;

Mengoptimalkan Peran Pariwisata dalam Ekonomi Nasional

Hairul Rizal 17 Sep 2024 Bisnis Indonesia

Menyoroti bahwa sektor pariwisata Indonesia masih menghadapi tantangan besar untuk pulih sepenuhnya dari dampak pandemi Covid-19. Meskipun devisa pariwisata meningkat pada 2023 menjadi US$14 miliar, angka ini masih jauh di bawah capaian pra-pandemi sebesar US$16,91 miliar pada 2019. Kontribusi pariwisata terhadap PDB juga belum signifikan, tidak pernah mencapai 5% sejak 2015.

Beberapa kendala utama yang dihadapi industri pariwisata mencakup harga tiket pesawat yang mahal, pajak tinggi di sektor transportasi, dan regulasi pemerintah yang kurang fokus. Keberadaan Satgas Penurunan Tiket Pesawat, yang bertujuan menurunkan harga tiket, belum menunjukkan hasil yang optimal. Selain itu, infrastruktur seperti bandara internasional perlu lebih dioptimalkan, terutama dalam hal konektivitas penerbangan domestik yang sering dikeluhkan oleh wisatawan.

Prabowo Subianto, yang kepemimpinannya diharapkan mampu memberikan perhatian pada promosi global dan regional serta pengembangan destinasi berkualitas. Dukungan pemerintah dalam akses permodalan juga diperlukan untuk mendorong investasi baru di sektor perhotelan, yang masih tertinggal dibandingkan dengan negara tetangga seperti Thailand, yang berhasil menyerap investasi hotel baru sebesar US$304 juta pada semester pertama 2024.

Pada akhirnya, dengan promosi yang kuat dan pengembangan pariwisata yang inovatif, sektor ini bisa menjadi penggerak ekonomi yang signifikan, membawa kesejahteraan langsung ke masyarakat lokal.

Mendukung Pasar dan Industri Lokal di Tengah Persaingan Global

Hairul Rizal 17 Sep 2024 Bisnis Indonesia

Kebijakan perdagangan Indonesia yang penting untuk menjaga persaingan sehat di pasar dalam negeri dan melindungi industri lokal dari produk impor. Meskipun Indonesia telah meratifikasi perjanjian World Trade Organization (WTO) melalui UU No. 7/1994 dan mengeluarkan UU No. 7/2014 tentang Perdagangan, implementasi kebijakan tersebut belum optimal. Beberapa perangkat perdagangan seperti antidumping, tindakan pengamanan, pajak imbalan, tarif, Surat Keterangan Asal (SKA), serta aturan labeling dan packaging yang ada di Indonesia masih belum digunakan secara maksimal.

Tokoh penting dalam konteks ini adalah pemerintahan baru di bawah Presiden Prabowo Subianto, yang diharapkan dapat meninjau ulang kebijakan perdagangan agar lebih terencana dan sistematis. Kritik terhadap kebijakan sebelumnya, termasuk pemberlakuan pajak impor yang tiba-tiba serta peraturan yang tidak konsisten, telah menurunkan kepercayaan internasional. Oleh karena itu, ada harapan agar kebijakan perdagangan dapat disusun lebih baik, termasuk memperbaiki organisasi seperti Komite Anti Dumping Indonesia (KADI) dan Komite Pengamanan Perdagangan Indonesia (KPPI), serta menegakkan perjanjian internasional yang telah disepakati.

Tantangan Besar Industri Turisme dalam Pengelolaan Sumber Daya

Hairul Rizal 17 Sep 2024 Bisnis Indonesia

Berbagai tantangan dalam mengoptimalkan sektor pariwisata Indonesia sebagai mesin ekonomi. Meskipun pemerintah telah berusaha memulihkan sektor ini pasca-pandemi, kebijakan yang diambil dinilai kontraproduktif, seperti pengurangan jumlah bandara internasional, mahalnya tiket pesawat, dan pengurangan negara bebas visa kunjungan. Kebijakan tersebut mempengaruhi jumlah kunjungan wisatawan dan menghambat akselerasi pemulihan sektor pariwisata.

Beberapa tokoh penting dalam artikel ini adalah Maulana Yusran, Sekretaris Jenderal Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), yang menyuarakan keluhan pengusaha mengenai tingginya harga tiket pesawat dan perlunya intervensi pemerintah melalui insentif. Bayu Sutanto, Sekjen Asosiasi Maskapai Penerbangan Indonesia (INACA), menjelaskan bahwa harga tiket pesawat belum pernah melebihi tarif batas atas (TBA) yang ditetapkan pemerintah, tetapi tingginya biaya operasi maskapai membuat harga tiket sulit diturunkan. Irfan Setiaputra, Direktur Utama Garuda Indonesia, juga menekankan pentingnya penurunan harga tiket pesawat dan komunikasi dengan pemerintah terkait kendala operasional.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menyatakan bahwa pemerintah fokus pada pemulihan pariwisata, dengan langkah-langkah seperti peningkatan konektivitas, promosi wisata, dan pengembangan 5 Destinasi Pariwisata Super Prioritas (Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, dan Likupang). Namun, hambatan perizinan, infrastruktur, dan insentif tetap menjadi kendala yang signifikan.

Ekonom Yusuf Rendy Manilet dari Core Indonesia menambahkan bahwa sektor pariwisata masih belum bisa menjadi penyelamat neraca transaksi berjalan tanpa peningkatan daya tarik, fasilitas pendukung, dan peran masyarakat lokal dalam bisnis pariwisata.

Paus Berharap Anak Muda Menjadi Pribadi yang Lebih Berani

Yoga 14 Sep 2024 Kompas (H)

Paus Fransiskus menutup rangkaian perjalanan apostolik Asia-Oseania dengan menggelar pertemuan bersama anak-anak muda lintas agama di Singapura. Dalam kesempatan tersebut, Paus berpesan agar anak muda menjadi pribadi yang lebih berani. ”Maju, jangan lagi mundur. Saya berdoa untuk Anda dan berdoalah juga untuk saya,” kata Paus Fransiskus di Singapura, Jumat (13/9). Pertemuan dengan anak muda digelar di Catholic Junior College. Sebanyak 600 anak muda dari 50 sekolah dan organisasi keagamaan bertemu Paus dalam dialog tersebut. Paus Fransiskus mengajak mereka untuk maju meski kadang berisiko. ”Jangan biarkan perutmu menjadi gemuk, tetapi biarkan kepalamu menjadi gemuk,” kata Paus, mengundang tawa hadirin.

”Saya katakan ambil risiko, pergilah ke luar sana. Orang muda yang takut dan tidak mengambil risiko adalah orang tua,” kata Paus. Selain itu, Paus Fransiskus mengingatkan sembari menjawab pertanyaan seorang pemuda tentang teknologi dan kecerdasan buatan. Menurut Paus, menggunakan teknologi dan mengikuti perkembangannya merupakan hal baik. ”Namun, sebaiknya jangan membiarkan teknologi memperbudak diri kita,” kata Paus. Paus Fransiskus sangat menikmati pertemuan itu. Ia sempat bertukar pertanyaan dengan para pemuda lintas agama. Paus pun kerap berbicara diluar teks. Situasi itu memperlihatkan Paus gembira dan antusias dengan perbincangan bersama anak-anak muda lintas agama.

Meski ada kelelahan terpancar di beberapa acara, Paus Fransiskus tetap bersemangat untuk bertukar pendapat yang bebas. Ia dengan riang mendorong dan menyerukan kaum muda untuk membantu mereka yang membutuhkan. Lise de Rocquigny (47), ekspatriat Perancis yang tinggal di Singapura, mencermati hal itu. Ia mengatakan, selama kunjungan di Singapura, Paus terlihat lelah di beberapa kesempatan, tetapi tetap bersemangat dan cukup bugar. ”Paus benar-benar mampu menyampaikan pesan-pesan yang dekat di hatinya: dialog antaragama, solidaritas, amal, mendengarkan orang miskin, kepedulian terhadap Bumi tempat tinggal kita,” ujarnya

Kaum Superkaya Tak Lagi Belanja Barang Mewah

Yoga 14 Sep 2024 Kompas

Tren gaya hidup orang-orang superkaya dunia berubah. Mereka tak lagi membelanjakan uang untuk jet pribadi, mobil mewah, atau tas mahal. Mereka saat ini justru semakin tertarik belanja pengalaman dan mengejar makna hidup. Pada era ini, kalangan superkaya justru ingin terlihat lebih membumi dan tak mencolok. Mereka mengoleksi pengalaman dengan mencoba jalan kaki di luar angkasa, banyak berlibur, serta berbelanja barang seni dan barang antik. Sejumlah laporan terbaru juga menunjukkan, mereka sangat tertarik pada kecerdasan buatan, berkesadaran lingkungan dan sosial tinggi, serta tak segan keluar banyak uang untuk hidup ekstrasehat.

Pada Kamis (12/9) Jared Isaacman (41) menjadi warga sipil bukan astronot yang pertama berjalan di luar angkasa (spacewalk). Selama satu jam, ia keluar dari wahana antariksa Polaris Dawn Crew Dragon Resilience milik SpaceX yang membawanya ke luar angkasa dan berjalan-jalan melihat Bumi dari ketinggian 700 km. Isaacman merekam seluruh pengalaman itu dengan kamera di helmya. ”Di rumah, pekerjaan kita begitu banyak. Tapi dari sini, Bumi terlihat seperti dunia yang sempurna,” katanya, melukiskan indahnya pemandangan yang ia lihat. Dengan kekayaan yang ditaksir senilai Rp 29,2 triliun, Isaacman termasuk jajaran orang-orang superkaya. Ia membiayai misi Polaris Dawn demi bisa berjalan-jalan di luar angkasa dan memandang Bumi dengan mata telanjang.

Ia dilaporkan menghabiskan Rp 3,08 triliun untuk misi sipil SpaceX sebelumnya pada 2021. Isaacman memperoleh kekayaan dari perusahaan pemrosesan pembayaran Shitf4 Payment yang didirikan pada 1999 saat berusia 16 tahun. Pada 2011, ia mendirikan Draken International, firma pertahanan yang melatih para pilot Angkatan Udara. Isaacman termasuk dalam kalangan yang kerap disebut ultrakaya atau elite global atau kaum ”satu persen”, merujuk jumlah mereka yang segelintir, tetapi kekayaannya begitu besar. Sebutan resmi untuk kalangan ini adalah individu dengan kekayaan bersih tinggi (ultrahigh net worth individuals/UHNWI), yang didefinisikan sebagai orang atau rumah tangga yang memiliki asset likuid senilai lebih dari Rp 461 miliar.

Menariknya, saat ini semakin banyak generasi muda dalam kelompok superkaya itu. Para generasi muda  superkaya ini menjadi penggerak perubahan gaya hidup kaum ultrakaya. Dengan karakter berkesadaran sosial dan lingkungan yang relatif lebih tinggi, mereka memilih koleksi pengalaman atau barang bermakna ketimbang barang semata karena mewah. Pilihan jalan-jalan Isaacman ke luar angkasa menjadi gambaran. Laporan firma keuangan Julius Baer tentang kekayaan global dan gaya hidup tahun 2024 menyebutkan, minat kalangan superkaya saat ini lebih pada koleksi pengalaman, mulai dari jalan-jalan, tinggal di hotel-hotel mewah yang menawarkan pengalaman eksotis dan unik, hingga bersantap di restoran terkemuka. Hal yang sama diungkapkan dalam Survei Kekayaan Modern Charles Schwab 2023. Sekitar 70 % orang kaya AS modern memandang kekayaan sebagai koleksi pengalaman. (Yoga)


Indonesia dan Brasil akan Kembangkan 100.000 Sapi Tropis di Indonesia

Yoga 14 Sep 2024 Kompas (H)

Indonesia dan Brasil akan mengembangkan 100.000 sapi tropis asal Brasil di Indonesia dengan potensi investasi senilai Rp 4,5 triliun, yang merupakan upaya Pemerintah Indonesia mewujudkan swasembada daging dan susu nasional. Kerja sama pengembangan sapi tropis itu tertuang dalam nota kesepahaman (MoU) antara PT Asiabeef Biofarma Indonesia dan Agropecuaria 31. MoU yang diinisiasi Kementan RI itu diteken dalam pertemuan bilateral Mentan RI Andi Amran Sulaiman dengan Mentan Brasil Carlos Favaro di Chapada Dos Guimaraes, Brasil, Kamis (12/9). Amran mengatakan, untuk memenuhi kebutuhan protein daging sapi dan susu nasional, Indonesia tak ingin bergantung terus pada impor. Ke depan, kebutuhan tersebut harus bisa dipenuhi dari dalam negeri dengan mengembangkan peternakan sapi secara masif.

”Oleh karena itu, kehadiran investor asal Brasil tersebut dapat turut mendukung swasembada daging dan susu di Indonesia. Tak hanya itu, investasi itu juga akan menciptakan lapangan kerja baru di sektor peternakan,” ujarAmran melalui siaran pers, Jumat (13/9). Pertemuan bilateral RI-Brasil itu berlangsung setelah Amran menghadiri Pertemuan Menteri Pertanian (AMM) G20 di Brasil. Dalam pertemuan bilateral itu, Favaro berjanji akan berkunjung ke Indonesia. Ia akan datang bersama sejumlah pengusaha besar Brasil yang bergerak di sektor peternakan. Ia juga berharap Brasil-RI dapat membuat kesepakatan lanjutan tentang pembangunan sektor peternakan di Indonesia. Selama ini, produksi daging sapi dan kerbau serta susu di Indonesia masih jauh dari kebutuhan nasional. Neraca produksi-konsumsi ketiga komoditas pangan itu masih defisit sehingga harus ditambal melalui impor. (Yoga)


Dugaan Korupsi PROYEK GERBANG KENDARI-TORONIPA Senilai Rp 32,8 Miliar

Yoga 14 Sep 2024 Kompas (H)

Baru diresmikan Februari 2024, bagian dinding Gerbang Kendari-Toronipa rontok dan rusak di sejumlah sisi. Bangunan senilai Rp 32,8 miliar itu ternyata hanya terbuat dari papan semen tanpa struktur beton. Hal ini memicu banyak pertanyaan publik di kala anggaran fantastis digelontorkan untuk empat gerbang yang ”kopong”. Wandi (33) mendekati gerbang pertama di jembatan Kendari-Toronipa Sultra, Ia penasaran dengan bahan dan ornament gerbang yang sedang banyak diperbincangkan di masyarakat. Tangannya mengusap dinding serupa batu bata tersebut. ”Bukan beton. Kayak gipsum saja,” kata pengemudi ojek daring ini, Rabu (11/9). Sejak gerbang difungsikan Februari lalu, ia mengatakan, tak terhitung lagi dirinya melewati jalan ini. Selama itu, ia mengira bangunan itu terbuat dari beton dan batu bata. Tapi, sebuah video yang menunjukkan gerbang dengan dinding bocor beredar di masyarakat.

Dinding tersebut seperti ditempel dan memiliki material yang rapuh. Video diunggah pemengaruh di sejumlah laman media sosial. Tak lama, video itu ditonton banyak orang. Tidak hanya itu, bagian dalam setiap gerbang tersebut ternyata bukan dinding struktur beton. Di dalamnya hanya terlihat rangka tulang baja ringan yang ditempeli dinding. ”Infonya, anggarannya besar. Itu pakai uang pajak kita semua,” ujarnya. Gerbang Kendari-Toronipa adalah bagian terakhir dari pembangunan jalan akses pariwisata senilai lebih dari Rp 1,1 triliun tersebut. Sementara, bangunan yang terdiri atas empat gerbang berjejer ini menelan anggaran Rp 32,8 miliar. Dengan anggaran puluhan miliar, keempat gerbang itu terlihat serupa memakai beton. Bagian dinding berbentuk susunan bata. Namun, saat dilihat lebih dekat, bangunan ini hanya terdiri atas susunan papan semen.

Sejumlah bagian yang rusak telah ditambal seiring beredarnya video di masyarakat dan dunia maya. Sisa cat dan gipsum bertebaran di sekeliling bagian gerbang. Setelah ditambal, bagian yang bocor dan rusak itu dicat berwarna senada. Namun, pengerjaannya terlihat terburu-buru dan jauh dari rapi. Berdasar laman LPSE Sultra, pembangunan ornamen gerbang dilakukan PT Karya Inti Bumi Konstruksi dari Aceh dengan nilai Rp 32.809.664.000. Bahan pengganti beton dan bata disebut glass reinforced concrete (GRC), atau papan semen. Harga satuan papan ukuran 1,2 x 2,4 meter, Rp 150.000 untuk ketebalan 8 milimeter atau cukup tebal. Pada Kamis (12/9) Kabid Bina Marga Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Sultra Harmunadin menjabarkan, bahan yang dipakai untuk ornamen gerbang tersebut memang papan semen atau GRC, seperti banyak digunakan pada bangunan lain.

Bahan ini dikenal tahan air dan bisa bertahan selama 25-30 tahun. Menurut Harmunadin, penggunaan GRC disebabkan adanya konstruksi bentuk yang diinginkan. Secara konstruksi, bahan ini membuat desain jauh lebih mudah dan bisa sesuai dengan perencanaan awaTidak hanya itu, dengan lokasi jembatan, beban berat perlu diperhitungkan. Bahan yang ringan membuat momentum berat terjaga. Terkait harga empat gerbang yang mencapai Rp 32,8 miliar, ia menjelaskan, hal tersebut telah sesuai dengan perhitungan dan perencanaan awal. Pembangunan meliputi bahan, konstruksi baja, pekerja, hingga penyelesaian akhir. Proyek ini juga dipantau oleh inspektorat dan telah melalui audit. Bahkan, rencana awal proyek bernilai hingga Rp 46 miliar, dengan tambahan sling baja yang membentang di keempat jembatan gerbang itu. (Yoga)


Soekirman, Bapak Gizi Pembangunan

Yoga 14 Sep 2024 Komoas (H)

”Saya senang, alhamdulillah, puji Tuhan. Gizi muncul lagi di pemerintahan. Mudah-mudahan profesional dan tidak ada korupsi.” Begitu ungkapan spontan Prof Soekirman, ahli gizi, atas terbitnya Perpres No 83 Tahun 2024 tentang Badan Gizi Nasional tanggal 15 Agustus 2024. Tak ada kata berhenti bagi Prof (emeritus) Soekirman. Ahli gizi ini terus bekerja memperjuangkan perbaikan gizi masyarakat pada usia 88 tahun pada 2 Agustus 2024. Sisi keilmuan dan aktivisme berpadu dalam kesehariannya. Dia gigih memperjuangkan gizi masuk ke dalam perencanaan pembangunan, murid-muridnya mengusulkan agar dia mendapat gelar Bapak Gizi Pembangunan. Jauh sebelum negara-negara membicarakan kecukupan gizi sebagai prasyarat pembangunan, Soekirman sudah membahas pentingnya peran gizi dalam membangun bangsa.

Buku berisi kumpulan tulisan yang diluncurkan pada peringatan ulang tahunnya di Politeknik Kesehatan, Jakarta, Sabtu (3/8) gamblang menggambarkan kiprah Soekirman selama 61 tahun mengabdi sebagai ahli gizi hingga saat ini. Soekirman memiliki puncak-puncak capaian sejak lulus dari Akademik Gizi Kemenkes, Bogor, pada 1960. Sebagai penerima beasiswa, dia wajib bekerja untuk pemerintah. Tugas pertamanya sebagai ahli gizi di Aceh (1961-1965). Untuk menyebarkan pengetahuan mengenai gizi, dia menulis di satu-satunya koran di Banda Aceh, yang menjadikan dia pengasuh acara gizi di RRI Aceh, sekali sepekan. Kecintaan pada profesi ahli gizi mendapat tempat tepat saat bergabung pada 1975 di Bappenas yang dipimpin Widjojo Nitisastro. Banyak idenya memberi sumbangan penting pada kebijakan nasional untuk menghapus kemiskinan.

Diantaranya upaya menurunkan jumlah anak kurang gizi dan menurunkan angka kematian ibu melahirkan. Sebagai ahli gizi, Soekirman melihat hal yang tidak dilihat banyak orang, yaitu menggunakan pendekatan pangan dan gizi sebagai kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Prof dr Fasli Jalal, Sp GK, PhD yang pernah menjabat Wamen Pendidikan Nasional serta Kepala BKKBN yang dan pernah menjadi anak buah Soekirman di Bappenas, dalam acara peluncuran buku, menuturkan kegigihan Soekirman menerjemahkan keinginan Kepala Bappenas Widjojo Nitisastro agar pembangunan ekonomi menurunkan dan mencegah kemiskinan serta meningkatkan kesejahteraan rakyat. Soekirman berhasil memasukkan Bab Pangan dan Gizi dalam Repelita dan menjadikan gizi sebagai bagian dari pangan. Padahal, pangan ada pada bidang ekonomi, sementara gizi adalah bagian kecil dari kesehatan dan ada pada bidang sosial.

Soekirman bekerja berbasis data riset. Maka, dia mengupayakan penelitian bersama antara Universitas Cornell, Puslitbang Gizi di Bogor, Puslit Agro Ekonomi, Depakes dan Deptan pada 1979. Hasil penelitian melahirkan kelembagaan kewaspadaan gizi serta masuk dalam Bab Pangan dan Gizi Repelita III (1979-1984). Sumbangan penting lain adalah pemberian makanan tambahan anak sekolah.  Soekirman berharap betul program Makan Bergizi Gratis yang diusung presiden terpilih Prabowo Subianto dan wakilnya, Gibran Rakabuming Raka, dapat berjalan dan tidak ada korupsi. Sebagai Ketua Dewan Pembina Koalisi Fortifikasi Indonesia (KFI), Soekirman aktif memperjuangkan konsistensi pelaksanaan kebijakan Fortifikasi Pangan Wajib, yaitu memperkuat nilai gizi bahan pangan dengan menambahkan unsur gizi mikro ke dalam suatu bahan pangan, untuk mencegah suatu penyakit atau meningkatkan kualitas bahan pangan itu. (Yoga)


Memprivatisasi BUMN yang Tidak Memiliki Peran Strategis

Yuniati Turjandini 14 Sep 2024 Investor Daily (H)

Pemerintah sudah semestinya membatasi keterlibatannya sebagai pelaku usaha atau bisnis dan selanjutnya mendorong peran swasta secara lebih maksimal. Keterlibatan pemerintah dalam aktivasi usaha hanya diperlukan di sektor-sektor yang dianggap vital dan strategis seperti energi, infrastruktur, telekomunikasi, dan transportasi. Selebihnya, pemerintah sebaiknya berfokus untuk menjadi regulator yang baik. Oleh karena itu, rencana presiden terpilih Prabowo Subianto untuk memprivatisasi BUMN yang tidak memiliki peran strategis dinilai sebagai langkah yang positif dan perlu didukung. Selain akan memberi kesempatan kepada pihak swasta untuk merasakan  persaingan usaha lebih sehat, privatisasi juga menjadi jalan bagi pemerintah mendapatkan dana segar guna membiayai program-progarm prioritas. "(Privatisasi BUMN yang strategis) itu pemikiran yang bagus. Bila perlu pemerintah harus mangaudit ulang semua BUMN dan menentukan perusahaan mana saja yang memiliki posisi strategis dan yang tidak. Untuk BUMN yang tidak memiliki nilai strategis dan tidak menyangkut kepentingan hidup orang banyak, bisa dilakukan privatisasi," kata pengamat BUMN Herry Gunawan. (Yetede)

Motor Listrik laku Keras, Subsidi Perlu Ditambah

Yuniati Turjandini 14 Sep 2024 Investor Daily (H)

Motor listrik (molis) laku keras tahun ini, terlihat pada habisnya anggaran subsidi per September 2023. Pelaku industri meminta pemerintah menambah alokasi subsidi dan memperpanjang program ini hingga tahun depan demi menjaga momentum lonjakan penjualan. Berdasarkan data Sisapira, sebanyak 60,857 unit molis terjual dengan skema subsidi Rp 7 juta pe unit, berbnading terbalik dengan tahun lalu yang sepi peminta. Tahun lalu penjualan molis lewat subsidi hanya 11.532 unit dari total kuota 200 ribu unit. Ketua Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (Asmoli) Budi Setiyadi menyatakan tahun lalu, program ini hanya bisa dimanfaatkan masyarakat beberapa bulan, karena dirilis pada Mei. Selain itu, banyak masyarakat yang belum tahu program ini. Akibatnya, pemanfaatan subsidi molis sangat rendah. "Tetapi, tahun ini, sosialisasinya cukup masif, sehingga program dimanfaatkan dengan maksimal. Saat ini, penyebaran molis dan sepeda listrik sudah merata di beberapa daerah," katanya kepada Investor Daily. (Yetede)
 

Pilihan Editor