Prospek Cerah Saham BUMN
Setoran dividen emiten pelat merah ke kas negara semakin membaik. Kementerian Keuangan mencatat, hingga Agustus 2024 realisasi penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dari pos kekayaan negara yang dipisahkan (KND) atau dividen BUMN mencapai Rp 70,29 triliun. Realisasi tersebut sudah mencapai 78,88% dari target yang dipatok pemerintah sebesar 85,84 triliun di sepanjang tahun ini.
Tiga emiten bank pelat merah dalam kumpulan indeks BUMN20 menjadi penyumbang terbesar setoran dividen BUMN. Pertama, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) yang telah menyetor dividen Rp 25,71 triliun. Kedua, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) yang menyumbang dividen senilai Rp 17,18 triliun. Ketiga, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), yang menyetor dividen sebesar Rp 9,21 triliun. Ironisnya, meski konstituennya jadi penyumbang dividen terbesar ke negara, kinerja saham indeks BUMN20 masih merah.
Senin (7/10), kinerja IDX BUMN20 terkoreksi 0,14% ke 398,44.
Head of Equity Research
Kiwoom Sekuritas Indonesia Sukarno Alatas mengatakan, penurunan harga saham sejumlah emiten konstituen, dipicu banyak sentimen negatif dari eksternal. Di antaranya, naiknya tensi geopolitik hingga beralihnya dana investor asing ke pasar keuangan emerging market yang dinilai lebih potensial. Senior Market Chartist
Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta Utama sepakat, jika kondisi global mulai kondusif, emiten BUMN bisa genjot kinerjanya hingga akhir tahun ini.
Tags :
#SahamPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023