Motor Listrik laku Keras, Subsidi Perlu Ditambah
Motor listrik (molis) laku keras tahun ini, terlihat pada habisnya anggaran subsidi per September 2023. Pelaku industri meminta pemerintah menambah alokasi subsidi dan memperpanjang program ini hingga tahun depan demi menjaga momentum lonjakan penjualan. Berdasarkan data Sisapira, sebanyak 60,857 unit molis terjual dengan skema subsidi Rp 7 juta pe unit, berbnading terbalik dengan tahun lalu yang sepi peminta. Tahun lalu penjualan molis lewat subsidi hanya 11.532 unit dari total kuota 200 ribu unit. Ketua Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (Asmoli) Budi Setiyadi menyatakan tahun lalu, program ini hanya bisa dimanfaatkan masyarakat beberapa bulan, karena dirilis pada Mei. Selain itu, banyak masyarakat yang belum tahu program ini. Akibatnya, pemanfaatan subsidi molis sangat rendah. "Tetapi, tahun ini, sosialisasinya cukup masif, sehingga program dimanfaatkan dengan maksimal. Saat ini, penyebaran molis dan sepeda listrik sudah merata di beberapa daerah," katanya kepada Investor Daily. (Yetede)
Postingan Terkait
Program Pengampunan Diperluas
Regulasi Perumahan perlu direformasi
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Waspadai Dampak Perang pada Anggaran Negara
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023