;
Kategori

Ekonomi

( 40465 )

Pinjaman Bunga Nol Persen Disiapkan

09 Feb 2024

Pemerintah mewacanakan konsep bantuan pinjaman biaya kuliah kepada mahasiswa dengan bunga nol %. Pelunasannya bisa dibayarkan kepada negara secara berkala setelah mahasiswa yang meminjam lulus dan bekerja. Skema ini menempatkan mahasiswa sebagai investasi SDM demi kemajuan Indonesia. Deputi Bidang Koordinasi Pendidikan dan Moderasi Beragama Kemenko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Warsito menjelaskan, konsep ini tengah digodok pihaknya bersama Kemenkeu. Menurut dia, ini bisa jadi salah satu alternatif mengatasi mahalnya biaya kuliah yang dikeluhkan mahasiswa.

”Pengembalian ketika mahasiswa sudah lulus atau sudah bekerja. Konsep itu yang akan dicoba solusinya terkait tingginya biaya kuliah, selain evaluasi besarnya uang kuliah tunggal dan kemampuan perguruan tinggi dalam pendapatan umum di bidang akademik sehingga biaya kuliah bisa lebih rendah,” kata Warsito melalui siaran pers, Kamis (8/2). Selain itu, pemerintah juga akan berkoordinasi dengan lembaga-lembaga filantropi untuk membuat program dana kuliah bergilir. Namun, program itu tetap mengedepankan prinsip pinjaman tanpa bunga dan dibayar mulai tahun keempat atau setelah yang bersangkutan lulus dan bekerja. (Yoga)

Jangan Sekadar Bicara Upah Buruh

09 Feb 2024

Sebanyak 43 % responden dari jajak pendapat Kompas pada pertengahan Januari 2024 menyatakan, buruh kini belum hidup layak, bahkan memburuk, disebabkan sistem pengupahan yang kurang berpihak kepada buruh. Meski UU Cipta Kerja disusun dengan dalih untuk upaya penciptaan kerja, formula penghitungan upah minimum dalam undang-undang itu dinilai tidak berpihak kepada buruh. Argumentasi kerap diungkapkan baik oleh buruh maupun pengusaha terkait formula pengupahan itu, hasilnya kehidupan buruh faktanya tidak kian membaik. Ketimpangan pun kian terlihat.

Harian Kompas pada awal minggu ini melaporkan, pada kabupaten tujuan investasi di Sulawesi, kesejahteraan buruh tidak lebih baik. Dengan upah yang diterimanya, tidak mudah bagi pekerja untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, apalagi untuk menabung bagi kehidupan di hari tua. Demi meningkatkan kehidupan buruh, semua pihak idealnya dapat kembali duduk bersama. Dengan kepala dingin, ada baiknya didiskusikan formula penghitungan upah minimum. Yang tidak kalah pentingnya adalah buruh dan serikat buruh jangan hanya sekadar bicara upah. Idealnya, ada pendelegasian peran pada perwakilan buruh atau serikat buruh untuk memikirkan masa depan buruh, untuk memastikan tetap ada pekerjaan bagi buruh dalam dunia yang berubah begitu cepat.

Di sisi lain, pemerintah harus memastikan agar angka investasi jangan sekadar angka. Peningkatan investasi idealnya berbanding lurus dengan hadirnya kesempatan kerja. Di Cikarang, Jabar, Kompas menjumpai pabrik besar dengan pekerja yang sangat minim karena mekanisasi. Disrupsi teknologi kini semakin mewarnai kehidupan. Kehadiran kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) berdampak positif untuk mengefisienkan kerja manusia, tetapi sebaliknya dapat menyingkirkan pekerja dengan keterampilan dan produktivitas yang rendah. Jika perdebatan terkait urusan buruh hanya terfokuskan pada pengupahan, ada potensi justru pekerjaan itu sendiri yang menghilang dalam jangka menengah atau panjang. (Yoga)

Industrialisasi Jadi Kunci Mendongkrak Upah Buruh

09 Feb 2024

Upah buruh diyakini akan terdongkrak jika industrialisasi dan pertumbuhan ekonomi berjalan sesuai rencana Indonesia Emas 2045. Pada 2045, Indonesia ditargetkan masuk dalam golongan negara berpendapatan tinggi. Untuk masuk golongan negara berpendapatan tinggi, Bank Dunia menyatakan, pendapatan per kapita Indonesia harus berada di atas 13.205 USD per tahun. Dengan demikian, gaji minimal pekerja di Tanah Air harus setara Rp 10 juta per bulan. Sementara saat ini rata-rata upah minimum provinsi (UMP) buruh tahun 2023 baru mencapai Rp 2,96 juta per bulan. Simulasi yang dilakukan Litbang Kompas, berdasarkan rata-rata kenaikan UMP pasca berlakunya UU Cipta Kerja (2024) sebesar 4,1 % per tahun, maka pada 2045 rata-rata UMP baru Rp 6,957 juta.

Berdasarkan tren UMP sepanjang 1997-2024, rata-rata UMP pada 2045 baru Rp 6,454 juta. Karena itu, untuk meningkatkan upah buruh hingga Rp 10 juta per bulan pada 2045, industrialisasi perlu dipacu lebih cepat. Wakil Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Roy Jinto Ferianto, Kamis (8/2) menyampaikan, menuju Indonesia Emas 2045 berkaitan dengan menjadi negara maju. Salah satu tandanya adalah ada standar upah yang ideal, bukan upah yang murah. KSPSI pernah memberikan masukan kepada pemerintah terkait dengan visi Indonesia Emas 2045. Salah satunya tenaga kerja dalam negeri yang harus diutamakan dibandingkan dengan tenaga kerja asing (TKA).

Untuk mendukung lulusan baru siap kerja, sudah didirikan Balai Latihan Kerja Komunitas Federasi Serikat Pekerja Tekstil, Sandang, dan Kulit Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (BLKK FSP TSK SPSI) di Majalengka. Ketua Umum Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) Sunarno mengatakan, KASBI sedang melakukan kajian konsep upah layak. Sejauh ini, dengan kebutuhan riil pekerja yang relatif hampir sama antar daerah, upah yang diterima bisa berbeda. Presiden Federasi Serikat Pekerja Panasonic Gobel (FSPPG) Djoko Wahyudi mengatakan, pihaknya sejauh ini belum mengetahui bagaimana pengembangan pekerja di Tanah Air hingga 2045, tapi, yang terpenting adalah bagaimana sekitar 8 juta pengangguran saat ini bisa terserap sehingga angkatan kerja bisa sejahtera. (Yoga)

Tambak Udang 2.085 Hektar Dibangun di NTT

09 Feb 2024

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan Pemkab Sumba Timur bekerja sama membangun percontohan budidaya udang terintegrasi hulu dan hilir di Kabupaten Sumba Timur, NTT. Lahan tambak udang seluas 2.085 hektar akan mulai dibangun tahun 2024-2027. Pembangunan proyek tambak udang terintegrasi dilakukan dengan perjanjian kerja sama pinjam pakai barang milik daerah Kabupaten Sumba Timur, berupa lahan seluas 2.085 hektar di Desa Palakahembi, Kecamatan Pandawai, Sumba Timur, yang akan dibangun tambak udang terintegrasi dengan anggaran 500 juta USD atau Rp 7,5 triliun. Lahan tambak terintegrasi itu terbagi menjadi tiga zona, yaitu zona hulu, meliputi pembenihan dan pabrik pakan; zona onfarm, meliputi saluran intake (masuk), tandon utama, tandon kluster, petak pemeliharaan, saluran outlet (keluar), instalasi pengolahan air limbah kluster, dan vegetasi. Selain itu, zona hilir yang mencakup gudang pendingin, pabrik es, dan pabrik styrofoam.

Menteri KP Sakti Wahyu Trenggono, Kamis (8/2) menjelaskan, kondisi lahan yang akan dibangun merupakan lahan kosong,terbuka dan berbatu, serta tidak termanfaatkan. Sementara itu, kondisi rencana lokasi intake merupakan perairan terbuka dan tidak ada vegetasi mangrove. Kesepakatan perjanjian kerja sama pinjam pakai barang milik Kabupaten Sumba Timur dan nota kesepakatan antara Dirjen Perikanan Budi Daya dan Bupati Sumba Timur dilaksanakan di Gedung KKP, Selasa (6/2). Penandatanganan kerja sama itu disaksikan Menteri Trenggono. ”Modeling budidaya udang terintegrasi akan kita bangun di Sumba Timur, NTT, guna menumbuhkan ekonomi yang terdistribusi ke wilayah Indonesia timur, tidak hanya di Jawa saja,” kata Trenggono. (Yoga)

Paman Sayur dan Lumbung Pangan Kalimantan

09 Feb 2024

10 tahun terakhir, banyak ladang warga Kalteng ditinggalkan setelah muncul larangan membakar lahan. Imbasnya, warga yang dulu mandiri kini bergantung kepada ”paman sayur” atau penjual sayur keliling. Kemandirian di daerah yang dulu merupakan lumbung pangan pun terancam. Rabu (7/2) pagi, Suwanto (37) sudah memacu kencang sepeda motor tuanya ke rumah Deni Irmanto (32), petani di Kalampangan, Kota Palangkaraya, Kalteng. Sudah dua tahun Suwanto melakukan aktivitas serupa. Setiap pagi, dia selalu mengisi keranjang di jok sepeda motornya dengan semua sayuran yang dipanen Deni, perantau asal Ngawi, Jatim. ”Ada cabai rawit, bayam, sawi, mentimun, tomat, hingga bawang merah,” katanya. Seperti Deni, Suwanto juga berasal dari Ngawi. Minim kesempatan kerja di daerah asal, dia datang menggunakan kapal laut lima tahun lalu ke Palangkaraya, menjadi ”paman” (penjual keliling) untuk beragam jenis pekerjaan.

Ia pernah menjadi paman pentol (makanan seperti bakso), berkeliling SD-SD di Palangkaraya menjajakan jualannya demi bayaran Rp 100.000 per hari. Jika dagangan ludes dalam sehari, dia mendapat bonus 10 %. ”Biasanya jual 500-1.000 pentol per hari. Harganya Rp 1.000-Rp 5.000 per biji, bergantung ukuran,” ucapnya. Tiga tahun jadi paman pentol, dia mencoba jadi paman lainnya. Merasa bisa meraup untung lebih besar, pilihannya jatuh menjadi penjual sayur keliling. Tabungan milik dia dan istrinya, Rp 8 juta digunakan untuk membuat keranjang sayur. Usahanya membuahkan hasil. ”Sekarang, sehari bisa bawa Rp 500.000, untung bersihnya lebih dari Rp 200.000,” ujarnya. Keuntungan Suwanto setara dengan perjalanan jauh yang mesti ia tempuh sejauh 85 km. Sasarannya adalah pelanggan di desa-desa sekitar Kabupaten Pulang Pisau, bahkan Kabupaten Kapuas.

Di sana, kehadiran Suwanto dan paman pentol lainnya sangat ditunggu warga. ”Saya pernah sampai ke Kalumpang di Kabupaten Kapuas. Jaraknya 120 km dari Kota Palangkaraya. Semua sayurnya berasal dari Deni,” katanya. Sanyo (54), warga Kalumpang, Kapuas, salah satu tempat Suwanto berjualan sayur adalah salah satu peladang yang rindu berladang lagi. Kini, Sanyo merasakan rumitnya harus membeli semua kebutuhan pangannya, baik beras maupun sayuran. ”Jadi, karena sekarang sudah tidak ke ladang, tidak ada padi dan tidak ada sayur. Ujungnya, kami beli di paman sayur. Setiap bulan bisa habis Rp 1 juta. Dulu, uang hanya untuk menabung,” tutur Sanyo yang kini hanya menjaga kios di desanya sambil berharap tas anyaman rotan istrinya laku. Penghasilannya tak menentu, ditambah kini ia sakit-sakitan. ”Ada yang bekerja di perkebunan sawit hingga tambang ilegal. Semua karena larangan membakar,” katanya. (Yoga)

China Kelola Warga Senior

09 Feb 2024

China tengah berupaya mengelola penduduk yang berusia tua. Pemerintah China selama empat tahun belakangan berulang kali mengutarakan gagasan bahwa usia pensiun pekerja di negara itu akan ditambah, walau disambut negatif masyarakat, baik tua maupun muda. Data terbaru mengenai pertumbuhan ekonomi China di tengah terus menurunnya angka kelahiran memungkinan penaikan usia pensiun semakin tidak terelakkan. Laporan terkini itu diterbitkan oleh Economist Intelligence Unit(EIU), divisi analisis dan riset majalah The Economist, Rabu (31/1). Mereka menganalisis penurunan angka kelahiran dengan beban ekonomi, termasuk beban pensiun yang akan ditanggung oleh China per tahun 2035 (Kompas.id, 7/2/2024). China mau tak mau harus segera menaikkan umur pensiun agar sistem pensiun di negara itu tetap berkelanjutan.

Dengan umur pensiun saat ini, laki-laki 60 tahun dan perempuan 55 tahun, akan memunculkan beban fiskal. Sebab, dana pensiun di negara itu ditanggung tiga pihak, yaitu negara, perusahaan, dan karyawan atau pegawai. Pada saat yang sama, China ingin mengelola warga senior sehingga tetap produktif dan bekerja ditengah angka kelahiran yang menurun. Proporsi kelompok senior yang besar diharapkan bisa tetap bekerja di berbagai bidang. Bila usia pensiun dinaikkan, akan mengurangi beban fiskal 20 %. Melihat langkah yang ditempuh China, akan ada beberapa akibat. Beban pada fiskal akan berkurang,tetapi akan menghasilkan tekanan baru, yaitu kelompok senior yang seharusnya menikmati dana pensiunnya terpaksa harus menanti beberapa tahun lagi untuk mengakses dana pensiun.

Mereka harus tetap bekerja. Otomatis akan memunculkan masalah kesejahteraan atau kualitas hidup warga senior. Dampak lainnya adalah tekanan dari warga berusia muda. Kaum muda berpendapat bahwa peningkatan jumlah pekerja yang lebih tua akan mengurangi kesempatan kerja mereka. Kemarahan mereka terpantau dalam berbagai unggahan media sosial di negara itu. China sudah membuat percontohan perpanjangan usia pensiun di Provinsi Jiangsu. Secara sukarela orang boleh mengusulkan untuk menunda usia pensiun. Provinsi lain menunggu uji coba di Jiangsu. (Yoga)

Antisipasi Kerawanan Pemilu di Luar Negeri

09 Feb 2024

Pemungutan suara di mayoritas tempat pemungutan suara luar negeri (TPSLN) telah dimulai sejak Kamis (8/2) dan akan berlangsung hingga 14 Februari mendatang. Potensi kerawanan, seperti membeludaknya pemilih saat pemungutan suara hingga adanya pemilih yang tak terdaftar dalam daftar pemilih, perlu diantisipasi oleh penyelenggara pemilu. Mengacu Keputusan KPU No 122 Tahun 2024 tentang Hari dan Tanggal Pemungutan Suara di TPSLN pada Perwakilan RI di Luar Negeri untuk Pemilu 2024, pemungutan suara di 125 dari 128 perwakilan RI di luar negeri berlangsung pada 8-14 Februari 2024. Sementara di tiga perwakilan RI lainnya telah memulai lebih dulu, yakni Hanoi dan Ho Chi Minh di Vietnam pada 5 Februari dan di Panama pada 6 Februari 2024. TPSLN biasanya didirikan di kantor perwakilan kedutaan, konjen, wisma duta, dan sekolah Indonesia.

Selain dengan metode pemungutan suara di TPSLN, pemungutan suara di luar negeri juga dilakukan dengan dua metode lainnya, yaitu metode pos dan metode kotak suara keliling (KSK). Untuk metode pos, surat suara sudah dikirimkan oleh Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) ke pemilih, 2-11 Januari 2024. Sementara metode KSK telah dimulai pada 4 Februari. Berdasarkan data KPU, total ada 1,75 juta pemilih luar negeri yang masuk daftar pemilih tetap. Terkait pemungutan suara di luar negeri, Migrant Care, organisasi masyarakat sipil yang fokus pada advokasi isu pekerja migran Indonesia, mengingatkan, penyelenggara pemilu untuk mengantisipasi kemungkinan banyaknya pekerja migran yang tak masuk daftar pemilih.

”Ini terjadi karena kualitas DPTLN (daftar pemilih tetap luar negeri) tidak akurat. Misalnya, jumlah pekerja migran kita 6,5 juta, tetapi DPTLN hanya 1,7 juta. Akibatnya, banyak pekerja migran atau warga negara Indonesia di luar negeri, yang harusnya punya hak pilih, tak masuk DPTLN,” kata Direktur Eksekutif Migrant Care Wahyu Susilo, Kamis (8/2). Masalah lain yang perlu diantisipasi karena lazim ditemui di Timur Tengah adalah para pekerja rumah tangga yang kerap tidak mendapat izin majikan untuk menggunakan hak pilihnya. Anggota Dewan Pembina Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), Titi Anggraini, mengingatkan, pemungutan suara dengan metode KSK dan pos kerap menjadi sumber kecurangan akibat status dan alamat pemilih yang tak bisa dipastikan validitasnya secara pasti. Belum lagi adanya makelar suara yang sering beroperasi memanfaatkan kelemahan metode KSK dan pos. (Yoga)

Uji Materi Diharapkan Hasilkan Win-Win Solution

09 Feb 2024
Pemerintah menghormati langkah hukum lewat proses uji materi (judicial review) ke Mahkamah Konstitusi (MK) yang diajukan pelaku industri hiburan terkait pajak hiburan yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2033 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (HKPD). Langkah ini diharapkan bisa menghasilkan solusi  yang adil (win-win solution) bagi semua pihak terkait. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraft) Sandiaga Salahudin Uno mengungkapkan, kementerian yang ia pimpin  bersama Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia (HAM) serta Kementerian Keuangan telah ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo untuk mewakili pemerintah guna mengikuti proses uji materi terkait dengan pajak hiburan yang tengah dan akan berlangsung di Mahkamah Konstitusi. Berkaca pada kasus serupa sebelumnya, ia berharap, uji materi ini bisa menghasikan keputusan yang memberi rasa adil. (Yetede)

Harita Nickel Gelar Private Placement dan Rights Issue Jumbo

09 Feb 2024
PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) atau Harita Nickel berencana menerbitkan 6,3 miliar saham baru melalui skema penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih  dahulu (PMTHMETD) atau private placement. Perseroan juga akan menggelar penawaran umum terbatas (PUT) sebanyak 18,92 miliar saham baru dengan skema right issue. Apabila menggunakan asumsi harga saham NCKL pada penutupan perdagangan Rabu (7/2/2024) yang sebesar Rp830, perusahaan pertambangan papan atas di Indonesia tersebut bisa meraup dana hingga Rp20,95 triliun dari dua aksi korporasi ini. "Seluruh dana yang diperoleh atas pelaksanaan PMTHMETD dan PUT ini akan digunakan oleh perseroan untuk melakukan transaksi," tulis manajemen NCKL. Sementara jumlah saham yang direncanakan untuk diterbitkan perseroan dalam rangka penawaran umum terbatas mencapai 30% dari jumlah seluruh modal  ditempatkan di sektor perusahaan. Para pemegang saham yang tidak melaksanakan haknya dapat terdilusi paling banyak 23,08%. (Yetede)

Pembiayaan Berkelanjutan BRI Capai Rp 777 Triliun

09 Feb 2024
Implementasi prinsip environmental (lingkungan), social (sosial), dan governance (tata kelola yang baik) atau ESG sudah menjadi komitmen PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI). tercermin dari portfolio pembiayaan berkelanjutan BRI pada akhir Desember 2023 mencapai Rp777,3 triliun. Komitmen pembiayaan berkelanjutan tersebut setara 67,1% dari total kredit  yang disalurkan serta investasi surat berharga korporasi berbasis EGS. Selayaknya tahun-tahun sebelumnya, penyaluran kredit  berkelanjutan mayoritas  tetap disalurkan kepada sektor UMKM senilai Rp690,43 triliun. Kemudian disusul pembiayaan kepada sektor hijau senilai Rp82,32 triliun. Jika dirinci, pembiayaan hijau terdiri atas penyaluran kredit  kepala sektor pengelolaan sumber daya alam hayati dan penggunaan lahan yang berwawasan lingkungan senilai Rp52,8 triliun, transportasi hijau Rp 11,2 trilun, energi terbarukan Rp 6 triliun, dan sektor Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan (KUBL) lainnya sebesar Rp 12,2 triliun. (Yetede)