;

48 Juta Debitur Nikmati Subsidi Kredit Usaha Rakyat

Hairul Rizal 09 Oct 2024 Bisnis Indonesia

Kementerian Koperasi dan UKM mencatat bahwa sebanyak 48 juta debitur telah menerima subsidi bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) selama 10 tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo. Menurut Deputi Bidang Usaha Mikro Kemenkop UKM, Yulius, total penyaluran KUR dari 2015 hingga 30 September 2024 mencapai Rp1.739 triliun. Program KUR ini dirancang untuk memperluas akses pembiayaan bagi UMKM dan memperkuat posisi mereka sebagai pilar ekonomi nasional. Subsidi bunga KUR juga telah mencapai Rp163 triliun dalam periode yang sama untuk meringankan beban debitur, terutama dalam situasi ekonomi sulit seperti pandemi Covid-19.

Plt. Deputi Bidang UKM Temmy Satya Permana menyatakan bahwa pembiayaan adalah isu penting bagi UMKM, dan Presiden Jokowi telah memberikan berbagai regulasi untuk memudahkan akses pembiayaan. Jokowi menetapkan target agar porsi kredit UMKM minimal 30% dari total kredit perbankan, serta memperkenalkan KUR klaster untuk mendukung usaha produktif di berbagai sektor.

India dan Indonesia Perkuat Kerja Sama di KEK Kesehatan

Hairul Rizal 09 Oct 2024 Bisnis Indonesia

Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata dan Kesehatan Internasional Batam menjadi landasan baru kolaborasi investasi antara Indonesia dan India, terutama melalui penanaman modal oleh Apollo Hospitals India dan Mayapada Group. Konsul Jenderal India di Medan, Ravi Shanker Goel, menyatakan dukungan penuh terhadap pembangunan rumah sakit internasional di kawasan tersebut dan berharap lebih banyak investor India berpartisipasi di Batam. Plh. Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Purwiyanto, mengonfirmasi bahwa diskusi mencakup rencana kerja sama di bidang pendidikan, tenaga medis, dan pembangunan fasilitas olahraga seperti lapangan kriket.

Presiden Joko Widodo menetapkan KEK ini melalui PP No. 39/2024, dengan luas 47,17 hektare di Sekupang dan Nongsa. KEK ini menargetkan investasi sebesar Rp6,91 triliun hingga 2032 dan diharapkan menciptakan lebih dari 100.000 lapangan kerja. Irfan Syakir Widiasa dari BP Batam optimis target ini dapat tercapai, terutama karena lahan telah tersedia untuk pengembangan. President Commissioner Mayapada Healthcare, Johanes Tahir, menegaskan komitmen Mayapada untuk melanjutkan proyek rumah sakit internasional berstandar tinggi yang dapat menarik wisatawan, dengan target awal investasi Rp3,3 triliun dan penciptaan hampir 20.000 lapangan pekerjaan dalam lima tahun pertama.

Pasar SUV Terus Tumbuh di Tengah Persaingan Otomotif

Hairul Rizal 09 Oct 2024 Bisnis Indonesia

Pasar kendaraan sport utility vehicle (SUV) di Indonesia terus menunjukkan potensi yang besar, seiring dengan tingginya kebutuhan konsumen terhadap model ini. Zeng Shuo, Asistant President Director PT Chery Sales Indonesia, menyatakan bahwa permintaan SUV di Indonesia masih menjanjikan, dan sebagai respon, perusahaan memperkenalkan varian SUV 7-seater terbaru, Chery Tiggo 8, dengan harga mulai Rp349,5 juta.

Setelah diperkenalkan pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2024, Chery Tiggo 8 sudah menarik ratusan pesanan dan akan mulai dikirimkan kepada sekitar 300 konsumen pada Oktober. Mobil ini memiliki mesin 1.600 cc turbo dengan tenaga 186 PS dan torsi 290 Nm, serta dilengkapi berbagai fitur canggih seperti kamera 360 derajat, panoramic sunroof, dan Advanced Driving Assistant System (ADAS). Zeng berharap bahwa Chery Tiggo 8, dengan harga yang kompetitif dan fitur yang lengkap, dapat memenuhi kebutuhan pasar SUV Indonesia, khususnya untuk keluarga.

Gubernur Kalsel Ditetapkan Sebagai Tersangka Dugaan Suap

Hairul Rizal 09 Oct 2024 Bisnis Indonesia

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor, sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap terkait pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Meskipun Sahbirin belum ditahan, enam tersangka lainnya sudah berada di tahanan KPK sejak Selasa (8/10), setelah gelar perkara pada Minggu (6/10). Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron, menjelaskan bahwa operasi tangkap tangan (OTT) di Kalimantan Selatan dilakukan berdasarkan informasi pengaturan proyek di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalsel yang didanai dari APBD 2024. Dalam kasus ini, tersangka lainnya yang telah ditahan meliputi Ahmad Solhan (Kadis PUPR Kalsel), Yulianti Erlynah (Kabid Cipta Karya Dinas PUPR Kalsel), serta beberapa pihak lainnya yang terlibat dalam proses pengumpulan dan pemberian fee suap.

Stimulus Konkret Diperlukan untuk Menggerakkan Ekonomi

Hairul Rizal 09 Oct 2024 Kontan (H)

Ekonom Bright Institute, Awalil Rizky menilai, pemerintah perlu mengambil langkah jangka pendek untuk mengatasi pelemahan daya beli. Misal, perpanjangan insentif pajak pertambahan nilai (PPN) ditanggung pemerintah (PPN DTP) perumahan, penundaan penerapan tarif PPN 12%, dan penundaan jenis-jenis pajak baru. "Perlu juga ditambah penggelontoran bantuan sosial dan anggaran perlindungan sosial," ungkap dia. 

Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede menambahkan, untuk mengerek daya beli, pemerintah bisa mempertimbangkan: Pertama, akselerasi belanja produktif seperti program peningkatan lapangan kerja, proyek infrastruktur dan peningkatan manufaktur. 

Kedua, subsidi harga barang kebutuhan pokok atau insentif pajak untuk usaha kecil dan menengah (UKM). Ketiga, perluasan cakupan bantuan sosial kepada kelompok rentan, terutama untuk menjaga konsumsi rumah tangga. "Kebijakan moneter akomodatif seperti penurunan suku bunga atau kebijakan likuiditas lain juga bisa memberikan stimulus bagi perekonomian," ucap dia.

Chandra Wahjudi, Ketua Komite Tetap Kebijakan Publik Kadin Indonesia menilai, pemerintah bisa menyesuaikan penghasilan tidak kena pajak (PTKP) yang saat ini Rp 54 juta per tahun. "Jika PTKP disesuaikan tiap tahun mengikuti laju inflasi akan membantu daya beli," kata dia.    

Potensi Ruang Fiskal dari Kebijakan PPh Badan

Hairul Rizal 09 Oct 2024 Kontan
Pemerintahan Prabowo Subianto berencana menurunkan tarif pajak penghasilan (PPh) badan dari 22% menjadi 20% untuk meningkatkan daya saing Indonesia sebagai destinasi investasi, meningkatkan kepatuhan pajak, serta memberi stimulus pada dunia usaha. Hashim Djojohadikusumo menekankan bahwa tarif yang lebih rendah akan membuat Indonesia lebih kompetitif, mendekati negara-negara seperti Singapura dan Hong Kong. Anggawira, dari Tim Kampanye Nasional Prabowo-Gibran, menjelaskan bahwa kebijakan ini diharapkan dapat merangsang pertumbuhan ekonomi dengan memberi ruang pada korporasi untuk ekspansi dan penciptaan lapangan kerja.

Namun, pengamat pajak seperti Fajry Akbar dari Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) memperingatkan risiko bagi penerimaan negara, mengingat PPh badan merupakan salah satu kontributor terbesar dalam APBN. Prianto Budi Saptono dari Pratama-Kreston TRI optimis bahwa penurunan tarif justru dapat meningkatkan kepatuhan pajak secara keseluruhan, mengimbangi potensi penurunan penerimaan.

Tren Penurunan Bisnis Batu Bara di Tengah Perubahan Pasar

Hairul Rizal 09 Oct 2024 Kontan
Sejumlah perusahaan tambang batu bara Indonesia mulai mengurangi ketergantungan pada bisnis batu bara dengan melakukan diversifikasi ke sektor berkelanjutan. PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) melepas dua aset PLTU sebagai bagian dari target mencapai netralitas karbon pada 2030, ungkap Direktur TOBA, Juli Oktarina. PT Indika Energy Tbk (INDY) juga aktif menjual beberapa anak usahanya terkait energi, seperti PT Mitra Energi Agung dan PT Trisetia Citagraha, untuk memperkuat keuangan dan mengalihkan investasi ke sektor energi terbarukan, kata Head of Corporate Communications Ricky Fernando.

PT United Tractors Tbk (UNTR) juga berencana memperbesar kontribusi bisnis non-batubara pada 2030, sementara PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) bersiap untuk melepas salah satu pilar bisnis batu baranya demi mencapai 50% pendapatan dari sektor non-batu bara. Hendra Wardana dari Stocknow.id menilai langkah ini sebagai respons terhadap kebutuhan pasar global akan keberlanjutan. Analis BCA Sekuritas, Achmad Yaki, mengingatkan bahwa transisi ini memerlukan waktu, terutama karena kontribusi bisnis batu bara masih dominan di perusahaan-perusahaan ini. 

Di pasar saham, William Hartanto dan Yaki merekomendasikan saham emiten seperti INDY, ADRO, TOBA, dan UNTR, yang diperkirakan memiliki potensi harga jangka pendek hingga menengah.

Skema MIP Tingkatkan Kinerja PTBA

Hairul Rizal 09 Oct 2024 Kontan
Kinerja PT Bukit Asam Tbk (PTBA) diprediksi membaik di semester kedua 2024, ditopang oleh potensi kenaikan harga batu bara dan penerapan skema Mitra Instansi Pengelola (MIP). Analis KB Valbury Sekuritas, Benyamin Mikael, mencatat peningkatan laba bersih PTBA pada kuartal kedua sebesar 57% secara kuartalan, meskipun ada penurunan sebesar 26,8% dalam laba bersih secara tahunan pada periode Januari-Juni 2024. Benyamin optimis laba PTBA dapat mencapai Rp 4,3 triliun, didorong oleh peningkatan volume penjualan ekspor dan penurunan biaya tunai.

Arinda Izzaty Hafiya, Junior Equity Analyst dari Pilarmas Investindo Sekuritas, menyebut ada tiga faktor yang mengerek harga batu bara: stimulus ekonomi China, ketidakstabilan geopolitik di Timur Tengah, dan peningkatan permintaan menjelang musim dingin. Dia memperkirakan harga batu bara bisa mencapai US$ 160 per ton pada akhir 2024. 

Skema MIP, yang disiapkan pemerintah untuk mengatasi perbedaan harga batu bara di pasar domestik dan ekspor, juga diprediksi menguntungkan PTBA yang memiliki porsi besar dalam penjualan domestik. Analis Maybank Sekuritas Indonesia, Hasan Barakwan, memproyeksikan kenaikan laba PTBA hingga 70% jika skema MIP diterapkan. Hasan dan Arinda merekomendasikan pembelian saham PTBA dengan target harga Rp 3.500 per saham, namun harga ini bisa mencapai Rp 4.300 jika skema MIP berhasil meningkatkan laba perusahaan.

Nasabah Ritel Menghadapi Kesulitan Melunasi Utang

Hairul Rizal 09 Oct 2024 Kontan
Tekanan ekonomi yang dialami masyarakat semakin terlihat, tercermin dari penurunan kemampuan nasabah ritel dalam membayar angsuran kredit dan melambatnya pertumbuhan simpanan. Rasio kredit bermasalah (NPL) rumah tangga meningkat dari 1,80% pada akhir 2023 menjadi 1,98% pada Agustus 2024, terutama di kredit kepemilikan rumah (KPR) dan kredit kendaraan bermotor (KKB). Selain itu, pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) perorangan hanya mencapai 1% YoY pada Agustus 2024, jauh lebih rendah dibanding bulan sebelumnya.

Presiden Direktur Bank CIMB Niaga, Lani Darmawan, menyatakan bahwa nasabah ritel kini harus memilih antara membayar utang atau memenuhi kebutuhan sehari-hari karena pendapatan mereka cenderung menurun. CIMB Niaga mencatat peningkatan NPL kredit ritel menjadi 2%, meskipun menurut Lani masih tergolong sehat. Bank berfokus menjaga kualitas aset kredit dengan analisis ketat untuk menekan potensi kenaikan NPL.

Direktur Utama BNI, Royke Tumilaar, juga mengakui adanya kenaikan NPL rumah tangga, namun ia menilai dampaknya kecil terhadap NPL keseluruhan BNI yang tetap stabil di level 2%, dengan mayoritas peningkatan pada kredit kecil. Selain itu, fenomena "buy now, pay later" (BNPL) turut menunjukkan peningkatan signifikan, dengan outstanding BNPL mencapai Rp 18,3 triliun, naik 40,68% YoY pada Agustus 2024.

Likuiditas Leasing Masih Terbatas

Hairul Rizal 09 Oct 2024 Kontan
Enam perusahaan multifinance masih belum memenuhi kewajiban ekuitas minimum Rp 100 miliar hingga akhir Agustus 2024. Menurut Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Modal Ventura, LKM, dan LJK Lainnya OJK, Agusman, kendala ini terjadi karena belum ada penyuntikan modal baru serta proses peningkatan modal yang belum sesuai aturan. OJK terus memantau dan melakukan langkah-langkah untuk memastikan pemenuhan ekuitas ini, termasuk melalui injeksi modal dari pemegang saham pengendali atau investor baru, baik lokal maupun asing, atau opsi pengembalian izin usaha jika target tidak tercapai.

Pilihan Editor