;
Kategori

Ekonomi

( 40600 )

Magang Kerja, Bikin Traumatis atau Optimistis?

11 Feb 2024

Program magang kerja bisa memberi hasil yang berbeda bagi peserta yang menjalaninya. Ada yang merasa mendapat tambahan pengetahuan dan keterampilan. Ada pula yang malah trauma dan akhirnya memutuskan tidak akan menggeluti bidang di mana ia magang. Aisha Ferkin (22) mahasiswa Antropologi Sosial UI, yang magang di sebuah organisasi LSM terkaget-kaget saat mendapat tugas turun ke lapangan untuk mencari data dalam waktu singkat. Akibatnya, ia harus uber-uberan dengan waktu dan terpaksa mengorbankan waktu libur demi lembur menyelesaikan tugas. ”Selama kuliah, aku menangkap kalau antrop (antropologi) berkaitan dengan turun langsung ke masyarakat adat, tinggal bersama mereka, dan mempelajari kehidupan mereka,” ujarnya pada Rabu (31/1) di Kampus UI, Depok, Jabar. Awalnya ia mengira, ketika turun lapangan selama magang lima bulan di LSM yang berfokus pada advokasi masyarakat adat, ia akan punya cukup waktu untuk tinggal dan mempelajari kelompok masyarakat adat yang jadi sasaran pendataan. Ternyata ia salah.

Proses pengumpulan data lapangan hanya satu-dua minggu sehingga tak cukup waktu untuk mengenal kelompok adat lain. Ia kalang kabut ketika harus mencari data masyarakat adat di Kalimantan. Keterbatasan waktu membuat pengerjaan tugas kerap tak mulus walau ada teman magang lain dalam satu kelompok. Mendata masyarakat adat tidak bisa dilakukan secara cepat, mengingat perlu pendekatan pada sasaran. Waktu luang warga juga tak menentu, tergantung kesibukan mereka. Selain itu, tak semua warga mau berkompromi. ”Kami harus siap mengalokasikan waktu libur untuk turlap (turun lapangan). Ketika turlap pun diwarnai berbagai dinamika. Misalnya, ada kelompok masyarakat menolak advokasi yang kami lakukan dan memberi data yang kami butuhkan dalam waktu singkat,” ungkap Aisha. Pengalaman itu membuatnya trauma dan ragu menekuni karier di LSM.  

Fatma Bandar (21) justru mendapat pengalaman magang yang menyenangkan dan mendapat tambahan pengetahuan dan ilmu baru sesuai jurusan kuliah. Fatma, yang baru lulus dari Ilmu Komunikasi peminatan periklanan UI, merasakan hal tersebut ketika magang di posisi marketing communication. Praktik kerja dia lakukan di sebuah industri pendidikan psikologi di Jaksel. ”Pekerjaan aku copywriting, riset konten, riset audiens, dan desain. Tren selalu berkembang. Jadi, pengalaman yang aku sukai adalah gimana aku tetap beradaptasi dengan tren, menganalisis perilaku konsumen yang dinamis, dan lainnya,” tuturnya, di Depok, Sabtu (27/1). Posisi saat magang memang sejalan dengan jurusan, tetapi Fatma menyadari bahwa tetap ada Ilmu-ilmu yang baru ia dapat saat magang. Salah satunya, belajar menyajikan data dan kreativitas dalam konten dapat hadir secara bersamaan. Berkat magang selama empat bulan, ia optimistis akan berkarier di bidang periklanan. Apalagi, ia sudah tertarik pada industri kreatif dan riset sejak SMA. (Yoga)

Amarah Kampus kepada Jokowi

10 Feb 2024
Lamadahur Pamungkas sibuk mengirim pesan WhatsApp kepada pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa di berbagai perguruan tinggi, Jumat kemarin. Mantan Wakil Presiden Mahasiswa Universitas Trisakti itu mengajak koleganya ikut “Gerakan Kampus” mengkritik pemerintahan Presiden Joko Widodo. “Komunikasi kami lakukan untuk konsolidasi gerakan selanjutnya,” kata Lamadahur, Jumat, 9 Februari 2024. 

Lamadahur sesungguhnya sudah berkomunikasi dengan pengurus BEM di sejumlah kampus sejak Desember lalu. Saat itu, ia mengajak BEM di seluruh Indonesia turun ke jalan mengkritik pemerintahan Jokowi yang dinilai semakin ugal-ugalan.  Namun rencana demonstrasi mahasiswa itu batal terlaksana pada akhir tahun lalu. Kendala utama, kata Lamadahur, adalah pengurus BEM di sejumlah kampus mengalami masa transisi. Mereka tengah menggelar pemilihan pengurus BEM, sama seperti di Universitas Trisakti yang sedang menggelar pemilihan raya.

Satu bulan konsolidasi, aliansi mahasiswa lintas kampus, termasuk Universitas Trisakti, memilih turun ke jalan, Kamis lalu. Mereka berunjuk rasa di kawasan Harmoni, Jakarta Pusat, atau tidak jauh dari Istana Negara. Awalnya, mahasiswa hendak berdemonstrasi di depan Istana Negara, tapi polisi memblokade jalan menuju arah Istana. Dalam orasinya, mahasiswa menyuarakan kondisi demokrasi di Indonesia yang semakin terpuruk. Mereka juga mengusung agenda menolak pemilu curang dan mewacanakan pemakzulan Jokowi. (Yetede)

Libur Panjang di Tengah Perlambatan Konsumsi

10 Feb 2024
Libur panjang pada pekan ini mendongkrak permintaan terhadap sejumlah moda transportasi. Momentum Imlek dan Isra Mikraj menjadi sinyal kembali pulihnya konsumsi, setidaknya pada kuartal pertama 2024.  
PT Citilink Indonesia mencatat kenaikan jumlah penumpang hingga 20 persen selama periode libur panjang pekan ini. Head of Corporate Secretary & CSR Division PT Citilink Indonesia Haza Ibnu Rasyad mengatakan perusahaan menambah jumlah penerbangan untuk memenuhi lonjakan permintaan tersebut. "Ada 17 penerbangan tambahan yang kami siapkan," ujarnya kepada Tempo, Jumat, 9 Februari 2024. 

Untuk memanfaatkan momentum liburan ini Citilink menarik minat penumpang dengan menyediakan beragam promo. Haza mengatakan, khusus rute domestik, terdapat potongan harga hingga 15 persen. Perusahaan juga memberi diskon tambahan untuk pembelian tiket lewat bank tertentu dengan besaran hingga Rp 500 ribu.  Sementara itu, PT Kereta Api Indonesia (KAI) mampu menjual hampir semua tiket yang tersedia untuk perjalanan selama libur panjang tanpa promo khusus. Vice President Public Relations PT KAI Joni Martinus menuturkan sebanyak 851.181 tiket terjual hingga kemarin pagi untuk periode keberangkatan 6-11 Februari 2024. 

"Jumlah tersebut 98 persen dari total keseluruhan tiket kereta api yang kami sediakan sebanyak 865.952 tiket," tuturnya. Joni menambahkan, jumlahnya akan bertambah mengingat masa liburan masih berlangsung. Penumpang menunggu kedatangan kereta api di Stasiun Surabaya Gubeng, Surabaya, Jawa Timur, 8 Februari 2024. ANTARA/Didik Suhartono Selama periode 7-11 Februari, KAI mengoperasikan 1.085 kereta api jarak jauh. Rata-rata setiap hari terdapat 217 perjalanan. Dibanding pada pekan sebelumnya, terdapat tambahan 10 perjalanan. Perusahaan menambah empat perjalanan Kereta Api Manahan rute Gambir-Solo Balapan, empat perjalanan Kereta Api Sancaka rute Yogyakarta-Surabaya Gubeng, serta dua perjalanan Kereta Api Kaligung rute Cirebon Prujakan-Semarang Poncol. Joni mengatakan wilayah Jawa Timur menjadi tujuan favorit penumpang. (Yetede)

INVESTASI, Menanti Kemilau Emas pada Tahun Naga Kayu

09 Feb 2024

Tahun baru China, Imlek 2575, akan segera tiba pada Sabtu (10/2). Berdasarkan penanggalan China, hal itu  menandai Tahun Naga berelemen Kayu atau Naga Kayu. Budaya China meyakini, shio hewan mitologi yang biasa digambarkan seperti ular besar, terbang di langit, dan menyemburkan api tersebut menjadi simbol kekuatan, kekuasaan, kekayaan, kesuksesan, dan kemakmuran. Perpaduannya dengan elemen kayu yang melambangkan kreativitas dan vitalitas menjadikan Naga Kayu dianggap shio istimewa sekaligus dinantikan banyak orang. Naga diyakini sebagai shio yang paling beruntung dalam siklus 12 tahunan sekaligus penuh dengan energi dan impian akan adanya perubahan dunia, menunjukkan harapan terhadap kehidupan yang lebih baik tatkala tahun berganti.

Karena kondisi perekonomian saat ini masih dirundung ketidakpastian, setelah melalui situasi sulit pandemi Covid-19, situasi perekonomian global kembali menghadapi ketidakpastian akibat pecah konflik geopolitik, perlambatan ekonomi, dan tekanan suku bunga negara-negara maju. Di tengah perekonomian yang diselimuti ketidakpastian, emas dapat menjadi investasi yang relatif aman (safe haven). Hal ini tidak lepas dari sifat emas yang stabil dan menguntungkan tatkala situasi serba tak pasti akibat guncangan perekonomian, politik, dan geopolitik, yang tecermin dalam perlambatan pertumbuhan ekonomi global. Bank Dunia memperkirakan, pertumbuhan ekonomi global akan melambat dari 2,6 % pada 2023 menjadi 2,4 % pada 2024. Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede mengatakan, sepanjang 2023, emas telah menorehkan kinerja yang positif di tengah tingkat suku bunga tinggi bank sentral global.

Selain itu, kinerja emas juga tercatat telah mengungguli komoditas obligasi dan sebagian pasar saham. ”Dengan ketidakpastian di pasar keuangan global, emas yang merupakan safe haven asset dapat menjadi salah satu alternatif investasi. Namun, potensi upside (pertumbuhan) saat ini terbatas karena adanya potensi higher for longer (era suku bunga tinggi) dari The Fed (bank sentral AS) sehingga dollar AS cenderung masih akan kuat,” katanya, Rabu (7/2). Selain faktor suku bunga, tensi geopolitik di Timur Tengah dan permintaan bank sentral global terhadap emas juga memicu pergerakan harga emas.

Equities Specialist DBS Group Research, Maynard Arif, menyebut, ada indikasi masyarakat mengalokasikan dananya pada investasi emas lantaran merupakan aset yang stabil di tengah kondisi global yang tidak menentu. Berdasarkan perkiraan Bareksa, harga emas Antam di Indonesia berpotensi menyentuh level Rp 1,15 juta-Rp 1,25 juta per gram pada 2024. Dibandingkan dengan target harga emas 2023 sebesar Rp 1,1 juta per gram yang telah tercapai sejak 24 November 2023, proyeksi harga emas pada 2024 bakal meningkat 13,6 %. Pada 5 Februari 2024, emas Antam tercatat di harga Rp 1,136 juta per gram. Ekspektasi penurunan suku bunga The Fed pada paruh kedua 2024 nanti diyakini dapat memberikan katalis positif terhadap pertumbuhan emas mendatang. (Yoga)

Pinjaman Bunga Nol Persen Disiapkan

09 Feb 2024

Pemerintah mewacanakan konsep bantuan pinjaman biaya kuliah kepada mahasiswa dengan bunga nol %. Pelunasannya bisa dibayarkan kepada negara secara berkala setelah mahasiswa yang meminjam lulus dan bekerja. Skema ini menempatkan mahasiswa sebagai investasi SDM demi kemajuan Indonesia. Deputi Bidang Koordinasi Pendidikan dan Moderasi Beragama Kemenko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Warsito menjelaskan, konsep ini tengah digodok pihaknya bersama Kemenkeu. Menurut dia, ini bisa jadi salah satu alternatif mengatasi mahalnya biaya kuliah yang dikeluhkan mahasiswa.

”Pengembalian ketika mahasiswa sudah lulus atau sudah bekerja. Konsep itu yang akan dicoba solusinya terkait tingginya biaya kuliah, selain evaluasi besarnya uang kuliah tunggal dan kemampuan perguruan tinggi dalam pendapatan umum di bidang akademik sehingga biaya kuliah bisa lebih rendah,” kata Warsito melalui siaran pers, Kamis (8/2). Selain itu, pemerintah juga akan berkoordinasi dengan lembaga-lembaga filantropi untuk membuat program dana kuliah bergilir. Namun, program itu tetap mengedepankan prinsip pinjaman tanpa bunga dan dibayar mulai tahun keempat atau setelah yang bersangkutan lulus dan bekerja. (Yoga)

Jangan Sekadar Bicara Upah Buruh

09 Feb 2024

Sebanyak 43 % responden dari jajak pendapat Kompas pada pertengahan Januari 2024 menyatakan, buruh kini belum hidup layak, bahkan memburuk, disebabkan sistem pengupahan yang kurang berpihak kepada buruh. Meski UU Cipta Kerja disusun dengan dalih untuk upaya penciptaan kerja, formula penghitungan upah minimum dalam undang-undang itu dinilai tidak berpihak kepada buruh. Argumentasi kerap diungkapkan baik oleh buruh maupun pengusaha terkait formula pengupahan itu, hasilnya kehidupan buruh faktanya tidak kian membaik. Ketimpangan pun kian terlihat.

Harian Kompas pada awal minggu ini melaporkan, pada kabupaten tujuan investasi di Sulawesi, kesejahteraan buruh tidak lebih baik. Dengan upah yang diterimanya, tidak mudah bagi pekerja untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, apalagi untuk menabung bagi kehidupan di hari tua. Demi meningkatkan kehidupan buruh, semua pihak idealnya dapat kembali duduk bersama. Dengan kepala dingin, ada baiknya didiskusikan formula penghitungan upah minimum. Yang tidak kalah pentingnya adalah buruh dan serikat buruh jangan hanya sekadar bicara upah. Idealnya, ada pendelegasian peran pada perwakilan buruh atau serikat buruh untuk memikirkan masa depan buruh, untuk memastikan tetap ada pekerjaan bagi buruh dalam dunia yang berubah begitu cepat.

Di sisi lain, pemerintah harus memastikan agar angka investasi jangan sekadar angka. Peningkatan investasi idealnya berbanding lurus dengan hadirnya kesempatan kerja. Di Cikarang, Jabar, Kompas menjumpai pabrik besar dengan pekerja yang sangat minim karena mekanisasi. Disrupsi teknologi kini semakin mewarnai kehidupan. Kehadiran kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) berdampak positif untuk mengefisienkan kerja manusia, tetapi sebaliknya dapat menyingkirkan pekerja dengan keterampilan dan produktivitas yang rendah. Jika perdebatan terkait urusan buruh hanya terfokuskan pada pengupahan, ada potensi justru pekerjaan itu sendiri yang menghilang dalam jangka menengah atau panjang. (Yoga)

Industrialisasi Jadi Kunci Mendongkrak Upah Buruh

09 Feb 2024

Upah buruh diyakini akan terdongkrak jika industrialisasi dan pertumbuhan ekonomi berjalan sesuai rencana Indonesia Emas 2045. Pada 2045, Indonesia ditargetkan masuk dalam golongan negara berpendapatan tinggi. Untuk masuk golongan negara berpendapatan tinggi, Bank Dunia menyatakan, pendapatan per kapita Indonesia harus berada di atas 13.205 USD per tahun. Dengan demikian, gaji minimal pekerja di Tanah Air harus setara Rp 10 juta per bulan. Sementara saat ini rata-rata upah minimum provinsi (UMP) buruh tahun 2023 baru mencapai Rp 2,96 juta per bulan. Simulasi yang dilakukan Litbang Kompas, berdasarkan rata-rata kenaikan UMP pasca berlakunya UU Cipta Kerja (2024) sebesar 4,1 % per tahun, maka pada 2045 rata-rata UMP baru Rp 6,957 juta.

Berdasarkan tren UMP sepanjang 1997-2024, rata-rata UMP pada 2045 baru Rp 6,454 juta. Karena itu, untuk meningkatkan upah buruh hingga Rp 10 juta per bulan pada 2045, industrialisasi perlu dipacu lebih cepat. Wakil Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Roy Jinto Ferianto, Kamis (8/2) menyampaikan, menuju Indonesia Emas 2045 berkaitan dengan menjadi negara maju. Salah satu tandanya adalah ada standar upah yang ideal, bukan upah yang murah. KSPSI pernah memberikan masukan kepada pemerintah terkait dengan visi Indonesia Emas 2045. Salah satunya tenaga kerja dalam negeri yang harus diutamakan dibandingkan dengan tenaga kerja asing (TKA).

Untuk mendukung lulusan baru siap kerja, sudah didirikan Balai Latihan Kerja Komunitas Federasi Serikat Pekerja Tekstil, Sandang, dan Kulit Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (BLKK FSP TSK SPSI) di Majalengka. Ketua Umum Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) Sunarno mengatakan, KASBI sedang melakukan kajian konsep upah layak. Sejauh ini, dengan kebutuhan riil pekerja yang relatif hampir sama antar daerah, upah yang diterima bisa berbeda. Presiden Federasi Serikat Pekerja Panasonic Gobel (FSPPG) Djoko Wahyudi mengatakan, pihaknya sejauh ini belum mengetahui bagaimana pengembangan pekerja di Tanah Air hingga 2045, tapi, yang terpenting adalah bagaimana sekitar 8 juta pengangguran saat ini bisa terserap sehingga angkatan kerja bisa sejahtera. (Yoga)

Tambak Udang 2.085 Hektar Dibangun di NTT

09 Feb 2024

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan Pemkab Sumba Timur bekerja sama membangun percontohan budidaya udang terintegrasi hulu dan hilir di Kabupaten Sumba Timur, NTT. Lahan tambak udang seluas 2.085 hektar akan mulai dibangun tahun 2024-2027. Pembangunan proyek tambak udang terintegrasi dilakukan dengan perjanjian kerja sama pinjam pakai barang milik daerah Kabupaten Sumba Timur, berupa lahan seluas 2.085 hektar di Desa Palakahembi, Kecamatan Pandawai, Sumba Timur, yang akan dibangun tambak udang terintegrasi dengan anggaran 500 juta USD atau Rp 7,5 triliun. Lahan tambak terintegrasi itu terbagi menjadi tiga zona, yaitu zona hulu, meliputi pembenihan dan pabrik pakan; zona onfarm, meliputi saluran intake (masuk), tandon utama, tandon kluster, petak pemeliharaan, saluran outlet (keluar), instalasi pengolahan air limbah kluster, dan vegetasi. Selain itu, zona hilir yang mencakup gudang pendingin, pabrik es, dan pabrik styrofoam.

Menteri KP Sakti Wahyu Trenggono, Kamis (8/2) menjelaskan, kondisi lahan yang akan dibangun merupakan lahan kosong,terbuka dan berbatu, serta tidak termanfaatkan. Sementara itu, kondisi rencana lokasi intake merupakan perairan terbuka dan tidak ada vegetasi mangrove. Kesepakatan perjanjian kerja sama pinjam pakai barang milik Kabupaten Sumba Timur dan nota kesepakatan antara Dirjen Perikanan Budi Daya dan Bupati Sumba Timur dilaksanakan di Gedung KKP, Selasa (6/2). Penandatanganan kerja sama itu disaksikan Menteri Trenggono. ”Modeling budidaya udang terintegrasi akan kita bangun di Sumba Timur, NTT, guna menumbuhkan ekonomi yang terdistribusi ke wilayah Indonesia timur, tidak hanya di Jawa saja,” kata Trenggono. (Yoga)

Paman Sayur dan Lumbung Pangan Kalimantan

09 Feb 2024

10 tahun terakhir, banyak ladang warga Kalteng ditinggalkan setelah muncul larangan membakar lahan. Imbasnya, warga yang dulu mandiri kini bergantung kepada ”paman sayur” atau penjual sayur keliling. Kemandirian di daerah yang dulu merupakan lumbung pangan pun terancam. Rabu (7/2) pagi, Suwanto (37) sudah memacu kencang sepeda motor tuanya ke rumah Deni Irmanto (32), petani di Kalampangan, Kota Palangkaraya, Kalteng. Sudah dua tahun Suwanto melakukan aktivitas serupa. Setiap pagi, dia selalu mengisi keranjang di jok sepeda motornya dengan semua sayuran yang dipanen Deni, perantau asal Ngawi, Jatim. ”Ada cabai rawit, bayam, sawi, mentimun, tomat, hingga bawang merah,” katanya. Seperti Deni, Suwanto juga berasal dari Ngawi. Minim kesempatan kerja di daerah asal, dia datang menggunakan kapal laut lima tahun lalu ke Palangkaraya, menjadi ”paman” (penjual keliling) untuk beragam jenis pekerjaan.

Ia pernah menjadi paman pentol (makanan seperti bakso), berkeliling SD-SD di Palangkaraya menjajakan jualannya demi bayaran Rp 100.000 per hari. Jika dagangan ludes dalam sehari, dia mendapat bonus 10 %. ”Biasanya jual 500-1.000 pentol per hari. Harganya Rp 1.000-Rp 5.000 per biji, bergantung ukuran,” ucapnya. Tiga tahun jadi paman pentol, dia mencoba jadi paman lainnya. Merasa bisa meraup untung lebih besar, pilihannya jatuh menjadi penjual sayur keliling. Tabungan milik dia dan istrinya, Rp 8 juta digunakan untuk membuat keranjang sayur. Usahanya membuahkan hasil. ”Sekarang, sehari bisa bawa Rp 500.000, untung bersihnya lebih dari Rp 200.000,” ujarnya. Keuntungan Suwanto setara dengan perjalanan jauh yang mesti ia tempuh sejauh 85 km. Sasarannya adalah pelanggan di desa-desa sekitar Kabupaten Pulang Pisau, bahkan Kabupaten Kapuas.

Di sana, kehadiran Suwanto dan paman pentol lainnya sangat ditunggu warga. ”Saya pernah sampai ke Kalumpang di Kabupaten Kapuas. Jaraknya 120 km dari Kota Palangkaraya. Semua sayurnya berasal dari Deni,” katanya. Sanyo (54), warga Kalumpang, Kapuas, salah satu tempat Suwanto berjualan sayur adalah salah satu peladang yang rindu berladang lagi. Kini, Sanyo merasakan rumitnya harus membeli semua kebutuhan pangannya, baik beras maupun sayuran. ”Jadi, karena sekarang sudah tidak ke ladang, tidak ada padi dan tidak ada sayur. Ujungnya, kami beli di paman sayur. Setiap bulan bisa habis Rp 1 juta. Dulu, uang hanya untuk menabung,” tutur Sanyo yang kini hanya menjaga kios di desanya sambil berharap tas anyaman rotan istrinya laku. Penghasilannya tak menentu, ditambah kini ia sakit-sakitan. ”Ada yang bekerja di perkebunan sawit hingga tambang ilegal. Semua karena larangan membakar,” katanya. (Yoga)

China Kelola Warga Senior

09 Feb 2024

China tengah berupaya mengelola penduduk yang berusia tua. Pemerintah China selama empat tahun belakangan berulang kali mengutarakan gagasan bahwa usia pensiun pekerja di negara itu akan ditambah, walau disambut negatif masyarakat, baik tua maupun muda. Data terbaru mengenai pertumbuhan ekonomi China di tengah terus menurunnya angka kelahiran memungkinan penaikan usia pensiun semakin tidak terelakkan. Laporan terkini itu diterbitkan oleh Economist Intelligence Unit(EIU), divisi analisis dan riset majalah The Economist, Rabu (31/1). Mereka menganalisis penurunan angka kelahiran dengan beban ekonomi, termasuk beban pensiun yang akan ditanggung oleh China per tahun 2035 (Kompas.id, 7/2/2024). China mau tak mau harus segera menaikkan umur pensiun agar sistem pensiun di negara itu tetap berkelanjutan.

Dengan umur pensiun saat ini, laki-laki 60 tahun dan perempuan 55 tahun, akan memunculkan beban fiskal. Sebab, dana pensiun di negara itu ditanggung tiga pihak, yaitu negara, perusahaan, dan karyawan atau pegawai. Pada saat yang sama, China ingin mengelola warga senior sehingga tetap produktif dan bekerja ditengah angka kelahiran yang menurun. Proporsi kelompok senior yang besar diharapkan bisa tetap bekerja di berbagai bidang. Bila usia pensiun dinaikkan, akan mengurangi beban fiskal 20 %. Melihat langkah yang ditempuh China, akan ada beberapa akibat. Beban pada fiskal akan berkurang,tetapi akan menghasilkan tekanan baru, yaitu kelompok senior yang seharusnya menikmati dana pensiunnya terpaksa harus menanti beberapa tahun lagi untuk mengakses dana pensiun.

Mereka harus tetap bekerja. Otomatis akan memunculkan masalah kesejahteraan atau kualitas hidup warga senior. Dampak lainnya adalah tekanan dari warga berusia muda. Kaum muda berpendapat bahwa peningkatan jumlah pekerja yang lebih tua akan mengurangi kesempatan kerja mereka. Kemarahan mereka terpantau dalam berbagai unggahan media sosial di negara itu. China sudah membuat percontohan perpanjangan usia pensiun di Provinsi Jiangsu. Secara sukarela orang boleh mengusulkan untuk menunda usia pensiun. Provinsi lain menunggu uji coba di Jiangsu. (Yoga)