Indonesia dan Brasil akan Kembangkan 100.000 Sapi Tropis di Indonesia
Indonesia dan Brasil akan mengembangkan 100.000 sapi tropis asal Brasil di Indonesia dengan potensi investasi senilai Rp 4,5 triliun, yang merupakan upaya Pemerintah Indonesia mewujudkan swasembada daging dan susu nasional. Kerja sama pengembangan sapi tropis itu tertuang dalam nota kesepahaman (MoU) antara PT Asiabeef Biofarma Indonesia dan Agropecuaria 31. MoU yang diinisiasi Kementan RI itu diteken dalam pertemuan bilateral Mentan RI Andi Amran Sulaiman dengan Mentan Brasil Carlos Favaro di Chapada Dos Guimaraes, Brasil, Kamis (12/9). Amran mengatakan, untuk memenuhi kebutuhan protein daging sapi dan susu nasional, Indonesia tak ingin bergantung terus pada impor. Ke depan, kebutuhan tersebut harus bisa dipenuhi dari dalam negeri dengan mengembangkan peternakan sapi secara masif.
”Oleh karena itu, kehadiran investor asal Brasil tersebut dapat turut mendukung swasembada daging dan susu di Indonesia. Tak hanya itu, investasi itu juga akan menciptakan lapangan kerja baru di sektor peternakan,” ujarAmran melalui siaran pers, Jumat (13/9). Pertemuan bilateral RI-Brasil itu berlangsung setelah Amran menghadiri Pertemuan Menteri Pertanian (AMM) G20 di Brasil. Dalam pertemuan bilateral itu, Favaro berjanji akan berkunjung ke Indonesia. Ia akan datang bersama sejumlah pengusaha besar Brasil yang bergerak di sektor peternakan. Ia juga berharap Brasil-RI dapat membuat kesepakatan lanjutan tentang pembangunan sektor peternakan di Indonesia. Selama ini, produksi daging sapi dan kerbau serta susu di Indonesia masih jauh dari kebutuhan nasional. Neraca produksi-konsumsi ketiga komoditas pangan itu masih defisit sehingga harus ditambal melalui impor. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023