Pilihan Editor