;

Janji Investasi Jumbo untuk Ekonomi Nasional

Hairul Rizal 23 Nov 2024 Kontan (H)
Lawatan Presiden Prabowo Subianto ke berbagai negara menghasilkan komitmen investasi bernilai besar, mencapai total US$ 18,5 miliar (sekitar Rp 293,59 triliun). Komitmen tersebut didapat dari kunjungan ke China (US$ 10 miliar) dan Inggris (US$ 8,5 miliar). Investasi terbesar di Inggris berasal dari pengembangan Lapangan Gas Tangguh oleh BP senilai US$ 7 miliar, dengan sisanya dialokasikan untuk proyek transisi energi.

Presiden Prabowo menekankan bahwa pencapaian ini menunjukkan kepercayaan global terhadap stabilitas ekonomi dan politik Indonesia. Upaya untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih dan efisien disebut sebagai daya tarik utama bagi investor. Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani, menambahkan bahwa transisi pemerintahan yang damai turut meningkatkan kepercayaan investor, sehingga penting untuk menindaklanjuti komitmen ini melalui pertemuan lanjutan.

Namun, Bhima Yudhistira Adhinegara, Direktur Celios, mengingatkan bahwa komitmen investasi belum tentu langsung terealisasi. Proses transisi energi, misalnya, memerlukan persiapan teknis, mekanisme pendanaan, serta mitra lokal. Bhima menyarankan pembentukan satuan tugas lintas kementerian untuk memastikan regulasi, perizinan, insentif, dan penyediaan lahan mendukung realisasi investasi.

Kesuksesan lawatan ini dianggap sebagai awal positif bagi pemerintahan Prabowo dalam menarik perhatian investor global. Namun, tantangan utama adalah memastikan bahwa komitmen ini dapat diwujudkan menjadi investasi nyata yang berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional. Seperti yang dikatakan Prabowo, langkah ini penting untuk memperkuat kepercayaan internasional terhadap Indonesia sebagai tujuan investasi strategis.

Melambatnya Peredaran Uang, Tanda Konsumsi Melemah

Hairul Rizal 23 Nov 2024 Kontan
Perlambatan pertumbuhan likuiditas ekonomi Indonesia di akhir tahun 2024 menjadi lampu kuning bagi pemerintah dan Bank Indonesia (BI). Data BI menunjukkan, jumlah uang beredar (M2) pada Oktober 2024 mencapai Rp 9.078,6 triliun, tumbuh 6,7% year-on-year (yoy). Namun, pertumbuhan ini melambat dibandingkan bulan sebelumnya, yang mencatatkan pertumbuhan 7,2% yoy. Menurut Ramdan Denny Prakoso, Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, penurunan ini dipengaruhi oleh pertumbuhan kredit yang stabil (10,4% yoy) dan kontraksi tagihan bersih kepada pemerintah pusat sebesar 0,1% yoy.

Kepala Ekonom Bank Permata, Josua Pardede, mengingatkan bahwa perlambatan ini bisa menurunkan konsumsi, investasi, dan pertumbuhan ekonomi jika sektor riil tidak mampu menyerap likuiditas. Ia juga menyoroti risiko tekanan likuiditas perbankan jika dana pihak ketiga (DPK) tumbuh lebih lambat dari kredit, yang dapat mengganggu efisiensi intermediasi perbankan.

Awalil Rizky, Ekonom Senior Bright Institute, menambahkan bahwa pertumbuhan M2 sepanjang 2024 diperkirakan hanya bertahan di kisaran 7% yoy, jauh di bawah pertumbuhan pada 2020-2022. Ia juga mencatat bahwa kredit UMKM tumbuh lebih lambat dibanding kredit korporasi, sementara simpanan nasabah besar (di atas Rp 1 miliar) mendominasi pertumbuhan DPK.

Ke depan, Awalil menyarankan pemerintah, BI, dan OJK untuk mendorong aliran likuiditas ke sektor riil dan masyarakat bawah, terutama melalui peningkatan kredit UMKM. Langkah ini penting untuk menjaga stabilitas ekonomi, meningkatkan konsumsi, dan mendukung pertumbuhan yang inklusif di tengah tekanan likuiditas yang mengering.

Insentif Pajak Jadi Asa Emiten Kendaraan Listrik

Hairul Rizal 23 Nov 2024 Kontan
Pemerintah Indonesia berencana memperpanjang insentif pajak, seperti PPnBM dan PPN Ditanggung Pemerintah (DTP), untuk mendukung adopsi kendaraan listrik (EV) hingga 2025. Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengungkapkan bahwa kebijakan ini sedang dipersiapkan untuk dibahas dengan Kementerian Keuangan.

Menurut Miftahul Khaer, Analis Kiwoom Sekuritas, insentif ini dapat mempercepat penetrasi pasar EV domestik dengan menurunkan harga jual, meningkatkan daya beli masyarakat, dan mendorong adopsi teknologi ramah lingkungan. Emiten seperti PT Astra International Tbk (ASII), melalui anak usahanya, serta produsen komponen seperti PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) dan PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL), diharapkan meraih manfaat dari peningkatan penjualan dan peluang bisnis baru, termasuk pengembangan infrastruktur pengisian daya EV.

Maximilianus Nico Demus, Associate Director Pilarmas Investindo Sekuritas, menekankan pentingnya kesinambungan kebijakan ini untuk menjaga daya beli masyarakat dan mengatasi dampak suku bunga tinggi. Ia juga mencatat bahwa sektor EV sedang menuju transformasi signifikan dengan arah bisnis global yang beralih ke teknologi berbasis listrik.

Nico mengingatkan para investor dan pelaku pasar untuk mencermati implementasi kebijakan insentif ini, apakah akan memberikan peluang jangka panjang atau hanya sentimen sementara. Emiten seperti PT Indika Energy Tbk (INDY) dan PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) yang sudah terjun ke bisnis EV, juga diperkirakan akan memperoleh dampak positif dari kebijakan ini.

Dengan prospek ini, Nico merekomendasikan saham ASII dengan target harga Rp 5.900 per saham, sementara Miftahul menyarankan trading buy ASII di Rp 5.075 dan AUTO di Rp 2.340 per saham. Kebijakan insentif ini diharapkan mempercepat transisi Indonesia menuju kendaraan ramah lingkungan dan memperkuat pasar EV di masa depan.

Bisnis Lahan Industri Targetkan Untung Besar

Hairul Rizal 23 Nov 2024 Kontan
PT Bumi Citra Permai Tbk (BCIP) terus menggenjot bisnis kaveling industri dan pergudangan untuk memanfaatkan tingginya permintaan properti di berbagai sektor. Handry Soesanto, Direktur Keuangan BCIP, mengungkapkan bahwa strategi pengembangan ini berfokus pada lahan kaveling dan gudang yang mendukung industri kecil dan menengah (IKM). BCIP merupakan pengelola Millennium Industrial Estate di Kabupaten Tangerang, yang menjadi kawasan strategis untuk berbagai industri, termasuk pusat data dan mobil listrik.

Menurut laporan kinerja hingga kuartal III-2024, BCIP mencatat peningkatan pendapatan bersih sebesar 2,98% menjadi Rp 84,37 miliar. Namun, laba bersih mengalami penurunan tipis dari Rp 18,75 miliar menjadi Rp 17,77 miliar, akibat kenaikan beban operasional dan beban bunga utang. Kontribusi pendapatan terbesar berasal dari penjualan Kaveling Siap Bangun (Kasiba), yang meningkat dari tiga unit pada tahun lalu menjadi empat unit, dengan pendapatan mencapai Rp 67 miliar.

Meskipun demikian, penjualan gudang dan ruko turun tajam, dari tujuh unit menjadi satu unit dengan pendapatan hanya Rp 4 miliar. Pendapatan tambahan berasal dari anak perusahaan, PT Milwater Pratama Mandiri, yang mengelola sistem penyediaan air bersih, namun kontribusinya juga menurun dari Rp 13,48 miliar menjadi Rp 12,26 miliar.

Handry optimistis target pendapatan bersih BCIP tahun 2024 sebesar Rp 110 miliar—tumbuh 17% dibandingkan 2023—akan tercapai. BCIP juga memiliki cadangan tanah pengembangan seluas 279.428 meter persegi dan 24 unit gudang serta ruko dalam pembangunan untuk mendukung ekspansi bisnis. Kendati ada tantangan, BCIP tetap yakin akan prospek permintaan lahan industri, terutama dari sektor pusat data, kendaraan listrik, dan ekonomi digital.

Pembiayaan Multiguna Semarak Jelang Akhir Tahun

Hairul Rizal 23 Nov 2024 Kontan
Meskipun sektor otomotif mengalami kelesuan, pembiayaan multiguna oleh perusahaan multifinance tetap tumbuh hingga Oktober 2024.

Adira Finance, melalui produk Solusi Dana, mencatat peningkatan pembiayaan sebesar 12% secara tahunan dengan total penyaluran Rp 7,4 triliun. Sylvanus Gani, Chief Financial Officer Adira Finance, menyatakan bahwa peningkatan ini didukung oleh perluasan akses ke segmen masyarakat yang belum terjangkau perbankan. Ia optimis prospek pembiayaan multiguna akan terus berkembang karena kebutuhan masyarakat, baik konsumtif maupun produktif, semakin meningkat.

CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) mencatat kenaikan pembiayaan multiguna sebesar 16% yoy menjadi Rp 7,66 triliun. Ristiawan Suherman, Presiden Direktur CNAF, menyebut segmen mobil bekas memberikan kontribusi signifikan dengan pertumbuhan 64% mencapai Rp 4,87 triliun. Ia optimistis bahwa pertumbuhan ekonomi yang membaik akan mendorong agresivitas industri pembiayaan pada 2025.

WOM Finance mencatat peningkatan 2,3% yoy dengan total pembiayaan multiguna Rp 3,7 triliun. Menurut Cincin Lisa, Direktur Keuangan WOM Finance, segmen ini tetap diminati karena didukung oleh ekonomi yang stabil.

BFI Finance juga melaporkan pertumbuhan piutang pembiayaan multiguna sebesar 5,1% yoy menjadi Rp 4,37 triliun. Dian Fahmi, Corporate Communication Head BFI Finance, menegaskan bahwa pembiayaan multiguna di perusahaan ini difokuskan pada konsumsi barang dan jasa, bukan untuk aktivitas produktif.

Multifinance memandang segmen pembiayaan multiguna sebagai peluang strategis, dengan kontribusi signifikan terhadap total pendapatan masing-masing perusahaan.

Harga Tiket Mahal Mengancam Pertumbuhan Industri

Hairul Rizal 22 Nov 2024 Bisnis Indonesia (H)

Maskapai penerbangan nasional sedang menghadapi tantangan besar dalam mengelola kinerja mereka di tengah kebijakan pemerintah yang berupaya menurunkan harga tiket pesawat, terutama selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025. Beberapa kebijakan pemerintah, seperti pemangkasan biaya tambahan penerbangan (surcharge) dan pemangkasan 50% biaya pelayanan jasa penumpang pesawat (PJP2U) atau airport tax, bertujuan untuk menekan harga tiket agar lebih terjangkau bagi masyarakat. Namun, kebijakan ini menimbulkan kekhawatiran bagi maskapai yang masih mengalami kerugian akibat tingginya biaya operasional yang tidak sebanding dengan pendapatan.

Tokoh-tokoh dalam industri penerbangan seperti Direktur Utama Pelita Air Service, Dendy Kurniawan, menyatakan harapannya agar mekanisme penurunan harga tiket dapat menguntungkan semua pihak, baik maskapai maupun penumpang. Senada dengan itu, Direktur Garuda Indonesia, Wamildan Tsani, menegaskan pentingnya perhitungan yang cermat agar penurunan harga tidak merugikan maskapai, yang sudah mencatatkan kerugian cukup besar. Maskapai lain, seperti AirAsia Indonesia, juga berharap pemerintah menurunkan komponen biaya seperti bahan bakar dan pajak, agar harga tiket dapat lebih terjangkau tanpa membebani maskapai lebih lanjut.

Ketua Umum INACA, Denon Prawiraatmadja, mengingatkan bahwa meskipun pemerintah berusaha menurunkan harga tiket, maskapai masih menghadapi tantangan besar dalam mengelola kerugian karena biaya operasional yang tinggi. Beberapa maskapai, seperti Sriwijaya, optimis dapat menghadapi tantangan tersebut dengan efisiensi operasional, namun hal ini tetap memerlukan waktu dan adaptasi.

Pemerintah, melalui Kementerian Pariwisata dan Kemenhub, memberikan sinyal kuat terkait penurunan harga tiket pesawat, dengan tujuan mendukung sektor pariwisata dan mobilitas masyarakat selama liburan. Namun, para pemangku kepentingan juga memperingatkan bahwa kebijakan ini harus dijalankan dengan hati-hati agar tidak mengorbankan kualitas layanan dan keberlanjutan operasional maskapai.

Secara keseluruhan, meskipun ada niat baik dari pemerintah untuk menurunkan harga tiket, maskapai penerbangan nasional perlu menghitung dengan cermat dampak dari kebijakan ini terhadap keuangan mereka, karena mereka masih menghadapi kerugian besar dan tantangan biaya yang tinggi.



Konsolidasi Ekonomi di Tengah Target Ambisius dan Geopolitik

Hairul Rizal 22 Nov 2024 Bisnis Indonesia

Pidato kenegaraan pertama Presiden Prabowo Subianto yang menyoroti tantangan besar yang dihadapi Indonesia, khususnya dalam bidang ketahanan pangan, energi, dan perekonomian. Presiden Prabowo menekankan bahwa Indonesia tidak boleh menyerahkan urusan-urusan penting seperti pangan dan energi kepada bangsa lain, karena dalam situasi konflik, setiap negara akan mengutamakan keselamatan nasionalnya. Oleh karena itu, konsolidasi kekuatan nasional dan kebijakan yang berpihak pada kedaulatan negara menjadi langkah awal yang sangat penting.

Presiden juga menyampaikan bahwa untuk menghadapi tantangan global saat ini, Indonesia memerlukan pertumbuhan ekonomi yang mencapai 8%, yang dapat dicapai melalui kebijakan yang memperkuat ketahanan pangan dan energi. Namun, beliau mengingatkan bahwa setiap kebijakan harus mempertimbangkan keseimbangan antara kesejahteraan rakyat dan dampak jangka panjang, termasuk lingkungan dan sosial. Salah satu tantangan utama adalah pengelolaan industri strategis seperti kelapa sawit dan tembakau, yang meskipun sering mendapat kritik karena eksternalitas negatif (kerusakan lingkungan dan dampak kesehatan), memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian dan lapangan kerja.

Pemerintah telah mengimplementasikan kebijakan untuk kelapa sawit melalui Perpres No. 44 Tahun 2020 yang berfokus pada keberlanjutan dan transisi menuju net zero emissions. Namun, industri tembakau belum mendapatkan kebijakan serupa, meskipun industri ini telah menjadi bagian penting dalam budaya dan perekonomian Indonesia. Regulasi yang semakin ketat pada industri tembakau berisiko mempengaruhi kontribusi ekonomi dan berpotensi meningkatkan peredaran tembakau ilegal.

Selain itu, Presiden Prabowo mengingatkan pentingnya mempertimbangkan faktor sosial dan budaya dalam setiap kebijakan ekonomi. Sebagai contoh, perubahan sistem ekonomi tanpa mempertimbangkan realitas sosial-budaya dapat merugikan masyarakat, seperti yang terjadi di Afghanistan setelah dua dekade didorong untuk mengadopsi sistem Barat.

Secara keseluruhan, Presiden Prabowo menekankan bahwa setiap kebijakan harus diimbangi dengan penguatan ketahanan nasional dan pengendalian eksternalitas negatif yang tidak merugikan perekonomian dan kesejahteraan rakyat. Kebijakan yang diterapkan perlu mengisi potensi yang berkurang akibat perubahan sistem ekonomi dan politik, terutama di tengah tantangan geopolitik global.



Darurat Judi Daring: Aliran Dana Gelap Jadi Fokus Penyelidikan

Hairul Rizal 22 Nov 2024 Bisnis Indonesia

Pemerintah Indonesia telah mengambil langkah tegas untuk memberantas perjudian daring (online) yang telah menjadi masalah darurat. Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Budi Gunawan, menjelaskan bahwa pemberantasan perjudian daring melibatkan tiga prioritas utama: penelusuran dana judi daring yang terkait dengan pencucian uang, pemblokiran situs judi daring, dan kampanye untuk meningkatkan kesadaran publik tentang bahaya judi daring.

Budi Gunawan mencatat adanya 8,8 juta masyarakat Indonesia yang terlibat dalam perjudian daring, dengan 80.000 di antaranya adalah anak-anak. Angka ini diperkirakan terus meningkat jika tidak ada upaya lebih lanjut. Perputaran uang dari judi daring di Indonesia pada tahun 2024 diperkirakan mencapai sekitar Rp900 triliun, yang menunjukkan besarnya dampak ekonomi dari kegiatan ilegal ini.

Selain itu, Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menyatakan bahwa Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) telah memblokir lebih dari 104.000 situs judi daring dan mengajukan permohonan pemblokiran lebih dari 650 rekening bank yang diduga terkait dengan perjudian daring. Komdigi juga bekerja sama dengan platform teknologi besar seperti Google dan Meta untuk memblokir kata kunci terkait judi daring di internet.

Tindakan ini juga melibatkan penindakan hukum terhadap influencer yang mempromosikan situs judi daring. Kepala Bareskrim Polri, Komjen Wahyu Widada, mengungkapkan bahwa 85 influencer telah ditetapkan sebagai tersangka terkait promosi judi daring.

Secara keseluruhan, upaya pemberantasan judi daring ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk menanggulangi dampak sosial dan ekonomi yang ditimbulkan oleh perjudian ilegal di Indonesia, dengan melibatkan berbagai kementerian, lembaga, dan platform teknologi.



Industri Petrokimia sebagai Penopang Vital Ekonomi Dasar

Hairul Rizal 22 Nov 2024 Bisnis Indonesia

Industri petrokimia Indonesia menghadapi sejumlah tantangan, namun juga memiliki potensi besar untuk berkembang. Fajar Budiono, Sekretaris Jenderal Asosiasi Olefin, Aromatik, dan Plastik Indonesia (Inaplas), menyoroti rendahnya tingkat utilisasi industri petrokimia hulu yang hanya sekitar 60%-70%, disebabkan oleh mahalnya bahan baku domestik dan tingginya biaya produksi. Oleh karena itu, Inaplas mendesak pemerintah untuk mengambil langkah tegas dalam melindungi industri ini, salah satunya melalui pengendalian impor dan insentif untuk mengurangi harga bahan baku domestik.

Henry Chevalier, Sekretaris Jenderal Asosiasi Industri Plastik Hilir Indonesia (Aphindo), juga mengusulkan pembebasan pajak untuk bahan baku plastik agar industri hilir bisa bersaing dengan produk impor yang lebih murah. Di sisi pemerintah, Susila Brata dari Kementerian Keuangan menyebutkan bahwa pemerintah telah menerapkan kebijakan untuk melindungi industri petrokimia domestik melalui peraturan mengenai bea masuk, sementara Wiwik Pudjiastuti dari Kementerian Perindustrian menekankan pentingnya neraca komoditas untuk menyeimbangkan pasokan dan permintaan.

Selain itu, Eko Harjanto dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menyatakan bahwa dukungan terhadap industri petrokimia akan terus difokuskan, baik dari sisi insentif maupun percepatan proses perizinan, yang sering menjadi kendala terbesar bagi pelaku industri. Dengan adanya kebijakan yang mendukung dan optimalisasi investasi, sektor petrokimia Indonesia diharapkan dapat memanfaatkan potensi pasar yang besar, baik di dalam negeri maupun untuk ekspor.


Aturan Baru Pengupahan Picu Pergeseran Strategi Bisnis

Hairul Rizal 22 Nov 2024 Bisnis Indonesia

Perubahan aturan pengupahan dan penundaan penetapan upah minimum dapat mengganggu perencanaan bisnis perusahaan. Bob Azam, Ketua Bidang Ketenagakerjaan Apindo, menegaskan bahwa perusahaan telah merencanakan anggaran dan kontrak bisnis berdasarkan asumsi aturan yang lama, sehingga perubahan mendadak ini berpotensi merusak perencanaan tersebut. Sementara itu, Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan bahwa penetapan upah minimum 2025 ditunda dan sedang dalam kajian lebih lanjut, dengan pemerintah pusat meminta para gubernur untuk menunggu arahan resmi.

Pilihan Editor