Menjaga Stabilitas Politik dalam Masa Pilkada
Proses Pilkada serentak di lebih dari 500 daerah yang dimulai pada akhir September memasuki tahap kampanye terbuka dan debat kandidat. Tahapan ini berlangsung bersamaan dengan jadwal pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih serta anggota legislatif hasil Pemilu 2024, yang menuntut stabilitas politik dan keamanan sosial di tengah pergantian kepemimpinan. Berdasarkan PKPU No. 2/2024, kampanye akan berlangsung hingga 23 November, dengan jadwal debat kandidat yang berbeda-beda di tiap daerah.
Menurut Bawaslu, peran pengawasan dan penegakan hukum sangat penting untuk menjaga ketertiban selama kampanye dan menghindari provokasi atau konflik yang bisa mempengaruhi ekonomi. Transparansi dan kompetisi sehat di antara para kandidat diharapkan dapat mencegah konflik serta menjaga stabilitas politik yang mendukung iklim usaha. Selain itu, transisi kepemimpinan yang lancar juga penting untuk mengurangi ketidakpastian bagi dunia usaha. Dengan peran aktif dari KPUD, Bawaslu, partai politik, dan masyarakat, diharapkan proses Pilkada serentak ini dapat berlangsung aman dan damai, sehingga pemerintahan yang stabil dan kebijakan ekonomi yang produktif dapat tercapai.
Investasi Asing Siap Kembali ke Ibu Kota Nusantara
Pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur memasuki tahap penting dengan persiapan peletakan batu pertama (groundbreaking) tahap ke-9, yang akan dihadiri investor asing termasuk dari London. Pelaksana Tugas Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menyatakan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan menghadiri prosesi ini, yang merupakan groundbreaking terakhir sebelum akhir masa jabatannya pada Oktober 2024.
Basuki juga melaporkan perkembangan pembangunan, seperti kesiapan 13 rusun untuk Aparatur Sipil Negara (ASN), dengan target selesai pada November 2024. Selain itu, Kantor Kementerian Koordinator di IKN telah mencapai progres 95%, dan rapat besar akan digelar di sana pada 10 Oktober oleh Menko Polhukam, Hadi Tjahjanto.
Di Jakarta, Direktur Pengadaan dan Pendanaan Lahan LMAN, Rustanto, menyatakan bahwa pendanaan lahan untuk proyek IKN menghadapi kendala. Hingga awal Oktober, hanya sekitar 50% dari Rp5,9 triliun anggaran yang terealisasi, terhambat oleh isu pembebasan lahan dan kekurangan SDM. Jokowi berharap agenda pemerintahan mulai rutin dilakukan di IKN Nusantara demi percepatan pembangunan dan pengembangan kota baru ini.
Keuntungan Kebijakan Antidumping Menutup Tahun
Penerapan Bea Masuk Antidumping (BMAD) pada produk impor Biaxially Oriented Polypropylene (BOPP) dari China dan Malaysia dipandang akan menguntungkan industri dalam negeri, terutama bagi produsen plastik. Sekretaris Jenderal Asosiasi Industri Olefin, Aromatik, dan Plastik Indonesia (Inaplas), Fajar Budiono, menyatakan bahwa kebijakan yang diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 60/2024 ini akan mulai berdampak signifikan pada November atau Desember, seiring habisnya stok impor lama yang belum terkena BMAD.
Fajar menilai, kebijakan ini akan membantu industri plastik BOPP dalam negeri yang selama ini merugi akibat banjir produk impor murah dari China dan Malaysia. Tarif antidumping yang dikenakan berkisar 6,36% hingga 18,60% tergantung produsennya, dan diharapkan akan meningkatkan utilitas produksi BOPP dalam negeri dari 50% menuju idealnya di atas 65%.
Di sisi lain, beberapa industri, terutama makanan dan minuman, sedikit keberatan karena tarif baru ini dapat menaikkan biaya komponen produksi. Namun, Fajar optimistis dampaknya tidak akan terlalu menekan industri pengguna secara signifikan. Hasil penyelidikan Komite Anti Dumping Indonesia mendukung langkah ini karena ditemukan bahwa dumping produk BOPP dari kedua negara tersebut memang telah merugikan industri domestik, sehingga langkah antidumping ini dianggap sebagai kebijakan yang tepat untuk mendukung pertumbuhan industri nasional.
GIAA Terpicu oleh Persaingan dengan BBN Airlines
Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA), Irfan Setiaputra, menyambut positif kehadiran maskapai baru, BBN Airlines Indonesia, yang mulai melayani rute penerbangan domestik di Indonesia. Menurut Irfan, kehadiran BBN Airlines akan meningkatkan persaingan sehat dalam industri penerbangan, yang diharapkan mendorong Garuda untuk terus memperbaiki kinerjanya.
Irfan juga optimis mengenai prospek industri penerbangan di Indonesia yang didukung oleh pertumbuhan pariwisata dan program strategis pemerintah untuk meningkatkan mobilitas masyarakat melalui transportasi udara. Garuda Indonesia berupaya memanfaatkan momentum ini untuk memperkuat profitabilitas perusahaan dan menjaga kinerja positif hingga akhir 2024 dengan mengoptimalkan jaringan penerbangan dan meningkatkan lini bisnis tambahan (ancillary revenue).
BBN Airlines Indonesia, didirikan pada 2022 oleh Avia Solutions Group, berbasis di Dublin, Irlandia. Maskapai ini melayani tiga rute utama: Jakarta–Surabaya, Jakarta–Balikpapan, dan Jakarta–Denpasar, dengan armada global sebanyak 199 pesawat yang dimiliki Avia Solutions Group.
Optimalisasi Ekonomi Syariah untuk Kemajuan Riau 2024
Ekonomi syariah di Riau menunjukkan potensi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Aang Ananda Suherman, Kepala Kantor Perwakilan Bisnis Indonesia Pekanbaru, menekankan pentingnya ekonomi syariah yang tidak hanya bernilai religius, tetapi juga memberikan manfaat signifikan bagi masyarakat, khususnya melalui pemberdayaan UMKM dan pesantren.
Provinsi Riau, dengan mayoritas penduduk muslim, memiliki potensi besar untuk mengembangkan ekonomi berbasis syariah. Kepala Biro Perekonomian Provinsi Riau, Alzuhra Dini Alinoni, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mendukung industri halal, termasuk melalui konversi Bank Riau Kepri menjadi Bank Riau Kepri Syariah (BRKS). BRKS berperan penting dalam mendukung perbankan syariah dan program ekonomi syariah di Riau.
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Riau, Panji Achmad, menyampaikan bahwa BI telah menginisiasi berbagai program untuk memperkuat ekonomi syariah di Riau. Empat program utama tersebut mencakup pengembangan rantai nilai halal, penguatan keuangan syariah melalui optimalisasi dana Ziswaf, peningkatan literasi dan inklusi syariah, serta penyediaan sarana dan prasarana untuk mendukung ekonomi pesantren.
Inisiatif seperti program Jelajah Ekonomi Syariah oleh Bank Indonesia bersama Bisnis Indonesia diharapkan dapat meningkatkan literasi ekonomi syariah di masyarakat Riau dan mendorong partisipasi aktif berbagai pihak.
Penjualan iPhone 16 Tersendat Aturan TKDN
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menetapkan syarat bagi Apple agar dapat menjual iPhone 16 series di Indonesia, yakni dengan memenuhi Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) melalui pembangunan Apple Developer Academy. Menurut juru bicara Kemenperin, Febri Hendri Antoni Arif, sertifikasi TKDN akan diberikan jika Apple merealisasikan investasi ini di Tanah Air. Sebelumnya, CEO Apple Tim Cook telah mengumumkan rencana peningkatan investasi di Indonesia dengan membangun program pengembangan talenta IT di Bali.
Saat ini, Apple memiliki empat akademi di Indonesia, yaitu di Jakarta, Surabaya, Batam, dan Denpasar, dengan total investasi mencapai Rp1,6 triliun. Meskipun demikian, iPhone 16 series masih dianggap ilegal di Indonesia karena sertifikasi TKDN-nya belum selesai diproses. Kemenperin menegaskan bahwa setiap perangkat telematika, termasuk handphone yang menggunakan frekuensi publik, wajib memiliki sertifikasi TKDN untuk dapat diperdagangkan secara legal di Indonesia.
OTT KPK Kalsel: Orang Terdekat Gubernur Diduga Terlibat Suap
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melaksanakan operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan pada Minggu, 6 Oktober, terkait dugaan suap yang melibatkan penyelenggara negara. Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata, menyatakan bahwa dugaan suap ini mungkin melibatkan Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor, karena uang yang ditemukan di lokasi diduga sampai ke tangan orang kepercayaan gubernur. Meski demikian, Alexander belum memastikan keterlibatan langsung Sahbirin dalam OTT.
Dalam penangkapan ini, juru bicara KPK, Tessa Mahardika, menjelaskan bahwa KPK menangkap empat orang pejabat negara dan dua pihak swasta. Keterangan lebih lanjut akan diberikan setelah semua yang ditangkap tiba di Jakarta, mengingat mereka diangkut secara bertahap menggunakan penerbangan komersial.
Suku Bunga Deposito Mulai Melandai
Perbankan mulai merespons penurunan suku bunga acuan demi mengurangi beban bunga dan menaikkan margin. Berdasarkan penelusuran KONTAN, beberapa bank yang telah memangkas bunga deposito di awal bulan ini. Salah satunya PT Bank Central Asia Tbk (BCA) yang memangkas bunga deposito sebesar 25 basis poin (bps) untuk deposito tenor tiga bulan. Bunga dipangkas dari 3,25% menjadi 3% per 1 Oktober. EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F. Haryn menjelaskan, keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan kondisi likuiditas, situasi pasar, serta suku bunga acuan Bank Indonesia. Suku bunga deposito rupiah BCA saat ini bervariasi. Bunga deposito di bank milik Grup Djarum ini paling tinggi mencapai 3,25% per tahun, sedangkan bunga terendah sebesar 2% per tahun. PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (Bank BJB) juga telah menyesuaikan bunga yang diberikan ke deposan dengan besaran antara 25-50 bps, tergantung nilai dana yang disimpan dan tenor yang dipilih. "Di awal Oktober 2024 ini, bunga deposito di Bank BJB mulai dari 3,5% hingga 5%," kata Yuddy Renaldi, Direktur Utama BJB. Di sisi lain, BJBR menjaga agar DPK tumbuh pada level yang optimal, sehingga tidak meningkatkan biaya dana. "Strategi dalam mengoptimalkan DPK dengan menjaga loan to deposit ratio (LDR), mengelola ekosistem keuangan, menjaga manajemen aset dan liabilitas," papar Yuddy.
"Selain mempertimbangkan tren penurunan bunga, Bank Mandiri juga mengamati perkembangan suku bunga, kondisi likuiditas perbankan dalam penentuan suku bunga yang akan ditawarkan, dan strategi biaya dana," ujar Evi Dempowati, SVP Retail Deposit Product and Solution Bank Mandiri.
PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) juga tak mau ketinggalan. Direktur SME & Retail Funding BTN Muhammad Iqbal menuturkan, BTN mengikuti perkembangan suku bunga acuan.
Pengamat Perbankan dan Praktisi Sistem Pembayaran Arianto Muditomo menilai, penurunan bunga akan membuat nasabah mempertimbangkan instrumen investasi lain yang menawarkan imbal hasil lebih tinggi. Menurut dia, deposito masih akan menarik bagi nasabah yang mencari keamanan dan stabilitas.
Sekadar info, perbankan masih tampak mengerek bunga simpanan hingga Agustus 2024. Berdasarkan data Bank Indonesia, suku bunga simpanan pada Juli 2024 pada tenor satu bulan, tiga bulan, enam bulan dan 12 bulan, masing-masing berada di 4,75%, 5,41%, 5,44% dan 5,87%.
Stimulus Ganda untuk Meningkatkan Daya Beli Konsumen
Tingkat deflasi selama lima bulan beruntun pada tahun ini mengindikasikan daya beli masyarakat lunglai. Karena itu, pemerintah perlu menyuntikkan stimulus untuk mendongkrak daya beli masyarakat. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, Indonesia mengalami deflasi selama lima bulan terakhir, sejak Mei yang tercatat 0,03% month to month (mtm) per September sebesar 0,12% mtm. Alhasil, inflasi tahunan bulan lalu mendekati batas bawah target, yakni 1,84% year-on-year (yoy). Bahkan, Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) Universitas Indonesia (UI) memperkirakan, deflasi bakal berlanjut hingga bulan ini dengan proyeksi 0,1% mtm dan inflasi tahunan di kisaran 1,5%-2% yoy.
Analis Kebijakan Ekonomi Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Ajib Hamdani menilai, fenomena deflasi perlu dikaji dari dua sudut pandang ekonomi, yaitu sisi permintaan dan penawaran. Dari sisi permintaan, indikator ekonomi menunjukkan daya beli masyarakat sedang menurun. Salah satunya karena menurunnya kelas menengah. Sebelumnya, LPEM UI mencatat bahwa lebih dari 8,5 juta penduduk Indonesia turun kelas sejak tahun 2018. Sedangkan dari sisi penawaran, data ekonomi menunjukkan adanya tekanan.
Beberapa di antaranya, Purchase Manager's Index (PMI), yang terus menurun sejak April 2024 dan terkontraksi sejak Juli 2024. Menurut dia, setidaknya pemerintah harus mengeluarkan tiga kebijakan prioritas untuk mengatasi permasalahan tersebut. Pertama, kebijakan fiskal. Salah satunya, mempertimbangkan penundaan kenaikan tarif pajak pertambahan nilai (PPN) menjadi 12% tahun depan. Kedua, kebijakan moneter. Di kuartal keempat ini, dunia usaha mengharapkan BI kembali melakukan penyesuaian suku bunga, misalnya diturunkan 25 basis poin (bps) setelah penurunan ke level 6% pada bulan lalu. Ketiga, menelurkan kebijakan investasi yang lebih berkualitas dan mampu menyerap tenaga kerja.
Staf Bidang Ekonomi, Industri dan Global Markets Bank Maybank Indonesia, Myrdal Gunarto melihat, daya beli masyarakat masih cukup baik yang tecermin dari perkembangan inflasi inti. Tren inflasi inti secara tahunan cenderung meningkat.
Prospek Cerah Saham BUMN
Setoran dividen emiten pelat merah ke kas negara semakin membaik. Kementerian Keuangan mencatat, hingga Agustus 2024 realisasi penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dari pos kekayaan negara yang dipisahkan (KND) atau dividen BUMN mencapai Rp 70,29 triliun. Realisasi tersebut sudah mencapai 78,88% dari target yang dipatok pemerintah sebesar 85,84 triliun di sepanjang tahun ini.
Tiga emiten bank pelat merah dalam kumpulan indeks BUMN20 menjadi penyumbang terbesar setoran dividen BUMN. Pertama, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) yang telah menyetor dividen Rp 25,71 triliun. Kedua, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) yang menyumbang dividen senilai Rp 17,18 triliun. Ketiga, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), yang menyetor dividen sebesar Rp 9,21 triliun. Ironisnya, meski konstituennya jadi penyumbang dividen terbesar ke negara, kinerja saham indeks BUMN20 masih merah.
Senin (7/10), kinerja IDX BUMN20 terkoreksi 0,14% ke 398,44.
Head of Equity Research
Kiwoom Sekuritas Indonesia Sukarno Alatas mengatakan, penurunan harga saham sejumlah emiten konstituen, dipicu banyak sentimen negatif dari eksternal. Di antaranya, naiknya tensi geopolitik hingga beralihnya dana investor asing ke pasar keuangan emerging market yang dinilai lebih potensial. Senior Market Chartist
Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta Utama sepakat, jika kondisi global mulai kondusif, emiten BUMN bisa genjot kinerjanya hingga akhir tahun ini.









