;
Kategori

Ekonomi

( 40600 )

Hilirisasi untuk Siapa?

06 Feb 2024

Hilirisasi adalah pemurnian mineral untuk mendapatkan nilai tambah dari hasil tambang, khususnya nikel yang banyak ada di Sulteng, Sultra, dan Maluku Utara. Hilirisasi sangat penting tidak hanya untuk mendapatkan nilai tambah, tetapi juga untuk industrialisasi. Pada awal 2000-an, dengan kebutuhan nikel yang besar di China dan harga yang menarik, mulailah tambang-tambang nikel yang tersebar di Sultra dan Sulteng mengekspor nikel dalam bentuk bijih nikel mentah tanpa nilai tambah. Pada era pemerintahan Jokowi dengan UU No 3/2020 hilirisasi booming dengan memberi banyak kemudahan dan insentif. Dengan aturan baru ini, banyak investasi atau penanaman modal asing dari China masuk ke industri smelter nikel.

Hilirisasi sebagai program dan konsep tentu sangat penting dan didukung semua pihak karena tujuannya untuk memajukan ekonomi nasional dengan harapan memberi nilai tambah dan manfaat kepada masyarakat. Menurut Presiden Jokowi, salah satu pencapaian luar biasa hilirisasi adalah pada 2022 ekspor nikel mencapai 33,8 juta USD atau Rp 519 triliun. Dari ekspor nikel sebesar itu, pendapatan negara berupa royalty (penerimaan negara bukan pajak/PNBP) yang menurut PP No 26 Tahun 2022 tarifnya 2 % dari harga, tetapi khusus nikel hanya 1,5 %, sekitar Rp 8 triliun. PPN sangat kecil karena hampir semua pajak ekspornya 0 %. PPh badan smelter mendapatkan fasilitas tax holiday sampai 20 tahun. Dari angka tersebut, ternyata pendapatan negara dari hilirisasi nikel sangat kecil. 

Pertumbuhan ekonomi daerah naik 15 % karena investasi dan ekspor itu, tetapi pertumbuhan ini menimbulkan kesenjangan baru karena sebagian besar dinikmati investor sendiri. Pendapatan para pengusaha daerah, seperti petambang nikel,tentu besar dan pemerintah mendapat PPh dan PPN 1 % dari penjualan dengan harga nikel yang lebih rendah, tetapi kerusakan lingkungan akibat tambang juga besar. Pendapatan masyarakat akan berdampak pada angka kemiskinan. Berdasarkan data BPS, 17 Juli 2023, tingkat kemiskinan di provinsi penghasil nikel di Sultra, Sulteng, dan Maluku Utara dari tahun 2022 ke tahun 2023 justru naik. Artinya, hilirisasi nikel tak mengurangi kemiskinan di provinsi-provinsi tersebut. Lalu hilirisasi ini bermanfaat untuk siapa ? (Yoga)

Potensi Surplus Beras Dihantui Risiko

06 Feb 2024

Produksi beras nasional pada Maret 2024 diperkirakan meningkat sehingga berpotensi membuat neraca beras surplus. Namun, surplus beras di sejumlah daerah itu dihantui risiko banjir dan bera. Untuk itu, jajaran pemda diharapkan memitigasi banjir dan mempercepat penanaman padi. Dalam Rapat Pengendalian Inflasi Daerah yang digelar Kemendagri secara hibrida di Jakarta, Senin (5/2) BPS memaparkan hasil Kerangka Sampel Area (KPA) luas panen dan produksi padi. Produksi gabah kering giling (GKG) pada Januari-Maret 2024 diperkirakan lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun 2023. Pada Januari-Maret 2023, produksi GKG sebanyak 16,2 juta ton dan pada Januari-Maret 2024 diperkirakan 10,1 juta ton. Produksi GKG pada Januari dan Februari 2024 masih rendah, masing-masing 1,58 juta ton dan 2,42 juta ton.

Pada Maret 2024, produksi GKG diperkirakan naik menjadi 6,1 juta ton. Produksi GKG itu turun 2,82 juta ton dari produksi Maret 2023 yang sebanyak 8,92 juta ton. Plt Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, Senin (5/2) mengatakan, kendati turun secara tahunan, produksi GKP pada tahun ini akan mulai melonjak pada Maret. Hal itu akan menyebabkan neraca produksi dan konsumsi beras mulai surplus. ”Dampak El Nino menyebabkan surplus beras yang pada tahun lalu mulai terjadi di Februari, pada tahun ini mundur menjadi Maret,” ujarnya. BPS memperkirakan surplus beras pada Maret 2024 sebesar 970.000 ton. Surplus beras tersebut jauh lebih rendah dibandingkan dengan Maret 2023 yang mencapai 2,59 juta ton.

Dalam rapat itu juga terungkap produksi beras nasional dibayangi perubahan cuaca yang tidak merata. Ada sejumlah daerah yang mengalami curah hujan tinggi sehingga berpotensi banjir. Ada pula sejumlah daerah yang curah hujannya masih rendah sehingga masih banyak sawah yang bera atau belum ditanami padi. Deputi III Bidang Pereko nomian Kantor Staf Presiden (KSP) Edy Priyono menuturkan, kondisi cuaca tahun ini berbeda dengan tahun lalu sehingga perubahan cuaca itu tidak boleh diabaikan. KSP bersama BMKG telah memetakan daerah-daerah di Indonesia yang berpotensi mengalami gangguan tanam dan panen akibat perubahan cuaca. Pada Februari 2024, misalnya, terdapat 19 daerah yang berisiko tinggi mengalami gangguan tanam dan 50 daerah berisiko tinggi mengalami gangguan panen. (Yoga)

Buruh, Penggerak Industri yang Kian Terpinggirkan

06 Feb 2024

Manufaktur masih menjadi tulang punggung utama perekonomian Indonesia dengan proporsi pada PDB nasional merupakan yang terbesar di antara sektor lain, mencapai 18,74 %. Kinerja manufaktur pun masih menjanjikan. Laju pertumbuhannya kembali menapaki tren positif setelah tiarap ditelan pandemi Covid-19, perlahan merangkak naik dan kembali tumbuh positif di kisaran 3 %. Tahun lalu, industri manufaktur tumbuh 5,20 % pada triwulan III-2023. Serapan tenaga kerja industri pengolahan pada Agustus 2023 mencapai 19,35 juta orang, setara 13,8 % total jumlah penduduk bekerja di Indonesia. Hanya saja, kabar buruh yang terpinggirkan dan menjadi korban ketidakadilan masih selalu terdengar.

Demo tuntutan kenaikan upah pun setiap tahun masih terjadi di seantero negeri. Merujuk data upah minimum yang dihimpun BPS dan Kemenaker, besaran upah minimum di Indonesia memang konsisten meningkat dari tahun ke tahun. Hanya saja, secara riil, besaran upah tersebut justru mengalami tren penurunan. Hal ini terindikasi dari persentase kenaikan upah yang makin kecil. Tahun 2016, kenaikan upah buruh di industri manufaktur 26,51 %, namun terus mengecil dari tahun ke tahun, hingga tersisa 7,3 % pada tahun 2023. Dibandingkan tahun 2022, terjadi penurunan 5 %. Berkaca pada kondisi tersebut, publik menilai posisi buruh kian tertekan, sebagaimana jajak pendapat Kompas pada 15-17 Januari 2024 lalu.

Bagian terbesar responden (43 %) menyatakan, nasib buruh saat ini masih belum hidup layak. Bahkan, lebih dari seperlima responden sepakat bahwa kondisi buruh saat ini justru semakin memburuk. Publik menilai, sistem pengupahan untuk buruh menjadi persoalan mendasar penyebab semakin tertekannya posisi buruh saat ini. Hal ini tak lepas dari ketentuan pengupahan yang dinilai kian tak berpihak kepada buruh. Terutama pasca berlakunya UU Cipta Kerja, yakni UU No 6 Tahun 2023. Dalam beleid itu disebutkan, formula penghitungan upah minimum mempertimbangkan variabel pertumbuhan ekonomi, inflasi, dan indeks tertentu atau alpha. Komponen inflasi dinilai tidak berpihak kepada buruh. (Yoga)

Gebyar Diskon Pupuk di Cirebon

06 Feb 2024
 PT Pupuk Indonesia (Persero) memberikan sekitar 5.000 kupon diskon 40 persen bagi para petani yang ingin membeli pupuk nonsubsidi. Program itu diharapkan dapat membantu petani yang kesulitan mendapatkan pupuk bersubsidi sesuai kebutuhannya.  Antusiasme para petani tampak dari banyaknya  mereka yang datang membeli dan  mengangkut pupuk nonsubsidi dalam Gebyar Diskon Pupuk di Gudang Pupuk Lini III Kedawung Cirebon, Jawa Barat, Senin (5/2/2024) tersebut.  (Yoga)

Rumitnya Rute Transjakarta

06 Feb 2024

Sejumlah calon penumpang tengah menunggu datangnya bus Transjakarta di Halte GBK 2, Jakapus, Senin (5/2). Beberapa calon penumpang hanya duduk sembari memainkan gawai, sedangkan dua penumpang lain sibuk melihat peta di dinding halte. Hampir setahun menggunakan layanan Transjakarta, warga Jakpus, Ayu Utami (28), masih kebingungan mengenai rute Transjakarta. Jika tidak melihat peta di dinding halte atau di gawainya, ia tidak paham. ”Banyak sekali rute yang dioperasikan Transjakarta, tetapi saya masih bingung. Harus melihat dengan jeli rute yang dituju lewat halte mana saja,” ujarnya. Ayu hanya menghafal nama halte terakhir yang dituju. Biasanya, ia akan bertanya ke petugas. Tidak adanya petugas pramusapa di halte dinilai menyusahkan penumpang awam sepertinya. ”Transjakarta juga sering melakukan perubahan rute. Jadi, saya harus menghafal ulang,” kata Ayu.

Warga Ciputat, Tangsel, yang juga pembaca Kompas, Renville Almatsier, menyebut, kurangnya petunjuk rute bus di halte Transjakarta bagi calon pengguna jasa. ”Untuk mempermudah pengguna transportasi, perlu leaflet khusus rute perjalanan Transjakarta yang dicetak, secara lengkap memuat rute perjalanan KRL, MRT, dan LRT yang terintegrasi,” katanya. Di luar negeri, di tiap halte ada informasi mengenai nomor-nomor bus yang melalui halte bersangkutan. Bahkan, di London dan Tokyo, penumpang dapat membeli kartu pos khusus bergambar jaringan lalu lintas kereta yang dibedakan warnanya sesuai jalur masing-masing. Sementara di Singapura, informasi jaringan transportasi kota dititipkan pada brosur pusat belanja.

Warga Depok, Rini Fitrasari (26), sangat menyesali sejumlah kendala pada layanan Transjakarta. Sejak adanya penyesuaian rute Terminal Depok-Halte BKN, ia harus membayar dua kali lipat, yang menyebabkan Rini beralih ke transportasi publik lain. ”Biasanya untuk ke tujuan mana pun, dari Depok hanya perlu transit di BKN dan tidak perlu membayar lagi. Tapi ini harus keluar dari halten dulu dan tap-in lagi. Jadi, memakan biaya dua kali lipat. Belum lagi tidak ada petunjuk yang jelas di pemberhentian tersebut,” ujarnya.

Pengamat transportasi dari Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), David Tjahja, mengatakan, ”Halte yang ganti nama juga membuat bingung penumpang. Banyak juga peta belum diganti jika ada perubahan. Jadi, agak menyulitkan. Terutama bagi orang baru,”. David mengatakan, peta Transjakarta harus ada di semua halte karena tidak semua pengguna layanan mengakses internet. Apalagi, banyak turis atau warga luar kota di Jakarta. Peta yang tertera di halte juga harus sesuai dengan rute yang dioperasikan saat ini, lengkap dengan nomor bus. Tidak hanya bus, pada layanan Mikrotrans, kode dan informasi terkait rute juga masih sulit dihafalkan. (Yoga)

Ekonomi Masih Solid dan Tangguh

06 Feb 2024
Ekonomi Indonesia pada 2023 masih solid dan tangguh. Tahun lalu, pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 5,05% di tengah tren pelemahan ekonomi dunia dan harga komoditas. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat produk domestik bruto (PDB) Indonesia dengan harga berlaku mencapai Rp 20.892 triliun pada 2023. Adapun pendapatan per kapita mencapai Rp 75 juta atau US$ 4.919. Pertumbuhan ekonomi tahun 2023 ditopang oleh konsumsi masyarakat, belanja pemerintah, dan  investasi yang masih kuat serta dimulainya kampanye pada kuartal IV. Pada 2023, konsumsi rumah tangga tumbuh 4,82% dan menyumbangkan 53,18% PDB dan 2,55% pertumbuhan ekonomi. Selanjutnya pembentukan modal bruto (PMTB) atau invetasi tumbuh 4,4, menyumbangkan 29,33% PDB dan 1,38% pertumbuhan ekonomi. (Yetede)

The Fed Hati-Hati Turunkan Suku Bunga

06 Feb 2024
The Federal Reserve (The Fed) akan bersikap bijaksana dalam memutuskan kapan  mulai memangkas suku bunga acuan. Kondisi ekonomi Amerika Serikat (AS) yang solid saat ini dapat memberikan ruang waktu bagi dewan  gubernur bank sentral AS tersebut untuk membangun keyakinan bahwa inflasi bakal terus turun. Penjelasan tersebut disampaikan oleh Gubernur The Fed Jerome Powell dalam wawancara CBS yang disiarkan  pada Minggu (04/02/2024). Powell mengatakan, hal yang bijaksana  yang dapat dilakukan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) adalah memberiikan waktu dan mendapatkan kepastian bahwa laju inflasi terus bergerak  turun menuju target jangka menengah 25%. Kami ingin menjawab pertanyaan tersebut dengan hati-hati. Dengan kekuatan ekonomi saat ini yang membuat risiko resesi berkurang, para pembuat kebijakan menunggu data-data terakhir yang akan dapat meyakinkan mereka untuk melaksanakan penurunan suku bunga," ujar Powell. (Yetede)

Survei Kegiatan Usaha dan Sentimen Bisnis UMKM BRI: Tahun 2024 Prospek Masih Bagus, UMKM Tetap Ekspansif

06 Feb 2024
Pelaku UMKM optimistis tahun 2024 prospek usahanya masih bagus. Hal tersebut tercermin dari Survei Kegiatan Usaha dan Sentimen Bisnis UMKM BRI yang dilakukan oleh BRI Research Institute, dimana Indeks Ekspektasi Bisnis UMKM yang tetap di level yang tingggi (128,7). Dibandingkan dengan kuartal sebelumnya optimisme tersebut kembali menguat. Kondisi ini didorong sejumlah hal antara lain musim kemarau panjang diperkirakan akan berakhir, awal musim panen raya tanaman bahan makanan di beberapa sentra produksi dan daya beli masyarakat yang tetap terjaga baik.  Sejalan dengan bisnis UMKM yang berekspansi, maka sentimen pebisnis UMKM  terhadap perekonomian dan usaha secara umum tetap baik. Hal ini tercermin pada Indeks Sentimen Bisnis (ISB) UMKM Q4-2023 yang berada pada level 117,0, sedikit menurun dari kuartal sebelumnya 117,4. (Yetede)

Pascadebat, TKN Prabowo-Gibran Optimistis Pilpres Sekali Putaran

06 Feb 2024
Penampilan Capres Nomor Urut  2, Prabowo Subianto dalam debat kelima minggu malam (4/2/2024) sangat baik dan membanggakan. Dengan penampilan yang sangat baik seperti itu, masyarakat yang belum menentukan pilihan diyakini akan semakin mengerucut mendukung pasangan Prabowo-Gibran. Itulah yang membuat Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran makin yakin bahwa pilpres akan dilaksanakan sekali putaran. "Kami sangat yakin pilpres akan berjalan satu putaran , karena lebih efektif, lebih hemat, kondusif, dan yang paling penting lebih murah," kata Wakil Sekretaris TNK Prabowo-Gibarn, Saleh Pertaonan Daulay. Dalam debat terakhir, lanjut dia, Prabowo tidak hanya menguasai materi dengan baik, tetapi juga mampu bersikap sabar, hormat, dan santun kepada semua orang. (Yetede)

Persaingan Ketat, Biaya Dana Perbankan Masih Menanjak

06 Feb 2024
Tahun ini perbankan nasional masih dihadapkan oleh perebutan dana di pasar, meskipun tidak berlangsung lama. Persaingan ini bakal berdampak pada biaya dana (cost of fund/CoF) perbankan yang akan merangkak naik. Fenomena ini disampaikan oleh Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) Sunarso. Menurut dia, tahun lalu dihantui oleh istilah higher for longer lantaran Fed Fund Rate (FFR) yang terus meningkat dan juga diikuti suku bunga acuan Bank Indonesia (BI 7 Days reserve repo rate/BI7DRR). Dia menilai kenaikan suku bunga pada tahun lalu masih ditransmisikan pada suku bunga simpanan oleh perbankan tahun ini. Meskipun tahun ini diprediksikan ada ruang penurunan FFR pada kuartal II yang juga akan diimbangi oleh BI dalam menurunkan BI7DRR. Sehingga, pada semester I-2024 ini dipihaknya masih menilai bawa likuiditas cukup menantang dengan suku  bunga tinggi. Namun harapannya setelah lewat satu semester mulai memasuki era suku bunga rendah. (Yetede)