;
Kategori

Sosial, Budaya, dan Demografi

( 10113 )

Mengatasi Stagnasi Produktivitas

12 Apr 2024

Eskalasi harga beras sangat tinggi sejak akhir 2023 karena suplai turun signifikan. Produktivitas hanya tumbuh 0,25 % pada 2014-2023, dari 5,14 ton/hektar (ha) menjadi 5,23 ton/ha. Ketika pada 2019, kekeringan ekstrem melanda Indonesia, produktivitas padi bahkan turun dari 5,20 ton/ha menjadi 5,11 ton/ha. Upaya peningkatan produktivitas lima tahun terakhir nyaris tak membawa hasil karena kapasitas produksi telah turun signifikan. Teknik budidaya pertanian yang tidak berkelanjutan menyebabkan degradasi lahan dan erosi tanah yang menurunkan produksi dan produktivitas pangan. Praktik pertanian superintensif dan penggunaan bahan kimia secara berlebihan selama bertahun-tahun telah menyebabkan kelelahan lahan (land fatigue) di banyak sentra produksi padi dan pangan strategis lain. Bahan organic (BO) di dalam tanah menurun drastis, bahkan dua pertiga lahan pertanian Indonesia hanya memiliki kandungan BO di bawah 2 %.

Kekeringan ekstrem El Nino pada 2023 memperburuk penurunan kapasitas produksi. Luas panen padi turun signifikan dan produksi paditurun hampir 1 juta ton gabah kering giling (GKG). Strategi peningkatan produktivitas ke depan perlu lebih banyak menggunakan aplikasi teknik pertanian cerdas (smart farming), pertanian presisi (precision farming), digitalisasi rantai nilai, dan lainnya. Kinerja produktivitas padi di Indonesia sebenarnya tak terlalu berbeda dengan di negara produsen beras lain di Asia Tenggara. Thailand dan Myanmar juga mengalami pelandaian produktivitas (levelling-off) dua dekade terakhir. Berbeda dengan Vietnam dan Filipina yang mengalami lompatan produktivitas cukup signifikan, terutama karena penggunaan varietas unggul, yang lebih adaptif terhadap perubahan iklim. Selain itu, penggunaan varietas unggul oleh petani padi Indonesia masih sangat rendah.

Strategi peningkatan produktivitas, khususnya pangan pokok, perlu mengandalkan inovasi baru dan perubahan teknologi melalui proses penelitian dan pengembangan (R&D) jangka panjang. Para ilmuwan pertanian Indonesia telah sangat mumpuni untuk menghasilkan invensi baru dari hasil R&D tersebut. Invensi baru ini perlu segera menjadi inovasi baru, yang dapat diadopsi oleh masyarakat atau telah masuk pada tahapan komersialisasi ke depan. Rekomendasi kebijakan Pertama, penyediaan benih berkualitas, baik melibatkan industri benih domestik, maupun asing, untuk mampu menjangkau seluruh pelosok dan bisa diakses oleh petani dari segenap lapisan. Kedua, perbaikan sistem pemupukan, yang mampu memperbaiki keseimbangan hara tanah yang dibutuhkan tanaman. Selain butuh pupuk urea, banyak daerah atau sentra produksi memerlukan tambahan fosfat dan kalium.

Ketiga, penyehatan tanah secara menyeluruh melalui pengembalian BO seperti jerami ke dalam tanah, agar rasio karbon terhadap nitrogen (rasio C/N) naik pesat, misalnya penambahan ameliorant tanah, pupuk hayati, dan sistem pertanian organik. Keempat, revitalisasi sistem penyuluhan pertanian, yang memberdayakan petani untuk mampu menolong diri sendiri, mengembangkan sistem kelembagaan ekonomi petani, pendidikan, pelatihan, dan pemberdayaan petani untuk mengadaptasi serta mengadopsi inovasi baru yang mampu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani. Kelima, pengembangan diversifikasi produksi pertanian ke arah yang mampu meningkatkan skala ekonomi untuk mendukung strategi diversifikasi konsumsi pangan yang mampu menyehatkan dan meningkatkan gizi masyarakat. (Yoga) 

Angkutan Umum Kian Diminati Pemudik

12 Apr 2024

Moda transportasi umum menjadi pilihan banyak pemudik Lebaran 2024. Secara umum, mudik dengan kendaraan pribadi masih mendominasi, tetapi pamor angkutan umum menaik. Jika dibandingkan Lebaran tahun lalu, angkanya mengalami peningkatan cukup signifikan. Jumlah kendaraan pribadi melalui jalan tol justru menurun. Kompas membandingkan data pergerakan pemudik Lebaran tahun 2024 dari H-7 hingga H-2 atau dari 3 April hingga 8 April 2024 dengan periode yang sama pada Lebaran 2023. Data yang digunakan berasal dari laman Sistem Informasi Angkutan dan Sarana Transportasi Indonesia (Siasati) yang dikelola Kemenhub RI.

Dibandingkan tahun 2023, pemudik tahun ini lebih banyak memilih transportasi umum. Hingga H-2 Lebaran 2024, total keberangkatan menggunakan transportasi umum 3,86 juta penumpang. Angka ini meningkat 11,5 % dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 3,46 juta penumpang. Keberangkatan penumpang menggunakan kereta api mengalami peningkatan paling tinggi, yaitu 14,3 %. Setelah itu, bus antarkota antarprovinsi sebesar 13,9 % dan pesawat terbang 8,1 %. Sedang jumlah kendaraan melalui jalan tol mengalami penurunan signifikan. H-2 Lebaran 2024, total kendaraan via tol sebanyak 1,4 juta unit, turun 26 % dibanding periode yang sama tahun lalu sebanyak 1,9 juta unit kendaraan.

Di Jakarta dan sekitarnya, peningkatan pemudik menggunakan transportasi umum meningkat 6,7%, mereka berangkat dari Stasiun Gambir, Stasiun Pasar Senen, Terminal Pulo Gebang, Bandara Soekarno-Hatta, dan Bandara Halim Perdanakusuma. Kendaraan yang keluar Jakarta via jalan tol menurun 16,7 %. Sesuai prediksi Maraknya pemudik yang lebih memilih moda transportasi umum sesuai dengan prediksi sejumlah pengamat. Salah satunya Wakil Ketua Pemberdayaan dan Pengembangan Wilayah Masyarakat Transportasi Indonesia Pusat Djoko Setijowarno.

”Keinginan masyarakat cenderung menggunakan angkutan umum itu bagus. Dan itu harus dijaga terus oleh pemerintah mempertahankan angkutan umum yang sudah menarik,” katanya. Andri (29), warga Cipulir, Kebayoran Lama, memutuskan menggunakan bus untuk mudik ke Prembun, Kebumen, Jateng, bersama ibunya. ”Penginnya naik suite class, tapi enggak ada jurusan ke Prembun. Padahal jika ada mau naik kelas itu karena harganya tidak jauh berbeda dengan kelas lainnya,” ujar Andri. Ia mendapat tiket Rp 460.000 per orang. Dengan kenyamanan yang memungkinkan istirahat maksimal. (Yoga)

Wastra Aceh Punya Cerita

12 Apr 2024

Di tangan anak-anak muda, kain tradisional Aceh bertransformasi dan menggeliat bersama industri mode Wastra Aceh bukan sekadar simbol kebudayaan. Kain-kain tradisional Aceh menyimpan potensi ekonomi yang besar, apalagi jika dikembangkan sepe nuhnya dari hulu ke hilir. Bunyi ketukan alat tenun bukan mesin bersahut-sahutan dari lantai dua rumah produksi Tenun Kutaraja di Ulee Lheue, Kecamatan Meuraxa, Kota Banda Aceh, Sabtu (30/3). Pesanan 40 lembar kain dari BI Kantor Perwakilan Aceh harus segera rampung. ”Untuk sementara, kami fokus selesaikan pesanan BI. Pekerja kami hanya tiga orang, tak bisa terima banyak orderan,” kata Zulhelmi (29) pemilik usaha Tenun Kutaraja. Dia memulai usaha itu pada tahun 2022. Pada 2021, Helmi mengikuti program Muslim Fashion Collaboration (MFC) yang digulirkan BI Perwakilan Aceh. 

Seusai pelatihan, BI Perwakilan Aceh menawarkan kepada Helmi untuk belajar menenun, ia menerimanya. ”Saya tertarik, pertama untuk merawat  kebudayaan dan kedua ini peluang bisnis. Sebab, perajinnya sedikit,” katanya. Motivasi yang tinggi membuat dia tidak sulit menguasai tekniknya. Setelah pelatihan, Helmi diberi bantuan berupa alat produksi tenun oleh BI Perwakilan Aceh. Dari situ, ia membuat tenun motif sederhana, seperti pintu aceh reubong (rebung), dan awan berarak; hingga motif yang lebih rumit, seperti ornamen pada batu nisan kuno dan simbol-simbol perjalanan Kerajaan Aceh Darussalam. Dalam sebulan, Tenun Kutaraja hanya mampu memproduksi 40 lembar kain tenun. Padahal, pesanan jauh lebih banyak. Terkadang, pemesan harus menunggu sebulan baru pesanan rampung. Helmi masih kekurangan penenun. ”Aceh butuh banyak penenun. Kain tenun Aceh mulai diminati, bahkan oleh perancang busana nasional,” katanya.

Saat ini, jumlah penenun di provinsi itu bisa dihitung dengan jari. Generasi muda tidak tertarik belajar tenun. Padahal, tenun memiliki potensi bisnis yang besar. Harga per lembar kain tenun buatan Helmi berkisar Rp 700.000-Rp 1 juta. Terpaut 4 kilometer dari rumah produksi Tenun Kutaraja, di sebuah rumah di Desa Lambung, Kecamatan Meuraxa, Suryani Marzuki (27), istri Helmi, tengah memeriksa pakaian hasil jahitan dua karyawannya. Jika Helmi bermain di hulu, Suryani, yang berprofesi sebagai perancang dan penjahit pakaian, bermain di hilir. Tak jarang kain produksi Helmi menjadi bahan pembuatan pakaian bagi Suryani. Pada bulan Ramadhan, pemesanan pakaian mengalir deras. Tarif jasa membuat satu pakaian Rp 200.00 hingga Rp 300.000. Selama Ramadhan, dia mampu menyelesaikan 200 potong pakaian.

Perancang mode kenamaan Wignyo Rahadi menuturkan, wastra Aceh, baik tenun maupun songket, memiliki potensi untuk bersaing di panggung nasional, bahkan internasional. Pada 2022, kain songket Aceh pernah tampil di acara Paris Fashion Week. ”Motif wastra Aceh sangat menarik dan berkarakter kuat, seperti motif pintu aceh. Di daerah lain tidak ada motif pintu Aceh, bahkan yang mirip pun tidak ada,” kata Wignyo. Wignyo mendorong para pelaku usaha di bidang mode, penenun, perancang, hingga pembuat pakaian berkolaborasi untuk mengembangkan usaha mode dari hulu ke hilir. Kain tenun dan songket perlu didekatkan dengan warga Aceh dalam bentuk pakaian jadi siap pakai. (Yoga)

Salam Tempel Ajarkan Literasi Keuangan

12 Apr 2024

Danik (14), siswi salah satu SMP swasta di Jaksel, sudah menyiapkan cara apabila sanak saudaranya ingin memberi salam tempel saat Lebaran, Rabu (10/4). Sistem pembayaran berbasis QR atau QRIS disiapkan dalam aplikasi pembayaran digitalnya untuk dipindai oleh keluarganya. Setelah QRIS-nya jadi, sekitar minggu kedua Ramadhan, dia menyampaikan kepada om dan tantenya untuk menyiapkan uang yang pada hari Idul Fitri ditransfer melalui QRIS tersebut agar tidak repot. Dana yang terkumpul akan digunakan untuk jajan dan keperluan sehari-hari. ”Sekarang, kan, semua kios maunya transfer QRIS. Enggak ada lagi yang terima uang tunai. Kalaupun ada, jarang yang ada duit kembalian.

Makanya, nanti THR (tunjangan hari raya) ditransfer saja,” kata Danik. Menurut dia, praktik salam tempel digital ini lumrah bagi dirinya dan kalangan teman-teman sekolahnya. Bagi mereka, cara ini menghindari risiko ”investasi bodong”, yaitu ketika salam tempel berupa uang tunai harus disetor kepada orangtua. Setelah itu, anak tidak akan pernah melihat uang itu selamanya. Entah oleh orangtua memang ditabung untuk masa depan anak atau dipakai untuk berbelanja sayur. Tradisi salam tempel memang tak lepas dari tradisi silaturahmi hari raya. Orang yang sudah berpenghasilan biasanya akan memberikan uang kepada anak-anak atau orang yang membutuhkan saat mereka bertemu dalam momen tersebut. (Yoga)

Data Kredit Macet Pinjol

12 Apr 2024
Pembiayaan lewat pinjam-meminjam berbasis teknologi atau fintech peer to peer lending diperkirakan meningkat saat Ramadan dan Lebaran 2024. Di balik potensi pertumbuhan tersebut, muncul risiko kredit macet pinjaman online. Total kredit macet atau tingkat wanprestasi di atas 90 hari (TWP 90) fintech peer to peer lending melonjak hingga Rp 1,78 triliun pada Januari 2024 dari total outstanding pinjaman Rp 60,4 triliun. Nilainya lebih tinggi 27% dari kredit  macet pada Januari tahun lalu sebesar Rp1,4 triliun. Berdasarkan penyalurannya, transaksi pinjol online nasional masih didominasi peminjam di Pulau Jawa. Untuk rekening peminjam, DKI Jakarta menduduki peringkat pertama dengan 38,4 juta rekening, disusul Jawa Barat 29,4 juta rekening dan Jawa Timur 11,8 juta rekening. Pemberi pinjaman terbesar juga berada di lokasi yang sama, yakni DKI  Jakarta 228 ribu rekening, Jawa Barat 237 rekening, dan Jawa Timur 214 ribu rekening. (Yetede)

BPJS KETENAGAKERJAAN, Aset Jaminan Kematian Akan Negatif

09 Apr 2024

Kesehatan keuangan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS Ketenagakerjaan sedang menjadi topik hangat. Sebab, ketahanan dana jaminan kematian, diduga terus merosot. Saat menjadi pembicara kunci ”Expert Talk Dewan Pengawas Jaminan Sosial Ketenagakerjaan”, Kamis (4/4) petang, di Jakarta, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta W Kamdani menyinggung soal ketahanan dana BPJS Ketenagakerjaan. Dia mengutip Nota Keuangan RAPBN 2024. Dalam RAPBN 2024, rasio klaim jaminan kematian (JKM) pada 2024 diproyeksi mencapai 87,2 %. Trennya meningkat dalam jangka menengah menjadi 102,5 % pada 2026. Aset neto JKM pada 2024 diperkirakan Rp 8.550,4 miliar.

”Konsekuensinya, kesehatan keuangan JKM turun. Diperkirakan aset JKM akan negatif pada 2027 sehingga perlu mitigasi cepat. Kami menginginkan ada evaluasi manfaat JKM,” ujarnya. Shinta meyakini, BPJS Ketenagakerjaan telah menyadari persoalan itu dan memiliki strategi advokasi kepada pemerintah agar ada solusi. Dia berharap masyarakat memiliki pandangan senada terkait pentingnya menjaga ketahanan dana BPJS Ketenagakerjaan, terutama JKM. Deputi Bidang Aktuaria dan Riset Jaminan Sosial BPJS Ketenagakerjaan Arief Dahyan Supriadi, mengatakan ”Saat ini, retensi kepesertaan BPU (Bukan Penerima Upah) bermasalah. Hanya 15 % dari total BPU yang melanjutkan kepesertaan sebelumnya.

Ada 61 % dari total kepesertaan BPU mengiur satu bulan dan tiga bulan, lalu berhenti dan memanfaatkan masa grace period,” ujarnya. Dari analisis arus kas neto JKM, kemampuan peserta penerima upah untuk menyubsidi BPU terus berkurang. Arus kas neto JKM dari peserta penerima upah lama-lama dikhawatirkan akan negatif. Padahal, saat bersamaan pencairan manfaat JKM, terutama manfaat beasiswa anak peserta JKM, terus berjalan secara berkala. ”Kami sudah menghitung, aset neto JKM bisa habis pada 2027 jika tidak ada perbaikan, seperti peninjauan kembali besaran manfaat program JKM pada PP No 82/2019,” ucap Arief. (Yoga)

Risiko Kecelakaan ”Contraflow” Lebih Besar

09 Apr 2024

Kepolisian menyelidiki penyebab peristiwa kecelakaan yang menewaskan 12 orang di lajur lawan arah atau contraflow Tol Jakarta-Cikampek KM 58, di Purwakarta, Jabar, Senin (8/4). Risiko kecelakaan dalam penerapan lawan arus lebih besar sehingga standar keamanan harus ditingkatkan. Kepala Dewan Road Safety Association Rio Octaviano mengatakan, penerapan sistem lawan arah di jalan tol harus dievaluasi. Kecelakaan menunjukkan bahaya yang selalu mengintai di sepanjang jalur contraflow. ”PUPR atau operator jalan tol harus mulai berkomitmen memasukkan standar keselamatan jalan ke dalam standar pelayanan minimum (SPM) mereka,” kata Rio.

Dari sisi pengguna, potensi kecelakaan dapat terjadi karena pengendara kurang merawat kendaraan. Perilaku pengendara yang melanggar aturan lalu lintas, seperti batas kecepatan dan larangan berhenti, juga meningkatkan risiko kecelakaan. Pendiri Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu menyebut, pengguna jalan tol lebih aman tetap berada di jalur normal dibandingkan di jalur lawan arah. ”Risiko kecelakaan di jalur contraflow sangat besar,” kata Jusri. Jalurnya sempit dan rambu-rambu jalan dalam posisi terbalik.

Dalam kunjungan ke Posko Identifikasi Korban di RSUD Karawang, Kapolri Jenderal (Pol) Listyo Sigit Prabowo menjelaskan, pihaknya berbelasungkawa atas peristiwa tersebut. Ia menyebut kecelakaan bermula saat mobil keluar dari lajur contraflow dan masuk ke lajur yang berlawanan. Kebijakan contraflow yang awalnya akan diberlakukan di ruas tersebut pun kini dihentikan. Awalnya, sistem ini akan diterapkan mulai Jumat (5/4) pukul 14.00 hingga Kamis (11/4) pukul 24.00 di ruas Tol Jakarta-Cikampek Km 36 hingga Tol Cikopo-Palimanan Km 72. ”Kendaraan dari Jakarta, dari Bandung, kami arahkan ke Cikampek Selatan,” ucap Kepala Korps Lalu Lintas Polri Inspektur Jenderal Aan Suhanan. (Yoga)

MUDIK GRATIS PARPOL, Antara Membantu Pemudik dan Pencitraan Partai Politik

09 Apr 2024

Menjelang Lebaran, sejumlah partai politik kembali memfasilitasi mudik gratis bagi masyarakat. Puluhan bus disewa untuk membawa pemudik dari Jakarta ke berbagai kota di Pulau Jawa. Para pemudik pun terbantu dengan program partai tersebut. Di sisi lain, program partai dinilai sebagai upaya partai untuk membangun citra positif di mata publik. Akhir pekan lalu, 25 bus diberangkatkan dari kantor Dewan Pimpinan Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Jakarta, menuju berbagai kota di Jateng, Jatim dan Yogyakarta. Bus mengangkut ratusan pemudik yang pulang kampung memanfaatkan program mudik gratis dari PKB.

Program itu sangat membantu mereka di tengah melonjaknya harga tiket menjelang Lebaran dan sulitnya mencari tiket untuk pulang kampong, seperti dituturkan Joharudin, warga Cikeas, Jabar. Biasanya, ia pulang setiap tiga bulan sekali ke Ngawi, Jatim, menggunakan bus dengan tiket Rp 280.000. Namun, menjelang Lebaran, harga tiket bus melonjak dua kali lipat, menjadi Rp 570.000. Karena itu, ia bersyukur ada program mudik gratis dari PKB. Alhasil, uang untuk beli tiket bisa dipakai guna merayakan Lebaran. Untuk bisa ikut mudik gratis bersama PKB, pun tidak sulit. Bahkan, menurut Burhan, pemudik asal Temanggung, Jateng, pemudik bisa menikmati menu berbuka puasa gratis yang disediakan oleh panitia di tengah perjalanan.

Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid mengatakan, program mudik gratis merupakan program tahunan partai setiap menjelang Lebaran. Bedanya, kali ini lebih spesial karena program digelar setelah hasil Pemilu 2024 menunjukkan kenaikan suara yang signifikan bagi partai. Implikasinya, raihan kursi legislatif PKB pun meningkat, dari 58 kursi di DPR menjadi 68 kursi. Atas dasar itu, program mudik gratis kali ini pun digelar oleh partai sebagai ucapan te rima kasih kepada masyarakat yang telah memercayai PKB di pemilu lalu sehingga perolehan suara dan kursi DPR ataupun DPRD PKB meningkat.

Program mudik gratis juga digelar Partai Golkar. Pada 3 April lalu, partai ini memberangkatkan 1.000 peserta mudik dengan 20 bus. Tujuannya Klaten, Solo, Wonogiri, Yogyakarta, Gunungkidul, Madura, hingga Bengkulu. Setiap pemudik memperoleh bingkisan paket sembako dalam tas berwarna kuning senilai Rp 150.000, uang saku Rp 100.000, dan kaus Partai Golkar. Senada dengan PKB, kegiatan mudik gratis tahun ini juga digelar Golkar sebagai bentuk ucapan terima kasih kepada masyarakat, utamanya para pemilih Golkar. ”Mudik bareng merupakan tradisi yang dibangun Partai Golkar, bentuk terima kasih kepada masyarakat dan pemilih Partai Golkar seusai Pemilu 2024,” kata Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto saat melepas peserta mudik gratis bersama Golkar di Kantor DPP Golkar, Jakarta. (Yoga)

Memacu Ekonomi Lebaran

09 Apr 2024

Mudik Lebaran bagai ritual tahunan, bukan sekadar berbondong-bondong ke kampung halaman atau kota kelahiran. Ada kegiatan ekonomi dan perputaran uang yang mengiringinya. Jutaan orang menuju ke udik, bertemu keluarga, kerabat, dan teman masa kecil. Mudik juga seperti mengisi ulang energi yang diperas nyaris setahun di perantauan. Lebaran berbalut keriangan itu memutar roda ekonomi dari pergerakan warga yang mudik, belanja oleh-oleh pemudik, serta uang yang dibawa dan dibelanjakan di kampung halaman. Ekonomi juga bergerak dari kiriman uang pekerja migran Indonesia untuk keluarga mereka menjelang Idul Fitri, yang lantas dibelanjakan.

Ada pula belanja daring yang setidaknya melibatkan penjual dan pembeli, perusahaan logistik, dan kurir pengantar barang. Di kota kelahiran, sebagian pemudik tak hanya berdiam di rumah, tapi berwisata. Kegiatan belanja jasa ini pun menambah kencang putaran roda ekonomi. Kemenparekraf memperkirakan perputaran ekonomi di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif senilai Rp 276,11 triliun. Proyeksi ini dipengaruhi pergerakan orang, yang menurut Kemenhub ada potensi pergerakan 193,6 juta orang pada periode Lebaran 2024, lebih banyak dibanding 2023 di 123,8 juta orang. Kadin Indonesia memperkirakan perputaran uang pada Lebaran 2024 sebesar Rp 157,3 triliun.

Angka ini dihitung dari jumlah keluarga yang mudik dikalikan rata-rata uang yang dibawa, yakni Rp 3,25 juta per keluarga. Jumlah keluarga, diasumsikan beranggotakan empat orang, dihitung dari potensi 193,6 juta orang yang bergerak di masa Lebaran. Dengan demikian, ada 48,4 juta keluarga. Jajak pendapat Litbang Kompas pada 18-20 Maret 2024 menyebutkan, 55,65 % dari 505 responden menyiapkan anggaran lebih besar untuk Lebaran tahun ini dibanding tahun lalu, dengan 17,3 % responden mengalokasikan dana itu dari THR.  (Yoga)

Konsumsi BBM Oktan Tinggi Melonjak pada Mudik Lebaran 2024

09 Apr 2024

Aditya N (32), warga Tangerang, Banten, sejak Kamis (4/4) mengendarai mobil bermesin 1.500 cc dari Tangerang ke Padang, Sumbar. Sehari-hari, ia menggunakan BBM jenis pertalite, apalagi harga bahan-bahan pokok terus naik. Namun, khusus untuk perjalanan jauh dalam rangka mudik, ia mengisi mobilnya dengan BBM jenis pertamax (RON 92) dengan harga Rp 12.950 per liter. ”Kalau dihitung total sampai tujuan butuh Rp 1,3 juta. Kalau pakai pertalite, sekitar Rp 1 juta. Lebih mahal Rp 300.000, tapi tarikan lebih enak dan mesin bisa lebih terawat,” katanya, Senin (8/4). Rachman (36), warga Tangsel, Banten, juga memilih BBM dengan oktan yang lebih tinggi selama mudik ke Bandung Barat, Jabar. Untuk keperluan sehari-hari, ia mengisi mobil 1.500 cc-nya dengan BBM Shell Super (RON 92) dengan harga Rp 14.530 per liter. Saat mudik, ia menggunakan Shell V-Power (RON 95) dengan harga Rp 15.350 per liter.

Pertimbangannya, untuk efektivitas dan efisiensi karena ia menempuh perjalanan jarak jauh. ”Sebenarnya ini pertama kali mudik dengan mobil ini, sekalian mencoba karena katanya tarikannya lebih baik. Biar mesin lebih awet juga. Jadi, enggak apa-apa lebih mahal sedikit,” tuturnya. Pergeseran penggunaan BBM ke oktan yang lebih tinggi dalam menempuh perjalanan jarak jauh juga terlihat pada Kamis atau H-6 Lebaran. Berdasarkan data Pertamina, tingkat konsumsi pertamax turbo (RON 98) pada hari itu 938 kiloliter (kl), naik 90,7 % disbanding penjualan normal, di 492 kl per hari. Sementara pertamax (RON 92) hanya naik 24,8 % dari penjualan normal. ”Untuk perjalanan jauh, banyak pengendara mengandalkan BBM yang lebih berkualitas. Dengan pertamax turbo, tarikan kendaraan juga lebih baik,” kata Sekretaris Perusahaan PT Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting, Minggu (7/4). (Yoga)