;

Tambak Udang 2.085 Hektar Dibangun di NTT

Ekonomi Yoga 09 Feb 2024 Kompas
Tambak Udang 2.085
Hektar Dibangun di NTT

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan Pemkab Sumba Timur bekerja sama membangun percontohan budidaya udang terintegrasi hulu dan hilir di Kabupaten Sumba Timur, NTT. Lahan tambak udang seluas 2.085 hektar akan mulai dibangun tahun 2024-2027. Pembangunan proyek tambak udang terintegrasi dilakukan dengan perjanjian kerja sama pinjam pakai barang milik daerah Kabupaten Sumba Timur, berupa lahan seluas 2.085 hektar di Desa Palakahembi, Kecamatan Pandawai, Sumba Timur, yang akan dibangun tambak udang terintegrasi dengan anggaran 500 juta USD atau Rp 7,5 triliun. Lahan tambak terintegrasi itu terbagi menjadi tiga zona, yaitu zona hulu, meliputi pembenihan dan pabrik pakan; zona onfarm, meliputi saluran intake (masuk), tandon utama, tandon kluster, petak pemeliharaan, saluran outlet (keluar), instalasi pengolahan air limbah kluster, dan vegetasi. Selain itu, zona hilir yang mencakup gudang pendingin, pabrik es, dan pabrik styrofoam.

Menteri KP Sakti Wahyu Trenggono, Kamis (8/2) menjelaskan, kondisi lahan yang akan dibangun merupakan lahan kosong,terbuka dan berbatu, serta tidak termanfaatkan. Sementara itu, kondisi rencana lokasi intake merupakan perairan terbuka dan tidak ada vegetasi mangrove. Kesepakatan perjanjian kerja sama pinjam pakai barang milik Kabupaten Sumba Timur dan nota kesepakatan antara Dirjen Perikanan Budi Daya dan Bupati Sumba Timur dilaksanakan di Gedung KKP, Selasa (6/2). Penandatanganan kerja sama itu disaksikan Menteri Trenggono. ”Modeling budidaya udang terintegrasi akan kita bangun di Sumba Timur, NTT, guna menumbuhkan ekonomi yang terdistribusi ke wilayah Indonesia timur, tidak hanya di Jawa saja,” kata Trenggono. (Yoga)

Download Aplikasi Labirin :