Sosial, Budaya, dan Demografi
( 10118 )Dunia Antisipasi Serangan Balasan Iran ke Israel
Peringatan Presiden AS Joe Biden bahwa Iran akan segera
menyerang Israel mendapat respons cepat dan beragam. Sejumlah negara
mengingatkan warganya untuk segera meninggalkan Iran. Beberapa maskapai
memutuskan mengubah rute penerbangan dan sejumlah saham rontok. Presiden AS Joe
Biden pada Jumat waktu Washington atau Sabtu (13/4) waktu Jakarta mengatakan,
pihaknya memperkirakan Iran segera menyerang Israel. ”Lebih cepat, daripada
nanti.” AS, tegas Biden, tetap akan mendukung dan membela Israel. Situasi di
kawasan Timur Tengah semakin memanas setelah serangan udara Israel atas Kantor
Perwakilan Iran di Damaskus, Suriah, 1 April lalu, yang menewaskan satu
jenderal senior pasukan Quds Iran dan enam perwira lainnya. Israel mengaku
tidak bertanggung jawab atas serangan itu. Namun, Teheran bersumpah
membalasnya. Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, mengatakan,
Israel harus dihukum.
Kementerian Luar Negeri Belanda mengatakan, Pemerintah
Belanda akan menutup kedutaan besar mereka di Teheran pada hari Minggu ini. Mereka
akan kembali memutuskan apakah kedutaan akan kembali beroperasi pada Senin
(15/4). Pemerintah Jerman juga telah mengingatkan warganya untuk segera
meninggalkan Iran. Berlin menyebutkan, ada risiko peningkatan ketegangan Israel
dan Iran yang mungkin dapat berdampak pada penangkapan sewenang-wenang. ”Dalam
ketegangan saatini,terutama antara Israel dan Iran, ada risiko peningkatan yang
tiba-tiba. Warga negara Jerman menghadapi risiko nyata ditangkap dan
diinterogasi secara sewenang-wenang serta dijatuhi hukuman penjara yang lama. Warga
negara ganda yang berkewarganegaraan Iran dan Jerman sangat berisiko,” tulis
Kementerian Luar Negeri Jerman.
Sejumlah negara lain, seperti India, Perancis, Polandia, dan Rusia,
juga telah mengingatkan warganya untuk tidak bepergian ke Iran, Israel, dan
wilayah di sekitarnya. Kemenlu Indonesia melalui Direktorat Perlindungan WNI mengatakan
terus memantau perkembangan situasi di Timur Tengah. ”Kemenlu bersama KBRI Teheran
dan Perwakilan RI di Timur Tengah terus memonitor situasi di kawasan. Sesuai
SOP, setiap Perwakilan RI wajib memiliki rencana kontingensi untuk antisipasi
situasi kedaruratan bagi pelindungan WNI,” kata Judha Nugraha, Direktur
Perlindungan WNI Kemenlu RI. Ia menambahkan, ada 376 WNI di Iran dan mayoritas
adalah mahasiswa yang bertempat tinggal di kota Qom. (Yoga)
Ketika Penilaian Dewan Pers Jadi Dasar Gugatan Perdata kepada Media
Ancaman Sampah Plastik Hasil Mudik Lebaran
Berburu Kuliner di Hari Raya
Suasana lebaran tak hanya dimanfaatkan untuk bersilaturahmi
dan bermaaf-maafan. Di Kota Bandung, Jabar, masyarakat hingga pengunjung dari
luar kota berburu kuliner memanjakan lidah dalam kebersamaan. Hujan yang
mengguyur Bandung tidak menyurutkan niat Isna (50) bersama lima temannya
menikmati Bakso Tjap Haji di Jalan Burangrang, Jumat (12/4) siang. Mereka rela
mengantre lebih dari 45 menit agar bisa menyantap bakso yang menggugah selera. Ratusan
orang tampak sabar menanti giliran. Sebagian terpaksa menunggu di bawah payung
di depan restoran. Sebagian lagi berlindung menghindari tempias hujan.
”Lebaran biasanya menunya santan dan ketupat. Sekarang saya mencari
yang kuahnya segar seperti bakso. Di sini (Bakso Tjap Haji) lebih enak. Jadi,
sengaja jauh-jauh datang, ngantre juga tidak apa-apa,” ujar Isna yang berasal
dari Kecamatan Rancasari. Tidak hanya Isna, pesohor dari Jakarta pun rela mengantre
demi semangkuk bakso. Gitaris band Maliq & D’Essentials Arya Aditya yang
dipanggil Lale juga berbaur dengan pengunjung sambil menyantap bakso. Dia
datang bersama istrinya, Fikha Effendi.
”Setiap momen lebaran pasti makan bakso. Kebetulan disini
langganan, weekday juga pas ke Bandung pasti ke sini,” ujar Fikha. Manajer Operasional
Bakso Tjap Haji Rati Kurniati menjelaskan, saat Lebaran, setiap hari mereka melayani
lebih dari 2.000 pengunjung yang menghabiskan 2.500 porsi. Jumlah ini meningkat
lima kali lipat di- bandingkan hari-hari biasa. ”Salah satu bakso kami sampai
keluar lebih dari 20.000 butir. Menu Bakso Spesial 1 menjadi favorit. Biasanya
keramaian seperti ini terjadi sampai cuti Lebaran beres,” ujarnya. Oleh-oleh
makanan ringan di Kota Bandung juga diserbu para penggemar kuliner.
Putri (37), warga Ciputat, Tangsel, menunggu giliran makanan
ringannya ditimbang di toko Sari Milo Shultoniah. Warung oleh-oleh di Jalan
Kemuning, Kecamatan Sumur Bandung, ramai pada Jumat pagi. Neni Rosmawati (32),
pengelola toko Sari Milo Shultoniah, menyebutkan, Kentang Manohara, keripik
kentang renyah berwarna kuning keemasan menjadi salah satu favorit yang dijual
di sana bersama Kentang Putih dan Cireng Ariel. Dalam sehari, dia menjual lebih
dari 60 kg keripik Kentang Manohara. ”Kentang Putih dan Cireng Ariel juga
rata-rata bisa habis 60 kg sehari. Ada belasan jenis makanan ringan, cuma yang
sering dibeli tiga jenis itu setiap lebaran dan waktu libur,” paparnya. (Yoga)
Mudik dan Pelesiran via Tol Trans-Sumatera
Melakukan perjalanan mudik Lebaran 2024 lewat Jalan Tol
Trans-Sumatera menjadi pengalaman menarik yang perlu dicoba. Tahun ini lonjakan
harga tiket pesawat yang tak masuk akal membuat banyak warga memilih jalur darat.
Apalagi testimoni warga Ibu Kota yang kerap bepergian ke wilayah Sumatera
menggunakan jalur darat menyatakan kehadiran ruas Jalan Tol Trans-Sumatera
(JTTS) yang saat ini sudah beroperasi dari Bakauheni, Lampung, hingga Prabumulih,
Sumsel, telah mempersingkat waktu tempuh dan meningkatkan kenyamanan
berkendara. Pernyataan mereka seragam, yaitu ” Sekarang, sejak ada jalan tol,
dari Bakauheni ke Palembang cuma 5 jam.”
Agar terhindar dari puncak arus mudik yang diprediksi terjadi
pada 6-7 April 2024, Kompas berangkat pada Kamis (4/4) pukul 04.00. Sekitar
pukul 09.00, Kompas sudah memasuki Gerbang Tol (GT) Bakauheni. Kota Palembang
menjadi destinasi persinggahan di malam pertama pada perjalanan menuju
Bukittinggi, Sumbar. Untuk mencapai Palembang dari Bakauheni, terdapat tiga ruas
jalan tol yang harus dilalui, yakni ruas Jalan Tol Bakauheni-Terbanggi Besar
sepanjang 141 km, lalu ruas Jalan Tol Terbanggi Besar-Kayu Agung sejauh 189 km,
dan yang terakhir ruas Tol Kayu Agung-Palembang yang berjarak 42,5 km. Di
sepanjang jalan tol, terdapat sekitar 9 rest area permanen dan sejumlah rest
area fungsional. Kendaraan siaga, seperti kendaraan patroli dan kendaraan derek
juga terlihat siap bertugas.
Tarif jalan tol dari GT Bakauheni Selatan ke GT Tol Kayu
Agung/Kayu Agung Utama untuk kendaraan golongan I sebesar Rp 360.000. Sementara
tarif tol dari GT Kayu Agung Utama menuju GT Palembang untuk kendaraan golongan
I sebesar Rp 75.000. Tiba di Palembang pada pukul 15.00, rombongan mudik punya
waktu banyak untuk berpelesir di Jembatan Ampera dan berwisata kuliner menikmati
sajian pempek dan pindang patin di waktu berbuka puasa. Sesuai rencana awal, mudik
kali ini memang menjadi sebuah perjalanan wisata. Ternyata, banyak pula
keluarga-keluarga yang berpelesir di kota-kota yang mereka lalui dalam
perjalanan mudik.
Keberadaan jalan tol telah menciptakan potensi perekonomian
baru di wilayah sekitar jalan tol. Dimulai dari daerah di sekitar pintu gerbang
tol hingga di sejumlah area istirahat. Sejalan dengan berlanjutnya ruas JTTS di
area selatan dan utara yang akan saling terhubung, potensi pertumbuhan ekonomi
di wilayah di sekitar pintu gerbang tol sebagai wilayah transit juga akan terus
berkembang. Pemerintah daerah perlu memanfaatkan situasi ini, misalnya dengan
membangun kawasan industri dan perdagangan yang dekat dengan akses jalan tol
sehingga akan tercipta kawasan ekonomi baru. (Yoga)
Tergiur Melihat Sukses Perantau
Arus balik Lebaran menjadi momen bagi banyak orang untuk
mulai merantau. Siapa yang tak tergiur melihat kilau kesuksesan mereka yang
pulang ke kampung halaman. Kesuksesan perantau tergambar pada hasil Survei
Sosial Ekonomi Nasional BPS (Susenas BPS). Pada kelompok 20 % keluarga paling
sejahtera di Jabodetabek, 54,2 % adalah perantau. Bagi banyak orang, hidup
merantau jauh dari kampung halaman merupakan pilihan demi harapan memperoleh
kehidupan yang lebih baik.
Berdasarkan data mikro Susenas BPS Maret 2022, dari total 72,8
juta keluarga, 13,9 % atau 10,1 juta merupakan keluarga perantau. Kategori
keluarga perantau diperoleh dari status setiap kepala dan anggota keluarga yang
tidak lahir di provinsi tempat tinggalnya saat ini. Kategori ini termasuk dalam
keluarga perantau lebih dari lima tahun. Ada juga kategori keluarga perantau
kurang dari lima tahun karena baru pindah ke provinsi domisili sekarang. Dua
kategori keluarga perantau itu membentuk kondisi kesejahteraan yang hampir sama.
Dari 10 kelompok kesejahteraan, hanya 3,3 % keluarga perantau yang masuk dalam
Desil 1. Angka tersebut terus meningkat di desil-desil di atasnya hingga di
Desil 10 yang mencapai 20,9 %.
Ukuran kesejahteraan keluarga ini dilihat dari pengeluaran per
kapita per bulan di setiap keluarga. Desil 5-8 masuk dalam 40 % keluarga dengan
pengeluaran per kapita menengah di atas Desil 1-4. Desil 9-10 termasuk dalam 20
% keluarga dengan pengeluaran per kapita teratas atau dapat juga disebut
keluarga paling sejahtera. Rentang pengeluaran per kapita Desil 1 hingga 4 berkisar
Rp 427.000 hingga Rp 985.000 per bulan. Desil 5 hingga 8 di rentang Rp 986.000 hingga
Rp 2,1 juta per bulan. Desil 9-10 lebih dari Rp 2,2 juta per bulan. Pengeluaran
ini termasuk untuk kebutuhan sehari-hari, baik makanan maupun nonmakanan.
Bram (26), warga Rempoa, Tangsel, Banten, merupakan warga
kelahiran Semarang dan merantau ke Jabodetabek sejak 2022. Pengeluaran per
kapita rata-rata Bram, istri, dan seorang anak lebih dari Rp 2 juta per bulan,
masuk Desil 9-10 atau keluarga sejahtera. Menurut Bram, kesempatan bekerja di
kota perantauan selalu terbuka lebar. Modalnya pendidikan tinggi dan pengalaman
bekerja. Bram mengaku tidak butuh waktu lama dari pekerjaan sebelumnya hingga
mendapatkan pekerjaannya saat ini di Jakarta. Untuk mendapatkan pekerjaan di
perusahaan besar, sudah banyak lamaran pekerjaan Bram yang ditolak. Ia tak
patah arang dan terus berusaha hingga akhirnya mendapat pekerjaan yang layak di
perantauan. (Yoga)
Arus Balik Dimulai Hari Ini
Rekayasa lalu lintas satu arah (one way) dan lawan arah
(contraflow) di Tol Trans-Jawa dari Gerbang Tol (GT) KM 414 Kalikangkung,
Semarang, Jateng, sampai KM 72 GT Cikampek Utama belum diterapkan pada Jumat (12/4).
Skema yang direncanakan mulai pukul 14.00 ini ditunda karena arus balik Lebaran
belum terpantau padat. Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Aan Suhanan
menjelaskan, volume kendaraan dari arah timur yang masuk GT Kalikangkung
sebanyak 1.178 kendaraan dalam rata-rata tiga jam, di bawah parameter kepadatan
2.800 kendaraan per jam. Selain itu, kendaraan yang masuk dari arah Pejagan dan
pintu masuk lain setelah GT Kalikangkung juga masih berada di angka 881 kendaraan.
”Secara keseluruhan masih berada di bawah parameter sampai
tadi jam 10.00. Trennya ada kenaikan di setiap traffic counting walau belum signifikan,”
kata Aan. Puncak arus balik diprediksi terjadi Minggu (14/4) sampai Senin
(15/4), mengingat waktu libur dan cuti bersama nasional akan berakhir dan masyarakat
mulai kembali bekerja pada Selasa (16/4). Aan mengimbau pemudik kembali ke
perantauan lebih awal guna menghindari puncak arus balik. Faktor keselamatan
harus menjadi yang utama dengan tidak memaksa sopir menyetir lebih dari delapan
jam dan memastikan kendaraan dalam kondisi prima. (Yoga)
Ramadan di Pulau Rempang Tak Sehikmat Dulu
RUMAH di Kampung Tua Pasir Merah, Kelurahan Sembulang, Pulau Rempang, Kecamatan Galang, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, itu tampak ramai pada Selasa sore, 2 April 2024. Silvi, sang empunya rumah, sibuk menerima tamu-tamunya yang hendak menghadiri acara doa dan buka puasa bersama. Tetamu itu tak hanya berasal dari Kampung Tua Pasir Merah. Ada juga yang berasal dari Kampung Tua Sembulang Hulu dan Kampung Tua Sembulang, yang bersebelahan.
Kampung Tua Pasir Merah merupakan atu dari 12 kampung di pulau Rempang yang terkena dampak Proyek Strategis nasional (PSN) Rempang Eco-City. Pemerintah menetapkan warga di 12 kampung itu harus direlokasi karena disana akan dibangun pabrik solar panel kerja sama antara PT Makmur Elok Graha (MEG) milik pengusaha Tommy Winata dan Xinyi Glass Holding Ltd, perusahaan asal Cina. Dari 12 kampung itu, pemerintah merencanakan lima kampung sudah harus dikosongkan pada tahap asal pembangunan. kelima kampung itu adalah Sembulang Hulu, Sembulang tanjung, Pasir Merah, Pasir Panjang, dan Bloken.
Penolakan warga terhadap proyek itu berbuah aksi demonstrasi panjang sejak Agustus 2023 hingga saat ini. bentrokan sempat pecah saat pemerintah mengerahkan sekitar seribu aparat gabungan untuk mengosongkan kampung-kampung tua itu pada 7 September 2023. Demonstrasi di depan Kantor Badan Pengelola Batam empat hari berselang pun berakhir ricuh dan menyebabkan 35 orang ditahan dan akhirnya kini harus mendekam dalam penjara karena dianggap membuat kerusuhan. (Yetede)
Risiko Kredit Macet Pinjol Lebaran
Menuju Desa Berdaulat Desa Berbudaya
Hiruk-pikuk revisi UU Desa telah selesai dengan disetujuinya
perubahan terhadap UU No 6 Tahun 2014 tentang Desa. Ada lima poin yang paling
disorot, yaitu tentang penambahan penghasilan kepala desa, alokasi anggaran
dana desa, insentif RT dan RW serta masa jabatan kepala desa. Melalui negosiasi
dan kompromi masa jabatan kepala desa menjadi delapan tahun dan dapat dipilih kembali
sekali. Dengan disahkannya UU Desa pada 28 Maret 2024, sudah waktunya melakukan
pembenahan dan percepatan agar target dan capaian yang direncanakan bisa
terwujud. Terutama mewujudkan desa yang berdaulat dalam berkebudayaan.
Masyarakat di desa-desa pada masa lalu selalu memproduksi
sumber pangan yang berasal dari umbi-umbian dan sumber lain di sekitarnya, yang
mulai banyak ditinggalkan. Dalam menanggulangi gizi buruk, tetumbuhan dan
tanaman obat yang sudah tumbuh di mana-mana dan dipraktikkan sejak dulu kala,
telah mampu menjadi sumber yang cukup penting dalam menjaga kesehatan dan
bersahabat dengan alam. Melihat potensi kebudayaan yang ada, Sustainable
Development Goals (SDGs) Desa merupakan upaya konkret dalam mencapaitujuan
pembangunan berkelanjutan.
Pada SDGs Desa ada 18 tujuan, yaitu desa tanpa kemiskinan,
desa tanpa kelaparan, desa sehat dan sejahtera; pendidikan desa berkualitas;
desa berkesetaraan jender; desa layak air bersih dan sanitasi; desa berenergi
bersih terbarukan, pekerjaan dan pertumbuhan ekonomi desa, inovasi dan
infrastruktur desa; desa tanpa kesenjangan; kawasan permukiman desa berkelanjutan;
konsumsi dan produksi desa yang sadar lingkungan. Mengacu pada data Indeks Desa
Membangun (IDM) 2023, desa di Indonesia jumlahnya 74.400-an. Terbagi dalam
beberapa kategori: desa maju sebanyak 23.030 desa; desa mandiri 11.456 desa.
Melalui pemanfaatan ragam kebudayaan yang ada seperti penyelenggaraan
festival dan bazar, akan memperkuat kohesi sosial antar masyarakat sehingga
nilai-nilai gotong royong yang sudah ada sejak lama dapat terus terbangun. Peran
kepala desa yang masa jabatannya delapan tahun dan bisa mencapai 16 tahun, diharapkan
dapat menggali dan mengajak generasi muda dan kaum terpelajar melihat potensi
yang ada di desa. Dengan adanya dana desa yang jumlah semakin meningkat dari
tahun ke tahun, sudah waktunya desa mengalokasikan sebagian dananya untuk
pemajuan kebudayaan desa untuk membantu menyelesaikan problem lainnya, terutama
yang berkaitan dengan SDGs Desa. (Yoga)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









