;
Kategori

Ekonomi

( 40600 )

Sentimen Pemilu Membayangi Lelang SUN Pekan Ini

13 Feb 2024
Pemerintah menerima penawaran masuk sebesar Rp 52,63 triliun pada lelang Surat Utang Negara (SUN), Senin (12/2). Aktivitas lelang SUN pada pekan ini dipengaruhi berbagai faktor, termasuk sentimen pemilihan umum (pemilu). Berdasarkan keterangan Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan, total penawaran yang masuk pada lelang SUN 12 Februari 2024 mencapai Rp 52,63 triliun. Sementara, nominal yang dimenangkan sebesar Rp 24 triliun. Penawaran masuk (incoming bids) lelang SUN pekan ini lebih rendah daripada lelang sebelumnya sebesar Rp 73,24 triliun. Sementara, penawaran diterima (awarded bids) lelang SUN pekan ini dan pekan sebelumnya berjumlah sama. Ada tujuh seri SUN yang ditawarkan, yakni SPN03240515, SPN12250213, FR0101, FR0100, FR0098, FR0097 serta FR0102. Seri FR0101 menjadi seri dengan jumlah penawaran masuk tertinggi, sekaligus seri dengan penawaran yang paling banyak dimenangkan. Direktur Surat Utang Negara DJPPR Kemenkeu, Deni Ridwan mengatakan, bahwa minat investor pada lelang SUN masih cukup baik dengan total penawaran masuk 2,19 kali dari target. Hal ini didorong data ekonomi yang masih positif. Minat investor masih dominan pada seri SUN tenor 5 dan 10 tahun. Chief Dealer Fixed Income & Derivatives PT Bank Negara Indonesia (BNI), Fudji Rahardjo mengatakan, faktor pemilu memang mempengaruhi minat investor. Terutama investor asing masih wait and see jelang pemilu 14 Februari 2024 mendatang.

Rokok Sampoerna Masih Ngebul

13 Feb 2024
Di tengah tantangan cukai rokok, kinerja emiten produsen rokok PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP) berpeluang tetap tumbuh tahun ini. Diversifikasi ke produk rokok tembakau tanpa asap dengan merek IQOS jadi salah satu pendorong kinerja HMSP ke depan. Analis Maybank Sekuritas Willy Goutama menilai, diversifikasi HMSP ke produk IQOS dapat menghasilkan kinerja yang kuat bagi HMSP. Portofolio rokok IQOS juga memiliki nilai ekonomis. Harga per batang IQOS sebesar Rp 1.450, jauh di bawah harga rokok putih HMSP sebesar Rp 2.000 per batang. Willy memperkirakan, kontribusi penjualan IQOS akan konsisten bertumbuh secara bertahap. Pada 2023, penjualan IQOS diperkirakan berkontribusi sebesar 3,8%, lalu di 2024 menjadi 4,9%, dan di tahun 2025 mencapai 6,4% dari total penjualan. Investment Consultant Reliance Sekuritas Reza Priyambada menambahkan, kinerja HMSP hingga September 2023 masih solid. Pendapatan HMSP tumbuh 4,67% secara tahunan atau year on year (yoy) menjadi Rp 87,29 triliun dan laba bersih melesat 26,3% yoy menjadi Rp 6,21 triliun. Analis BRI Danareksa Sekuritas Natalia Sutanto punya pendapat senada. Kinerja HMSP akan didorong oleh pertumbuhan produk SKT. Konsumen kemungkinan masih akan mengincar rokok yang lebih murah. Salah satu penyebabnya adalah upah minimum tahun 2024 yang hanya naik sekitar 4%. "Karena itu, kami memperkirakan adanya peningkatan preferensi untuk SKT dan produk dengan harga terjangkau," tulisnya dalam riset 4 Desember 2023. Menurutnya, pasar SKT semakin bertumbuh. HMSP pun menangkap peluang tersebut untuk memperluas produksi SKT dengan membuka fasilitas baru di Blitar dan Tegal. Nilai investasi pabrik ini mencapai Rp 638 miliar dan dijadwalkan akan beroperasi pada semester I-2024 mendatang. Natalia mengatakan, pertumbuhan kinerja HMSP juga didukung penyesuaian rata-rata harga jual produk yang diprediksi naik 8,7% pada 2024. Kenaikan harga ini dilakukan untuk meneruskan kenaikan cukai 11,8% untuk SKM dan 4,8% untuk SKT. Dus, Natalia memperkirakan pendapatan HMSP tahun ini bisa mencapai Rp 129,40 triliun, naik dari proyeksi 2023 sebesar Rp 118,65 triliun.

Dana IPO Untuk Ekspansi Usaha

13 Feb 2024
Bertambah lagi emiten anyar yang menggelar initial public offering (IPO). Yakni PT Multikarya Asia Pasifik Raya Tbk (MKAP), PT Homeco Victoria Makmur Tbk (LIVE) dan PT Harta Djaya Karya Tbk (MEJA). Direktur Utama MKAP, Eric Handoko berjanji, setelah menjadi perusahaan terbuka, pihaknya bakal meningkatkan profesionalisme dan transparansi manajemen. Emiten jasa migas dan pertambangan ini membidik dana maksimal sebesar Rp 74,75 miliar dari aksi itu. MKAP akan menggunakan dana IPO untuk modal kerja. Antara lain biaya operasional, pembayaran kepada pemasok dan  perbaikan alat-alat berat. Dengan upaya ini, Eric menargetkan kinerja MKAP tumbuh 70% dari tahun lalu. Sedangkan perusahaan holding perdagangan PT Homeco Victoria Makmur Tbk (LIVE) berpotensi meraup dana segar dari bursa sebanyak Rp 119,63 miliar dari hajatan IPO. Untuk penggunaan dananya, sebanyak Rp 25 miliar akan dipakai untuk melunasi sebagian utang kepada Bank Central Asia (BCA) yang akan jatuh tempo pada 1 Agustus 2024. Direktur Utama LIVE, Ellies Kiswoto berharap, dengan menyandang sebagai perusahaan terbuka, pihaknya menargetkan pertumbuhan pendapatan hingga 100% di akhir tahun ini. Salah satu langkah utamanya, dengan memperluas kategori produk yang bisa diperdagangkan. Sayang, dia tidak merinci jenisnya. Per Juli 2023 perseroan ini mengantongi laba tahun berjalan sebesar Rp 19,64 miliar. Angka itu naik hingga 214,52% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp 6,24 miliar. Di sisi lain, LIVE mencatatkan pendapatan sebesar Rp 134,22 miliar, atau turun 7,92%. Emiten berikutnya adalah  PT Harta Djaya Karya Tbk (MEJA). Ini adalah emiten bidang desain interior. Di hajatan IPO kemarin, MEJA meraup dana segar Rp 49,44 miliar. Rencananya, dana hasil IPO MEJA akan digunakan untuk beberapa hal. Sekitar 72% atau Rp 32,716 miliar akan digunakan untuk modal kerja. Dan sisanya untuk pembelian aset tetap berupa peralatan kerja kantor peralatan kerja proyek dan kendaraan. Direktur Utama MEJA, Richie Adrian Hartanto mengatakan, MEJA mengincar pendapatan sebesar Rp 63 miliar di tahun 2024. Direktur Utama MEJA, Richie Adrian Hartanto mengatakan, MEJA mengincar pendapatan sebesar Rp 63 miliar di tahun 2024.

Cadangan Devisa 2024 Bisa Tembus US$ 155 Miliar

13 Feb 2024
Cadangan devisa berpeluang meningkat pada akhir tahun 2024. Diprediksi, cadangan devisa bisa menyentuh level US$ 155 miliar, jauh lebih tinggi dibanding akhir tahun 2023 yang sebesar US$ 146,4 miliar. Ekonom Bank UOB Enrico Tanuwidjaja memperkirakan, cadangan devisa Indonesia pada tahun ini akan berada di kisaran US$ 145 miliar hingga US$ 155 miliar. Kenaikan tersebut, didorong oleh potensi penguatan permintaan dari negara-negara mitra dagang utama Indonesia yang mendorong ekspor Indonesia. Selain penguatan kinerja ekspor, Enrico juga melihat dampak stabilitas politik pasca pemilu dan kelanjutan program pembangunan infrastruktur serta hilirisasi dari pemerintah akan mendorong investasi asing langsung alias foreign direct investment (FDI). Ini juga sebenarnya sejalan dengan target pertumbuhan investasi pemerintah yang sebesar 18% tahunan atau year on year (yoy) tahun 2024.

INDUSTRI OTOMOTIF : SAATNYA MENGATROL PENJUALAN MOBIL

13 Feb 2024

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia merancang program untuk mendongkrak penjualan mobil di dalam negeri hingga 2 juta unit per tahun dari kini tertahan pada kisaran 1 juta unit per tahun. Pada saat yang sama, penjualan mobil secara retail pada Januari 2024 merosot hingga 13,9% secara year-on-year (YoY) menjadi 78.214 unit dipicu sikap wait and see konsumen pada tahun politik 2024. Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Yohannes Nangoi mengatakan, program yang disiapkan bertujuan untuk memeratakan harga produk mobil di dalam negeri.“Kami sedang men-develop bersama para anggota untuk menemukan suatu terobosan supaya penjualan bisa naik lebih cepat,” katanya, Senin (12/2). Nangoe mencontohkan harga mobil di Jakarta relatif lebih murah dibandingkan dengan di Papua. Padahal, Upah Minimum Provinsi (UMP) di Jakarta jauh lebih tinggi dari Papua.Data UMP DKI Jakarta 2024 adalah Rp5,06 juta per orang per bulan, sedangkan UMP Papua Rp4,02 juta per orang per bulan. Menurutnya, daya beli konsumen juga masih tinggi seiring dengan data Peluang Bank Dunia yang menunjukkan pendapatan per kapita Indonesia mencapai US$4.788. Selain itu, penjualan juga sudah tidak terlalu fokus di Pulau Jawa.Hal ini juga tidak lepas dari pembangunan infrastruktur, seperti tol yang membuat mobilitas masyarakat makin mudah.Pada 2023, dia menyatakan, penjualan di Pulau Jawa berada di kisaran 60%—65%, sedangkan sisanya tersebar di pulau lain. Data itu berbeda dengan beberapa tahun lalu dengan kontribusi Pulau Jawa mencapai 80%—85% dari total penjualan mobil di Tanah Air.

Ketua I Gaikindo Jongkie Sugiarto juga mengungkap, penjualan mobil domestik memang mengalami penurunan pada Januari 2024. Kelesuan penjualan mobil domestik itu tidak lepas dari efek perlambatan pertumbuhan perekonomian nasional. Data Gaikindo mencatat penurunan penjualan mobil secara retail pada Januari 2024 hingga 13,9% YoY, menjadi 78.214 unit. Bahkan, penjualan secara wholesales pada bulan yang sama merosot lebih dalam sebesar 26,1% YoY menjadi 69.619 unit. Penjualan terbesar pada Januari tahun ini masih dipegang Toyota yang memimpin pangsa pasar mobil domestik. Namun, penjualan Toyota mengalami penurunan, karena entitas PT Astra International Tbk. (ASII) hanya mencapai 20.988 unit secara wholesales pada Januari 2024, turun 38% dari bulan yang sama 2023 sebanyak 28.970 unit. Marketing Director Toyota-Astra Motor (TAM) Anton Jimmi Suwandy mengatakan bahwa pelanggan cenderung menahan pembelian setiap terjadinya Pemilihan Umum (Pemilu). Pola itu, sudah terlihat dari gelaran Pemilu sebelumnya.

BI CORPORATE RESPONSIBILITY AWARD 2024 : Program CSR Bakal Memacu Kinerja Perusahaan

13 Feb 2024

Kinerja bisnis perusahaan diyakini terdongkrak jika mengimplementasikan program tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility. National Director Habitat For Humanity Indonesia Susanto menuturkan bahwa penerapan corporate social responsibility (CSR) bukan sekadar sebagai penggugur kewajiban perusahaan dalam menjalankan bisnisnya. Setidaknya, menurutnya, program CSR membawa enam dampak positif bagi perusahaan yang akan mendongkrak kinerja bisnis perseroan. “CSR mampu menjadi positive image bagi perusahaan, tidak ada CSR yang mencetak negative image pada bisnisnya,” jelasnya dalam Webinar Road To BISRA 2024 bertema Paving The Way Sustainable Business: Innovation In CSR, Senin (12/2). Di samping itu, implementasi program CSR juga dipercaya mampu mendorong daya jual dari produk suatu perusahaan, mengurangi biaya operasional, hingga mampu menarik minat investasi baru perusahaan. Sejumlah program CSR yang diprediksi menjadi tren pada 2024, yakni program yang bergerak pada sektor kebutuhan primer papan berupa sustainable housing. Deputi Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Alam Bappenas Vivi Yulaswati yang juga pemateri webinar menjelaskan program CSR berperan menjadi pelengkap skema pendanaan ekonomi hijau sebagaimana tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional 2025—2045. Kepala Riset Bisnis Indonesia Intelligence Unit Dias R Sutino menambahkan webinar itu sekaligus pembukaan pendaftaran Bisnis Indonesia Corporate Social Responsibility Awards (BISRA) 2024 hingga ditutup pada 1 Maret 2024.

Belanja Masyarakat Terganjal Kampanye

13 Feb 2024
Masa-masa kampanye Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 belum signifikan mendongkrak konsumsi masyarakat. Sebab, konsumsi masyarakat justru menunjukkan tanda pelemahan di awal tahun ini. Data Mandiri Spending Index (MSI) per 28 Januari 2024 memperlihatkan, Indeks Nilai Belanja pada akhir Januari 2024 sebesar 196,2, turun dibandingkan akhir kuartal tahun 2023 yang tercatat sebesar 199,1. Pun Indeks Frekuensi Belanja pada akhir Januari 2024 tercatat sebesar 507,7, setelah di Desember 2023 menyentuh puncaknya sebesar 550. Head of Mandiri Institute Teguh Yudo Wicaksono melihat ada penurunan belanja  cukup signifikan di kelompok masyarakat berpendapatan menengah. Adapun Indeks Belanja Masyarakat Berpendapatan Menengah pada akhir Januari 2024 tercatat 227,8, setelah indeks pada akhir Desember 2023 melampaui 250. Ia bilang, salah satu penyebab penurunan belanja masyarakat kelas menengah adalah harga bahan pokok yang masih naik pada awal tahun ini. Hasil survei yang dilakukan Bank Central Asia (BCA) juga menunjukkan bahwa Intrabiz (indeks bisnis) Desember Januari 2024 tercatat 188,9, naik dari posisi Desember 2023 di level 165. Sebaliknya, Intrabel (indeks belanja) Januari 2024 di level 127,2, turun dari bulan sebelumnya di posisi 141,6. Kepala Ekonom BCA David Sumual menilai, kondisi itu dipengaruhi faktor musiman setelah akhir tahun. "Mungkin normalisasi saja usai liburan Nataru. Mungkin kalau tidak ada kampanye, bisa lebih rendah lagi," kata David. Direktur Center of Eco­nomic and Law Studies, Bhima Yudhistira menilai, sejumlah hal cukup menekan belanja masyarakat kelas menengah. Pertama, kenaikan harga beras dan pembatasan stok beras. Kedua, pendapatan pekerja di sektor berbasis komoditas yang melambat, akibat harga komoditas. Ketiga, penurunan suku bunga yang belum jelas. Era bunga tinggi akan memengaruhi kemampuan membayar pinjaman, baik untuk konsumsi maupun pinjaman modal kerja. 

74 Tahun Peran BTN Membangun Peradaban dan Masa Depan Bangsa

12 Feb 2024

Di usianya yang ke-74 tahun pada 9 Februari 2024, PT Bank Tabungan Negara (Persero) TBK (BTN) memasuki kematangan sebagai bank fokus pem biayaan perumahan yang mengemban amanah untuk mewujudkan mimpi rakyat Indonesia memiliki rumah impian. Sektor pembiayaan perumahan makin strategis dalam membuka akses penyediaan hunian yang layak dan aman bagi berbagai lapisan masyarakat termasuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Bank BTN, selama 74 tahun berhasil mengemban ama nah dan peran strategis tersebut dengan mem biayai pembangunan dan kepemilikan 4,05 juta rumah bagi MBR melalui fasilitas KPR Subsidi dari total 5,2 juta unit rumah yang telah dibiayai BTN. Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan, sebagai mitra pemerintah, BTN telah membuktikan posisinya sebagai bank yang paling banyak menyalurkan pembiayaan rumah untuk MBR. Peran pembiayaan perumahaan BTN juga meningkat dalam 2 tahun terakhir, dari pembiayaan rumah pertama ke peran yang lebih besar melalui strategi Beyond KPR. Melalui peran ini, BTN menangkap potensi pembiayaan melalui cross selling kepada nasabah yang terbatas atau captive, seperti Kredit Ringan Tanpa Agunan (KRING), Kredit Agunan Rumah (KAR), dan Kredit Usaha Rakyat (KUR). BTN juga berhasil menerapkan sejumlah transformasi. Pada 2023, selaras dengan era disrupsi digital, BTN berhasil menguasai ekosistem perumahan yang fokus pada penghimpunan DPK Low Cost melalui pening katan CASA di segmen Ritel dan Institusi serta membangun kapabilitas meningkatkan CASA pada wholesale banking. Adapun pada 2024, BTN melakukan transformasi perluasan area bisnis dan penyediaan solusi keuangan terintegrasi dengan memacu digital banking dan digitalisasi proses untuk mendukung ekspansi bisnis berbasis ekosistem perumahan sebagai sumber pertumbuhan baru. Pada fase ini, BTN akan meng optimalkan sumber fee based income berbasis layanan dan transaksional pada bisnis wealth management, digital banking, dan corporate.

PERFORMA MANUFAKTUR : Pulung Industri Kertas Ketika Pemilu

12 Feb 2024

Industri kertas dan barang dari kertas menjadi salah satu sektor yang ‘ketiban’ cuan dari pelaksanaan pemilihan umum 2024. Sepanjang tahun, industri kertas dan barang dari kertas, percetakan, serta reproduksi media rekaman mampu tumbuh 4,52%.Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, kinerja positif industri kertas dan barang dari kertas pada tahun lalu terdongkrak oleh permintaan untuk pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.“Pertumbuhan industri kertas dan barang dari kertas, percetakan, dan reproduksi media rekaman yang mencapai 4,52% dipengaruhi oleh kenaikan permintaan percetakan menjelang pemilu 2024,” katanya, dikutip Minggu (11/2).Berdasarkan data Badan Pusat Statistik laju industri kertas melesat dari periode 2022 yang tumbuh 3,73%. Ketua Umum Asosiasi Pulp dan Kertas Indonesia (APKI) Liana Bratasida mengatakan, Pemilu 2024 menjadi peluang untuk meningkatkan produktivitas dan perbaikan keuangan emiten industri kertas.Dalam menghadapi Pemilu 2024, industri juga telah memperhitungkan potensi peningkatan permintaan kertas, khususnya terkait dengan pesanan alat peraga kampanye, promosi, dan kebutuhan administratif lainnya. “Aktivitas kampanye yang meningkat ini diharapkan menjadi pendorong utama pertumbuhan, menjadikan tahun politik sebagai peluang bagi industri kertas.”

PENANAMAN MODAL : INVESTOR RESOR & PERHOTELAN BIDIK PULAU DEWATA

12 Feb 2024

Investasi resor dan perhotelan sebagai penunjang pariwisata Bali masih menjadi pemikat utama para pemilik modal baik asing maupun dalam negeri. Namun demikian, langkah pengendalian perlu dilakukan guna menekan laju alih fungsi lahan. Laju investasi di Provinsi Bali memang telah kembali bergeliat setelah sektor pariwisata pulih dengan masuknya wisatawan mancanegara dan nusantara. Kondisi ini memberikan efek positif bagi perekonomian wilayah ini yang mulai tumbuh, dan bahkan mampu menembus level 5,71% pada tahun lalu.Pulihnya sektor pariwisata juga memacu investasi di sektor akomodasi penunjang pariwisata seperti pembangunan hotel, vila hingga pusat perbelanjaan baru di sejumlah destinasi. Kencangnya laju investasi akomodasi ini tersebut tergambar dari penyaluran pembiayaan yang dikucurkan perbankan. Pasalnya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat bahwa penyaluran kredit di wilayah ini pada 2023 mencapai Rp92,26 triliun atau tumbuh 6,27% secara tahunan (year-on-year/YoY), yang salah satunya didorong oleh tumbuhnya pembiayaan di sektor investasi.

Kepala OJK Provinsi Bali Kristrianti Puji Rahayu menjelaskan bahwa pertumbuhan penyaluran kredit secara tahunan ini selaras dengan meningkatnya aktivitas pariwisata serta sektor pendukung pariwisata di Bali. Dari pantauan Bisnis, sepanjang tahun lalu setidaknya lebih dari lima hotel berbintang baru yang muncul, yang salah satunya dibangun oleh salah satu konglomerat nasional. Bahkan pada 2022, Smitch Travel Research memperkirakan akan ada tambahahan kamar hotel baru sebanyak 7.522 kamar pada periode 2022—2023.Senada, Deputi Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Bali G.A Diah Utari menjelaskan bahwa dari sisi pengeluaran produk domestik regional bruto (PDRB), berlanjutnya pertumbuhan ekonomi wilayah ini bersumber dari terjaganya investasi didorong oleh peningkatan investasi bangunan untuk fasilitas penunjang pariwisata seperti hotel, vila, hingga restoran. KPw BI Bali mencatat bahwa investasi memberikan porsi hingga 29,28% terhadap ekonomi Bali. Hanya saja, investasi akomodasi bagaikan buah simalakama bagi Provinsi Bali. 

Di satu sisi investasi akomodasi merupakan prospek yang paling menjanjikan. Akan tetapi hal tersebut terlihat kontraproduktif terhadap upaya Bali menahan laju alih fungsi lahan yang masif sebagai dampak dari pembangunan akomodasi.Bahkan, kondisi tersebut juga diakui oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Bali I Wayan Wiasthana Ika Putra. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali juga telah berupaya melakukan diversifi kasi motor perekonomian melalui transformasi ekonomi Bali yang mendorong peranan tumbuhnya sektor primer seperti pertanian, perikanan hingga sektor sekunder seperti industri kecil dan menengah. Dalam upaya diversifi kasi ekonomi, Pemprov Bali berupaya memperkuat sektor primer dan sekunder dengan melakukan modernisasi pertanian, kelautan dan perikanan; penguatan industri pengolahan; penguatan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM); serta pengembangan ekonomi kreatif. 

 Namun demikian, masifnya investasi fasilitas pariwisata di Bali juga tidak lepas dari kebijakan pemerintah pusat yang menjadikan kawasan Bali selatan atau kawasan Denpasar, Badung, Gianyar, dan Tabanan (Sarbagita) sebagai pusat kegiatan nasional sekaligus sebagai kawasan strategis nasional. Kebijakan ini dipandang turut memantik kencangnya laju investasi akomodasi di selatan Bali. Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Provinsi Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati mengungkapkan bahwa pembangunan akomodasi di Bali perlu dikendalikan, jika tidak memungkinkan untuk di moratorium lantaran investasinya memang masih terbuka. Langkah ini, imbuhnya, perlu upaya tersebut perlu sinergi antara pemerintah dan pihak asosiasi hotel di Pulau Dewata. Tjok Ace, sapaan akrabnya, menyebut bahwa saat ini jumlah kamar hotel di Bali sekitar 150.000 kamar. Akan tetapi, tidak semua hotel berada di bawah PHRI. Tjok Ace memandang bahwa kurang terkendalinya pembangunan akomodasi di Bali tidak lepas dari dampak implementasi perizinan berbasis one single submission (OSS) yang masih memiliki kelemahan yang belum mencantumkan secara detail soal ketentuan arsitektur khas Bali.