Sosial, Budaya, dan Demografi
( 10113 )SEMARAK MUDIK LEBARAN
Di tengah antusiasme masyarakat yang kian tinggi dalam menjalankan rutinitas mudik Lebaran 2024, langkah antisipasi gelombang besar pergerakannya harus dijalankan secara terencana, terukur, dan tepat. Ini dilakukan agar gegap gempita ritual pulang kampung tersebut dapat berlangsung lancar, aman, dan mampu menggeliatkan perekonomian.Menurut Survei Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan (Kemenhub) 2024, pergerakan nasional periode Lebaran 2022 sejak 3 tahun lalu terus menanjak. Pada saat pandemi 2022, pergerakan periode Lebaran mencapai 85,5 juta, lalu meningkat 123,8 juta pada 2023, dan diproyeksikan mencapai 193,6 juta pada tahun ini. Pemerintah mengeklaim telah menyiapkan sejumlah antisipasi seperti rekayasa lalu lintas, memastikan kemantapan infrastruktur jalan nasional dan tol, hingga langkah mitigasi cuaca di tengah puncak musim hujan.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan masifnya pergerakan masyarakat selama mudik Lebaran 2024 menunjukkan tren pemulihan mobilitas yang semakin baik pascapandemi. Tingginya pergerakan masyarakat, lanjutnya, juga mengindikasikan naiknya kepercayaan diri masyarakat untuk bepergian. “Kalau mudik bisa dilaksanakan secara baik dengan jumlah pergerakan yang besar, bisa membuat perekonomian di daerah bagus,” ujarnya sesuai acara Pelepasan Jelajah Lebaran 2024 di Wisma Bisnis Indonesia, Jumat (5/4). Kemenhub bersama dengan Korlantas Polri juga mempersiapkan berbagai skenario rekayasa lalu lintas seperti sistem satu arah, contrafl ow, dan ganjil-genap. Pasalnya, puncak mudik Lebaran diproyeksikan terjadi pada 6—8 April. “Kami berusaha agar V/C ratio (volume/capacity) di bawah 0,7% agar arus kendaraan tetap optimal,” katanya.Salah satu ruas yang dikhawatirkan mengalami kepadatan saat puncak arus mudik dan balik Lebaran yakni tol Cikopo–Palimanan (Cipali).
Hal ini dikarenakan ruas tol ini belum mengalami penambahan lajur jalan selama dua periode Lebaran terakhir. Selain jalan tol, terdapat dua titik krusial lain yang menjadi perhatian khusus Kemenhub yakni Pelabuhan Ketapang dan Pelabuhan Merak karena salah satu risiko besar pada angkutan penyeberangan adalah cuaca buruk.
Sementara itu, Direktur Utama ASDP Ira Puspadewi menuturkan pihaknya terus berkoordinasi dan berkolaborasi dengan BMKG, kepolisian, dan Kemenhub untuk memperoleh informasi terbaru tentang kondisi cuaca dan perizinan berlayar sesuai jadwal.
Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo memastikan keandalan sarana dan prasarana, melakukan ramp check atau pemeriksaan kelaikan dan kesiapan operasional lokomotif dan kereta untuk memastikan dalam kondisi prima. Terpisah, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menuturkan pihaknya menjamin keamanan infrastruktur ruas jalan tol selama mudik Lebaran 2024.
Menyambut Hari Kemenangan
Pekan depan umat Islam di Indonesia merayakan hari raya Idulfitri yang dikenal pula sebagai hari kemenangan. Kemenangan dimaksud adalah kemenangan masing-masing insan dalam menundukkan hawa nafsu setelah satu bulan penuh menjalankan ibadah puasa Ramadan. Ibadah puasa selama satu bulan penuh ini memang memerlukan extra effort apalagi buat mereka yang masih bersedia melakukan ibadah tambahan seperti salat tarawih, bersedekah, iktikaf di masjid, membayar zakat, serta ibadah lainnya yang mengiringi datangnya bulan Ramadan. Dengan effort yang begitu besarnya itulah maka selayaknya akhir bulan Ramadan dirayakan sebagai suatu kemenangan bagi mereka yang telah berjuang. Salah satu budaya khas selama Idulfitri adalah saling bermaafan, lebarlah semua kesalahan dalam Lebaran. Mengiringi Lebaran, ada kegiatan mudik. Mudik Lebaran kali ini diperkirakan melibatkan lebih dari 193 juta orang. Jumlah yang setara dengan enam kali lipat jumlah penduduk Malaysia atau 32 kali lipat jumlah penduduk Singapura.
Mobilitas 193 juta orang itu tentu memerlukan kendaraan yang sangat banyak. Menurut survei Kementerian Perhubungan, sebanyak 39,32 juta orang akan menggunakan kereta api, kemudian 37,51 juta orang naik bus, 35,42 juta orang menunggang mobil pribadi, dan 31,12 juta orang naik sepeda motor. Seiring mobilitas 193 juta orang itu, Kamar Dagang dan Industri Indonesia memperkirakan potensi perputaran uang selama Ramadan dan Lebaran 2024 mencapai Rp157,3 triliun. Selain itu, sektor pariwisata seperti hotel, restoran, kafe, perdagangan ritel, aneka warung/toko, destinasi wisata, UKM kuliner daerah, suvenir, kain khas daerah dan aneka produk unggulan lainnya. Intinya, menyebar ke segala penjuru dan semua sektor.
Tampaknya Lebaran 2024 ini akan lebih meriah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya khususnya sejak 2020 ketika mulai datangnya wabah Covid-19.
Kita tentu berharap kegiatan Lebaran dan segala macam ikutannya yang melibatkan ratusan juta penduduk Indonesia ini berlangsung aman, damai, tenang, nyaman, dan tenteram serta diliputi bahagia. Dengan demikian, hakikat kemenangan sejati bisa dirasakan oleh semua yang terlibat di dalamnya.
Governansi & Persepsi Korupsi
Melakukan sosialisasi agar suatu organisasi menjalan kan praktik governansi yang baik (good governance), sama sulitnya dengan meyakinkan pemilik mobil untuk melengkapi mobilnya dengan sabuk pengaman dan kantung udara, pada saat awal sosialisasi dahulu. Orang pada umumnya baru sadar perlunya perlengkapan itu setelah kendaraannya mengalami kecelakaan.Dalam konteks organisasi, pimpinan atau pengurus organisasi juga sering menyoal mengapa mereka harus menjalankan praktik governansi yang baik, karena selama ini organisasinya bisa berjalan dengan baik-baik saja. Mereka yang berargumen seperti itu kemungkinan besar memang belum memahami pentingnya governansiatau belum pernah mengalami krisis internal dalam organisasinya atau krisis dahsyat seperti krisis 1997/1998 yang membuat negeri ini hampir bangkrut, ribuan perusahaan terpuruk, ratusan bank tumbang dan memaksa 4 bank terbesar milik negara harus merger. Ketika World Bank/IMF diminta untuk membantu menyelamatkan perekonomian Indonesia dari krisis tersebut mereka mensyaratkan Indonesia harus membenahi governansi dan manajemen risiko pada sektor publik dan sektor korporasi.
Pemerintah kemudian merespon dengan mendirikan Komite Nasional Kebijakan Governansi (KNKG) pada 2000, disusul oleh institusi non pemerintah yang dimotori 10 perguruan tinggi di Indonesia yang mendirikan Indonesian Institute for Corporate Directorship (IICD) pada tahun yang sama. Dalam ilmu pengelolaan organisasi telah berkembang dan berevolusi dalam tiga gelombang besar. Pertamaadalah fase Ilmu Administrasi, yang lebih banyak berkutat soal pencatatan dan penatausahaan yang rapi dalam suatu organisasi. Gelombang kedua ialah fase ilmu manajemen yang dipelopori oleh George Kelly dengan prinsip POAC (Planning, Organizing, Actuating dan Controlling) dalam pengelolaan organisasi sehari-hari. Gelombang ketiga ialah fase ilmu governansi lebih berfokus pada struktur, proses, dan mekanisme pengambilan keputusan dalam organisasi, dan pengaturan tugas dan tanggung jawab organ tertinggi dalam organisasi.
Salah satu indikator atau cara untuk mengukur kinerja atau praktik governansi, adalah dengan membandingkan indeks persepsi korupsi antar negara, yang dikeluar kan oleh Transparency International. Indeks Persepsi Korupsi atau Corruption Perception Index (CPI) melakukan penilaian dan pemeringkatan 180 negara di dunia, dengan skala nilai 1—100, di mana nilai 1 berarti negara itu sangat korup dan nilai 100 berarti sangat bersih.
Pesan guru bangsa Ki Hadjar Dewantara tentang bagaimana seharusnya seorang pemimpin berperilaku yaitu: “Ing Ngarso Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa, Tut Wuri Handayani”,masih sangat relevan di masa sekarang ini, khususnya untuk komitmen pemimpin dalam menginternalisasikan governansi di organisasinya.
PENDANAAN P2P LENDING : OJK Utak-atik Batas Pinjaman
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bakal menaikkan batas atas pendanaan penyelenggara financial technology peer-to peer (fintech P2P) lending, khususnya ke sektor produktif. Ketentuan tersebut akan masuk dalam revisi POJK tentang Penyelenggaraan Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi (LPBBTI) yang saat ini tengah disusun oleh regulator. Saat ini, pendanaan oleh P2P lending dibatasi maksimal Rp2 miliar, baik pinjaman produktif maupun konsumtif. “Kenaikan batas atas tersebut sedang dilakukan kajian agar dimungkinkan untuk LPBBTI yang memiliki TWP 90 maksimal 5% dalam kurun enam bulan terakhir,” kata Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Agusman dalam keterangan yang dikutip pada Jumat (5/4).
Di sisi lain, Agusman mengatakan regulator masih mengkaji opsi pencabutan moratorium pemberian izin usaha penyelenggara LPBBTI khusus sektor produktif dan UMKM. Opsi pencabutan moratorium mempertimbangkan kepentingan publik berupa kebutuhan masyarakat terhadap layanan LPBBTI, potensi pertumbuhan penyelenggara LPBBTI yang sudah eksis agar dapat tumbuh secara optimal, serta persaingan usaha yang sehat dan tidak melawan hukum. Kepala Departemen Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Triyono sebelumnya mengatakan harapan regulator adalah agar pemain fintech P2P lending dapat lebih banyak menyalurkan pendanaan ke sektor produktif. Berdasarkan data outstanding pendanaan, per Januari 2024, outstanding pendanaan ke UMKM 33,65% dari total outstanding pendanaan sebesar Rp60,42 triliun.
STRATEGI PENJUALAN : MOMEN EKSPANSI MEREK LOKAL
Di tengah gemerlapnya persiapan Ramadan dan Lebaran, pemilik brand lokal menemukan momentum untuk tak hanya mengandalkan strategi online. Kini mulai banyak yang ekspansif dan membuka gerai di pusat perbelanjaan. Terlebih masyarakat juga makin banyak yang berbelanja secara langsung ke pusat perbelanjaan, berbeda dengan masa pandemi di mana ketika itu sebagian besar memilih untuk berbelanja melalui e-commerce. Kondisi ini jelas memberikan berkah bagi para penyewa di pusat perbelanjaan, termasuk para pemilik brand lokal. Hal ini diamini oleh Linda Anggrea, Pemilik Buttonscarves yang kini memiliki 45 toko yang tersebar di sejumlah pusat perbelanjaan di Indonesia. Menurut Linda, Buttonscarves sebetulnya sudah mulai masuk ke pusat perbelanjaan sejak Desember 2018, sebagai bagian dari strategi untuk memperluas jangkauan pasar dan memberikan pengalaman belanja langsung kepada pelanggan. Bahkan saat ini persentase penjualan di pusat perbelanjaan menyumbang sekitar 65% dari total penjualan secara keseluruhan baik melalui online maupun gerai offline lainnya. Kondisi ini menunjukkan bahwa kehadiran gerai fisik di pusat perbelanjaan mampu menarik dan memuaskan kebutuhan para pelanggan.
Sementara itu, pada momen Ramadan dan Idufitri, pihaknya mencatat peningkatan penjualan yang signifikan dengan rata-rata peningkatan mencapai dua kali lipat atau 100% dibandingkan dengan bulan-bulan lainnya. Adapun kategori produk yang paling diminati oleh konsumen di mal biasanya adalah scarf, aksesori, dan tas dengan range harga Rp275.000–Rp3 juta Tren ini menurutnya cukup konsisten, baik melalui penjualan di online maupun offline. Pihaknya juga turut serta dalam program midnight sale yang diselenggarakan di pusat perbelanjaan. Setidaknya selama 2 hingga 3 jam masa midnight sale, mampu meningkatkan penjualan sekitar 20% hingga 30% dibandingkan hari-hari biasa tanpa midnight sale. Selain Buttonscarves, brand lokal lainnya yang ekspansi ke pusat perbelanjaan adalah Kami yang pertama kali melebarkan sayap dengan membuka store di Pondok Indah Mall 3 pada 2020.
CEO Kami Istafiana Candarini mengatakan alasan utama mereka membuka store di mal adalah perwujudan dari pasar Kami yang berkualitas premium.
Memasuki Ramadan, Isti mengakui terjadi peningkatan penjualan yang signifi kan bahkan bertumbuh 20% dibandingkan momen Lebaran pada tahun-tahun sebelumnya.Sementara itu, Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonsus Widjaja mengatakan rata-rata tingkat kunjungan ke pusat perbelanjaan pada saat Ramadan dan Idulfitri 2024 diprediksi akan lebih tinggi dari tahun lalu.
Senada, Ketua Umum APPBI DKI Jakarta Mualim Wijoyo mengatakan sejak 2022 lalu euphoria masyarakat untuk berkunjung ke pusat perbelanjaan sangat tinggi.
WABAH VIRUS MENULAR : WASPADA FLU SINGAPURA
Wabah patogen yang dipicu virus harus makin diwaspadai. Terbaru, kasus flu Singapura yang merebak dalam beberapa pekan terakhir menjadi perhatian tersendiri Kementerian Kesehatan lantaran memiliki pola penularan yang mirip dengan virus Covid-19, yakni melalui kontak langsung dengan penderita. Belakangan, penyakit flu Singapura kian diwaspadai di seluruh dunia. Khususnya di Asia Pasifik, virus ini mengintai di wilayah Asia Tenggara seperti Malaysia, Vietnam, Singapura, hingga Indonesia.
Data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mencatat lebih dari 5.000 pasien terinfeksi flu Singapura di Indonesia dalam 11 pekan terakhir. Di Indonesia, sebagian besar virus ini menyerang bayi dan anak-anak. Namun, kasus yang tercatat pada usia dewasa juga tak sedikit. Dokter Spesialis Paru RSPI Sulianti Saroso Pompini Agustina Sitompul menerangkan, terdapat 2 jenis virus yang membuat kasusnya meninggi. virus Coxsackievirus A16 yang merupakan golongan dari famili enterovirus yang digadang menjadi biang dari lonjakan kasus flu Singapura di negara-negara Eropa dan Amerika Serikat. Sementara di kawasan Asia Pasifik, Pompini menyebut jenis Enterovirus A71 lebih banyak ditemukan. Pompini menyambung, sebanyak 8 negara di Asia Tenggara diperkirakan mengalami lonjakan dengan kasus rawat inap mencapai 6%. Sebanyak 18,7% dari kasusnya diidentifi kasi mengalami komplikasi yang berakhir pada kematian. Pompini menjelaskan, penularan virus flu Singapura ini terjadi melalui kontak dengan orang yang terjangkit melalui droplet atau cipratan liur, baik dari hidung atau mulut. Biasanya, pasien yang terjangkit akan mengalami gejala bercak kemerahan di area telapak tangan, telapak kaki, hingga mulut. Lonjakan kasus flu Singapura pada anak tentu menjadi perhatian.
Sebab, anak-anak masuk dalam orang dengan faktor risiko yang rentan terkena flu Singapura.
Dokter Anak RSPI Sulianti Saroso Nuraliza menjelaskan, gejala demam yang menyertai flu Singapura biasanya berada di bawah 38 derajat celcius. Gejala inipun samar sebab mirip dengan gejala sebagian besar penyakit infeksi lainnya. Virus flu Singapura juga membutuhkan waktu untuk bisa berkembang di usus.
Untuk mendiagnosa pasien dengan flu Singapura, dokter akan melihat dari gambaran klinis pada pasien. Lenting dan bercak pada area kaki, tangan, dan mulut menjadi penanda utama dari gejala flu Singapura. Menurut Nuraliza, ada beberapa kondisi pasien flu Singapura yang membutuhkan rawat inap. Biasanya, pasien direkomendasikan untuk menjalani rawat inap jika gejala penyertanya tergolong parah.
Kenapa Eddy Hiariej Tak Jadi Tersangka Lagi?
Detoks Keuangan Sebelum Berinvestasi
Detoks keuangan adalah proses kegiatan yang dilakukan secara
terstruktur untuk mengembalikan posisi keuangan ke kondisi netral. Harapannya,
dari situasi yang netral, perencanaan keuangan, termasuk investasi, dapat
berjalan baik. Langkah pertama dimulai dengan memahami pengeluaran rutin dan
pasti untuk bulan berjalan. Caranya, dengan membuat daftar tagihan dan kewajiban
yang perlu dibayarkan. Sumber dana pembayaran tagihan dan kewajiban sejatinya berasal
dari penghasilan rutin. Jumlah pos pengeluaran ini wajib bisa dipenuhi dari penghasilan
bulanan. Caranya adalah menghitung
anggaran pengeluaran pasti, lalu memisahkan angka tersebut di rekening yang
terpisah. Setiap bulan, terlepas berapa pun penghasilan yang diterima, transfer
dana tetap dilakukan ke rekening pos pengeluaran pasti.
Bagi mereka yang penghasilannya tak menentu, lakukan
pengaturan keuangan mingguan. Jika penghasilan sama sekali belum cair, jalan
keluarnya adalah mengecek saldo dana darurat. Apabila rumah tangga memiliki
dana darurat, sangat disarankan untuk mengambil sejumlah dana hanya untuk
memenuhi kebutuhan biaya hidup harian hingga tanggal gajian tiba. Bila saldo
kas dana darurat sudah menipis, langkah berikutnya adalah melihat saldo dana di
asset investasi yang likuid, seperti emas, reksa dana pasar uang, dan saham.
Jika diperlukan, ambil secukupnya hanya untuk menjaga likuiditas hingga tanggal
gajian berikutnya. Saat keadaan mulai stabil, lebih baik hasil investasi
diputarkan kembali dalam aset investasi lain. Langkah kedua adalah antisipasi
pengeluaran tambahan di masa transisi antara libur Lebaran dan tanggal gajian
berikutnya.
Jika asisten rumah tangga terlambat datang atau bahkan tidak
kembali, misalnya, ada potensi pengeluaran tambahan untuk jasa bersih rumah
ataupun jasa penitipan anak. Ketiga, evaluasi daftar pinjaman baru yang
terbentuk akibat bengkaknya pengeluaran pada momen Lebaran lalu. Apabila jumlah
tagihan utang konsumtif sudah melebihi penghasilan, saran terbaik adalah
menjual barang-barang konsumtif yang dibeli dan mempergunakan dananya untuk
pelunasan. Lalu, susunlah strategi pelunasan utang. Keempat, membatasi
penggunaan fasilitas pinjaman konsumtif untuk beberapa waktu ke depan. Di masa
detoks keuangan, sangat disarankan untuk disiplin membuat anggaran dan membagi
pos-pos pengeluaran secara fisik. Terakhir, mengembalikan saldo dana darurat
menjadi setidaknya tiga kali pengeluaran rutin bulanan. Hasil dari detoks keuangan adalah, saldo utang
menurun, bahkan nihil, saldo dana darurat minimal terpenuhi, dan alokasi arus
kas bulanan yang positif. (Yoga)
KERETA KOMUTER, Layanan di Jabodetabek Disesuaikan
PT Kereta Commuter Indonesia atau KAI Commuter menyesuaikan
layanan di Jabodetabek, kereta api Bandara Soekarno-Hatta, dan kereta lokal Merak
agar warga dapat tetap bermobilisasi dengan lancar selama libur Lebaran. Penyesuaian
ini termasuk antisipasi lonjakan pengguna yang didominasi pengguna musiman atau
warga yang hendak bersilaturahmi, ke tempat wisata dan pusat perbelanjaan,
serta kemacetan lalu lintas. KAI Commuter memberlakukan masa angkutan Lebaran
2024 sejak 5 April hingga 16 April 2024. Jumlah komuter di Jabodetabek mencapai
16,4 juta orang atau naik 4 % dibanding tahun lalu yang mencapai 15,7 juta
pengguna. Puncak pengguna atau mobilitas warga diprediksi terjadi pada 14 April
2024 dengan angka 791.246 komuter.
Para komuter itu didominasi pengguna musiman yang akan bersilaturahmi,
berkunjung ke tempat wisata, dan berkunjung ke pusat perbelanjaan dekat
stasiun-stasiun kereta rel listrik (KRL). Vice President Corporate Secretary
KAI Commuter Anne Purba menyebutkan, pengoperasian kereta komuter selama masa
angkutan Le baran mencapai 1.061 perjalanan per hari. Lima stasiun yang akan
dipadati oleh pengguna adalah Stasiun Bogor, Stasiun Tanah Abang, Stasiun Jakarta
Kota, Stasiun Citayam, dan Stasiun Bekasi. KAI Commuter menyiagakan 4.500
petugas, terdiri dari petugas keamanan 3.603 orang (pegawai keselamatan dan
keamanan, pengamanan stasiun dan kereta), ditambah 24 polisi dan petugas lain. ”Manfaatkan
aplikasi C-Access untuk mengecek jadwal perjalanan, posisi kereta, harga
tiket, kepadatan stasiun, dan lainnya yang memudahkan pengguna,” kata Anne,
Jumat (5/4). (Yoga)
Mudik Tidak Mendorong Permintaan Kendaraan
Ketua Bidang Komersial Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) Sigit Kumala mengatakan, momen Lebaran tak banyak mendorong penjualan sepeda motor tiga tahun terakhir. ”Kenaikan penjualan karena momen Lebaran hanya 1-2 % dibandingkan dengan bulan-bulan biasa,” ujar Sigit, Jumat (5/4/2024). Ia menjelaskan, pencairan tunjangan hari raya (THR) tidak banyak mendorong penjualan sepeda motor baru. Kebutuhan untuk menggunakan sepeda motor baru ke kampung halaman juga tidak banyak mendorong penjualan. Menurut Sigit, pertumbuhan penjualan yang lambat ini lantaran masih banyak faktor yang membuat perekonomian belum melaju kencang. Akibatnya, permintaan masyarakat akan kendaraan bermotor juga belum naik signifikan.
Pasar potensial kendaraan roda dua, ujar Sigit, adalah kalangan menengah ke bawah, termasuk petani. Fenomena El Nino atau kemarau panjang tahun lalu membuat panen tidak optimal. Permintaan sepeda motor baru pun ikut lesu. ”Daya beli masyarakat tengah turun sehubungan dengan harga pangan dan panen yang tertunda (karena) dampak El Nino,” ujar Sigit. Mengutip data AISI, penjualan sepeda motor nasional Januari-Februari 2024 mencapai 1,15 juta unit, turun 3,36 % secara tahunan. Sampai akhir tahun ini, pihaknya menargetkan penjualan sepeda motor 6,2-6,5 juta unit.
Situasi serupa terjadi pada kendaraan roda empat. Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Jongkie D Sugiarto mengatakan, momen Lebaran tak memberikan kenaikan signifikan penjualan kendaraan dibandingkan bulan biasa. Memang tiap tahun ada pembagian THR kepada karyawan. Namun, jumlah THR tetap tidak cukup untuk uang muka atau langsung membeli mobil baru. ”Dari observasi kami, THR itu biasanya dibelanjakan untuk keperluan lain ketimbang beli mobil,” ucapnya. Data Gaikindo, penjualan mobil pada Januari-Februari 2024 mencapai 140.274 unit, turun 22,6 % secara tahunan. (Yoga)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









