;

Angkutan Umum Kian Diminati Pemudik

Ekonomi Yoga 12 Apr 2024 Kompas
Angkutan Umum Kian Diminati Pemudik

Moda transportasi umum menjadi pilihan banyak pemudik Lebaran 2024. Secara umum, mudik dengan kendaraan pribadi masih mendominasi, tetapi pamor angkutan umum menaik. Jika dibandingkan Lebaran tahun lalu, angkanya mengalami peningkatan cukup signifikan. Jumlah kendaraan pribadi melalui jalan tol justru menurun. Kompas membandingkan data pergerakan pemudik Lebaran tahun 2024 dari H-7 hingga H-2 atau dari 3 April hingga 8 April 2024 dengan periode yang sama pada Lebaran 2023. Data yang digunakan berasal dari laman Sistem Informasi Angkutan dan Sarana Transportasi Indonesia (Siasati) yang dikelola Kemenhub RI.

Dibandingkan tahun 2023, pemudik tahun ini lebih banyak memilih transportasi umum. Hingga H-2 Lebaran 2024, total keberangkatan menggunakan transportasi umum 3,86 juta penumpang. Angka ini meningkat 11,5 % dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 3,46 juta penumpang. Keberangkatan penumpang menggunakan kereta api mengalami peningkatan paling tinggi, yaitu 14,3 %. Setelah itu, bus antarkota antarprovinsi sebesar 13,9 % dan pesawat terbang 8,1 %. Sedang jumlah kendaraan melalui jalan tol mengalami penurunan signifikan. H-2 Lebaran 2024, total kendaraan via tol sebanyak 1,4 juta unit, turun 26 % dibanding periode yang sama tahun lalu sebanyak 1,9 juta unit kendaraan.

Di Jakarta dan sekitarnya, peningkatan pemudik menggunakan transportasi umum meningkat 6,7%, mereka berangkat dari Stasiun Gambir, Stasiun Pasar Senen, Terminal Pulo Gebang, Bandara Soekarno-Hatta, dan Bandara Halim Perdanakusuma. Kendaraan yang keluar Jakarta via jalan tol menurun 16,7 %. Sesuai prediksi Maraknya pemudik yang lebih memilih moda transportasi umum sesuai dengan prediksi sejumlah pengamat. Salah satunya Wakil Ketua Pemberdayaan dan Pengembangan Wilayah Masyarakat Transportasi Indonesia Pusat Djoko Setijowarno.

”Keinginan masyarakat cenderung menggunakan angkutan umum itu bagus. Dan itu harus dijaga terus oleh pemerintah mempertahankan angkutan umum yang sudah menarik,” katanya. Andri (29), warga Cipulir, Kebayoran Lama, memutuskan menggunakan bus untuk mudik ke Prembun, Kebumen, Jateng, bersama ibunya. ”Penginnya naik suite class, tapi enggak ada jurusan ke Prembun. Padahal jika ada mau naik kelas itu karena harganya tidak jauh berbeda dengan kelas lainnya,” ujar Andri. Ia mendapat tiket Rp 460.000 per orang. Dengan kenyamanan yang memungkinkan istirahat maksimal. (Yoga)

Download Aplikasi Labirin :