;
Kategori

Ekonomi

( 40600 )

STABILITAS EKONOMI : WASWAS TEKANAN LANJUTAN CADEV

09 Feb 2024

Tekanan atas cadangan devisa masih cukup tinggi, seiring dengan sinyal dari bank sentral negara maju yang baru akan melonggarkan suku bunga acuan pada semester II/2024 sehingga membatasi aliran modal ke Tanah Air pada paruh pertama tahun ini. Bank Indonesia (BI) mencatat, cadangan devisa pada bulan pertama tahun ini menyusut US$1,3 menjadi US$145,1 miliar.Menyempitnya cadangan devisa tersebut akibat jatuh tempo pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta upaya bank sentral dalam menjaga stabilitas rupiah.Kalangan ekonom pun memperkirakan, tekanan pada cadangan devisa masih cukup tinggi lantaran Bank Sentral Amerika Serikat (AS) Federal Reserve (The Fed) memberikan sinyal untuk menurunkan suku bunga pada paruh kedua tahun ini.Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede, mengatakan ada beberapa faktor yang akan mendorong penguatan cadangan devisa pada semester kedua tahun ini. Hal ini berpotensi meningkatkan arus masuk baik dari penanaman modal asing (PMA) baik di sektor riil maupun pasar keuangan. Meski demikian, Josua melihat adanya potensi risiko yang berasal dari pelebaran defisit transaksi berjalan, yang didorong oleh kekhawatiran tentang perlambatan ekonomi global dan normalisasi harga komoditas yang sedang berlangsung.Ekonom Makroekonomi dan Pasar Keuangan LPEM FEB UI Teuku Riefky menyampaikan bahwa cadangan devisa pada berpotensi mengalami penurunan, terutama dipengaruhi oleh langkah stabilisasi nilai tukar rupiah. 

 Asisten Gubernur Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono, mengatakan bank sentral memandang cadangan devisa akan tetap memadai, didukung stabilitas dan prospek ekonomi yang terjaga.Stabilitas tersebut juga lahir dari sinergi bauran kebijakan yang ditempuh BI dan pemerintah dalam menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan. Sementara itu, otoritas fiskal dan moneter terus meramu jamu mujarab untuk menguatkan nilai tukar rupiah. Selain optimalisasi instrumen operasi moneter, langkah taktis juga ditempuh dengan memperluas cakupan penempatan devisa hasil ekspor (DHE). Tak hanya aktivitas ekspor yang diperluas, pemangku kebijakan juga tengah merumuskan diskon tambahan Pajak Penghasilan (PPh), serta memperluas jenis instrumen penampung devisa di dalam negeri.

TANCAP GAS SEKTOR TRANSPORTASI

09 Feb 2024

Mesin ekonomi Indonesia bakal mendapat tenaga ekstra pada kuartal I/2024, seiring dengan potensi melejitnya sektor usaha transportasi dan pergudangan serta akomodasi. Maklum, selama 3 bulan pertama tahun ini, kedua sektor usaha itu menunjukkan tanda-tanda pertumbuhan signifi kan lantaran ditopang hari libur dan cuti bersama sebanyak 9 hari yang bisa menjadi bahan bakar bagi industri transportasi dan pariwisata. Belum lagi momentum pemilihan umum (pemilu) yang digadang-gadang turut memacu geliat sektor transportasi dan logistik. Secara historis, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penumpang transportasi mengalami peningkatan pada kuartal I/2023. Peningkatan penumpang ditorehkan semua moda transportasi mulai dari angkutan rel tumbuh 69,37% secara year-on-year (YoY), angkutan laut naik 13,30%, dan angkutan udara domestik melejit 32,69%. Kondisi tersebut berimbas positif terhadap pertumbuhan PDB sektor transportasi dan pergudangan selama 3 bulan pertama 2023 yang naik 15,93% secara YoY atau yang tertinggi dibandingkan dengan lapangan usaha lainnya. Selain itu, sektor akomodasi & makanan minuman juga naik 11,55%. Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) M. Kristi Endah Murni memperkirakan libur panjang selama 4 hari mulai 8-11 Februari 2024 akan menaikkan pergerakan penumpang hingga 5% dibandingkan dengan hari biasa. Kemenhub mencatat penerbangan ekstra dilakukan di beberapa rute domestik seperti Jakarta-Denpasar, Jakarta-Medan, dan Jakarta-Surabaya, sedangkan rute luar negeri seperti Denpasar-Xianmen dan Denpasar-Guangzhou China. 

Adapun, Direktur Utama PT Angkasa Pura Indonesia Faik Fahmi, mengatakan pergerakan penumpang domestik dan internasional di 35 unit bandara selama 1 Januari-7 Februari 2024 sudah menembus 14,64 juta orang. Pencapaian positif juga dicatatkan moda bus. Ketua Umum DPP Organda Adrianto Djokosoetono mengatakan bahwa potensi kenaikan permintaan diperoleh bus pariwisata pada periode libur panjang Isra Mikraj dan Imlek 2024Selain itu, permintaan bus pariwisata juga ditopang oleh periode kampanye politik. Sekretaris Jenderal Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Maulana Yusran juga melihat okupansi hotel pada kuartal I/2024 berbeda dibandingkan tahun sebelumnya mengingat ada Pemilu pada 14 Februari 2024. Setali tiga uang, Wakil Ketua Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata (Asita) Budijanto Ardiansjah juga memprediksi peningkatan okupansi hotel pada libur panjang Imlek 2024 dibandingkan libur Imlek 2023. Sementara itu, ekonom CORE Indonesia Yusuf Rendy Manilet berpandangan momentum libur panjang kali memberikan sentimen positif pada prospek pertumbuhan ekonomi pada sektor usaha transportasi dan pergudangan. Kondisi itu masih ditambah dengan libur Isra Mikraj dan Imlek tidak jauh dari penyelenggaraan Pemilu pada 14 Februari 2024. Menurutnya, dampak libur panjang ke perekonomian akan makin terasa jika pemerintah mempercepat pencairan bantuan sosial (Bansos). Dia mengatakan pencairan Bansos yang efi sien akan menambah pendapatan dan turut berimbas pada kemampuan konsumsi masyarakat.

Saham Berjaya Di Tahun Naga

09 Feb 2024

Naga yang menjadi simbol kekuatan dan keberanian, juga bisa membawa simbol gejolak dan ketidakpastian. Berdasarkan astrologi China, tahun baru Imlek 2575 Kongzili yang bertepatan dengan tanggal 10 Februari 2024 merupakan tahun Naga dengan elemen kayu. Ahli Feng Shui, Xiang Yi mengatakan, memasuki tahun Naga Kayu, pasar saham akan cenderung fluktuatif. Apalagi, ada pergantian pemerintahan yang bisa berdampak ke aspek keuangan. Xiang Yi menuturkan, sektor saham yang prospektif di Tahun Naga Kayu adalah yang berkaitan dengan elemen logam, yaitu sektor teknologi dan sektor pertambangan. Sementara, sektor yang kurang prospektif di Tahun Naga Kayu adalah yang berkaitan dengan elemen air, yaitu sektor transportasi. "Bahkan, kehadiran api dapat membantu memperkuat unsur tanah yang sudah kuat secara alami," sebut riset tersebut. Alhasil, sektor-sektor yang berkaitan dengan unsur tanah seperti properti dapat berkembang pesat tahun ini. Sedangkan dari riset Maybank, Feng Shui Master Ken Koh mengatakan, elemen kayu juga akan membawa kemakmuran bagi industri logam. Hal ini akan menguntungkan sektor perbankan, pertambangan, dan otomotif. Founder & CEO Arah Investasi Mandiri, Hendra Martono Liem menuturkan, tahun Naga Kayu Yang mungkin membawa volatilitas pasar. Tapi, pasar modal masih akan memberikan cuan tebal. Dalam skenario dasar, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang ke 7.910 dan menuju 8.123 dalam hitungan skenario agresif.

Praktisi Pasar Modal, Sunar Susanto mengatakan, berdasarkan peruntungan Shio Naga, rata-rata imbal hasil indeks Hang Seng dan S&P500 adalah 15,44% dan 5,38%. Menyusul, IHSG berpeluang naik 9%-10% sampai akhir tahun 2024. Direktur Ekuator Swarna Investama, Hans Kwee juga berkata hal senada. Di tahun Naga Kayu, pasar saham dan reksadana di tahun 2024 akan sangat fluktuatif. Sehingga, pelaku pasar yang mau cuan sebaiknya masuk ke pasar obligasi pada semester pertama ini dan kemudian memperbesar porsi saham pada separuh kedua 2024 saat harganya terkoreksi. Hans merekomendasikan saham GOTO, MNCN, SCMA, dan BMTR untuk sektor yang berhubungan elemen api. Sedangkan rekomendasi untuk sektor elemen kayu adalah BSDE, DMAS, CTRA. Lalu, di elemen logam, pelaku pasar bisa mempertimbangkan peluang keuntungan dari saham pertambangan dan keuangan seperti AMMN, MDKA, ANTM, UNTR, BMRI, BBRI, BBNI, dan BBCA. Hendra juga menilai, dua sektor yang berpotensi hoki di tahun ini adalah sektor teknologi serta sektor energi baru terbarukan (EBT). Sektor teknologi menginterpretasikan elemen kayu yang melambangkan pertumbuhan dan ekspansi. Kalau dilihat dari harga, saham sektor teknologi sudah turun banyak sejak Oktober 2021. Harganya dianggap mulai murah dan kembali menarik perhatian.

Arah The Fed Berefek ke Laju Cadangan Devisa

09 Feb 2024
Posisi cadangan devisa pada Januari tahun ini menyusut. Bank Indonesia melaporkan cadangan devisa Indonesia di bulan Januari 2024 tercatat US$ 145,1 miliar atau turun 0,87% dibandingkan posisi Desember 2023 sebesar US$ 146,38 miliar. Menyusutnya posisi cadangan devisa Indonesia antara lain dipengaruhi oleh jatuh tempo pembayaran utang luar negeri pemerintah. Secara total, utang jatuh tempo pemerintah pada 2024 mencapai Rp 663 triliun. Namun tak jelas, berapa total utang luar negeri pemerintah. Di saat yang sama, pemerintah berencana membayar bunga utang senilai Rp 497,3 triliun. Dari jumlah itu, pembayaran bunga utang luar negeri mencapai Rp 40,4 triliun. Sejatinya posisi cadangan devisa per Januari masih aman, yakni setara pembiayaan 6,6 bulan impor atau 6,4 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional yang sekitar 3 bulan impor. Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan Indonesia. Kepala Ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual menilai, pada awal  hingga pertengahan tahun biasanya terdapat banyak utang jatuh tempo yang dibayar, termasuk utang jatuh tempo luar negeri pemerintah. "Kemudian sekitar Maret atau April ada pembayaran dividen yang juga mempengaruhi kebutuhan devisa," tutur dia, Rabu (7/2). Ia menyebutkan utang luar negeri jatuh tempo luar negeri pemerintah pada Januari 2024 sekitar  US$ 1,68 miliar. David memperkirakan pada semester I 2024 posisi cadangan devisa Indonesia akan mengalami tren penurunan. Ini dipengaruhi adanya ekspektasi penurunan suku bunga bank sentral Amerika Serikat The Fed yang akan bergeser pada pertengahan tahun. Ekonom Bank Permata Josua Pardede memperkirakan cadangan devisa pada semester II 2024 akan meningkat. Estimasi ini lantaran investor sudah mulai optimistis, utamanya karena pemilihan umum (pemilu) telah selesai. Sentimen tersebut, menurut Josua, berpotensi meningkatkan arus modal masuk pasar Indonesia, baik dari penanaman modal asing (PMA) maupun pasar portofolio. Secara keseluruhan, dia memperkirakan posisi cadangan devisa pada tahun 2024 akan bergerak di rentang US$ 150 miliar hingga US$ 155 miliar. Sementara itu, nilai tukar rupiah akan bergerak naik dari Rp 15.397 per dolar AS pada akhir 2023 menjadi di kisaran Rp 15.000 hingga Rp 15.300 per dolar AS di akhir tahun 2024.

Menggeber Ekspansi Usai Melantai Bursa

09 Feb 2024

Bertambah lagi emiten yang melantai di bursa. Rabu kemarin (7/2), Bursa Efek Indonesia (BEI) kedatangan empat tambahan emiten sekaligus. Dua di antaranya adalah PT Ancara Logistics Indonesia Tbk (ALII) dan PT United PT Terang Dunia Internusa Tbk (UNTD). Sementara dua lainnya masuk ke kategori perusahaan rintisan alias startup.Dalam penawaran saham perdana alias initial public offering (IPO), ALII menawarkan 3,16 miliar saham dengan harga penawaran umum Rp 272 per saham. Jumlah itu setara 20% dari modal ditempatkan dan disetor penuh pasca IPO. Direktur Utama ALII, Faisal Mohamad Nur menyatakan, pihaknya mengumpulkan Rp 860,9 miliar dari IPO. Ancara Logistics akan menggunakan dana itu untuk tiga keperluan utama. Pertama, 75% untuk memberikan pinjaman ke anak usaha, yaitu Mahakam Coal Terminal untuk pembayaran sebagian atau pelunasan pokok utang. Kedua, sekitar 21,44% untuk akuisisi 15 unit kapal tongkang sungai yang baru. Dengan aksi ini, Faisal memproyeksi, ALII  bisa mengantongi pendapatan Rp 2 triliun di tahun 2024. Dari sisi bottom line, ALII menargetkan akan mendapatkan Rp 900 miliar di tahun ini. 

Untuk mencapai target itu, ALII  menargetkan bisa mengangkut 7 juta ton batubara. Target naik dua kali lipat dari 2023 yang hanya 2,7 juta ton. Rupanya, ALII sudah mendapat dua kontrak utama dari perusahaan tambang yang terafiliasi. Sedangkan  produsen sepeda motor listrik PT Terang Dunia Internusa Tbk menawarkan 1,66 miliar saham dengan harga penawaran umum Rp 240 per saham.Direktur UNTD Andrew Mulyadi menyatakan, pihaknya meraup dana segar Rp 400 miliar dari aksi tersebut. UNTD akan menggunakan dana tersebut untuk modal kerja. Seperti  membeli bahan baku sepeda motor listrik dan E-Moped (motor listrik). Antara lain kerangka,  baterai, dinamo, wheel-set, multi-information display (speedometer digital, GPS), sistem pengereman dan suspensi. Dari empat emiten, ada dua startup yang melantai di bursa Rabu (7/2). Yakni PT Mitra Pedagang Indonesia Tbk (MPIX), pengelola aplkasi MPStore  dari Bangkalan, Madura. Serta PT Topindo Solusi Komunika Tbk (TOSK), pengelola aplikasi e-commerce Topindoku  dari  Singkawang, Kalimantan Barat. Seiko Manito, Direktur Utama Topindo Solusi Komunika sebut berencana memperluas pasar di luar Kalimantan setelah IPO. Selain itu TOKS juga bakal membangun sejumlah gerai fisik untuk pengembangan pasar dan penetrasi ke para mitra usaha.

Unilever Bakal Fokus ke Segmen Premium

09 Feb 2024

Di tahun 2024 ini, PT Unilever Indonesia Tbk akan bekerja keras memperbaiki kinerja. Perusahaan asal Belanda ini menargetkan belanja modal atau capital expenditure (capex) di rentang 2,4% hingga 2,5% dari total pendapatan 2023. Presiden Direktur Unilever Indonesia, Benjie Yap mengungkapkan, belanja modal tersebut mengalir dalam rangka mendukung pertumbuhan bisnis emiten berkode saham UNVR itu. Melansir laporan keuangan per 31 Desember 2023,  Unilever membukukan laba bersih Rp 4,8 triliun sepanjang tahun 2023. Angka itu turun sebesar 10,51% dibandingkan laba bersih pada 2022 senilai Rp 5,36 triliun. "Secara keseluruhan, kami menyiapkan anggaran belanja modal sebesar Rp 930 miliar hingga Rp 970 miliar untuk 2024," kata Benjie di paparan kinerja, Rabu (7/2). Direktur Keuangan UNVR, Vivek Agarwal mengakui, UNVR mengalami  beberapa kendala. Salah satunya dari tensi geopolitik global yang telah memberikan dampak pada kinerja perseroan. Ke depan, UNVR berkomitmen fokus pada pertumbuhan jangka panjang. Langkahnya adalah dengan menerapkan lima prioritas strategis. Seperti memperkuat merek-merek  utama UNVR.

Lalu, memperluas portofolio ke premium dan value segment, membangun execution powerhouse, memimpin kapabilitas transformasional, dan menempatkan prinsip keberlanjutan sebagai inti dari perseroan ini. Head of Equity Research Kiwoom Sekuritas Indonesia, Sukarno Alatas menilai, prospek kinerja fundamental UNVR diperkirakan akan cenderung moderat. Kalaupun UNVR bertumbuh, masih akan terbatas. Adapun tantangan UNVR saat ini menurutnya  adalah adanya persaingan yang ketat dari perusahaan fast moving consumer goods (FMCG) lainnya. Tantangan lain adalah kenaikan harga bahan baku yang bisa menekan margin keuntungan dan ketidakpastian ekonomi global serta stabilitas nilai tukar rupiah. Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas, Muhammad Nafan Aji Gusta Utama menilai, kinerja UNVR masih bergantung pada daya beli konsumsi rumah tangga. Maka Nafan merekomendasi hold saham UNVR dengan target harga Rp 3.330 per saham.  Sedang rekomendasi Sukarno, wait and see UNVR di jangka menengah. Lalu secara teknikal jangka pendek dengan target Rp 3.330 hingga Rp 3.380 per saham.

WIKA Setor Modal untuk Proyek Jalan Tol

09 Feb 2024
Meski banyak menanggung beban,  BUMN  karya terus melakukan aksi korporasi. Tujuannya, mengoptimalkan kinerja. Seperti PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA). WIKA melakukan transaksi afiliasi dengan PT Wijaya Karya Serang Panimbang (WSP). Melansir keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (6/2), transaksi tersebut terkait penambahan penyertaan modal ke PT WSP oleh WIKA. Sekretaris Perusahaan WIKA, Mahendra Vijaya menjelaskan, nilai transaksi penambahan penyertaan modal Kepada PT Wijaya Karya Serang Panimbang ini sebanyak 750,13 juta saham dengan nilai nominal Rp 100 per saham. Nilai ini seluruhnya diambil  oleh WIKA, senilai Rp 75,01 miliar. Menurut Mahendra, transaksi itu terjadi pada 1 Februari 2024.  WSP mengajukan tambahan setoran modal melalui pengeluaran saham baru ke seluruh pemegang saham WSP. Jumlahnya 904 juta saham dengan nilai nominal Rp 100 per saham, atau sebesar  Rp 90,4 miliar. Berdasarkan penawaran saham PT WSP sesuai porsi kepemilikan, WIKA memegang 82,98% atau 750,12 juta saham dengan nominal Rp 75,01 miliar. PTPP memiliki 16,14% atau 145,9 juta saham dengan nominal Rp 14,59 miliar. Lalu, PT Jababeka Infrastruktur memiliki 0,88% atau 7,96 juta atau Rp 756,72 juta. Aksi korporasi tersebut akan mengalir sebagai modal kerja WSP untuk  menyelesaikan pembangunan jalan tol Serang-Panimbang. Selain itu juga agar mempertahankan kepemilikan WIKA di WSP.

Cegah Kredit Macet, Fintech Perkuat Scoring

09 Feb 2024
Rata-rata rasio kredit macet alias tingkat wanprestasi 90 hari (TWP90) di industri fintech peer to peer (P2P) lending di bawah batas ketentuan. Namun menilik data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per November 2023, Nusa Tenggara Barat (NTB) menjadi provinsi dengan rasio TWP90 tertinggi yakni 5,79%. Sementara itu, kredit macet rerata industri di 2,81%. Meski begitu beberapa pemain menyebut rasio kredit macet di semua daerah masih aman. Di Akseleran Keuangan Inklusif Indonesia misalnya, TWP90 ada di 0,44% dan dipertahankan tak lebih dari 1% sejak 2020. Founder dan Group CEO Akseleran Ivan Nikolas Tambunan bertutur, kunci mempertahankan TWP90 rendah yaitu assessment pinjaman dengan kehati-hatian. "Tidak ada cara lain. Di Akseleran kami buat kehati-hatian ini sebagai budaya. Apalagi produk pinjaman kami cashflow based lending product, yang tidak punya fixed asset sebagai jaminan,” ujar dia. Akseleran memastikan cashflow calon debitur memadai untuk membayar pinjaman dan memastikan underlying pinjaman, seperti invoice, kontrak hingga inventory sesuai. "Kami juga pastikan calon debitur punya histori pinjaman baik," terang Ivan. Astra Welab Digital Arta, yang mengusung merek Maucash, juga menyebut rasio kredit macet di berbagai daerah tidak ada yang terlalu tinggi. Tapi Maucash mengakui tetap hati-hati karena rerata usia peminjam di Maucash saat ini di bawah 25 tahun. "Kami bilang cukup rata dan ideal karena kami menggunakan credit scoring sangat baik sampai hari ini dan tidak terjadi lonjakan TWP90 di wilayah satu maupun lainnya," kata Direktur Marketing Maucash, Indra Suryawan. Sementara Pembiayaan Digital Indonesia (AdaKami) menyebut kredit macet tinggi di perusahaannya rata-rata terjadi di kota besar, karena populasi debitur di wilayah tersebut lebih tinggi. Brand Manager AdaKami Jonathan Krissantosa menuturkan, pihaknya juga akan memperbaiki penilaian kelayakan kredit dari pengguna pinjaman. 

Dibayangi Peralihan ke Rokok Murah

09 Feb 2024
PT Gudang Garam Tbk (GGRM) menghadapi persaingan ketat di industri rokok. Daya beli masyarakat yang masih rendah, akan tetap menggiring konsumsi ke produk rokok lebih murah atau downtrading. Penerapan Cukai Hasil Tembakau (CHT) menjadi faktor yang memberatkan bisnis produsen rokok tingkat satu, seperti GGRM. Sejumlah efisiensi pun dilakukan guna mengimbagi tergerusnya volume penjualan. Analis Mirae Asset Sekuritas, Rut Yesika Simak mengatakan, kenaikan cukai rokok tidak sebanding dengan kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP), sehingga peralihan ke produk rokok yang lebih murah masih akan terjadi. Analis Trimegah Sekuritas, Ignatius Samon mengatakan, GGRM melaporkan pendapatan kuartal ketiga 2023 sebesar Rp 1,2 triliun, turun 12% secara kuartalan (qoq), namun bertumbuh 116% secara tahunan (yoy). Capaian tersebut membawa pendapatan GGRM menjadi sebesar Rp 4,5 triliun selama periode Januari - September 2023, melonjak 198% yoy dan telah mencapai sekitar 70% dari konsensus. Adanya penurunan laba kotor GGRM pada kuartal ketiga sekitar 20 basis poin mencerminkan kalau pelanggan mungkin beralih ke produk GGRM yang memberikan margin lebih rendah. Situasi ini bisa berdampak ke profitabilitas GGRM secara keseluruhan. "Hilangnya pangsa pasar saat ini tetap menjadi tantangan bagi GGRM," ujar Ignatius dalam riset 7 Desember 2023 lalu. Di sisi lain, Rut menilai langkah efisiensi yang dilakukan GGRM masih berpeluang mendorong EBITDA dan laba bersih tahun ini. Efisiensi itu berada di berbagai bidang seperti pengeluaran advertising & promotion (A&P) dan gaji. Hanya saja, peraturan pajak cukai baru dapat menghambat pertumbuhan pendapatan GGRM mulai kuartal II 2024. Di sisi lain, belanja pemilu dan pencairan bantuan sosial dapat mendukung bisnis GGRM. Menurut Ignatius, secara historis, GGRM mendapat manfaat yang lebih besar dibandingkan perusahaan sejenis saat pemilu. Tapi, Analis BRI Danareksa Sekuritas Natalia Sutanto punya catatan. Pada pemilu 2014 dan 2019, volume GGRM tumbuh positif masing-masing 5.3% yoy dan 12.6% yoy. Tapi, ini karena GGRM memiliki produk SKM full flavour kuat, yang saat itu menjadi pilihan konsumen. Nah, di pemilu kali ini lain cerita. Pasalnya, ada kondisi downtrading yang justru membuat konsumen beralih ke rokok tier-2.

INDUSTRI PENGOLAHAN NONMIGAS : PERINGATAN DINI MANUFAKTUR NASIONAL

07 Feb 2024

Performa kuat indeks manufaktur nasional selama lebih dari 20 bulan tidak serta-merta menjamin pertumbuhan industri pengolahan nonmigas domestik terus berada di jalur positif, seperti yang ditargetkan oleh pemerintah. Kinerja pertumbuhan industri pengolahan nonmigas sepanjang 2023 tercatat melambat dibandingkan dengan 2022, yakni menjadi 4,69% secara tahunan (year-on-year/YoY) dari sebelumnya 5,01% YoY. Capaian tersebut pun tidak dapat memenuhi target Kementerian Perindustrian yang mematok pertumbuhan industri pengolahan nonmigas sepanjang tahun lalu sebesar 4,81% YoY. Meski begitu, angka 4,69% YoY masih lebih baik ketimbang capaian pada 2021 ketika hantaman pandemi Covid-19 masih terasa sangat keras, yakni sebesar 3,67% Yo Y. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan industri pengolahan non-migas mencapai 4,69% pada 2023, ditopang oleh industri logam dasar yang naik 14,17%, dan industri barang galian bukan logam terapresiasi 14,11%. Selanjutnya, industri barang logam, komputer, barang elektronik, optik dan peralatan listrik tumbuh 13,67%; industri alat angkutan naik 7,63%; serta industri pengolahan tembakau bergerak positif 4,8%. Sementara itu, subsektor industri pengolahan nonmigas yang mengalami kontraksi pertumbuhan pada 2023 adalah industri karet, barang dari karet dan plastik yang melemah 3,63%; industri pengolahan lainnya minus 2,1%; industri furnitur turun 2,04%; industri tekstil dan pakaian jadi terperosok 1,98%; serta industri kulit, barang dari kulit dan alas kaki bergerak negatif 0,34%. 

Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri Kementerian Perindustrian Andi Rizaldi mengatakan bahwa masih ada berbagai tantangan internal dan eksternal yang mengadang kontribusi manufaktur terhadap perekonomian nasional. Andi menjelaskan bahwa faktor konsumsi dari rumah tangga maupun pemerintah melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tampak mengalami pelemahan. Di sisi lain, faktor impor, ekspor, dan kinerja investasi juga memengaruhi produktivitas industri pengolahan, sehingga menurunkan kontribusi manufaktur terhadap PDB nasional. Kementerian Perindustrian memang menargetkan pertumbuhan kinerja industri pengolahan atau manufaktur sebesar 5,80% pada tahun ini. Industri logam, mesin, alat transportasi, dan elektronika bakal menjadi sektor yang diandalkan untuk mendorong pertumbuhan tersebut. Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta W. Kamdani mengatakan bahwa pertumbuhan industri manufaktur berada di bawah tingkat pertumbuhan PDB nasional dalam lebih dari 10 tahun ke belakang. Gejala deindustrialisasi dini juga dapat dilihat dari berbagai faktor, salah satunya kontribusi manufaktur terhadap PDB nasional yang terus tergerus dalam 1 dekade terakhir. Kekhawatiran yang sama disampaikan oleh Direktur Center for Economic and Law Studies Bhima Yudhistira yang mengatakan, proporsi manufaktur terhadap PDB masih kendur dibandingkan dengan 5 tahun lalu.