Perkuat Bisnis Mobil Bekas, Astra Rilis Aplikasi Mobbi
JAKARTA, ID – PT Astra International Tbk terus memperkuat lini bisnis di berbagai sektor industri yang berprospek cerah. Melalui anak usaha PT Astra Digital Mobil, kelompok usaha asal Jepang itu kini memperkuat bisnis jual-beli mobil bekasnya dengan meluncurkan platform digital jual-beli mobil bekas yang dapat diakses melalui website atau mobile app bernama Mobbi. President Commissioner PT Astra Digital Mobil Hendry Christian Won mengatakan, platform Mobbi menghubungkan semua lini bisnis mobil bekas dari semua ekosistem Grup Astra. Saat ini Mobbi sudah terintegrasi dengan Grup Astra, seperti Toyota, Daihatsu, mobil88, IBID, Auto TRUST, ACC group, Toyota Astra Financial Services, Asuransi Astra Buana serta Astrapay. “Hari ini kami ingin memperkenalkan Mobbi, platform mobil bekas terbaru dari Grup Astra untuk para enthusiast mobil bekas. Mobbi adalah platform jual-beli mobil bekas yang terpercaya dan terintegrasi dengan berbagai lini bisnis otomotif Astra,” kata Hendry saat peluncuran Mobbi di Pos Bloc, Jakarta, Jumat (25/11/2022). (Yetede)
Booming Ekonomi di Tengah Konflik Ukraina - Rusia
LONDON, ID – Setidaknya ada tiga negara di Eropa Timur dan sekitarnya yang disebut mendapatkan keuntungan dari masuknya para migran dari Rusia beserta kekayaan yang menyertainya. Namun, banyak juga negara yang perekonomiannya tersendat. Semisal Georgia, Republik kecil bekas Soviet yang berada di perbatasan selatan Rusia. Negara ini termasuk salah satu negara Kaukus dan sekitarnya, selain Armenia dan Turki yang mengalami booming ekonomi di tengah gejolak Rusia dan Ukraina yang sudah memasuki bulan kesembilan. Menurut laporan, tahun ini sedikitnya 112.000 warga Rusia telah beremigrasi ke Georgia. Gelombang pertama sebanyak hampir 43.000 tiba setelah invasi Rusia dimulai. Sedangkan gelombang kedua – yang jumlahnya lebih sulit ditentukan – masuk menyusul mobilisasi pasukan cadangan oleh Presiden Vladimir Putin pada September 2022. Sementara, mayoritas migran Rusia yang tersisa memilih melarikan diri ke Turki (24,9%), Armenia (15,1%), dan negara lain yang tidak disebutkan (19%).
KCIC Pastikan Struktur Bangunan Bangunan KA Cepat Didesain Tahan Gempa
JAKARTA, ID – PT PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) memastikan struktur bangunan Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) dirancang tahan gempa. Direktur Utama KCIC Dwiyana Slamet Riyadi mengatakan, desain struktur proyek KCJB dibuat untuk tahan menghadapi berbagai potensi bencana alam, termasuk gempa, serta konstruksinya selalu memperhatikan kualitas agar hasil pembangunan berfungsi optimal. "Struktur Prasarana KCJB sudah mempertimbangkan kondisi di Indonesia yang sering terjadi gempa. Struktur Prasarana KCJB didesain tahan gempa dan bisa memiliki usia pakai hingga 100 tahun," ujar Dwiyana dalam pernyataan resminya di Jakarta, Jumat (25/11/2022). Gempa tertinggi yang pernah terjadi di Jawa memiliki kekuatan 8,0 magnitudo. Kondisi ini sudah diantisipasi dalam pembangunan Struktur KCJB sehingga mampu menghadapi gempa yang menyebabkan kerusakan parah, keretakan pada tanah hingga longsor. "Desain struktur bangunan yang mumpuni dan juga fitur kereta api yang mampu mendeteksi bencana, disematkan untuk keamanan operasional KCJB. Diharapkan bisa memitigasi dampak apabila terjadi bencana," ujar Dwiyana.
Penjualan Mobil Listrik 2022 Melesat 767,2%
JAKARTA, ID – Total penjualan secara wholesale kendaraan listrik (electric vehicle/EV) di Indonesia selama periode Januari-Oktober 2022 mencapai 5.958 unit, melonjak hingga 767,2% dibandingkan penjualan setahun penuh 2021. Hal ini dilihat sebagai pertanda bahwa kehadiran mobil berteknologi tinggi tersebut mulai bisa diterima oleh masyarakat dan era mobil listrik tinggal menunggu waktu. Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menyebutkan, dengan penjualan kendaraan listrik pada 2020 baru 125 unit dan 687 unit pada 2021, maka total pejualan kendaraan listrik sampai Oktober 2022 mencapai 6.770 unit. Namun, berdasarkan data Kementerian Perhubungan per 25 Oktober 2022, total kendaraan listrik dan bus listrik yang ada di Indonesia masing-masing sudah mencapai 31.827 unit dan 75 unit. “Saya yakin sekali, masa depan mobil listrik sangat cerah. Tinggal tunggu waktu saja kok itu. Apalagi kalau harga bensin mahal sekali, orang akan bergeser semuanya. Cuma perlu waktu. Dulu, yang simpel saja, pindah dari biasa pakai manual menjadi matik juga perlu waktu,” ujar Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Yohannes Nangoi kepada Investor Daily, Jumat (25/11/2022). (Yetede)
BRI: UMKM Optimistis Kinerja Bisnis Tumbuh Pada Kuartal IV
JAKARTA, ID – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) menilai, meskipun pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melambat, sebagian besar pelaku optimistis terhadap kinerja usahanya pada kuartal IV-2022. Berkaitan itu, BRI berkomitmen memberikan dukungan yang tercermin dari komposisi penyaluran kredit UMKM mencapai lebih dari 84% terhadap total kredit perseroan. Pada Indeks Bisnis UMKM Kuartal III-2022 yang dirilis oleh BRI, terlihat indeks ekspektasi bisnis UMKM untuk kuartal IV-2022 berada di level 126,5 atau dalam fase optimistis. “Dalam indeks ekspektasi bisnis UMKM pada tiga bulan mendatang (kuartal IV), pelaku UMKM menilai memang menurun tapi masih optimistis. Lalu, indeks kepercayaan UMKM terhadap pemerintah terutama dalam kemampuan pemerintah terhadap tantangan ekonomi itu juga masih di atas 100,” kata dia secara virtual, Kamis (24/11/2022). Menurut Sunarso, penyaluran kredit industri perbankan sampai kuartal IV- 2022 masih tumbuh, demikian juga pada 2023. Dia mengakui ada tantangan pada tahun depan seperti ekonomi global yang tidak menentu, inflasi tinggi di beberapa, serta krisis pangan dan energi yang dipicu konflik Rusia-Ukraina. Meski demikian, kondisi ekonomi Indonesia masih bisa tumbuh karena dikelola dengan baik dan hati-hati. (Yetede)
Bencana Ganda Perempuan di Pengungsian
Dunia memperingati Hari Penghapusan Kekerasan terhadap Perempuan pada 25 November. Frida Kurniawati dkk dari badan Riset dan Inovasi Nasional menulis kerentanan perempuan akan kekerasan berbasis gender di lokasi pengungsian bencana alam. Setiap tahun, terjadi ribuan bencana alam di Indonesia dengan jumlah yang terus meningkat. Sepanjang 2021 saja tercatat ada 5.402 bencana alam yang terjadi diseluruh penjuru negeri. Baru-baru ini Indeks Risiko Dunia ( The World Risk Index) 2022 menobatkan Indonesia sebagai negara dengan resiko bencana tertinggi ketiga dari 193 negara, dengan skor 41,46. Dalam situasi bencana seperti itu, beberapa studi menunjukkan bahwa perempuan, sebagai salah satau kelompok yang termajinalisasi secara struktural, adalah yang paling terkena dampak dan menghadapi tantangan paling berat untuk dapat memulihkan kehidupan mereka pasca-bencana. Salah satu dampak yang dihadapi perempuan pada saat terjadinya bencana adalah kekerasan berbasis gender (KGB). Perempuan lebih rentan menjadi korban KGB saat situasi bencana akibat adanya relasi gender yang timpang. (Yetede)
Tak Gentar Bisnis Penerbitan Diserbu Platform Digital
Situasi pandemi seolah-olah menjadi momentum pertumbuhan bagi sektor bisnis penerbitan buku. Ketika banyak sektor lain meredup karena penurunan penjualan, sebagian pelaku bisnis penerbitan justru merasakan pertumbuhan. Padahal, industri penerbitan juga menghadapi ancaman disrupsi dengan adanya tren digitalisasi. Berdasarkan laporan Book Publisher Global Market Report 2022 yang dirilis Reportlinker, nilai bisnis penerbitan buku tercatat tumbuh dari US$ 84,5 miliar pasda 2021 menjadi US$ 89,2 miliar pada tahun ini. "Pada masa pandemi mereka kesulitan bersosialisasi dengan sesama. Nah, mereka justru menggunakan buku sebagai sarana bersosialisasi, terutama dengan komunitas yang mereka sukai." kata Andri Agus Fabianto, pendiri sekaligus chief execitive officer penerbit Akad Media Cakrawala saat ditemui di kantornya, di daerah Limo, Depok, awal November lalu. Meningkatnya gairah bisnis penerbitan tak lepas dari kemunculan para penulis baru yang semakin banyak. Kini setiap orang bisa dengan mudah menerbitkan naskah mereka melalui berbagai platform baca digital, seperti Wattpad, NovelMe, dan Storial.co. Kehadiran platform ini di satu sisi dapat mengancam bisnis penerbitan. (Yetede)
Uni Eropa Terbelah soal Pembatasan Harga Gas
Anggota Uni Eropa (UE) berbeda pendapat soal pembatasan harga maksimal gas. Perbedaan mengemuka dalam rapat para menteri energi negara anggota UE, Kamis (24/11) sore waktu Brussels. Penolakan dilontarkan Austria, Belanda, Estonia, Denmark, Finlandia, Irlandia, dan Luksemburg. Sementara Italia, Malta, dan Spanyol menganggap batas atasnya terlalu tinggi. Selasa lalu, Komisi Eropa mengusulkan harga harus dibatasi dalam kondisi tertentu. (Yoga)
Aneh, Data Pangan Bermasalah
Setiap kali ada rencana impor
beras, kita selalu ribut soal data.
Kita bingung dengan data yang
ada. Di sisi lain, rencana impor
beras itu sendiri memang aneh.
Harian Kompas (25/11/2022) mengabarkan, realisasi impor
beras untuk cadangan pangan yang dikelola Perum Bulog
masih menanti realisasi komitmen pengadaan dalam negeri
dari Kementerian Pertanian (Kementan). Dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi IV DPR RI sebelumnya, Kementan
menyatakan menyanggupi pengadaan beras domestik sebanyak 600.000 ton dalam enam hari.
Apabila tidak tercapai, data yang diyakini Kementan yang
menunjukkan surplus produksi hingga jutaan ton dinilai tidak
valid. Perum Bulog mengatakan, realisasi impor akan menunggu hasil realisasi komitmen tersebut. Jika pengadaan
tercapai, mereka akan melepas rencana impor yang sudah
disiapkan.
Kontroversi seperti ini sering terjadi, bukan kali ini saja.
Karena itu, masalah ini menjadi sesuatu yang aneh. Sesama
lembaga pemerintah dan juga badan usaha pemerintah tidak
memiliki kesamaan pandangan tentang problem strategis,
yakni pangan. (Yetede)
Momentum Evaluasi HPP
Stok beras yang dikelola Perum Bulog kini berada di titik terendah dalam sembilan tahun terakhir. Di tengah situasi itu, pemerintah melirik opsi impor guna mendongkrak stok. Di sisi lain, penyerapan beras dalam negeri cenderung lebih rendah dibandingkan sebelumnya. Situasi itu dinilai menjadi tanda perlunya mengevaluasi tata kelola Bulog serta kebijakan harga pembelian pemerintah (HPP) untuk memperkuat daya serap dalam negeri. Stok beras akhir tahun yang dikelola Perum Bulog cenderung turun dari 1,61 juta ton pada 2014, lalu 945.532 ton (2017), 956.138 ton (2020), dan 808.311 ton (2021). Sementara per Jumat (25/11) stok Bulog berada di kisaran 571.000 ton. Penurunan itu sejalan dengan penyerapan beras dalam negeri yang cenderung turun. Pada semester I-2022, realisasinya 550.134 ton. Padahal, pada semester I-2018, realisasinya 1 juta ton, lalu 748.365 ton (2019), 696.297 ton (2020), dan 739.133 ton (2021). Data Badan Pangan Nasional (NFA) yang dipaparkan dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi IV DPR RI, Rabu (23/11), menunjukkan, realisasi serapan beras oleh Bulog semester I tahun ini 25,6 % lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Padahal, produksi beras nasional meningkat, pada semester I-2022 mencapai 18,6 juta ton, sedangkan periode sama tahun sebelumnya 1,81 juta ton. Menurut Ketua Umum Perkumpulan Insan Tani dan Nelayan Indonesia Guntur Subagja, pemerintah perlu mengevaluasi kebijakan HPP dan menaikkannya. ”Saat ini jadi momentum mengevaluasi HPP. Petani berharap Bulog menyerap lebih besar saat harga turun. Selain itu, pemerintah sudah mengurangi pupuk subsidi,” ujarnya, Jumat (25/11). Kebijakan HPP yang berlaku bagi Bulog dalam menyerap gabah/beras dalam negeri tertuang dalam Permendag No 24 Tahun 2020 tentang Penetapan HPP untuk Gabah atau Beras. Regulasi ini menyebutkan, HPP untuk gabah kering panen (GKP) di tingkat petani ditetapkan Rp 4.250 per kg, gabah kering giling (GKG) di penggilingan Rp 5.250 per kg, sedangkan HPP beras di gudang Bulog Rp 8.300 per kg. Guntur mengusulkan, pemerintah menaikkan HPP GKP di tingkat petani di atas Rp 5.000 per kg. Dengan demikian, Bulog mampu bersaing dengan pelaku perberasan lainnya dalam menyerap gabah/beras. (Yoga)









