;

Bursa Kripto Butuh Stimulus Segera untuk Bangkit

Hairul Rizal 14 Oct 2024 Bisnis Indonesia

Indonesia menghadapi tantangan dalam mencapai ambisinya untuk menjadi pusat kripto Asia. Meskipun industri kripto pernah mencatatkan transaksi tinggi pada tahun 2021, yaitu Rp859,4 triliun, nilainya terus menurun hingga Rp149 triliun pada 2023. Tantangan ini diperparah oleh ketatnya persyaratan yang ditetapkan Bappebti untuk Pedagang Fisik Aset Kripto (PFAK), termasuk modal yang besar dan sistem keamanan yang tinggi, yang menurut Chief Marketing Officer Tokocrypto, Wan Iqbal, menghambat pertumbuhan jumlah PFAK. Wakil Ketua Aspakrindo Yudhono Rawis menyarankan adanya insentif untuk merangsang minat usaha, sementara CEO Reku Jesse Choi menekankan pentingnya edukasi masyarakat untuk menghindari platform ilegal.

Kepala Bappebti, Kasan, optimistis bahwa nilai transaksi kripto dapat pulih hingga 300-400% pada tahun 2024, meskipun crypto winter baru-baru ini menekan aktivitas perdagangan. General Counsel PINTU Malikulkusno Utomo menambahkan bahwa tren positif seperti Bitcoin Halving dan suku bunga rendah mendukung potensi pertumbuhan pasar kripto di tahun 2024. Selain itu, faktor eksternal seperti suku bunga Federal Reserve AS dan hasil Pemilu AS juga diprediksi mempengaruhi prospek perdagangan aset kripto di Indonesia.

Kebijakan Baru: Peralihan Pengawasan dan Aturan Kripto

Hairul Rizal 14 Oct 2024 Bisnis Indonesia

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan jaminan kepada pelaku industri dan investor aset kripto mengenai stabilitas regulasi saat mengambil alih pengawasan dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) mulai Januari 2025. Hasan Fawzi, Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan OJK, menegaskan bahwa tidak akan ada perubahan substansial dalam regulasi yang akan mempengaruhi pelaku industri. Robby, Ketua Asosiasi Blockchain & Pedagang Aset Kripto Indonesia (Aspakrindo-ABI), juga menyatakan keyakinan bahwa peralihan pengawasan akan berjalan lancar, namun ia menggarisbawahi perlunya evaluasi terhadap mekanisme perpajakan yang dinilai kurang kompetitif.

Di sisi lain, Dwi Astuti, Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Ditjen Pajak Kementerian Keuangan, melaporkan peningkatan realisasi penerimaan pajak dari transaksi kripto. Para pengamat, seperti Fajry Akbar dari Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA), menyoroti pentingnya OJK untuk melakukan sosialisasi agar transaksi di bursa kripto meningkat, serta memperkuat penegakan hukum untuk mencegah perpindahan pengguna ke platform ilegal. Dengan demikian, OJK diharapkan dapat mengoptimalkan potensi pajak dan perkembangan pasar kripto di Indonesia.

Revisi Kebijakan Gas Murah: Menyusun Ulang Sektor Industri

Hairul Rizal 14 Oct 2024 Bisnis Indonesia

Otoritas Energi Nasional telah mengubah regulasi terkait pengguna dan harga gas bumi tertentu (HGBT) berdasarkan rekomendasi dari Kementerian Perindustrian. Agus Chayono Adi, Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), menjelaskan bahwa perubahan ini mencakup pencabutan status sembilan perusahaan industri yang tidak lagi memenuhi kriteria sebagai pengguna gas bumi tertentu, serta penambahan empat perusahaan baru yang akan diakui sebagai pengguna.

Pemerintah masih menetapkan tujuh sektor industri yang membutuhkan stimulus harga gas, termasuk industri pupuk, petrokimia, oleokimia, baja, keramik, kaca, dan sarung tangan karet. Perubahan regulasi ini diatur dalam Keputusan Menteri ESDM No. 255.K/MG.01/MEM.M/2024, yang merupakan revisi dari keputusan sebelumnya. Agus menegaskan bahwa keputusan ini bertujuan untuk memastikan distribusi gas bumi lebih tepat sasaran, sesuai dengan evaluasi dan kebutuhan yang terus berubah di sektor industri.

Laporan UEA: Potensi Pertumbuhan Pesat di Sektor AI

Hairul Rizal 14 Oct 2024 Bisnis Indonesia

mengungkap proyeksi pertumbuhan pasar kecerdasan buatan (AI) global yang akan meningkat secara signifikan dari US$621 miliar pada 2024 menjadi US$2,7 triliun pada 2032, menurut laporan Fortune Business Insights. Dengan kemajuan pesat dalam teknologi AI, sektor-sektor seperti kesehatan, keuangan, pendidikan, dan manufaktur diharapkan akan terdampak secara besar-besaran. Momentum ini menjadi sorotan utama dalam GITEX Global 2024, sebuah acara teknologi dan startup terbesar di dunia yang berlangsung di Dubai World Trade Centre (DWTC) pada 14-18 Oktober 2024.

Trixie Loh Mirmand, Wakil Presiden Eksekutif DWTC, menekankan bahwa ambisi besar global untuk ekonomi AI akan terlihat melalui kolaborasi intensif selama GITEX, yang mencatat kenaikan 40% dalam partisipasi internasional dibandingkan tahun sebelumnya. GITEX juga berbarengan dengan acara Expand North Star, yang berfokus pada startup dan investasi dengan partisipasi lebih dari 6.500 perusahaan dan 1.800 startup dari 180 negara. Kedua acara ini diharapkan menjadi landasan penting dalam mendorong perkembangan ekonomi AI global dan memperkuat posisi Dubai sebagai pusat teknologi dan AI dunia.

Cagub Malut Meninggal: Partai Bersiap Cari Pengganti Benny Laos

Hairul Rizal 14 Oct 2024 Bisnis Indonesia

Rencana partai politik pendukung pasangan calon gubernur Maluku Utara, Benny Laos dan Sarbin Sehe, untuk mengusulkan nama pengganti setelah kematian tragis Benny Laos akibat insiden kebakaran speedboat Bella 72 saat kampanye di Pulau Taliabu. Muksin Amrin, juru bicara pasangan tersebut, mengungkapkan bahwa nama-nama pengganti akan dibawa ke Jakarta untuk disetujui oleh istri almarhum, Sherly Tjoanda, dan keluarga.

Menurut Muksin, usulan nama pengganti harus disampaikan sebelum 27 Oktober 2024 agar memenuhi ketentuan yang berlaku. Benny Laos, yang merupakan kader Partai Demokrat, didukung oleh delapan partai koalisi, termasuk PKB, PAN, dan Partai NasDem. Selain itu, jenazah Benny yang berusia 52 tahun telah diterbangkan dari Luwuk, Sulawesi Tengah, menuju Jakarta untuk dikebumikan. Kepergian Benny Laos menjadi kehilangan besar bagi komunitas politik Maluku Utara, mengingat dedikasi dan perannya sebagai mantan Bupati Pulau Morotai.

Dilema Stimulus: Menghidupkan Kembali Bursa Saham

Hairul Rizal 14 Oct 2024 Kontan (H)
Pemerintah China mengumumkan paket stimulus fiskal baru berupa penerbitan obligasi khusus senilai sekitar USD 325,5 miliar. Langkah ini bertujuan mengatasi krisis sektor properti dan rendahnya konsumsi masyarakat di China. Cheril Tanuwijaya dari Mega Capital Sekuritas mengamati bahwa stimulus ini memicu arus keluar dana asing dari Bursa Efek Indonesia (BEI), memperkuat tren net sell yang mencapai Rp 4,99 triliun minggu lalu.

Maximilianus Nico Demus dari Pilarmas Investindo Sekuritas menilai bahwa stimulus tersebut membuat valuasi saham China lebih menarik dibandingkan pasar Indonesia, yang sudah relatif tinggi. Sementara itu, Kepala Ekonom Bank Permata, Josua Pardede, melihat bahwa dana asing kemungkinan besar akan mengalir ke China, menghambat investasi asing jangka pendek di Indonesia. Hal ini turut menekan nilai tukar rupiah, yang terdepresiasi sejak akhir September.

Namun, David Sumual dari Bank Central Asia memproyeksikan bahwa dalam jangka menengah, Indonesia berpotensi mendapatkan manfaat dari stimulus China, mengingat negara tersebut adalah mitra dagang utama Indonesia, terutama dalam ekspor komoditas seperti nikel dan batubara. Josua Pardede menambahkan, jika stimulus berhasil menggerakkan ekonomi China, ekspor Indonesia ke China bisa meningkat, sehingga devisa bertambah dan memberikan dampak positif pada pasar saham Indonesia di masa mendatang.

Minyak Sawit Berkontribusi pada Kenaikan Neraca Dagang

Hairul Rizal 14 Oct 2024 Kontan
Neraca perdagangan Indonesia pada September 2024 diproyeksikan akan terus mencatat surplus, dengan nilai diperkirakan antara USD 2,5 hingga USD 3,13 miliar. Ekonom Maybank Indonesia, Myrdal Gunarto, memperkirakan surplus sebesar USD 2,55 miliar, didorong oleh peningkatan permintaan ekspor terutama untuk produk manufaktur dan minyak sawit mentah (CPO), yang selaras dengan peningkatan angka PMI Manufaktur Indonesia menjadi 49,2.

Ekonom Bank Danamon, Hosianna Evalia Situmorong, memperkirakan surplus sebesar USD 2,80 miliar, karena ekspor CPO dan batubara meningkat bersamaan dengan lonjakan impor sebesar 12,5% yoy akibat aktivitas domestik yang mulai pulih.

Sementara itu, Kepala Ekonom BCA David Sumual memiliki prediksi surplus tertinggi, sebesar USD 3,13 miliar, mencatat bahwa kenaikan harga CPO mendukung ekspor, meskipun harga komoditas lain seperti batubara dan minyak relatif melambat.

Direktur Eksekutif Celios, Bhima Yudhistira, memperkirakan surplus di kisaran USD 2,5 hingga USD 2,6 miliar dan mencatat bahwa impor bahan baku nonmigas masih rendah akibat PMI Manufaktur yang masih di bawah 50, menunjukkan sektor manufaktur dalam fase kontraksi dan lambatnya pembelian bahan baku industri.

MENADAH BIG CAP SAAT HARGA MURAH

Hairul Rizal 14 Oct 2024 Kontan
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan, kembali ke level 7.520,60 setelah penurunan 3,56% dalam sebulan terakhir. Saham-saham berkapitalisasi besar (big cap), seperti PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), dan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), menjadi faktor utama yang menekan IHSG.

Daniel Agustinus, seorang Certified Elliott Wave Analyst, menyebut bahwa arus keluar dana asing, terutama karena stimulus ekonomi di China, berdampak besar pada saham-saham big cap di Indonesia. 

Oktavianus Audi dari Kiwoom Sekuritas menambahkan bahwa pelantikan presiden baru dan potensi penurunan suku bunga oleh The Fed bisa mengembalikan minat investor asing. Menurutnya, musim laporan keuangan kuartal III-2024 akan menjadi katalis positif untuk saham big cap. 

Analis Fath Aliansyah dari Lotus Andalan Sekuritas melihat penurunan harga saham big cap sebagai peluang koleksi saham seperti BBRI dan ASII secara bertahap.

William Hartanto, pengamat pasar modal, menyarankan strategi buy on weakness untuk saham seperti BBRI, TLKM, dan BBNI, meskipun ia memperkirakan pelemahan big cap masih bisa terjadi tetapi terbatas.

Ratih Mustikoningsih dari Ajaib Sekuritas menyoroti sektor perbankan, menjelang rilis laporan keuangan dan insentif di sektor properti, dengan rekomendasi pada BMRI. Audi merekomendasikan saham BBCA, BMRI, BBRI, dan TLKM dengan target harga masing-masing Rp 11.150, Rp 7.200, Rp 5.900, dan Rp 3.750 per saham.

Strategi Emiten Properti Bangkit di Tengah Pemulihan Ekonomi

Hairul Rizal 14 Oct 2024 Kontan
Peluang positif di sektor properti yang didorong oleh kebijakan moneter dan rencana kebijakan pemerintahan Prabowo Subianto. Kebijakan Bank Indonesia (BI) dan Federal Reserve untuk menurunkan suku bunga pada September 2024 memberikan angin segar bagi sektor ini, dan penurunan suku bunga lebih lanjut sebelum akhir tahun diprediksi akan mendukung kinerja perusahaan properti.

Presiden terpilih Prabowo Subianto berencana memberikan relaksasi pajak properti, termasuk menghapus PPN 11% dan BPHTB 5% untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), serta mencanangkan pembangunan tiga juta rumah per tahun yang diharapkan akan mendorong permintaan KPR subsidi.

Menurut analis properti, seperti Daniel Agustinus dari Kanaka Hita Solvera, dan Axell Ebenhaezer dari NH Korindo Sekuritas Indonesia, kebijakan PPN DTP 100% serta penurunan suku bunga akan mendukung emiten properti seperti PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) dan PT Ciputra Development Tbk (CTRA), yang telah mencatat kenaikan harga saham tahun ini. Namun, mereka juga mencatat risiko dari kondisi makroekonomi, seperti potensi kenaikan tarif PPN menjadi 12% di 2025 yang bisa mempengaruhi daya beli.

Sementara itu, Nafan Aji Gusta Utama dari Mirae Asset Sekuritas memproyeksikan kinerja emiten properti akan tetap bergairah, dan merekomendasikan saham-saham properti seperti BSDE, APLN, dan CTRA.

Penurunan Biaya Pakan Jadi Pemacu Pertumbuhan Sektor

Hairul Rizal 14 Oct 2024 Kontan
Prospek positif bagi emiten sektor unggas pada akhir tahun 2024, didukung oleh penurunan biaya pakan dan potensi kenaikan harga ayam. Analis Mirae Asset Sekuritas, Andreas Saragih, mencatat adanya perbaikan harga Day Old Chick (DOC) dan ayam pedaging pada September 2024 setelah penurunan sebelumnya, dan memproyeksikan tren positif ini akan berlanjut. Inflasi yang terkendali juga dipandang dapat meningkatkan daya beli masyarakat.

Analis dari BRI Danareksa Sekuritas, Victor Stefano dan Wilastita Muthia Sofi, mencatat bahwa harga bahan pakan seperti jagung dan soybean meal turun, yang dapat mendukung profitabilitas meskipun harga ayam menurun. Penurunan harga ini dinilai mampu menjaga laba bersih sektor unggas tetap positif.

Selain itu, Senior Market Chartist Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta Utama, menganggap program Makan Bergizi Gratis (MBG) oleh Presiden terpilih Prabowo Subianto sebagai katalis positif tambahan bagi sektor unggas. Menurutnya, permintaan poultry juga diproyeksikan meningkat pada kuartal IV karena musim libur Natal dan Tahun Baru.

Victor dan Andreas merekomendasikan saham PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) sebagai pilihan utama, dengan target harga masing-masing Rp 5.825 per saham. Meski sektor unggas masih menghadapi risiko pelemahan daya beli, penurunan biaya pakan, serta adanya program MBG menjadi dorongan positif bagi kinerja sektor ini.

Pilihan Editor