Piaggio Resmi Operasikan Pabrik Pertamanya di Indonesia
JAKARTA, ID – Pabrikan otomotif asal Italia Piaggio resmi mengoperasikan pabrik pertama mereka di Indonesia. Pabrik perakitan sepeda motor itu berlokasi di Cikarang, Jawa Barat, dengan investasi awal senilai US$ 20 juta dan berkapasitas produksi 10 ribu unit per tahun. Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, beroperasinya pabrik tersebut merupakan salah bukti bahwa para pelaku industri otomotif tetap percaya Indonesia, yang memiliki iklim usaha yang kondusif. “Hal itu ditandai dengan terus meningkatnya investasi, baik untuk membangun pabrik maupun perluasan usaha. Salah satunya seperti yang dilakukan oleh PT Piaggio Indonesia, produsen sepeda motor asal Italia yang telah resmi memilikipabrik di Tanah Air,” kata Menperin dalam keterangan tertulis, yang dikutip Kamis (24/11/2022). “Peresmian pabrik dan line-off perdana ini diharapkan dapat menjadi tonggak baru dalam peningkatan kerja sama Indonesia dan Italia, khususnya di industri otomotif. Pendirian pabrik produksi Vespa yang dilakukan oleh PT Piaggio Indonesia merupakan salah satu contoh kondisi sektor industri yang optimistis dan terus berkembang. Industri terus berekspansi dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia,” ujarnya. (Yetede)
Utang MIND ID untuk Akuisisi Freeport Lunas pada 2024
JAKARTA, ID – Utang MIND ID sebesar US$ 4 miliar yang digunakan untuk mengakuisisi PT Freeport Indonesia akan lunas pada 2024 mendatang, atau satu tahun lebih cepat. Proses akusisi Freeport dilakukan dalam bentuk divestasi saham sebanyak 51%, berlangsung pada 2018 silam senilai US$ 3,8 miliar. Dari sisi pengembalian utang karena akuisisi, kami yakini diperiode 2024 sudah bisa terlunasi,” kata Direktur Utama MIND ID Hendi Prio Santoso dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VII DPR RI di Jakarta, Kamis (24/11). MIND ID merupakan BUMN Holding Industri Pertambangan yang beranggotakan PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA), PT Aneka Tambang (Persero), dan PT Timah (Persero) Tbk Berdasarkan catatan Investor Daily, pelunasan utang tersebut lebih cepat satu tahun dibandingkan paparan Orias Petrus Moedak yang kala itu menjadi Direktur Utama MIND ID dalam rapat dengan Komisi VII DPR pada akhir Maret 2021. Penerbitan utang global tersebut terbagi atas empat termin yakni US$ 1 miliar dengan tenor tiga tahun dan yield 5,5%. Kedua, sebanyak US$ 1,25 miliar dengan tenor lima tahun dan yield 6%. Ketiga, US$ 1 miliar dengan tenor 10 tahun dan yield 6,875%, lalu keempat sebanyak US$ 750 juta dengan tenor 30 tahun dan yield 7,375%. (Yetede)
Bulog Tidak Ingin Beras Langka Seperti Minyak
JAKARTA, ID – Perum Bulog tetap akan menjalankan rencana impor beras sesegera mungkin sebagaimana diperintahkan dalam rapat koordinasi terbatas (rakortas) guna mengamankan stok cadangan beras pemerintah (CBP) akhir tahun ini. Salah satu pertimbangannya, BUMN pangan tersebut tidak ingin kelangkaan minyak goreng yang terjadi beberapa waktu lalu terulang pada komoditas beras. Menurut Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso (Buwas), pemerintah telah memutuskan untuk melakukan impor beras guna memenuhi kebutuhan CBP pada akhir tahun ini yang semakin menipis. Hal itu dilakukan agar tragedi kelangkaan minyak goreng beberapa waktu lalu tidak terulang pada komoditas beras, Saat ini, stok beras CBP di Perum Bulog mencapai 597.919 ton dan diperkirakan pada Desember 2022 stok semakin berkurang hingga 399.500 ton. Padahal, jumlah yang aman untuk cadangan beras nasional di kisaran 1,1-1,5 juta ton. “Dahulu, kita pernah direpotkan dengan kelangkaan minyak goreng, jangan sampai itu terulang pada beras,” ujar Buwas di Jakarta, Kamis (24/11/2022). (Yetede)
Distribusi Berjenjang Penyaluran Bantuan
Dengan tergopoh-gopoh, Irsyad Durahman berlari ke tenda pengungsi korban gempa Cianjur yang berada di Kampung Cibereum Kaler, Desa Cibereum, Kecamatan Cugenang, kemarin siang, sambil mengatur nafasnya yang terengah-engah, pria 43 tahun itu mengabarkan bahwa ada mobil relawan yang datang untuk mengantar tenda dan selimut. Setelah empat hari, akhirnya kami punya tenda yang lebih layak dan ada selimut," kata Irsyad ketika ditemui di posko Kecamatan Cugenang. Pendistribusian berjenjang dari tingkat kabupaten hingga kantor desa itu menjadi upaya pemerintah agar penyaluran bantuan yang diminta kantor desa sebelum pukul 09.00 WIB. Setelah daftar permohonan bantuan diterima, posko bantuan di kabupaten segera mendiskusikan bantuan ke kecamatan hingga pukul 12.00 WIB. Pendistribusian bantuan untuk korban gempa Cianjur yang sudah berjalan selama ini memang dianggap merata. Terutama bagi pengungsi yang berada di perkampungan dan jauh dari jalan raya. (Yetede)
Gas Bumi Makin Penting
Peran gas bumi bakal semakin vital dalam transisi energi global, termasuk di Indonesia, untuk mengurangi penggunaan BBM atau batubara di sector pembangkit listrik. Permintaan gas bumi akan meningkat pesat dan mencapai puncaknya tahun 2050 saat konsumsi gas meningkat 11 kali lipat dibandingkan konsumsi pada 2022. Dengan situasi itu, investasi yang lebih besar dan pembangunan infrastruktur gas yang masif dibutuhkan untuk mengoptimalkan pemakaian gas dalam transisi energi. Hal tersebut mengemuka dalam diskusi panel acara 3rd International Convention on Indonesian Upstream Oil and Gas 2022 yang diselenggarakan SKK Migas, Kamis (24/11) di Badung, Bali. Dirjen Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi Kementerian ESDM Dadan Kusdiana mengatakan, gas bumi akan semakin banyak dikonsumsi sebelum sumber energi terbarukan digunakan sepenuhnya 100 % sebagai sumber energi primer pembangkit listrik. Apalagi, Indonesia memiliki target menaikkan produksi gas menjadi 12 miliar standar kaki kubik per hari pada 2030 atau dua kali lipat produksi saatini sebanyak 6,5 miliar standar kaki kubik per hari.
”Gas bumi akan menjadi pilihan untuk menggantikan pemakaian BBM pada pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD). Sampai 2025, kapasitas PLTD yang akan diganti dengan tenaga gas sebanyak 499 megawatt (MW). Selain gas, sumber energi terbarukan yang akan didorong sebagai sumber energi primer pembangkit listrik ditargetkan menjadi 18.500 MW sampai 2025,” kata Dadan. Dengan skenario pencapaian emisi nol bersih pada 2060 dan penghentian operasi pembangkit listrik berbahan bakar batubara di 2040, menurut Deputy Chief of Party USAID Mike Crosetti, pada 2050 konsumsi gas meningkat 11 kali lipat dibandingkan konsumsi gas tahun ini. Namun, akselerasi dalam mencapai target nol emisi bersih tersebut membutuhkan investasi yang lebih besar. Kebijakan penetapan harga gas untuk pemenuhan kebutuhan domestik dan fluktuasi harga gas internasional akan memengaruhi pencapaian target tersebut. (Yoga)
Inflasi Mereda, Pasar Obligasi Bertenaga
Performa pasar obligasi dalam negeri masih kokoh di tengah tren kenaikan suku bunga. Hal ini terlihat dari indeks obligasi yang mencatatkan kenaikan. Tingkat inflasi yang dianggap sudah terkendali, menjadi sentimen pendorong pasar obligasi.
Indonesia Composite Bond Index (ICBI) besutan Penilai Harga Efek Indonesia (PHEI) menyentuh level tertingginya sepanjang tahun 2022 di 340,21. Jika dihitung sejak awal tahun, indeks ini sudah naik 2,27%.
PHEI juga mencatat, dari pergerakan indeks Indobex Government Total Return, investasi di obligasi negara menghasilkan return rata-rata 2,1% sejak awal tahun. Roby Rushandie, Kepala Departemen Riset dan Informasi Pasar PHEI menjelaskan, penguatan ICBI disebabkan adanya ekspektasi kalau bank sentral Amerika Serikat (AS) The Fed akan memperlambat laju kenaikan suku bunga. Hal itu menyusul mulai melandainya inflasi AS.
Research & Consulting Manager
PT Infovesta Utama Nicodimus Kristiantoro menilai, kenaikan
return
obligasi sejalan dengan tren kenaikan harga yang mewarnai pasar obligasi domestik dalam beberapa hari terakhir.
"Meredanya persepsi risiko investor terhadap beberapa isu seperti penurunan inflasi, mendorong harapan pasar akan meredanya kenaikan tingkat suku bunga The Fed," papar Nicodimus.
Pajak Moncer, Tapi Banyak Tantangan
Pemerintah boleh berlega hati lantaran kinerja penerimaan pajak kembali moncer. Bahkan, sudah mendekati target dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2022. Namun, tantangan yang dihadapi pemerintah dalam mengumpulkan setoran pajak ke depan, makin besar.
Kementerian Keuangan (Kemkeu) mencatat, realisasi penerimaan pajak selama 10 bulan berjalan di tahun ini mencapai Rp 1.446,2 triliun. Angka itu sudah 97,5% dari target dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 98 Tahun 2022 yang sebesar Rp 1.485 triliun.
Sementara realisasi penerimaan pajak pertambahan nilai (PPN) dan pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) mencapai Rp 569,7 triliun atau 89,2% dari target. Juga, realisasi pajak bumi dan bangunan (PBB) dan pajak lainnya sebesar Rp 26,0 triliun, atau 80,6% dari target.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mewanti-wanti perlambatan pertumbuhan penerimaan pajak akan berlanjut hingga akhir tahun, sejalan dengan meningkatnya restitusi dan tingginya basis penerimaan di akhir tahun.
Dompet BI Bisa Jebol Efek Jaga Rupiah
Bank Indonesia (BI) berupaya membawa nilai tukar rupiah pada tahun 2023 bergerak di titik tengah sasaran, yaitu di level Rp 15.070 per dolar Amerika Serikat (AS).
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyampaikan, upaya BI untuk membuat otot rupiah menguat dan mencapai target tersebut ternyata sangat menguras tenaga bank sentral.
Pihaknya, kata Perry, butuh upaya ekstra, dan bahkan harus merogoh kocek BI lebih dalam lagi untuk menjaga otot mata uang Garuda ini.
Anggaran BI untuk tahun depan diperkirakan mencatat defisit Rp 19,99 triliun. Nilai terbesar berasal dari defisit anggaran kebijakan sebesar Rp 33,15 triliun.
Ekonom Senior KB Valbury Sekuritas Fikri C. Permana mengungkapkan, meski anggaran Bank Indonesia diperkirakan defisit, ini tidak akan mengganggu langkah BI untuk menjaga stabilitas rupiah pada tahun depan.
Salah satunya adalah memaksimalkan devisa hasil ekspor (DHE) untuk masuk dan tinggal lebih lama di dalam negeri.
Tiga Emiten Grup Bakrie Naik Kelas
Tiga emiten komoditas energi yang terafiliasi dengan Grup Bakrie berhasil naik kasta di BEI, ketiganya berpindah dari papan pengembangan ke papan utamanya. Mereka adalah PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), dan PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG). Total ada 11 emiten yang naik ke papan utama dengan masa efektif mulau 30 November 2022. "BEI berpandangan, hingga November 2022 BUMI telahh memenuhi kriteria untuk tercatat di papan utama," Ujar Dileep Srivastava, Direktur dan Sekretaris Perusahaan BUMI, Kamis (24/11). (Yoga)
Transaksi Meloncat, BCA dan Bank Mandiri Adu Balap Transaksi Digital
Dominasi dua bank besar menggarap transaksi digital banking kian terasa. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) adu balap menggenjot transaksi digital lewat aplikasi super yang mereka miliki.
Bank Mandiri mengandalkan dua layanan digital, Livin untuk nasabah ritel mencatatkan nilai transaksi Rp 1.716 triliun per September 2022. Ada Kopra untuk segmen korporasi dengan nilai transaksi Rp 13.420 triliun. Bila digabungkan total transaksi digital banking dari super aplikasi dan platform ini mencapai Rp 15.136 triliun.
Sementara Bank BCA mengandalkan transaksi mobile banking yang tumbuh 39,1% secara tahunan atau year on year (yoy) menjadi Rp 3.966 triliun. Diikuti dengan transaksi internet banking yang naik 19,1% yoy menjadi Rp 12.902 triliun.
SVP Transaction Banking Retail Sales Bank Mandiri Thomas Wahyudi menyatakan transaksi finansial Livin by Mandiri sampai dengan Oktober 2022 meningkat 61% secara YoY. Sedangkan nilai transaksi meningkat 46% YoY.
Adapun BCA telah memproses 64 juta transaksi setiap hari. Dalam sembilan bulan pertama tahun 2022, total volume transaksi digital naik 39,5% YoY mencapai 17,4 miliar transaksi. "BCA Mobile yang kini menjadi primadona nasabah," kata EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F. Haryn.









