;

Kaum Superkaya Tak Lagi Belanja Barang Mewah

Kaum Superkaya Tak Lagi Belanja Barang Mewah

Tren gaya hidup orang-orang superkaya dunia berubah. Mereka tak lagi membelanjakan uang untuk jet pribadi, mobil mewah, atau tas mahal. Mereka saat ini justru semakin tertarik belanja pengalaman dan mengejar makna hidup. Pada era ini, kalangan superkaya justru ingin terlihat lebih membumi dan tak mencolok. Mereka mengoleksi pengalaman dengan mencoba jalan kaki di luar angkasa, banyak berlibur, serta berbelanja barang seni dan barang antik. Sejumlah laporan terbaru juga menunjukkan, mereka sangat tertarik pada kecerdasan buatan, berkesadaran lingkungan dan sosial tinggi, serta tak segan keluar banyak uang untuk hidup ekstrasehat.

Pada Kamis (12/9) Jared Isaacman (41) menjadi warga sipil bukan astronot yang pertama berjalan di luar angkasa (spacewalk). Selama satu jam, ia keluar dari wahana antariksa Polaris Dawn Crew Dragon Resilience milik SpaceX yang membawanya ke luar angkasa dan berjalan-jalan melihat Bumi dari ketinggian 700 km. Isaacman merekam seluruh pengalaman itu dengan kamera di helmya. ”Di rumah, pekerjaan kita begitu banyak. Tapi dari sini, Bumi terlihat seperti dunia yang sempurna,” katanya, melukiskan indahnya pemandangan yang ia lihat. Dengan kekayaan yang ditaksir senilai Rp 29,2 triliun, Isaacman termasuk jajaran orang-orang superkaya. Ia membiayai misi Polaris Dawn demi bisa berjalan-jalan di luar angkasa dan memandang Bumi dengan mata telanjang.

Ia dilaporkan menghabiskan Rp 3,08 triliun untuk misi sipil SpaceX sebelumnya pada 2021. Isaacman memperoleh kekayaan dari perusahaan pemrosesan pembayaran Shitf4 Payment yang didirikan pada 1999 saat berusia 16 tahun. Pada 2011, ia mendirikan Draken International, firma pertahanan yang melatih para pilot Angkatan Udara. Isaacman termasuk dalam kalangan yang kerap disebut ultrakaya atau elite global atau kaum ”satu persen”, merujuk jumlah mereka yang segelintir, tetapi kekayaannya begitu besar. Sebutan resmi untuk kalangan ini adalah individu dengan kekayaan bersih tinggi (ultrahigh net worth individuals/UHNWI), yang didefinisikan sebagai orang atau rumah tangga yang memiliki asset likuid senilai lebih dari Rp 461 miliar.

Menariknya, saat ini semakin banyak generasi muda dalam kelompok superkaya itu. Para generasi muda  superkaya ini menjadi penggerak perubahan gaya hidup kaum ultrakaya. Dengan karakter berkesadaran sosial dan lingkungan yang relatif lebih tinggi, mereka memilih koleksi pengalaman atau barang bermakna ketimbang barang semata karena mewah. Pilihan jalan-jalan Isaacman ke luar angkasa menjadi gambaran. Laporan firma keuangan Julius Baer tentang kekayaan global dan gaya hidup tahun 2024 menyebutkan, minat kalangan superkaya saat ini lebih pada koleksi pengalaman, mulai dari jalan-jalan, tinggal di hotel-hotel mewah yang menawarkan pengalaman eksotis dan unik, hingga bersantap di restoran terkemuka. Hal yang sama diungkapkan dalam Survei Kekayaan Modern Charles Schwab 2023. Sekitar 70 % orang kaya AS modern memandang kekayaan sebagai koleksi pengalaman. (Yoga)


Download Aplikasi Labirin :