Kekacauan Pembentukan Lembaga BPN
DALAM beberapa hari terakhir, di media sosial beredar daftar nama orang-orang yang bakal mengisi susunan kabinet pemerintahan Prabowo Subianto. Penulis biasanya tidak mempercayai kabar semacam itu karena banyak sekali faktor yang akan mengubah susunan kabinet sampai detik-detik terakhir. Penulis menganggap informasi itu sekadar upaya memancing reaksi publik alias test the water.
Namun, dari sejumlah versi daftar kabinet yang beredar, keberadaan lembaga baru Badan Penerimaan Negara menarik perhatian penulis. Jika rencana pembentukan badan baru ini akan direalisasi, rasanya penulis perlu mengusulkan tiga alternatif pembentukan Badan Penerimaan Negara. Namun jangan mengartikan usulan ini sebagai bentuk resistansi atas pemindahan beberapa unit di Kementerian Keuangan ke lembaga baru itu. Dalam sejumlah pemberitaan, disebutkan bahwa badan baru ini akan dipimpin Kepala Badan Penerimaan Negara. Penulis mengasumsikan jabatan ini akan setingkat menteri karena masuk daftar kabinet.
Mengacu pada kabar yang beredar sejak beberapa bulan terakhir, nantinya Badan Penerimaan Negara merupakan hasil penggabungan Direktorat Jenderal Pajak, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai sebagai pengumpul pajak, serta beberapa unit eselon II di Direktorat Jenderal Anggaran sebagai pengumpul penerimaan negara bukan pajak (PNBP). Badan Kebijakan Fiskal sebagai perencana anggaran juga dikabarkan bakal bergabung. (Yetede)
Kadin Berebut Kursi Patah
KAMAR Dagang dan Industri atau Kadin Indonesia kembali terbelah. Perpecahan disebabkan oleh pemilihan kursi Ketua Umum Kadin yang digelar lewat musyawarah nasional luar biasa (munaslub). Pada Sabtu, 14 September 2024, Anindya Novyan Bakrie dipilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Kadin Indonesia periode 2024-2029. Putra konglomerat Aburizal Bakrie itu mendongkel Arsjad Rasjid, yang menjabat Ketua Umum Kadin Indonesia periode 2021-2026. Munaslub digelar di Hotel St Regis, Jakarta. Anindya mengklaim terpilih secara aklamasi dengan dukungan dari 21 pemimpin Kadin daerah dan 25 anggota luar biasa Kadin Indonesia. Adapun versi Arsjad, munaslub hanya dihadiri 10 ketua umum Kadin provinsi dari 35 yang ada.
Sontak Arsjad tak terima atas hasil munaslub itu karena dianggap tidak memenuhi persyaratan yang tertuang dalam anggaran dasar/anggaran rumah tangga (AD/ART). "Kami akan mengambil langkah hukum untuk menjaga integritas organisasi dan menegakkan aturan hukum yang berlaku," ujar Presiden Direktur India Energy itu dalam konferensi pers di JS Luwansa Hotel, Jakarta, pada Ahad, 15 September 2024. Sepanjang sejarah pemilihan Ketua Umum Kadin, perseteruan merebut kursi pemimpin terjadi berulang kali. Persaingan panas kerap menimbulkan ketegangan internal hingga terbelah menjadi dua kubu. Kontroversi kerap dipicu oleh dukungan pemerintah terhadap kandidat tertentu.
Dalam laporan majalah Tempo berjudul "Berebut Kursi Kadin-1" pada 10 Mei 2010, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia atau Hipmi merapatkan barisan untuk membahas rencana suksesi Kadin dalam munas. Mereka yang terdiri atas petinggi Kadin dan para mantan ketua umum itu berkumpul di Bimasena Club, Hotel Dharmawangsa, Jakarta Selatan. Saat itu Ketua Umum Kadin dijabat oleh M.S. Hidayat, yang juga menjabat Menteri Perindustrian di kabinet Susilo Bambang Yudhoyono. Suksesi Kadin tersebut berharap ada revisi AD/ART untuk menyelesaikan kasus rangkap jabatan yang dilakukan Hidayat. (Yetede)
Blue Print Transisi Pemerintahan dari Jokowi ke Prabowo
Di hadapan anggota Kabinet Indonesia Maju, Presiden Joko Widodo menyampaikan capaian pemerintahannya selama satu dekade, dari 2014 hingga 2024. Dalam sidang kabinet terakhir pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin yang digelar di Ibu Kota Nusantara, Kalimantan Timur, itu, Presiden Jokowi menyampaikan kerangka transisi pemerintahan dari dia ke presiden dan wakil presiden 2024-2029 terpilih, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan pemerintah memang telah menyiapkan dan menyepakati blueprint atau cetak biru transisi pemerintahan. Jadi, satu bulan menjelang Presiden Jokowi purnatugas, blueprint itu diharapkan dapat dikomunikasikan kepada masyarakat. Ia mengatakan cetak biru transisi pemerintahan tersebut menyangkut proyek strategis nasional (PSN), transfer daerah, dan stabilitas ekonomi.
Ketua Harian Dewan Pimpinan Pusat Partai Gerindra—partai politik pendukung Prabowo-Gibran dalam pemilihan presiden 2024—Sufmi Dasco Ahmad mengatakan proses transisi pemerintahan dari Jokowi ke Prabowo memang tengah dilangsungkan. Misalnya simulasi jumlah kementerian dan nomenklatur kementerian yang akan digunakan pemerintahan Prabowo. “Termasuk sumber daya manusianya. Ditunggu saja karena akan segera disampaikan,” kata Dasco melalui pesan pendek, Senin, 16 September 2024.
Dalam sidang kabinet di Istana Garuda, IKN, Jokowi meminta menteri-menterinya segera menuntaskan berbagai program yang belum terlaksana. Jokowi juga menyampaikan agar proses transisi pemerintahan ke Prabowo dapat berjalan efektif dan lancar. Karena itu, mantan Wali Kota Solo itu meminta jajarannya mendukung penuh pemerintahan Prabowo, baik dalam urusan kebijakan maupun masalah stabilitas dan kondusivitas di masyarakat. "Pastikan jangan sampai ada riak-riak gejolak sampai pemerintahan berikutnya terbentuk,” ucap Jokowi. (Yetede)
Pariwisata RI di Ambang Kebangkitan
Industri pariwisata sedang tidak baik-baik saja. Sejumlah pihak termasuk pemerintah mengonfirmasi bahwa sektor ini menjadi satu-satunya lini bisnis yang belum sepenuhnya sembuh dari sakit menahun yang disebabkan oleh hawar virus Corona, empat warsa lalu. Buktinya okupansi perhotelan, kunjungan wisatawan, kontribusi ke produk domestik bruto, hingga devisa yang disumbang pariwisata belum setinggi prapandemi. Sayangnya, pemerintah dianggap tak jarang menelurkan kebijakan yang kontraproduktif dengan upaya penyehatan industri pariwisata. Situasi itu melengkapi keterpurukan dunia usaha yang dewasa ini dihadapkan pada sulitnya mengakses fasilitas permodalan. Pemangku kebijakan pun diharapkan mendengar suara pengusaha, agar kinerja pariwisata yang menjadi andalan sektor jasa kembali prima.
Mengoptimalkan Peran Pariwisata dalam Ekonomi Nasional
Menyoroti bahwa sektor pariwisata Indonesia masih menghadapi tantangan besar untuk pulih sepenuhnya dari dampak pandemi Covid-19. Meskipun devisa pariwisata meningkat pada 2023 menjadi US$14 miliar, angka ini masih jauh di bawah capaian pra-pandemi sebesar US$16,91 miliar pada 2019. Kontribusi pariwisata terhadap PDB juga belum signifikan, tidak pernah mencapai 5% sejak 2015.
Beberapa kendala utama yang dihadapi industri pariwisata mencakup harga tiket pesawat yang mahal, pajak tinggi di sektor transportasi, dan regulasi pemerintah yang kurang fokus. Keberadaan Satgas Penurunan Tiket Pesawat, yang bertujuan menurunkan harga tiket, belum menunjukkan hasil yang optimal. Selain itu, infrastruktur seperti bandara internasional perlu lebih dioptimalkan, terutama dalam hal konektivitas penerbangan domestik yang sering dikeluhkan oleh wisatawan.
Prabowo Subianto, yang kepemimpinannya diharapkan mampu memberikan perhatian pada promosi global dan regional serta pengembangan destinasi berkualitas. Dukungan pemerintah dalam akses permodalan juga diperlukan untuk mendorong investasi baru di sektor perhotelan, yang masih tertinggal dibandingkan dengan negara tetangga seperti Thailand, yang berhasil menyerap investasi hotel baru sebesar US$304 juta pada semester pertama 2024.
Pada akhirnya, dengan promosi yang kuat dan pengembangan pariwisata yang inovatif, sektor ini bisa menjadi penggerak ekonomi yang signifikan, membawa kesejahteraan langsung ke masyarakat lokal.
Mendukung Pasar dan Industri Lokal di Tengah Persaingan Global
Kebijakan perdagangan Indonesia yang penting untuk menjaga persaingan sehat di pasar dalam negeri dan melindungi industri lokal dari produk impor. Meskipun Indonesia telah meratifikasi perjanjian World Trade Organization (WTO) melalui UU No. 7/1994 dan mengeluarkan UU No. 7/2014 tentang Perdagangan, implementasi kebijakan tersebut belum optimal. Beberapa perangkat perdagangan seperti antidumping, tindakan pengamanan, pajak imbalan, tarif, Surat Keterangan Asal (SKA), serta aturan labeling dan packaging yang ada di Indonesia masih belum digunakan secara maksimal.
Tokoh penting dalam konteks ini adalah pemerintahan baru di bawah Presiden Prabowo Subianto, yang diharapkan dapat meninjau ulang kebijakan perdagangan agar lebih terencana dan sistematis. Kritik terhadap kebijakan sebelumnya, termasuk pemberlakuan pajak impor yang tiba-tiba serta peraturan yang tidak konsisten, telah menurunkan kepercayaan internasional. Oleh karena itu, ada harapan agar kebijakan perdagangan dapat disusun lebih baik, termasuk memperbaiki organisasi seperti Komite Anti Dumping Indonesia (KADI) dan Komite Pengamanan Perdagangan Indonesia (KPPI), serta menegakkan perjanjian internasional yang telah disepakati.
Tantangan Besar Industri Turisme dalam Pengelolaan Sumber Daya
Berbagai tantangan dalam mengoptimalkan sektor pariwisata Indonesia sebagai mesin ekonomi. Meskipun pemerintah telah berusaha memulihkan sektor ini pasca-pandemi, kebijakan yang diambil dinilai kontraproduktif, seperti pengurangan jumlah bandara internasional, mahalnya tiket pesawat, dan pengurangan negara bebas visa kunjungan. Kebijakan tersebut mempengaruhi jumlah kunjungan wisatawan dan menghambat akselerasi pemulihan sektor pariwisata.
Beberapa tokoh penting dalam artikel ini adalah Maulana Yusran, Sekretaris Jenderal Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), yang menyuarakan keluhan pengusaha mengenai tingginya harga tiket pesawat dan perlunya intervensi pemerintah melalui insentif. Bayu Sutanto, Sekjen Asosiasi Maskapai Penerbangan Indonesia (INACA), menjelaskan bahwa harga tiket pesawat belum pernah melebihi tarif batas atas (TBA) yang ditetapkan pemerintah, tetapi tingginya biaya operasi maskapai membuat harga tiket sulit diturunkan. Irfan Setiaputra, Direktur Utama Garuda Indonesia, juga menekankan pentingnya penurunan harga tiket pesawat dan komunikasi dengan pemerintah terkait kendala operasional.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menyatakan bahwa pemerintah fokus pada pemulihan pariwisata, dengan langkah-langkah seperti peningkatan konektivitas, promosi wisata, dan pengembangan 5 Destinasi Pariwisata Super Prioritas (Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, dan Likupang). Namun, hambatan perizinan, infrastruktur, dan insentif tetap menjadi kendala yang signifikan.
Ekonom Yusuf Rendy Manilet dari Core Indonesia menambahkan bahwa sektor pariwisata masih belum bisa menjadi penyelamat neraca transaksi berjalan tanpa peningkatan daya tarik, fasilitas pendukung, dan peran masyarakat lokal dalam bisnis pariwisata.
Paus Berharap Anak Muda Menjadi Pribadi yang Lebih Berani
Paus Fransiskus menutup rangkaian perjalanan apostolik Asia-Oseania dengan menggelar pertemuan bersama anak-anak muda lintas agama di Singapura. Dalam kesempatan tersebut, Paus berpesan agar anak muda menjadi pribadi yang lebih berani. ”Maju, jangan lagi mundur. Saya berdoa untuk Anda dan berdoalah juga untuk saya,” kata Paus Fransiskus di Singapura, Jumat (13/9). Pertemuan dengan anak muda digelar di Catholic Junior College. Sebanyak 600 anak muda dari 50 sekolah dan organisasi keagamaan bertemu Paus dalam dialog tersebut. Paus Fransiskus mengajak mereka untuk maju meski kadang berisiko. ”Jangan biarkan perutmu menjadi gemuk, tetapi biarkan kepalamu menjadi gemuk,” kata Paus, mengundang tawa hadirin.
”Saya katakan ambil risiko, pergilah ke luar sana. Orang muda yang takut dan tidak mengambil risiko adalah orang tua,” kata Paus. Selain itu, Paus Fransiskus mengingatkan sembari menjawab pertanyaan seorang pemuda tentang teknologi dan kecerdasan buatan. Menurut Paus, menggunakan teknologi dan mengikuti perkembangannya merupakan hal baik. ”Namun, sebaiknya jangan membiarkan teknologi memperbudak diri kita,” kata Paus. Paus Fransiskus sangat menikmati pertemuan itu. Ia sempat bertukar pertanyaan dengan para pemuda lintas agama. Paus pun kerap berbicara diluar teks. Situasi itu memperlihatkan Paus gembira dan antusias dengan perbincangan bersama anak-anak muda lintas agama.
Meski ada kelelahan terpancar di beberapa acara, Paus Fransiskus tetap bersemangat untuk bertukar pendapat yang bebas. Ia dengan riang mendorong dan menyerukan kaum muda untuk membantu mereka yang membutuhkan. Lise de Rocquigny (47), ekspatriat Perancis yang tinggal di Singapura, mencermati hal itu. Ia mengatakan, selama kunjungan di Singapura, Paus terlihat lelah di beberapa kesempatan, tetapi tetap bersemangat dan cukup bugar. ”Paus benar-benar mampu menyampaikan pesan-pesan yang dekat di hatinya: dialog antaragama, solidaritas, amal, mendengarkan orang miskin, kepedulian terhadap Bumi tempat tinggal kita,” ujarnyaKaum Superkaya Tak Lagi Belanja Barang Mewah
Tren gaya hidup orang-orang superkaya dunia berubah. Mereka tak lagi membelanjakan uang untuk jet pribadi, mobil mewah, atau tas mahal. Mereka saat ini justru semakin tertarik belanja pengalaman dan mengejar makna hidup. Pada era ini, kalangan superkaya justru ingin terlihat lebih membumi dan tak mencolok. Mereka mengoleksi pengalaman dengan mencoba jalan kaki di luar angkasa, banyak berlibur, serta berbelanja barang seni dan barang antik. Sejumlah laporan terbaru juga menunjukkan, mereka sangat tertarik pada kecerdasan buatan, berkesadaran lingkungan dan sosial tinggi, serta tak segan keluar banyak uang untuk hidup ekstrasehat.
Pada Kamis (12/9) Jared Isaacman (41) menjadi warga sipil bukan astronot yang pertama berjalan di luar angkasa (spacewalk). Selama satu jam, ia keluar dari wahana antariksa Polaris Dawn Crew Dragon Resilience milik SpaceX yang membawanya ke luar angkasa dan berjalan-jalan melihat Bumi dari ketinggian 700 km. Isaacman merekam seluruh pengalaman itu dengan kamera di helmya. ”Di rumah, pekerjaan kita begitu banyak. Tapi dari sini, Bumi terlihat seperti dunia yang sempurna,” katanya, melukiskan indahnya pemandangan yang ia lihat. Dengan kekayaan yang ditaksir senilai Rp 29,2 triliun, Isaacman termasuk jajaran orang-orang superkaya. Ia membiayai misi Polaris Dawn demi bisa berjalan-jalan di luar angkasa dan memandang Bumi dengan mata telanjang.
Ia dilaporkan menghabiskan Rp 3,08 triliun untuk misi sipil SpaceX sebelumnya pada 2021. Isaacman memperoleh kekayaan dari perusahaan pemrosesan pembayaran Shitf4 Payment yang didirikan pada 1999 saat berusia 16 tahun. Pada 2011, ia mendirikan Draken International, firma pertahanan yang melatih para pilot Angkatan Udara. Isaacman termasuk dalam kalangan yang kerap disebut ultrakaya atau elite global atau kaum ”satu persen”, merujuk jumlah mereka yang segelintir, tetapi kekayaannya begitu besar. Sebutan resmi untuk kalangan ini adalah individu dengan kekayaan bersih tinggi (ultrahigh net worth individuals/UHNWI), yang didefinisikan sebagai orang atau rumah tangga yang memiliki asset likuid senilai lebih dari Rp 461 miliar.
Menariknya, saat ini semakin banyak generasi muda dalam kelompok superkaya itu. Para generasi muda superkaya ini menjadi penggerak perubahan gaya hidup kaum ultrakaya. Dengan karakter berkesadaran sosial dan lingkungan yang relatif lebih tinggi, mereka memilih koleksi pengalaman atau barang bermakna ketimbang barang semata karena mewah. Pilihan jalan-jalan Isaacman ke luar angkasa menjadi gambaran. Laporan firma keuangan Julius Baer tentang kekayaan global dan gaya hidup tahun 2024 menyebutkan, minat kalangan superkaya saat ini lebih pada koleksi pengalaman, mulai dari jalan-jalan, tinggal di hotel-hotel mewah yang menawarkan pengalaman eksotis dan unik, hingga bersantap di restoran terkemuka. Hal yang sama diungkapkan dalam Survei Kekayaan Modern Charles Schwab 2023. Sekitar 70 % orang kaya AS modern memandang kekayaan sebagai koleksi pengalaman. (Yoga)
Indonesia dan Brasil akan Kembangkan 100.000 Sapi Tropis di Indonesia
Indonesia dan Brasil akan mengembangkan 100.000 sapi tropis asal Brasil di Indonesia dengan potensi investasi senilai Rp 4,5 triliun, yang merupakan upaya Pemerintah Indonesia mewujudkan swasembada daging dan susu nasional. Kerja sama pengembangan sapi tropis itu tertuang dalam nota kesepahaman (MoU) antara PT Asiabeef Biofarma Indonesia dan Agropecuaria 31. MoU yang diinisiasi Kementan RI itu diteken dalam pertemuan bilateral Mentan RI Andi Amran Sulaiman dengan Mentan Brasil Carlos Favaro di Chapada Dos Guimaraes, Brasil, Kamis (12/9). Amran mengatakan, untuk memenuhi kebutuhan protein daging sapi dan susu nasional, Indonesia tak ingin bergantung terus pada impor. Ke depan, kebutuhan tersebut harus bisa dipenuhi dari dalam negeri dengan mengembangkan peternakan sapi secara masif.
”Oleh karena itu, kehadiran investor asal Brasil tersebut dapat turut mendukung swasembada daging dan susu di Indonesia. Tak hanya itu, investasi itu juga akan menciptakan lapangan kerja baru di sektor peternakan,” ujarAmran melalui siaran pers, Jumat (13/9). Pertemuan bilateral RI-Brasil itu berlangsung setelah Amran menghadiri Pertemuan Menteri Pertanian (AMM) G20 di Brasil. Dalam pertemuan bilateral itu, Favaro berjanji akan berkunjung ke Indonesia. Ia akan datang bersama sejumlah pengusaha besar Brasil yang bergerak di sektor peternakan. Ia juga berharap Brasil-RI dapat membuat kesepakatan lanjutan tentang pembangunan sektor peternakan di Indonesia. Selama ini, produksi daging sapi dan kerbau serta susu di Indonesia masih jauh dari kebutuhan nasional. Neraca produksi-konsumsi ketiga komoditas pangan itu masih defisit sehingga harus ditambal melalui impor. (Yoga)









