;

Penundaan Putusan Gugatan Gibran Karena Faktor Hakim

Hairul Rizal 11 Oct 2024 Bisnis Indonesia

Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta menunda sidang putusan terkait gugatan pencalonan Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden yang diajukan oleh Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri. Penundaan ini akan berlangsung hingga setelah pelantikan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka sebagai Presiden dan Wakil Presiden periode 2024-2029. Alasan penundaan ini karena ketua majelis hakim yang menangani kasus tersebut sedang sakit, sehingga sidang dijadwalkan kembali pada 24 Oktober.

Pakar hukum tata negara, Jimly Asshiddiqie, menegaskan bahwa pelantikan pada 20 Oktober bersifat final dan tidak dapat diubah oleh lembaga manapun, termasuk PTUN atau Mahkamah Agung. Menurutnya, pembatalan terhadap pencalonan wakil presiden terpilih tidak mungkin dilakukan karena akan bertentangan dengan konstitusi negara.

Sultan Subang Menggugat Mirae Sekuritas Rp 8,17 Triliun

Hairul Rizal 11 Oct 2024 Kontan (H)
Perselisihan hukum antara Asep Sulaeman Sabanda, yang dikenal sebagai Sultan Subang, dengan PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia. Hubungan keduanya sebelumnya harmonis pada tahun 2021, saat Mirae menjadi penjamin emisi untuk IPO dua perusahaan milik Asep, yaitu PT Indo Pureco Pratama Tbk (IPPE) dan PT Berkah Beton Sedaya Tbk (BEBS). Namun, kini keduanya berhadapan di pengadilan.

Perselisihan dimulai ketika Mirae menggugat Asep dan pihak-pihak terkait lainnya dengan tuduhan wanprestasi dan meminta ganti rugi sebesar Rp 7,67 miliar. Asep kemudian membalas dengan gugatan sebesar Rp 8,17 triliun, yang melibatkan 40 penggugat, termasuk dirinya. Gugatan ini didasari dugaan bahwa Mirae secara sepihak mengubah akun reguler penggugat menjadi akun margin, yang menyebabkan mereka memiliki utang besar kepada Mirae.

Asep juga disebut sebagai penjamin atas transaksi saham para penggugat lainnya melalui perjanjian personal guarantee. Konflik semakin dalam ketika Mirae melakukan forced sale atas saham BEBS, yang menyebabkan kerugian besar karena penurunan nilai saham.

Tantangan Mengejar Pengemplang Pajak Sawit

Hairul Rizal 11 Oct 2024 Kontan

Pemerintahan Prabowo Subianto berencana mengejar potensi penerimaan negara sebesar Rp 300 triliun yang hilang akibat pengemplang pajak, terutama dari sektor perkebunan sawit. Potensi ini menjadi krusial dalam mendukung berbagai program pemerintah dan menutupi hilangnya penerimaan akibat rencana pemangkasan tarif pajak penghasilan badan dan penundaan kenaikan tarif PPN.

Hashim Djojohadikusumo, anggota Dewan Pengarah Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, mengungkapkan adanya pengusaha sawit yang menunggak pajak hingga Rp 300 triliun, berdasarkan data dari Kemenko Marves dan BPKP. Kepala BPKP, Muhammad Yusuf Ateh, membenarkan temuan sementara ini, meski audit masih berlangsung. Dradjad Wibowo dari TKN juga menyebutkan bahwa angka kehilangan

Akuisisi Sebagai Langkah Strategis untuk Mengendalikan Bisnis

Hairul Rizal 11 Oct 2024 Kontan
Minat korporasi lokal dan global untuk menjadi perusahaan publik di Indonesia melalui Bursa Efek Indonesia (BEI) semakin besar. Alih-alih menggunakan skema IPO, banyak yang memilih metode backdoor listing, yaitu mengakuisisi perusahaan yang sudah tercatat di BEI untuk menjadi perusahaan terbuka. Sepanjang tahun ini, tercatat lima emiten yang melakukan perubahan pengendali dan nama perusahaan.

Salah satu contohnya adalah akuisisi 55% saham PT Kurniamitra Duta Sentosa Tbk (KMDS) oleh PT Dima Investindo, yang diungkapkan oleh Direktur Utama KMDS, Hengky Wijaya. Hengky menyatakan bahwa meskipun terjadi perubahan pengendali, kegiatan operasional perusahaan tidak terganggu. Selain itu, PT Lini Imaji Kreasi Ekosistem Tbk (FUTR) juga sedang dalam proses pergantian pengendali dengan minat akuisisi dari PT Hexa Prima Nusantara.

Direktur Utama BEI, Iman Rachman, mencatat bahwa perusahaan asing tertarik untuk melakukan backdoor listing di BEI karena transparansi laporan keuangan perusahaan yang sudah terdaftar. Iman juga menekankan bahwa BEI berupaya menjaga likuiditas saham agar investor asing bisa dengan mudah masuk dan keluar pasar modal Indonesia.

Emiten Rumah Sakit Diversifikasi ke Bisnis Suplemen Kesehatan

Hairul Rizal 11 Oct 2024 Kontan
Pemerintahan Prabowo Subianto akan meluncurkan program pemeriksaan kesehatan gratis mulai tahun 2025, yang menyasar 52 juta penduduk dengan anggaran awal Rp 3,3 triliun. Program ini diprediksi menjadi katalis positif bagi emiten rumah sakit. Founder Stocknow.id, Hendra Wardana, menyatakan program ini akan meningkatkan volume pasien dan pendapatan rumah sakit, namun mengingatkan pentingnya jaminan pembayaran tepat waktu dari pemerintah untuk menghindari masalah likuiditas.

Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus, juga menilai program ini akan berdampak positif, terutama bagi emiten kesehatan seperti Prodia (PRDA), jika mendapatkan kerja sama dalam program tersebut. Nico juga melihat bahwa program ini adalah bagian dari peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang kesehatan, gizi, dan pendidikan.

Hendra dan Nico merekomendasikan saham-saham emiten rumah sakit seperti MIKA, SILO, dan HEAL karena prospek cerah, ditambah faktor-faktor lain seperti ekspansi rumah sakit dan meningkatnya kesadaran masyarakat akan kesehatan. Hendra merekomendasikan beli MIKA, SILO, dan HEAL dengan target harga masing-masing Rp 3.300, Rp 3.450, dan Rp 1.800 per saham, sedangkan Nico merekomendasikan beli MIKA dengan target harga Rp 3.300 per saham.

Musim Hujan Berkah untuk Produksi Sido Muncul

Hairul Rizal 11 Oct 2024 Kontan
Kinerja PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) diproyeksikan tetap kuat pada semester II-2024, terutama didukung oleh permintaan produk unggulan seperti Tolak Angin selama musim hujan. Menurut analis Mirae Asset Sekuritas, Andreas Kristo Saragih, katalis positif untuk SIDO termasuk cuaca di kuartal IV-2024, profitabilitas yang terjaga akibat biaya bahan baku rendah, serta pembayaran dividen interim. Andreas memperkirakan pendapatan dan laba bersih SIDO tumbuh lebih dari 20% tahun ini.

Selain pasar dalam negeri, ekspansi distribusi dan pasar ekspor juga diharapkan memperkuat kinerja SIDO ke depan. Analis NH Korindo Sekuritas, Ezaridho Ibnutama, mengungkapkan bahwa SIDO kini menargetkan pasar Vietnam setelah penetrasi sukses di Malaysia dan Filipina. Di sisi lain, analis Indo Premier Sekuritas, Lukito Supriadi, menyoroti pertumbuhan segmen makanan dan minuman yang diproyeksikan melebihi segmen suplemen dan herbal di kuartal III-2024.

Para analis merekomendasikan saham SIDO dengan berbagai target harga, seperti Rp 830 (Andreas), Rp 750 (Ezaridho), dan Rp 890 (Lukito), melihat potensi pemulihan harga setelah penurunan harga saham SIDO sebesar 9% sejak rilis kinerja semester I-2024.

Bank Berinovasi dengan Aplikasi Super untuk Menarik Nasabah

Hairul Rizal 11 Oct 2024 Kontan
Bank-bank di Indonesia semakin fokus mengembangkan aplikasi digital mereka menjadi "super apps" untuk menarik lebih banyak nasabah. PT Bank Permata Tbk (BNLI) meluncurkan Permata ME, sebuah super apps yang merupakan versi lanjutan dari Permata Mobile X, dengan fitur-fitur tambahan seperti pembelian valuta asing dan pengiriman uang dalam 13 mata uang asing. Djumariah Tenteram, Direktur Consumer Banking Permata Bank, berharap aplikasi baru ini bisa menggandakan jumlah pengguna yang saat ini kurang dari dua juta.

PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) juga tengah mempersiapkan super apps yang masih dalam tahap akhir pengujian. Bob Tyasika, Wakil Direktur Utama BSI, mengatakan bahwa peralihan ke layanan digital telah mencapai 97% dari total nasabah, dengan pertumbuhan pengguna BSI Mobile mencapai 33,9% hingga Juni 2024.

Lani Darmawan, Presiden Direktur CIMB Niaga, juga mencatat pertumbuhan signifikan dalam jumlah nasabah setelah kehadiran super apps mereka, Octo Mobile, yang meningkatkan nasabah ritel dan UKM hingga 22% per tahun. CIMB Niaga berencana untuk terus berinvestasi pada layanan digitalnya.

Asuransi Berjuang Memenuhi Persyaratan Modal

Hairul Rizal 11 Oct 2024 Kontan
Industri asuransi umum menghadapi tantangan besar dengan penerapan PSAK 117 dan aturan permodalan baru yang ditetapkan oleh POJK 23/2023. Ketua Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI), Budi Herawan, menyebut bahwa penerapan PSAK 117 dapat menekan ekuitas dari sekitar 40 perusahaan asuransi umum. Hal ini menambah beban, mengingat POJK 23/2023 akan meningkatkan syarat ekuitas minimal dari Rp 100 miliar menjadi Rp 250 miliar pada tahun 2026. Budi mengakui bahwa opsi merger dan akuisisi menjadi salah satu solusi, tetapi proses ini tidak mudah dan memakan waktu lama.

Di sisi lain, Direktur Utama PT Asuransi Umum SeaInsure, Bambang Sudjatno, optimistis bisa menerapkan PSAK 117 tahun depan. Meski aturan baru ini berpotensi menekan permodalan, SeaInsure sedang mempertimbangkan beberapa opsi untuk memperkuat modal. Bambang menjelaskan bahwa dampak aturan baru pada permodalan bergantung pada jenis bisnis yang dikelola oleh masing-masing perusahaan.

Iwan Pasila, Deputi Komisioner Pengawasan Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK, menambahkan bahwa penerapan PSAK 117 diharapkan dapat membantu perusahaan mengelola risiko dengan lebih baik sesuai standar internasional IFRS 17. Ia menjelaskan bahwa perusahaan yang menjual produk menguntungkan akan mengalami efek positif terhadap ekuitas mereka, sedangkan perusahaan yang menjual produk merugi akan tertekan dari sisi permodalan.

SILO Berupaya Memperkuat Bisnis Kesehatan

Hairul Rizal 11 Oct 2024 Kontan
PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) sedang mempercepat kinerja dengan menyerap 60% dari anggaran belanja modal 2024 sebesar Rp 1,4 triliun hingga Rp 2 triliun. Menurut Head of Public Affairs Siloam, Jimmy Rambing, dana ini dialokasikan untuk akuisisi lahan dan konstruksi rumah sakit baru. SILO menargetkan pertumbuhan pendapatan dua digit dengan margin EBITDA sekitar 29%-30% pada akhir tahun.

Rencana ekspansi mencakup pengembangan fasilitas yang sudah ada, seperti pembukaan Siloam Hospitals Makassar pada akhir tahun ini dan Siloam Lippo Village Oncology Centre pada kuartal pertama 2025. SILO juga menargetkan pembukaan beberapa rumah sakit baru, termasuk Siloam Hospital di Surabaya (2025) dan Siloam Hospital Samarinda (2026).

Kinerja bisnis SILO tetap optimis, dengan pendapatan semester I-2024 yang tumbuh 14% menjadi Rp 6,01 triliun dibanding tahun sebelumnya. Meski pendapatan meningkat, laba bersih SILO mengalami penurunan hingga 3756% yoy menjadi Rp 314,28 miliar. SILO juga mencatat peningkatan jumlah pasien rawat inap dan rawat jalan, yang terus mendukung pertumbuhan bisnis rumah sakit di tengah ekspansi fasilitas mereka.

Sambut Baik Hadirnya CPP

Yuniati Turjandini 11 Oct 2024 Investor Daily (H)
Bankir menyambut baik hadirnya lembaga  Central Counterparty (CCP) yang dibentuk oleh bank Indonesia (BI), OJK, BEI, Kliring Penjamin Efek Indonesia (KPEI), dan Perbankan.  Sebab, CCP menempatkan dirinya diantara para pihak yang melakukan transaksi untuk mitigasi risiko kegagalan transaksi antar pihak (counterparty risk), risiko likuiditas (liqiudditiy risk), dan risiko karena volatilitas harga pasar (market risk). Sebelumnya, gubernur BI Perry Warjiyo menyampaikan bahwa CCP khusus derivatif Suku Bunga Nilai Tukar (SBNT) siap diimplementasikan guna mengakselerasi pendalaman Mata Uang dan Valutas Asing (PUVA), serta mendukung transmisi  kebijakan moneter sehingga meningkatkan kapasitas pembiayaan perekonomian. BI memberikan status Qualifyying CCP (QCCP) kepada CCP, yang telah dinilai memenuhi standard internasional dan juga telah mengakomodasi penyelesaian secara close-out netting. Pada tahap awal implementasi CCP akan difokuskan pada intrusmen Domestic Non Deliverable  Forward dan Repo, dengan implementasi penambahan produk yang akan diperluas secara bertahap mempertimbangkan volume transaksi dan kesiapan pasar, termasuk infrastruktur. (Yetede)

Pilihan Editor