;

Ramadan di Pulau Rempang Tak Sehikmat Dulu

Ramadan di Pulau Rempang Tak Sehikmat Dulu

RUMAH di Kampung Tua Pasir Merah, Kelurahan Sembulang, Pulau Rempang, Kecamatan Galang, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, itu tampak ramai pada Selasa sore, 2 April 2024. Silvi, sang empunya rumah, sibuk menerima tamu-tamunya yang hendak menghadiri acara doa dan buka puasa bersama. Tetamu itu tak hanya berasal dari Kampung Tua Pasir Merah. Ada juga yang berasal dari Kampung Tua Sembulang Hulu dan Kampung Tua Sembulang, yang bersebelahan.

Kampung Tua Pasir Merah merupakan atu dari 12 kampung di pulau Rempang yang terkena dampak Proyek Strategis nasional (PSN) Rempang Eco-City. Pemerintah menetapkan warga di 12 kampung itu harus direlokasi karena disana akan dibangun   pabrik solar panel kerja sama antara PT Makmur Elok Graha (MEG) milik pengusaha  Tommy Winata dan Xinyi Glass Holding Ltd, perusahaan asal Cina. Dari 12 kampung itu, pemerintah merencanakan lima kampung sudah harus dikosongkan pada tahap asal pembangunan. kelima kampung itu adalah Sembulang Hulu, Sembulang tanjung, Pasir Merah, Pasir Panjang, dan Bloken.

Penolakan warga terhadap proyek itu berbuah aksi demonstrasi panjang sejak Agustus 2023 hingga saat ini. bentrokan sempat pecah  saat pemerintah mengerahkan  sekitar seribu aparat gabungan untuk mengosongkan  kampung-kampung tua itu pada 7 September 2023. Demonstrasi di depan Kantor Badan Pengelola Batam empat hari  berselang pun berakhir ricuh dan menyebabkan 35 orang ditahan dan akhirnya kini harus mendekam dalam penjara karena dianggap membuat kerusuhan. (Yetede)

Download Aplikasi Labirin :