Sosial, Budaya, dan Demografi
( 10118 )Pemerintah Akan Evaluasi Ulang Anggaran Subsidi
Konflik Iran-Israel berpotensi merambat pada kenaikan harga
minyak dunia yang bisa mengerek harga BBM di
dalam negeri. Untuk mengantisipasi risiko itu, pemerintah bersiap-siap mengevaluasi
ulang anggaran subsidi di APBN. Presiden Jokowi memimpin rapat terbatas di
Istana Kepresidenan di Jakarta, Selasa (16/4) membahas perkembangan situasi
global. Strategi kebijakan diperlukan untuk merespons gejolak perekonomian
global yang dipicu eskalasi konflik di Timur Tengah akhir pekan lalu.
Berdasarkan pantauan Kompas, hadir dalam pertemuan itu Menko Perekonomian
Airlangga Hartarto, Menteri ESDM Arifin Tasrif, Menlu Retno Marsudi, Wamenkeu
Suahasil Nazara dan Gubernur BI Perry Warjiyo. Rapat dimulai pukul 10.00 dan
berakhir 11.30.
Airlangga dalam konferensi pers seusai halalbihalal di kantor
Kemenko Perekonomian mengatakan, pemerintah terus memantau situasi pergerakan harga
minyak dunia yang berpotensi naik akibat terganggunya jalur Selat Hormuz
setelah serangan Iran ke Israel, Minggu (14/4). Keberadaan Selat Hormuz sangat
krusial sebagai jalur distribusi minyak. Ancaman penutupan selat tersebut
akibat serangan Iran berpotensi mengganggu jalur distribusi serta mendongkrak
ongkos logistik dan harga minyak dunia. Sebagai net importir minyak, Indonesia
sangat rentan terhadap pergerakan harga minyak dunia.
Total anggaran subsidi serta kompensasi BBM dan elpiji di APBN
2024 mencapai Rp 244,18 triliun. Per Maret 2024, patokan harga minyak mentah Indonesia
(ICP) sudah di atas asumsi APBN 2024, yaitu 83,79 USD per barel. Adapun asumsi
ICP di APBN adalah 82 USD per barel. ”Kita berharap deeskalasi karena the world
cannot afford another war. Namun, kita tetap harus bersiap untuk berbagai
shock. Kita sekarang dihadapkan pada berbagai tantangan, terutama terkait
subsidi. Harus kita kalibrasi lagi anggaran yang digunakan,” tutur Airlangga
dalam konferensi pers seusai halalbihalal di kantor Kemenko Perekonomian. (Yoga)
Disiapkan Tim Tangani Calon Dokter Spesialis dengan Gejala Depresi
Kemenkes menyiapkan tim khusus untuk menangani peserta
program pendidikan dokter spesialis atau PPDS yang mengalami depresi selama
menjalani pendidikan. Kemenkes menunjuk RS Jiwa dr H Marzoeki Mahdi Bogor
sebagai Pusat Kesehatan Jiwa Nasional yang akan membentuk tim tersebut. Menurut
Dirjen Pelayanan Kesehatan Kemenkes Kesehatan Azhar Jaya saat dihubungi dari
Jakarta, Selasa (16/4) metode terapi juga akan disiapkan sebagai intervensi kepada
calon dokter spesialis yang terindikasi mengalami depresi. ”Kami akan fokus untuk yang depresi berat
karena ini yang perlu diterapi segera. RSJ MM (Rumah Sakit Jiwa dr H Marzoeki
Mahdi Bogor) sebagai Pusat Kesehatan Jiwa Nasional yang akan membentuk tim dan
metode terapi yang akan dilakukan,” katanya
Hasil penapisan yang dilakukan terhadap 21.121 peserta PPDS
di 28 rumah sakit vertikal Kemenkes menunjukkan 22,4 % peserta mengalami gejala
depresi berat hingga ringan. Dalam penapisan itu ditemukan pula 3,3 % peserta PPDS
atau 399 peserta merasa lebih baik mengakhiri hidup atau ingin melukai diri
sendiri dengan cara apa pun. Para calon dokter spesialis yang mengalami gejala
depresi ditemukan berasal dari RS Cipto Mangunkusumo, RS Hasan Sadikin, dan RS
Sardjito. Dirut Pusat Kesehatan Jiwa Nasional Rumah Sakit Jiwa dr H Marzoeki
Mahdi Bogor Nova Riyanti Yusuf menuturkan, penegakan diagnosis akan dilakukan
terlebih dahulu terhadap hasil skrining peserta PPDS yang dilakukan melalui
pengisian kuesioner Patient Health Questionnaire-9 (PHQ-9).
Penegakan diagnosis akan dilakukan oleh psikiater atau dokter
spesialis kesehatan jiwa yang telah ditunjuk. Ia memastikan data para peserta
PPDS akan terjamin kerahasiaannya dan tidak akan dikembalikan ke pusat pendidikan
atau RS vertikal tempat peserta PPDS bertugas. Evaluasi pada rumah sakit vertikal
dan fakultas kedokteran terkait akan dilakukan dengan melihat data keseluruhan,
bukan data individu. ”Dari hasil ini akan dilanjutkan dengan wawancara. Data
tetap akan dimiliki kami (Kemenkes) dan data mereka (peserta PPDS) akan dijaga
privasinya. Direncanakan wawancara oleh psikiater untuk diagnosis awal akan dilakukan
daring melalui telemedicine,” kata Nova. (Yoga)
Inspirasi dari Kejadian Langka
Senin 8 April 2024, sejumlah wilayah di AS mengalami gerhana
matahari total. Kejadian langka ini menarik perhatian para pebisnis. Ada lalu lintas perbincangan yang bisa ”ditunggangi” para
jagoan pemasaran. Laman Forbes menyebut sebuah pertemuan unik dari berbagai
kemungkinan yang memanggil orang kreatif, pembuat konten, dan inovator produk
berpengalaman, untuk terhubung dengan audiens sekaligus mengenang pengalaman
bersama dari sebuah keajaiban alam. Perusahaan harus mencuri perhatian di tengah
lalu lintas di media sosial yang membicarakan kejadian langka ini. Merek harus
menjadi yang terdepan ketika orang mulai melihat gerhana matahari dan melepas
kacamata mereka. Sekitar 31 juta orang menonton secara langsung peristiwa itu.
Peristiwa astronomi ini merupakan kejadian yang terakhir
terjadi di AS hingga tahun 2044. Fenomena ini menginspirasi festival
musik bertema gerhana, paket kapal pesiar, wisata alam, tur bersepeda,
pemberian hadiah liburan, penawaran restoran, pesta bir tradisional, pembuatan
cita rasa makanan penutup, pembuatan keripik rasa tertentu, dan bahkan tawaran
untuk menonton pesta di ketinggian 30.000 kaki. Laporan Inc menyebutkan,
maskapai Delta Airlines membuat tawaran menarik, yakni terbang saat gerhana matahari.
Tiket penerbangan dari Austin ke Detroit yang memungkinkan orang melihat gerhana
di pesawat terjual habis dalam waktu kurang dari 24 jam. Delta terpaksa
menambahkan perjalanan kedua di hari tersebut. Semua penumpang di dalamnya
diberi kacamata gerhana milik Warby Parker. Warby juga membagikan kacamata
gerhana gratis saat pengunjung menonton pesta di Soho House, Austin, di lebih
dari 240 toko milik Soho House.
Warby Parker membagikan kacamata gerhana pada tanggal 1 April
dan mengharapkan peminat terbesar dari lusinan tokonya di wilayah Austin dan
Dallas. Keduanya berada di jalur gerhana matahari total dan dipastikan ada
penonton dalam jumlah besar.”Gerhana adalah peristiwa yang terjadi sekali
dalam satu generasi dan kami senang menemukan peluang untuk terlibat,” kata rekan pendiri Warby Parker, Dave Gilboa. Ketika kita
merasa menjadi bagian dari jiwa sebuah zaman, maka mereka yang melihat gerhana
memiliki keuntungan yang jelas. ”Bahkan, jika orang-orang tidak berbelanja saat itu, mereka mungkin suatu saat akan ke toko kami, atau setidaknya akan memberi tahu teman-temannya tentang kami dan pada akhirnya hal
ini akan berdampak pada bisnis. Jika kami dapat mendorong lebih banyak penonton
gerhana, lalu lebih banyak pemahaman tentang merek kami, kami yakin semua ini akan
terkonversi yang cukup tinggi dalam penjualan,” kata Dave.
Gerhana matahari total di AS juga menginspirasi sejumlah kampanye
pemasaran beberapa merek makanan. Beberapa di antaranya sangat cerdik
memanfaatkan peristiwa dramatis ini. Krispy Kreme bermitra dengan Oreo membuat
donat bertema gerhana. Rasa spesial SunChips Frito-Lay tersedia secara daring
hanya sekitar empat setengah menit saat matahari akan sepenuhnya tertutup oleh bulan.
Sementara itu, MoonPie menjual ”peralatan bertahan hidup selama gerhana matahari”
edisi terbatas dengan kacamata yang menyertai sandwich marshmallownya. Pada
intinya, kejadian langka seperti gerhana matahari menghadirkan peluang emas
bagi bisnis untuk memanfaatkan kegembiraan dan aktivitas orang seputar peristiwa
langit itu. (Yoga)
Desain Rumah Subsidi yang Tahan Gempa dan Hijau Disiapkan
Kementerian PUPR segera meluncurkan acuan desain rumah sederhana
yang tahan gempa dan lebih ramah lingkungan. Konsep baru rumah bagi masyarakat
berpenghasilan rendah itu diklaim tetap terjangkau dan sesuai dengan patokan harga
rumah bersubsidi. Desain prototipe atau purwarupa rumah sederhana untuk masyarakat
berpenghasilan rendah diperlukan dalam rangka mendukung kemudahan perizinan
bagi pelaku usaha pada tahap permohonan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) bagi
perumahan masyarakat berpenghasilan rendah.
Dirjen Perumahan Kementerian PUPR Iwan Suprijanto
mengemukakan, regulasi terkait desain prototipe rumah sederhana bagi masyarakat
berpenghasilan rendah kini dalam tahap harmonisasi. Kelebihan desain, antara
lain, tahan gempa, memasukkan unsur bangunan ramah lingkungan, dan prototype lainnya
yang memudahkan perizinan. Pihaknya berharap surat edaran terkait penerapan
desain rumah sederhana tersebut segera diterbitkan.
Pengembangan desain prototipe rumah sederhana dilakukan
dengan menjaring usulan desain dari asosiasi dan pelaku pembangunan perumahan,
diikuti proses verifikasi sehingga terpilih desain yang secara teknis memenuhi keandalan.
Harga jual rumah dengan desain tersebut juga memenuhi patokan harga rumah subsidi.
Nantinya seluruh pengembang rumah bersubsidi wajib mengikuti desain acuan
tersebut. Penetapan desain prototipe rumah sederhana adalah melalui surat edaran
Dirjen Perumahan dan pencantuman desain ke dalam Sistem Informasi Manajemen
Bangunan Gedung (SIMBG) yang diterbitkan Kementerian PUPR. (Yoga)
THR Tak Dibayar Dominasi Pengaduan
Total pengaduan yang diterima Posko Pengaduan Masalah THR Keagamaan
2024 yang dibuka pada 4-14 april mencapai 1.475 laporan. Dari jumlah ini, sebanyak
897 pengaduan atau lebih dari 50 % menyangkut persoalan THR idak dibayar. ”Penyebab
pengaduan THR tidak dibayar masih terus kami gali, apakah semata-mata alasan
keuangan atau ada alasan lain,” ujar Sekjen Kemenaker Anwar Sanusi yang ditemui
di sela-sela halalbihalal Kemenaker, Selasa (16/4) di Jakarta. Kemenaker
membuka posko pengaduan masalah THR Keagamaan 2024 sejak 4 April 2024, sehari
setelah tenggat pembayaran THR wajib dibayarkan, yakni 3 April 2024. Posko yang
terintegrasi dengan posko pengaduan THR milik Disnaker itu akan ditutup pada
H+7 Lebaran atau Rabu (17/4).
Di luar urusan THR tidak dibayar, jumlah pengaduan yang masuk
sampai dengan Minggu (14/4) juga mencakup masalah THR dibayar dengan nominal
tidak sesuai ketentuan (361) dan THR terlambat dibayar (217). Dari sisi lokasi,
pengaduan masalah THR keagamaan terbanyak berasal dari DKI Jakarta. Sebanyak
462 pengaduan dari total 1.475 pengaduan berasal dari DKI Jakarta. Terkait
tindak lanjut penyelesaian pengaduan masalah THR, Anwar mengakui, baru 5 % dari
total pengaduan yang berhasil diselesaikan. Setelah semua posko pengaduan ditutup,
Kemenaker bersama Disnaker akan segera menindaklanjuti sampai tuntas. (Yoga)
Rengkuh Banyu Mahandaru ”Plepah” untuk Merawat Alam
Di Jaipur, India, Rengkuh Banyu Mahandaru (32) meraih
inspirasi penggunaan piring dan mangkuk kecil dari dedaunan tanaman endemik
seperti jati yang dikeringkan. Sekembalinya ke Tanah Air, Rengkuh mengimplementasikan
seluruh pengalamannya untuk mendirikan ”Plepah”. Rengkuh memilih mengolah
pelepah pinang menjadi kemasan makanan sekali pakai. Dia memilih pelepah pinang
karena ketersediaan material tersebut melimpah, tetapi masih dianggap limbah. Data
terkini sebaran jenis tumbuhan pinang di Sumatera mencakup area 150.000 hektar.
Pelepah pinang yang digunakan Rengkuh baru dari wilayah Jambi dan Sumsel. Kemasan
pelepah, ditujukan sebagai pengganti penggunaan kantong plastik dan styrofoam
sebagai kemasan makanan sekali pakai.
Atas dukungan dana BRI Ventures serta BRIN pada tahun 2022
Rengkuh mendirikan unit produksi kemasan makanan dari pelepah pinang di
Cibinong, Jabar. Kapasitas produksinya 160.000 kemasan per bulan dengan pasar
utama ekspor hingga 80 %. Selebihnya, 18-20 persen untuk memenuhi pasar dalam negeri.
Di dalam negeri, harga satu kemasan pelepah pinang Rp 2.500 sampai Rp 4.500. Produk
kemasan pelepah pinang itu diberi jenama Plepah. Pada April 2023, ia diminta
ikut pameran di Jerman. Di sana banyak permintaan dari luar negeri. Namun,
regulasi dalam negeri tentang kandungan kimia, bakteri, dan bukan hasil
deforestasi belum dianggap sebagai patokan global.
Hanya dari Australia yang bisa dipenuhi. Itu pun melalui perantara
pengusaha Dubai yang datang ke Jakarta pada November 2023. Baru-baru ini
terkirim satu kontainer berisi 150.000 kemasan. Selanjutnya, Australia minta
dikirim bahan mentahnya. Rengkuh tak berhenti pada usaha produksi kemasan
pelepah pinang. Ia mengembangkan produksi sumber energi biomassa di Kabupaten
Kubu Raya, Kalbar, dengan biomaterial, di antaranya tandan sawit kosong, ampas
tebu, kayu, dan kulit beras. ”Pada Oktober 2023 sudah terkirim beberapa ton
biomassa untuk bahan bakar pembangkit listrik di Jateng,” ujar Rengkuh saat
dihubungi Kompas, Rabu (27/3). (Yoga)
Darurat Sampah, TPA Tangerang Nyaris Penuh
Tempat Pemrosesan Akhir Rawa Kucing, Kelurahan Kedaung Wetan,
Tangerang, Banten, nyaris tidak mampu lagi menampung timbunan sampah. Tanpa pengelolaan
terpadu dari hulu, darurat sampah ada di depan mata. Penerapan ekonomi sirkular
untuk pengelolaan sampah juga mendesak dilakukan. Kondisi Tempat Pemrosesan
Akhir (TPA) Rawa Kucing yang nyaris penuh terlihat dari sampah yang menggunung
dengan ketinggian 25 meter. Volume timbunan sampah mencapai 1.600 ton per hari.
Kondisi ini diperparah de- ngan bencana kebakaran TPA Rawa Kucing yang
berulang.
Puncaknya terjadi pada 20 Oktober 2023 dengan luas area terbakar
27 hektar atau 80 persen total 34,8 hektar lahan TPA. Proses pemadaman
berlangsung 12 hari. Selama itu pula Pemkota Tangerang memberlakukan status
tanggap bencana darurat daerah. Koordinator Presidium Koalisi Aktivis Lingkungan
Hidup Kota Tangerang Ade Yunus, Senin (15/4) menyatakan, Kota Tangerang sudah berstatus
darurat sampah. Menurut dia, kebijakan terintegrasi diperlukan agar volume
sampah yang sudah menggunung di TPA Rawa Kucing dapat dikurangi. Pengelolaan
sampah harus berjalan terintegrasi mulai dari penegakan aturan, pengelolaan dengan
teknologi yang tepat, hingga internalisasi budaya mengelola sampah dari hulu.
Berbagai aksi bersih-bersih hanya mampu merelokasi atau memindahkan
sampah ke TPA. Untuk mengelola sampah di TPA, diperlukan langkah konkret yang
lebih ekstrem dan tepat guna, salah satunya melalui program Pengelolaan Sampah
Menjadi Energi Listrik (PSEL). ”Sampah yang dapat didaur ulang memiliki potensi
ekonomi sirkular. Bank sampah membantu mengelola sampah yang dapat didaur ulang
dan masih memiliki nilai ekonomis. Komposter mengelola sampah rumah tangga dan
sampah organik lain yang dapat dijadikan kompos,” kata Ade. (Yoga)
Hiu Paus Teluk Saleh di Sumbawa Diminati Wisatawan
Potensi wisata bahari NTB tak akan pernah habis dijelajahi.
Salah satu yang tengah naik daun adalah wisata whale shark atau hiu paus di
kawasan Teluk Saleh, Desa Labuan Jambu, Sumbawa. Wisata hiu paus (Rhincodon typus)
di Teluk Saleh dibuka sejak 2018, bersamaan dengan acara Sail Moyo Tambora. Menurut
Munawir Gazali (34), pemilik operator wisata Tukang Holiday, wisata hiu paus di
Teluk Saleh semakin menggeliat dalam dua tahun terakhir. ”Pascapandemi
Covid-19, open trip ke sana semakin ramai,” kata Munawir, di Mataram, Senin
(15/4). Selain paket sehari ke hiu paus, ada juga yang memanfaatkan one trip Lombok-Komodo.
”Untuk paket sehari ke hiu paus, peminatnya banyak lokal dan
domestik atau dari luar NTB. Terutama komunitas selam bebas (free dive).
Sementara paket yang langsung ke Komodo didominasi turis mancanegara,” kata
Munawir. Paket perjalanan Lombok-Komodo, awalnya dibuka dua tahun lalu. Kala
itu, tamunya 150 orang per minggu. Kini, jumlahnya mencapai dua kali lipat, 90 %
di antaranya wisatawan mancanegara. Untuk kunjungan sehari ke area hiu paus,
sedikitnya 30 orang per bulan. ”Pada musim ramai kunjungan wisatawan seperti
Mei-Agustus, peminatnya (wisata hiu paus) semakin meningkat. Bahkan, kami
sampai tolak amu karena penuh. Kami alihkan ke teman operator wisata lain agar
tamunya tidak kecewa,” kata Mulyadi(36) dari Best Komodo Island, operator wisata
di Gili Trawangan.
Munawir menambahkan, untuk paket sehari ke hiu paus saja, ia
mematok tariff Rp 500.000 per orang, sudah termasuk kapal, alat snorkeling, sarapan,
dan dokumentasi. Sementara tarif untuk paket perjalanan Lombok-Komodo yang
berlangsung empat hari tiga malam mulai dari Rp 3 juta per orang. Jika
mengikuti paket perjalanan Lombok-Komodo, wisatawan berangkat dari Pelabuhan
Kayangan di Lombok Timur. Lalu, mereka dibawa menuju Teluk Saleh. Sementara
kunjungan sehari harus menyeberang dulu dari Lombok menggunakan kapal. Setelah
itu, baru melanjutkan perjalanan sekitar empat jam menuju Labuan Jambu. (Yoga)
Agar Dompet Tidak Tekor Seusai Perayaan Lebaran
Setelah larut dalam euforia hari raya, realita kembali menyapa.
Dompet menipis karena ”jorjoran” pengeluaran. Sementara tanggal gajian masih
lama. Bagaimana cara bertahan hidup? Rully (27) masih ingat pengalaman pahitnya
saat Lebaran tahun lalu. Terlena karena gaji bulanan masuk di tanggal yang sama
dengan hari Idul Fitri, ia belanja sepuas hati. Membeli baju baru, makan-makan,
mudik, membeli oleh-oleh, memberi ”salam tempel” untuk keponakan, dan masih
banyak pengeluaran lainnya. ”Saya belanja jorjoran, mikir uang ada banyak, nih.
Eh, hasilnya, setelah Lebaran tahun lalu itu, saya harus hemat banget sampai
tanggal gajian. Bener-bener boros,” tutur pekerja swasta asal Bekasi itu, Jumat
(12/4).
Akibat tekor, Rully terpaksa menjual tabungannya di saham Rp
1,5 juta sampai Rp 2 juta untuk menambal biaya hidup sampai menunggu tanggal
gajian berikutnya. Belajar dari pengalaman tahun lalu, ia pun berstrategi mengelola
keuangan pada Lebaran ini. Apalagi, ia sadar biaya kebutuhan hidup tahun ini
sudah naik pesat dari tahun lalu. Sementara gaji dan THR masih sama. Salah satu
siasatnya adalah tidak membeli baju baru saat Lebaran seperti tahun lalu. Ia
bisa berhemat sampai sekitar Rp 1 juta. ”Jadi, kami sekeluarga tahun ini pakai
baju Lebaran yang dari tahun-tahun lalu saja,” kata Rully.
Kebetulan, ia hanya mudik ke Bandung, Jabar, sehingga ongkos yang
diperlukan tidak terlalu mahal. Ia memilih membawa mobil sendiri sehingga total
ongkos mudik empat orang bisa ditekan menjadi Rp 600.000 mencakup bensin, tol
pulang-pergi, dan transportasi sehari-hari selama di Bandung. ”Untuk THR (ke
saudara-saudara) juga enggak gede-gede banget, sekitar Rp 600.000 buat
keponakan yang masih kecil-kecil aja. Pokoknya banyak belajar dari pengalaman
tahun lalu,” kata Rully. Dengan strategi keuangan yang tepat masyarakat bisa lebih
tenang mengakhiri libur Lebaran. (Yoga)
Populasi Usia Kerja Tumbuh Melambat
Sejak 2008, sesuai laporan analisis Dana Moneter
Internasional atau IMF, pertumbuhan populasi usia kerja yang berada dalam rentang
usia 15-64 tahun telah melambat. Hal ini dikhawatirkan memicu ketidak seimbangan
pasokan tenaga kerja dunia dan menghambat pertumbuhan ekonomi global. Laporan
analisis bertajuk ”Slowdown in Global Medium-Term: What Will It Take toTurn the
Tide?” dirilis dalam blog IMF pada Rabu (10/4). Dalam laporan itu disebutkan,
ketika suatu negara mengalami transisi demografi yang ditandai dengan menurunnya
tingkat kesuburan dan populasi yang menua, maka jumlah penduduk usia kerja mulai
menyusut. Sejak 2008, pertumbuhan populasi usia kerja yang berada dalam rentang
15–64 tahun telah melambat 92 % terhadap perekonomian global. Perlambatan ini
terlihat di sebagian besar negara maju dan berkembang.
Adapun negara-negara berpendapatan rendah masih menikmati
bonus demografi. Pergeseran demografis ini berdampak langsung pada pasokan
tenaga kerja global. Pada 2030, dalam laporan analisis yang sama, IMF memperkirakan,
kontribusi tahunan pasokan tenaga kerja terhadap pertumbuhan produk domestic bruto
(PDB) global diperkirakan akan menurun menjadi 0,2 %, atau hanya seperempat rata-rata
kontribusi tahunan pasokan tenaga kerja terhadap PDB global pada tahun
2000-2019. Hal ini mencerminkan proyeksi pertumbuhan pasokan tenaga kerja
potensial secara global hanya akan sebesar 0,3 % pada 2030. Namun, tren pasokan
tenaga kerja akan bervariasi menurut wilayah. Negara-negara berpendapatan
rendah diperkirakan akan mengalami pertumbuhan pasokan tenaga kerja yang kuat
sebesar 2,1 %.
Sementara pasokan tenaga kerja di negara-negara berkembang,
kecuali China, akan tumbuh sebesar 0,9 %, dan di AS sebesar 0,5 %. Adapun
penurunan tajam dalam partisipasi kerja akan menyebabkan pasokan tenaga kerja
terkontraksi sebesar 0,6 % di China dan sebesar 0,5 % di Uni Eropa. Potensi
hambatan partisipasi kerja akibat penuaan terlihat di semua negara maju dan
China, sedangkan hambatan pada tingkat lebih rendah ada di Amerika Latin. Akan
tetapi, sejumlah negara maju, kecuali AS, mampu mengatasi dampak penuaan
demografi terhadap pasokan tenaga kerja dengan cara meningkatkan partisipasi
kerja perempuan dan pekerja berusia lebih tua. IMF, dalam laporan itu, juga
menyebutkan, tingkat pertumbuhan ekonomi global, tanpa adanya siklus naik dan
turun, terus melambat sejak krisis keuangan global tahun 2008–2009. (Yoga)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









