;

KINERJA POSITIF PASAR MODAL

Hairul Rizal 26 Nov 2022 Bisnis Indonesia

Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman berbincang dengan Deputi Komisioner Pengawas Pasar Modal I Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Djustini Septiana, Direktur Utama PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) Iding Pardi, dan Direktur Utama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) Uriep Budhi Prasetyo seusai workshop bertajuk Menuju Ekonomi Tangguh, Stabil dan Berkelanjutan di Bandung, Jawa Barat, Jumat (25/11). Pada workshop ini dipaparkan bahwa pasar modal Indonesia mencatatkan kinerja positif sepanjang 2022.

PROYEK PETROKIMIA : Setoran Pertamina Kerek Produksi Polipropilena Domestik

Hairul Rizal 26 Nov 2022 Bisnis Indonesia

Suntikan modal PT Pertamina (Persero) ke PT Tuban Petrochemical Industries diperkirakan dapat mengerek produksi polipropilena domestik sehingga mampu menekan impor bahan baku tersebut. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar Senin (21/11), disepakati mengenai penambahan modal sebesar Rp2,4 triliun melalui pengeluaran saham baru Seri B yang nantinya akan diambil sepenuhnya oleh PT Pertamina (Persero).Direktur Utama TubanPetro Sukriyanto mengungkapkan keputusan persetujuan pengeluaran saham baru Seri B, sejalan dengan hasil RUPSLB TubanPetro pada 6 Oktober 2022. Dengan adanya setoran modal itu, TubanPetro akan melakukan penambahan modal di anak perusahaan yakni Polytama untuk pelaksanaan proyek double capacity PP 2 Balongan. Proyek PP 2 Balongan ini diperkirakan membutuhkan pendanaan hingga US$323,3 juta, dengan porsi ekuitas mencapai USD160 juta.

UPAH MINIMUM REGIONAL : Pelaku Usaha Ajukan Uji Materi ke MA

Hairul Rizal 26 Nov 2022 Bisnis Indonesia

Sejumlah asosiasi pelaku usaha mengajukan uji materi Peraturan Menteri Tenaga Kerja No.18/2022 tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2023 ke Mahkamah Agung (MA). Asosiasi pelaku usaha yang mengajukan uji materi tersebut terdiri dari Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API), Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo), Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), Asosiasi Bisnis Alih Daya Indonesia (ABADI), Asosiasi Produsen Serat dan Benang Filamen Indonesia (APSyFI), Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Himpunan Penyewa dan Peritel Indonesia (Hippindo), Gabungan Produsen Makanan Minuman Indonesia (Gapmmi), dan Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki). Mereka menggandeng Indrayana Centre for Government, Constitution, and Society (Integrity) Law Firm. Senior Partner Integrity Law Firm Denny Indrayana mengungkapkan sejumlah pandangannya terkait rencana pengajuan uji materi tersebut. Denny mengungkapkan akibat bertentangan dengan peraturan yang lebih tinggi tersebut, beleid itu menimbulkan ketidakpastian hukum yang memperburuk iklim usaha di Tanah Air. “Sambil menunggu putusan MA, yang kami harapkan tidak terlalu lama, karena pentingnya soal upah minimum ini, kami dengan rendah hati memohon ke Presiden joko Widodo dan Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah untuk menunda pelaksanaan Permenaker No. 18/2022 tersebut,” jelasnya.

Tren Surplus Berakhir, APBN Oktober Defisit Rp 169,5 Triliun

Yuniati Turjandini 25 Nov 2022 Investor Daily (H)

JAKARTA, ID – APBN 2022 defisit Rp 169,5 triliun atau setara 0,91% terhadap produk domestik bruto (PDB) per Oktober. Defisit ini mengakhiri rangkaian surplus selama sembilan bulan beruntun sejak awal tahun. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, defisit APBN terjadi karena realisasi pendapatan negara per Oktober 2022 mencapai Rp 2.181,6 triliun atau tumbuh 44,5% secara tahunan, sedangkan belanja negara mencapai Rp 2.351,1 triliun atau tumbuh 14,2%, didorong belanja non kementerian/lembaga (K/L). Hal itu tak lepas dari pembayaran subsidi dan kompensasi energi. “Berdasarkan Perpres 98 Tahun 2022, defisit APBN tahun ini ditargetkan Rp 841 triliun atau 4,5% dari PDB. Per Oktober 2022, realisasinya baru 0,91% PDB atau jauh lebih rendah dari target,” kata Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN Kita, Kamis (24/11). Menkeu memerinci, penerimaan pajak hingga Oktober 2022 mencapai Rp 1.448,2 triliun atau tumbuh 51,8%, kepabeanan dan cukai Rp 256,3 triliun atau tumbuh 24,6%, dan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) Rp 476,5 triliun atau tumbuh 36,4%. (Yetede)

Piaggio Resmi Operasikan Pabrik Pertamanya di Indonesia

Yuniati Turjandini 25 Nov 2022 Investor Daily (H)

JAKARTA, ID – Pabrikan otomotif asal Italia Piaggio resmi mengoperasikan pabrik pertama mereka di Indonesia. Pabrik perakitan sepeda motor itu berlokasi di Cikarang, Jawa Barat, dengan investasi awal senilai US$ 20 juta dan berkapasitas produksi 10 ribu unit per tahun. Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, beroperasinya pabrik tersebut merupakan salah bukti bahwa para pelaku industri otomotif tetap percaya Indonesia, yang memiliki iklim usaha yang kondusif. “Hal itu ditandai dengan terus meningkatnya investasi, baik untuk membangun pabrik maupun perluasan usaha. Salah satunya seperti yang dilakukan oleh PT Piaggio Indonesia, produsen sepeda motor asal Italia yang telah resmi memilikipabrik di Tanah Air,” kata Menperin dalam keterangan tertulis, yang dikutip Kamis (24/11/2022). “Peresmian pabrik dan line-off perdana ini diharapkan dapat menjadi tonggak baru dalam peningkatan kerja sama Indonesia dan Italia, khususnya di industri otomotif. Pendirian pabrik produksi Vespa yang dilakukan oleh PT Piaggio Indonesia merupakan salah satu contoh kondisi sektor industri yang optimistis dan terus berkembang. Industri terus berekspansi dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia,” ujarnya. (Yetede)


Utang MIND ID untuk Akuisisi Freeport Lunas pada 2024

Yuniati Turjandini 25 Nov 2022 Investor Daily (H)

JAKARTA, ID – Utang MIND ID sebesar US$ 4 miliar yang digunakan untuk mengakuisisi PT Freeport Indonesia akan lunas pada 2024 mendatang, atau satu tahun lebih cepat. Proses akusisi Freeport dilakukan dalam bentuk divestasi saham sebanyak 51%, berlangsung pada 2018 silam senilai US$ 3,8 miliar. Dari sisi pengembalian utang karena akuisisi, kami yakini diperiode 2024 sudah bisa terlunasi,” kata Direktur Utama MIND ID Hendi Prio Santoso dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VII DPR RI di Jakarta, Kamis (24/11). MIND ID merupakan BUMN Holding Industri Pertambangan yang beranggotakan PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA), PT Aneka Tambang (Persero), dan PT Timah (Persero) Tbk Berdasarkan catatan Investor Daily, pelunasan utang tersebut lebih cepat satu tahun dibandingkan paparan Orias Petrus Moedak yang kala itu menjadi Direktur Utama MIND ID dalam rapat dengan Komisi VII DPR pada akhir Maret 2021. Penerbitan utang global tersebut terbagi atas empat termin yakni US$ 1 miliar dengan tenor tiga tahun dan yield 5,5%. Kedua, sebanyak US$ 1,25 miliar dengan tenor lima tahun dan yield 6%. Ketiga, US$ 1 miliar dengan tenor 10 tahun dan yield 6,875%, lalu keempat sebanyak US$ 750 juta dengan tenor 30 tahun dan yield 7,375%. (Yetede)

Bulog Tidak Ingin Beras Langka Seperti Minyak

Yuniati Turjandini 25 Nov 2022 Investor Daily (H)

JAKARTA, ID – Perum Bulog tetap akan menjalankan rencana impor beras sesegera mungkin sebagaimana diperintahkan dalam rapat koordinasi terbatas (rakortas) guna mengamankan stok cadangan beras pemerintah (CBP) akhir tahun ini. Salah satu pertimbangannya, BUMN pangan tersebut tidak ingin kelangkaan minyak goreng yang terjadi beberapa waktu lalu terulang pada komoditas beras. Menurut Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso (Buwas), pemerintah telah memutuskan untuk melakukan impor beras guna memenuhi kebutuhan CBP pada akhir tahun ini yang semakin menipis. Hal itu dilakukan agar tragedi kelangkaan minyak goreng beberapa waktu lalu tidak terulang pada komoditas beras, Saat ini, stok beras CBP di Perum Bulog mencapai 597.919 ton dan diperkirakan pada Desember 2022 stok semakin berkurang hingga 399.500 ton. Padahal, jumlah yang aman untuk cadangan beras nasional di kisaran 1,1-1,5 juta ton. “Dahulu, kita pernah direpotkan dengan kelangkaan minyak goreng, jangan sampai itu terulang pada beras,” ujar Buwas di Jakarta, Kamis (24/11/2022). (Yetede)

Distribusi Berjenjang Penyaluran Bantuan

Yuniati Turjandini 25 Nov 2022 Tempo (H)

Dengan tergopoh-gopoh, Irsyad Durahman berlari ke tenda pengungsi korban gempa Cianjur yang berada di Kampung Cibereum Kaler, Desa Cibereum, Kecamatan Cugenang, kemarin siang, sambil mengatur  nafasnya yang terengah-engah, pria 43 tahun itu mengabarkan  bahwa ada mobil relawan yang datang untuk mengantar  tenda dan selimut. Setelah empat hari, akhirnya kami punya tenda yang lebih layak dan ada selimut," kata Irsyad ketika ditemui di posko Kecamatan Cugenang. Pendistribusian berjenjang dari tingkat kabupaten hingga kantor desa itu menjadi upaya pemerintah agar penyaluran bantuan  yang diminta kantor desa sebelum pukul 09.00 WIB. Setelah daftar permohonan bantuan diterima, posko bantuan di kabupaten segera mendiskusikan bantuan ke kecamatan hingga pukul 12.00 WIB. Pendistribusian bantuan untuk korban gempa Cianjur yang sudah berjalan selama ini memang dianggap merata. Terutama bagi pengungsi yang berada di perkampungan  dan jauh dari jalan raya. (Yetede)

Gas Bumi Makin Penting

Yoga 25 Nov 2022 Kompas

Peran gas bumi bakal semakin vital dalam transisi energi global, termasuk di Indonesia, untuk mengurangi penggunaan BBM atau batubara di sector pembangkit listrik. Permintaan gas bumi akan meningkat pesat dan mencapai puncaknya tahun 2050 saat konsumsi gas meningkat 11 kali lipat dibandingkan konsumsi pada 2022. Dengan situasi itu, investasi yang lebih besar dan pembangunan infrastruktur gas yang masif dibutuhkan untuk mengoptimalkan pemakaian gas dalam transisi energi. Hal tersebut mengemuka dalam diskusi panel acara 3rd International Convention on Indonesian Upstream Oil and Gas 2022 yang diselenggarakan SKK Migas, Kamis (24/11) di Badung, Bali. Dirjen Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi Kementerian ESDM Dadan Kusdiana mengatakan, gas bumi akan semakin banyak dikonsumsi sebelum sumber energi terbarukan digunakan sepenuhnya 100 % sebagai sumber energi primer pembangkit listrik. Apalagi, Indonesia memiliki target menaikkan produksi gas menjadi 12 miliar standar kaki kubik per hari pada 2030 atau dua kali lipat produksi saatini sebanyak 6,5 miliar standar kaki kubik per hari.

”Gas bumi akan menjadi pilihan untuk menggantikan pemakaian BBM pada pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD). Sampai 2025, kapasitas PLTD yang akan diganti dengan tenaga gas sebanyak 499 megawatt (MW). Selain gas, sumber energi terbarukan yang akan didorong sebagai sumber energi primer pembangkit listrik ditargetkan menjadi 18.500 MW sampai 2025,” kata Dadan. Dengan skenario pencapaian emisi nol bersih pada 2060 dan penghentian operasi pembangkit listrik berbahan bakar batubara di 2040, menurut Deputy Chief of Party USAID Mike Crosetti, pada 2050 konsumsi gas meningkat 11 kali lipat dibandingkan konsumsi gas tahun ini. Namun, akselerasi dalam mencapai target nol emisi bersih tersebut membutuhkan investasi yang lebih besar. Kebijakan penetapan harga gas untuk pemenuhan kebutuhan domestik dan fluktuasi harga gas internasional akan memengaruhi pencapaian target tersebut. (Yoga)


Inflasi Mereda, Pasar Obligasi Bertenaga

Hairul Rizal 25 Nov 2022 Kontan (H)

Performa pasar obligasi dalam negeri masih kokoh di tengah tren kenaikan suku bunga. Hal ini terlihat dari indeks obligasi yang mencatatkan kenaikan. Tingkat inflasi yang dianggap sudah terkendali, menjadi sentimen pendorong pasar obligasi. Indonesia Composite Bond Index (ICBI) besutan Penilai Harga Efek Indonesia (PHEI) menyentuh level tertingginya sepanjang tahun 2022 di 340,21. Jika dihitung sejak awal tahun, indeks ini sudah naik 2,27%. PHEI juga mencatat, dari pergerakan indeks Indobex Government Total Return, investasi di obligasi negara menghasilkan return rata-rata 2,1% sejak awal tahun. Roby Rushandie, Kepala Departemen Riset dan Informasi Pasar PHEI menjelaskan, penguatan ICBI disebabkan adanya ekspektasi kalau bank sentral Amerika Serikat (AS) The Fed akan memperlambat laju kenaikan suku bunga. Hal itu menyusul mulai melandainya inflasi AS. Research & Consulting Manager PT Infovesta Utama Nicodimus Kristiantoro menilai, kenaikan return obligasi sejalan dengan tren kenaikan harga yang mewarnai pasar obligasi domestik dalam beberapa hari terakhir. "Meredanya persepsi risiko investor terhadap beberapa isu seperti penurunan inflasi, mendorong harapan pasar akan meredanya kenaikan tingkat suku bunga The Fed," papar Nicodimus.

Pilihan Editor