;

Dugaan Korupsi PROYEK GERBANG KENDARI-TORONIPA Senilai Rp 32,8 Miliar

Yoga 14 Sep 2024 Kompas (H)

Baru diresmikan Februari 2024, bagian dinding Gerbang Kendari-Toronipa rontok dan rusak di sejumlah sisi. Bangunan senilai Rp 32,8 miliar itu ternyata hanya terbuat dari papan semen tanpa struktur beton. Hal ini memicu banyak pertanyaan publik di kala anggaran fantastis digelontorkan untuk empat gerbang yang ”kopong”. Wandi (33) mendekati gerbang pertama di jembatan Kendari-Toronipa Sultra, Ia penasaran dengan bahan dan ornament gerbang yang sedang banyak diperbincangkan di masyarakat. Tangannya mengusap dinding serupa batu bata tersebut. ”Bukan beton. Kayak gipsum saja,” kata pengemudi ojek daring ini, Rabu (11/9). Sejak gerbang difungsikan Februari lalu, ia mengatakan, tak terhitung lagi dirinya melewati jalan ini. Selama itu, ia mengira bangunan itu terbuat dari beton dan batu bata. Tapi, sebuah video yang menunjukkan gerbang dengan dinding bocor beredar di masyarakat.

Dinding tersebut seperti ditempel dan memiliki material yang rapuh. Video diunggah pemengaruh di sejumlah laman media sosial. Tak lama, video itu ditonton banyak orang. Tidak hanya itu, bagian dalam setiap gerbang tersebut ternyata bukan dinding struktur beton. Di dalamnya hanya terlihat rangka tulang baja ringan yang ditempeli dinding. ”Infonya, anggarannya besar. Itu pakai uang pajak kita semua,” ujarnya. Gerbang Kendari-Toronipa adalah bagian terakhir dari pembangunan jalan akses pariwisata senilai lebih dari Rp 1,1 triliun tersebut. Sementara, bangunan yang terdiri atas empat gerbang berjejer ini menelan anggaran Rp 32,8 miliar. Dengan anggaran puluhan miliar, keempat gerbang itu terlihat serupa memakai beton. Bagian dinding berbentuk susunan bata. Namun, saat dilihat lebih dekat, bangunan ini hanya terdiri atas susunan papan semen.

Sejumlah bagian yang rusak telah ditambal seiring beredarnya video di masyarakat dan dunia maya. Sisa cat dan gipsum bertebaran di sekeliling bagian gerbang. Setelah ditambal, bagian yang bocor dan rusak itu dicat berwarna senada. Namun, pengerjaannya terlihat terburu-buru dan jauh dari rapi. Berdasar laman LPSE Sultra, pembangunan ornamen gerbang dilakukan PT Karya Inti Bumi Konstruksi dari Aceh dengan nilai Rp 32.809.664.000. Bahan pengganti beton dan bata disebut glass reinforced concrete (GRC), atau papan semen. Harga satuan papan ukuran 1,2 x 2,4 meter, Rp 150.000 untuk ketebalan 8 milimeter atau cukup tebal. Pada Kamis (12/9) Kabid Bina Marga Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Sultra Harmunadin menjabarkan, bahan yang dipakai untuk ornamen gerbang tersebut memang papan semen atau GRC, seperti banyak digunakan pada bangunan lain.

Bahan ini dikenal tahan air dan bisa bertahan selama 25-30 tahun. Menurut Harmunadin, penggunaan GRC disebabkan adanya konstruksi bentuk yang diinginkan. Secara konstruksi, bahan ini membuat desain jauh lebih mudah dan bisa sesuai dengan perencanaan awaTidak hanya itu, dengan lokasi jembatan, beban berat perlu diperhitungkan. Bahan yang ringan membuat momentum berat terjaga. Terkait harga empat gerbang yang mencapai Rp 32,8 miliar, ia menjelaskan, hal tersebut telah sesuai dengan perhitungan dan perencanaan awal. Pembangunan meliputi bahan, konstruksi baja, pekerja, hingga penyelesaian akhir. Proyek ini juga dipantau oleh inspektorat dan telah melalui audit. Bahkan, rencana awal proyek bernilai hingga Rp 46 miliar, dengan tambahan sling baja yang membentang di keempat jembatan gerbang itu. (Yoga)


Soekirman, Bapak Gizi Pembangunan

Yoga 14 Sep 2024 Komoas (H)

”Saya senang, alhamdulillah, puji Tuhan. Gizi muncul lagi di pemerintahan. Mudah-mudahan profesional dan tidak ada korupsi.” Begitu ungkapan spontan Prof Soekirman, ahli gizi, atas terbitnya Perpres No 83 Tahun 2024 tentang Badan Gizi Nasional tanggal 15 Agustus 2024. Tak ada kata berhenti bagi Prof (emeritus) Soekirman. Ahli gizi ini terus bekerja memperjuangkan perbaikan gizi masyarakat pada usia 88 tahun pada 2 Agustus 2024. Sisi keilmuan dan aktivisme berpadu dalam kesehariannya. Dia gigih memperjuangkan gizi masuk ke dalam perencanaan pembangunan, murid-muridnya mengusulkan agar dia mendapat gelar Bapak Gizi Pembangunan. Jauh sebelum negara-negara membicarakan kecukupan gizi sebagai prasyarat pembangunan, Soekirman sudah membahas pentingnya peran gizi dalam membangun bangsa.

Buku berisi kumpulan tulisan yang diluncurkan pada peringatan ulang tahunnya di Politeknik Kesehatan, Jakarta, Sabtu (3/8) gamblang menggambarkan kiprah Soekirman selama 61 tahun mengabdi sebagai ahli gizi hingga saat ini. Soekirman memiliki puncak-puncak capaian sejak lulus dari Akademik Gizi Kemenkes, Bogor, pada 1960. Sebagai penerima beasiswa, dia wajib bekerja untuk pemerintah. Tugas pertamanya sebagai ahli gizi di Aceh (1961-1965). Untuk menyebarkan pengetahuan mengenai gizi, dia menulis di satu-satunya koran di Banda Aceh, yang menjadikan dia pengasuh acara gizi di RRI Aceh, sekali sepekan. Kecintaan pada profesi ahli gizi mendapat tempat tepat saat bergabung pada 1975 di Bappenas yang dipimpin Widjojo Nitisastro. Banyak idenya memberi sumbangan penting pada kebijakan nasional untuk menghapus kemiskinan.

Diantaranya upaya menurunkan jumlah anak kurang gizi dan menurunkan angka kematian ibu melahirkan. Sebagai ahli gizi, Soekirman melihat hal yang tidak dilihat banyak orang, yaitu menggunakan pendekatan pangan dan gizi sebagai kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Prof dr Fasli Jalal, Sp GK, PhD yang pernah menjabat Wamen Pendidikan Nasional serta Kepala BKKBN yang dan pernah menjadi anak buah Soekirman di Bappenas, dalam acara peluncuran buku, menuturkan kegigihan Soekirman menerjemahkan keinginan Kepala Bappenas Widjojo Nitisastro agar pembangunan ekonomi menurunkan dan mencegah kemiskinan serta meningkatkan kesejahteraan rakyat. Soekirman berhasil memasukkan Bab Pangan dan Gizi dalam Repelita dan menjadikan gizi sebagai bagian dari pangan. Padahal, pangan ada pada bidang ekonomi, sementara gizi adalah bagian kecil dari kesehatan dan ada pada bidang sosial.

Soekirman bekerja berbasis data riset. Maka, dia mengupayakan penelitian bersama antara Universitas Cornell, Puslitbang Gizi di Bogor, Puslit Agro Ekonomi, Depakes dan Deptan pada 1979. Hasil penelitian melahirkan kelembagaan kewaspadaan gizi serta masuk dalam Bab Pangan dan Gizi Repelita III (1979-1984). Sumbangan penting lain adalah pemberian makanan tambahan anak sekolah.  Soekirman berharap betul program Makan Bergizi Gratis yang diusung presiden terpilih Prabowo Subianto dan wakilnya, Gibran Rakabuming Raka, dapat berjalan dan tidak ada korupsi. Sebagai Ketua Dewan Pembina Koalisi Fortifikasi Indonesia (KFI), Soekirman aktif memperjuangkan konsistensi pelaksanaan kebijakan Fortifikasi Pangan Wajib, yaitu memperkuat nilai gizi bahan pangan dengan menambahkan unsur gizi mikro ke dalam suatu bahan pangan, untuk mencegah suatu penyakit atau meningkatkan kualitas bahan pangan itu. (Yoga)


Memprivatisasi BUMN yang Tidak Memiliki Peran Strategis

Yuniati Turjandini 14 Sep 2024 Investor Daily (H)

Pemerintah sudah semestinya membatasi keterlibatannya sebagai pelaku usaha atau bisnis dan selanjutnya mendorong peran swasta secara lebih maksimal. Keterlibatan pemerintah dalam aktivasi usaha hanya diperlukan di sektor-sektor yang dianggap vital dan strategis seperti energi, infrastruktur, telekomunikasi, dan transportasi. Selebihnya, pemerintah sebaiknya berfokus untuk menjadi regulator yang baik. Oleh karena itu, rencana presiden terpilih Prabowo Subianto untuk memprivatisasi BUMN yang tidak memiliki peran strategis dinilai sebagai langkah yang positif dan perlu didukung. Selain akan memberi kesempatan kepada pihak swasta untuk merasakan  persaingan usaha lebih sehat, privatisasi juga menjadi jalan bagi pemerintah mendapatkan dana segar guna membiayai program-progarm prioritas. "(Privatisasi BUMN yang strategis) itu pemikiran yang bagus. Bila perlu pemerintah harus mangaudit ulang semua BUMN dan menentukan perusahaan mana saja yang memiliki posisi strategis dan yang tidak. Untuk BUMN yang tidak memiliki nilai strategis dan tidak menyangkut kepentingan hidup orang banyak, bisa dilakukan privatisasi," kata pengamat BUMN Herry Gunawan. (Yetede)

Motor Listrik laku Keras, Subsidi Perlu Ditambah

Yuniati Turjandini 14 Sep 2024 Investor Daily (H)

Motor listrik (molis) laku keras tahun ini, terlihat pada habisnya anggaran subsidi per September 2023. Pelaku industri meminta pemerintah menambah alokasi subsidi dan memperpanjang program ini hingga tahun depan demi menjaga momentum lonjakan penjualan. Berdasarkan data Sisapira, sebanyak 60,857 unit molis terjual dengan skema subsidi Rp 7 juta pe unit, berbnading terbalik dengan tahun lalu yang sepi peminta. Tahun lalu penjualan molis lewat subsidi hanya 11.532 unit dari total kuota 200 ribu unit. Ketua Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (Asmoli) Budi Setiyadi menyatakan tahun lalu, program ini hanya bisa dimanfaatkan masyarakat beberapa bulan, karena dirilis pada Mei. Selain itu, banyak masyarakat yang belum tahu program ini. Akibatnya, pemanfaatan subsidi molis sangat rendah. "Tetapi, tahun ini, sosialisasinya cukup masif, sehingga program dimanfaatkan dengan maksimal. Saat ini, penyebaran molis dan sepeda listrik sudah merata di beberapa daerah," katanya kepada Investor Daily. (Yetede)
 

MedcoEnergi Ditunjuk Pemerintah untuk Mengelola Blok Migas Amanah yang Terletak di Sumsel

Yuniati Turjandini 14 Sep 2024 Investor Daily (H)

PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) atau MedcoEnergi resmi ditunjuk pemerintah untuk mengelola blok minyak dan gas (migas) Amanah yang terletak di Sumatera Selatan (Sumsel). Pengelola blok migas ini diyakini berpotensi meningkatkan pendapatan MedcoEnergi melalui tambahan produksi, terutama mengingat pentingnya kontribusi sektor energi dalam kinerja keuangan perusahaan. Tak terkecuali, pergerakan sahamnya di lantai bursa, di tengah sentimen fluktuasi harga minyak global. MedcoEnergi melalui entitas baru dengan komposisi PT Medco Energi Linggau (Operator) sebesar 40%, PT Sele Raya sebesar 30%, dan KUFPEC Regional Ventures (Indonesia) Limited sebesar 30%, akan menjadi kontraktor untuk mengelola blok dengan luas wilayah kerja 1.753,15 kilometer persegi yang memiliki potensi cadangan  minyak dan gas ini. 

Blok Amanah ini juga berdekatan dengan blok migas Medco E&P lainnya yang telah berproduksi, sehingga dapat bersinergi. Sementara jenis kontrak blok ini adalah production sharing contract dengan mekanisme pengembalian biaya operasi. "Prospek Emiten Medco sebagai pengelola Blok Amanah di Sumatera Selatan dapat menjadi katalis positif bagi kinerja kedepannya. Pengelolaan blok migas baru ini berpotensi meningkatkan pendapatan Medco melalui tambahan produksi, terutama mengingat pentingnya kontribusi sektor energi dalam kinerja keuangan perusahaan," kata Founder Stocknow.id Hendra Wardana kepada Investor Daily (Yetede)

Ekonomi Syariah Memiliki Keunggulan Ditopang Model Bisnis Yang Solid, Inklusif, dan Berkelanjutan.

Yuniati Turjandini 14 Sep 2024 Investor Daily (H)

Bank Indonesia (BI) menekankan bahwa ekonomi syariah memiliki keunggulan, yaitu berdaya tahan di tengah krisis karena  ditopang oleh model bisnis yang solid, inklusif, dan berkelanjutan. Bahkan potensi pertumbuhan dari perbankan syariah juga masih sangat besar ke depannya. Deputi Gubernur Senior (DGS) BI Destry Damayanti mengatakan, berbagai indikator menunjukkan perkembangan ekonomi syariah (eksyar) di Indonesia terus membaik. "Pembiayaan perbankan syariah pada Juli 2024 mencapai Rp597,89 triliun atau tumbuh 11,92% (year on year/yoy), capaian nominal tersebut lebih tinggi dibandingkan pada 2023 yang tercatat Rp 569,37 triliun," ucap Destry. Destry mengatakan, berdasarakan laporan dari State of Global Islamic Economy (SGIE), nilai ekonomi terkait syariah terus mengalami perkembangan dari tahun ke tahun. Pada 2022, pengeluaran konsumsi baik makanan, fashion, dan traveling yang berbasis syariah compliance mencapai US$ 2,29 triliun, angka itu akan terus naik hingga mencapai US$ 3 triliun pada 2027. "Jadi akan terus mengalami peningkatan secara contunue dari 7-9%, jadi ini menarik sekali," kata dia. (Yetede)

Aksi Mogok Pekerja Boeing di Pantai Barat AS

Yuniati Turjandini 14 Sep 2024 Investor Daily

Para pekerja pabrik Boeing di Pantai Barat AS melakukan mogok kerja pada jumat (13/09/2024) setelah menolak kesepakatan kontrak kerja. Aksi tersebut berdampak pada penghentian produksi pesawat jet, sekaligus harus bergulat dengan penundaan produksi yang parah dan utang besar. Krisis yang makin memuncak itu pun memukul saham Boeing dan memicu pergolakan kepemimpinan. Akibatnya, saham Boeing turun 4% dalam perdagangan pra-pasar AS pada Jumat. Saham ini juga telah merosot hampir 38% sejak awal 2024. Menanggapi situasi tersebut, CEO Boeing Kelly Ortberg pun mengusulkan kesepakan termasuk kenaikan gaji sebesar 25% selama empat tahun. Tetapi kenaikan ini jauh lebih rendah daripada yang dituntut oleh 40% pekerja. Sebagai informasi, Ortberg baru saja ditunjuk beberapa minggu lalu untuk memulihkan kepercayaan terhadap perusahaan produsen pesawat ini. Menurut laporan aksi mogok tersebut merupakan yang pertama sejak 2008. Disamping itu, produsen pesawat ini berada di bawah pengawasan ketat regulator dan pelanggan AS setelah sebuah panel pintu terlepas dari jet 737 MAX di udara pada Januari tahun ini. (Yetede)

Indonesia Memproduski Sampah Plastik Tertinggi Ketiga di Dunia

Yuniati Turjandini 14 Sep 2024 Tempo

KAMI menggunakan pembelajaran mesin untuk mengidentifikasi titik-titik polusi plastik terbesar di lebih dari 50 ribu kota, kota besar, dan daerah perdesaan di seluruh dunia. Model global baru kami yang dipublikasikan dalam jurnal Nature edisi 4 September 2024 mengungkap gambaran paling rinci tentang polusi plastik yang pernah terjadi dengan konsentrasi lingkungan tertinggi di India, terutama karena sebagian besar sampah tidak dikumpulkan. Plastik ditemukan di mana-mana—dari palung laut dalam hingga puncak gunung tertinggi—tapi pengamatan ini hanya mengungkap sebagian kecil dari gambaran polusi plastik secara keseluruhan. Tantangan yang lebih besar adalah mencari tahu di mana dan bagaimana plastik ini mencapai lingkungan sehingga polusi dapat dicegah sejak awal.

Ini bukan tugas mudah. Aspek yang paling menantang untuk diukur adalah emisi—makroplastik atau apa pun yang berukuran lebih besar dari 5 milimeter—yang keluar atau dilepaskan dari sistem dan aktivitas material. Ini termasuk sampah yang tertiup dari tempat sampah atau jatuh dari truk pengangkut sampah ditambah sampah yang dibuang oleh orang-orang, baik secara tidak sengaja maupun sengaja. Kami menemukan bahwa membuang sampah sembarangan merupakan sumber emisi terbesar di negara maju yang sistem penanganan sampah sangat terkontrol. Sebaliknya, di negara berkembang, limbah yang tidak diangkut merupakan sumber utama.

Dengan menggunakan kecerdasan buatan, model komputer baru kami menunjukkan bagaimana sampah plastik berpindah dari sistem yang terkendali ke lingkungan yang menjadi sangat sulit untuk ditangkap kembali dan ditampung. Kami harus mencari tahu bagaimana plastik lolos dari sistem yang terkendali dan menemukan, dari 52 juta ton sampah (setara dengan berat 8,7 juta gajah abu-abu Afrika) yang masuk ke lingkungan setiap tahun, sampah yang tidak dikumpulkan merupakan sumber terbesar. Itu sekitar 68 persen berat dari semua polusi atau 36 juta ton setiap tahun. Jadi anggapan yang salah bahwa polusi plastik disebabkan oleh perilaku tidak bertanggung jawab manusia. Alasan utamanya adalah 1,2 miliar orang tidak memiliki tempat pembuangan sampah padat sama sekali. Sebaliknya, mereka harus membakar, mengubur, atau menyebarkannya di darat atau di air. (Yetede)

BAKN DPR Mengusulkan Tarif Cukai Minuman Kemasan Sebesar 2,5%

Yuniati Turjandini 14 Sep 2024 Tempo

BADAN Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) Dewan Perwakilan Rakyat mengusulkan tarif cukai minuman berpemanis dalam kemasan (MBDK) sebesar 2,5 persen. Tarif yang dikenakan bakal naik bertahap sampai 20 persen. Rencananya kebijakan ini mulai diterapkan pada 2025. Tarif cukai minuman berpemanis disepakati dalam rapat kerja BAKN bersama Kementerian Keuangan dan Kementerian Badan Usaha Milik Negara di Kompleks Parlemen, Jakarta, pada Selasa, 10 September 2024. Kebijakan ini bertujuan menekan dampak negatif konsumsi produk minuman berpemanis terhadap kesehatan.

Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia 2023 yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan, 47 persen penduduk di atas usia 3 tahun mengkonsumsi lebih dari satu kali produk minuman berpemanis dalam kemasan per hari. Sebanyak 43 persen mengkonsumsi 1-6 kali per minggu dan 9,2 persen mengkonsumsi kurang dari tiga kali per bulan. Konsumsi minuman berpemanis lebih dari satu porsi per hari akan meningkatkan risiko terkena diabetes melitus tipe 2 sebesar 18 persen, stroke 13 persen, dan serangan jantung 22 persen.

Kendati demikian, besaran tarif cukai minuman berpemanis dalam kemasan yang disepakati tak memuaskan pegiat perlindungan konsumen dan kesehatan. Ketua Pengurus Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi menilai tarif cukai 2,5 persen terlalu rendah. "Jika tarifnya terlalu rendah, itu namanya main-main saja. Jauh dari efektif," ucapnya kepada Tempo, kemarin, 13 September 2024. YLKI mengusulkan tarif cukai minuman berpemanis dalam kemasan minimal 20-25 persen. Pertimbangannya, konsumsi produk bergula di Tanah Air makin tinggi. Kelebihan konsumsi minuman berpemanis dalam kemasan pun berisiko menyebabkan diabetes yang menjadi salah satu penyebab utama kematian di Indonesia. (Yetede)

Pro dan kontra Komcad Berkekuatan 500 Anggota Membantu Pertahanan di IKN

Yuniati Turjandini 14 Sep 2024 Tempo

MENTERI Pertahanan Prabowo Subianto membentuk Komponen Cadangan atau Komcad berkekuatan 500 anggota untuk membantu pertahanan di Ibu Kota Nusantara (IKN) pada Rabu, 11 September 2024. Mereka terdiri atas warga sipil dari Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara. Penetapan Komcad tersebut untuk gelombang I tahun anggaran 2024. Pembentukan Komcad diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 2021 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara. Komcad pertama dibentuk pada 2021. Saat itu, pada 7 Oktober 2021, sebanyak 3.103 orang dilantik sebagai Komcad di Batujajar, Jawa Barat. Jika dihitung sejak pertama kali dibentuk sampai September 2024, ada 9.074 warga sipil yang telah ditetapkan sebagai anggota Komcad.

“Ini momen bersejarah bagi Indonesia karena 500 orang ditetapkan sebagai anggota Komponen Cadangan Matra Darat gelombang pertama 2024,” ujar Prabowo dalam amanat yang dibacakan Wakil Kepala Staf Angkatan Darat Letnan Jenderal TNI Tandyo Budi Revita di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Rabu, 11 September 2024. Status Komcad bukanlah wajib militer, melainkan sukarela. Mereka disiapkan untuk dimobilisasi memperkuat komponen utama, yakni TNI, saat negara dalam keadaan darurat militer atau perang. Mobilisasi Komcad hanya bisa dilakukan oleh presiden atas persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat untuk kepentingan pertahanan negara. (Yetede)

Pilihan Editor