;
Kategori

Ekonomi

( 40465 )

INDUSTRI OTOMOTIF : SAATNYA MENGATROL PENJUALAN MOBIL

13 Feb 2024

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia merancang program untuk mendongkrak penjualan mobil di dalam negeri hingga 2 juta unit per tahun dari kini tertahan pada kisaran 1 juta unit per tahun. Pada saat yang sama, penjualan mobil secara retail pada Januari 2024 merosot hingga 13,9% secara year-on-year (YoY) menjadi 78.214 unit dipicu sikap wait and see konsumen pada tahun politik 2024. Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Yohannes Nangoi mengatakan, program yang disiapkan bertujuan untuk memeratakan harga produk mobil di dalam negeri.“Kami sedang men-develop bersama para anggota untuk menemukan suatu terobosan supaya penjualan bisa naik lebih cepat,” katanya, Senin (12/2). Nangoe mencontohkan harga mobil di Jakarta relatif lebih murah dibandingkan dengan di Papua. Padahal, Upah Minimum Provinsi (UMP) di Jakarta jauh lebih tinggi dari Papua.Data UMP DKI Jakarta 2024 adalah Rp5,06 juta per orang per bulan, sedangkan UMP Papua Rp4,02 juta per orang per bulan. Menurutnya, daya beli konsumen juga masih tinggi seiring dengan data Peluang Bank Dunia yang menunjukkan pendapatan per kapita Indonesia mencapai US$4.788. Selain itu, penjualan juga sudah tidak terlalu fokus di Pulau Jawa.Hal ini juga tidak lepas dari pembangunan infrastruktur, seperti tol yang membuat mobilitas masyarakat makin mudah.Pada 2023, dia menyatakan, penjualan di Pulau Jawa berada di kisaran 60%—65%, sedangkan sisanya tersebar di pulau lain. Data itu berbeda dengan beberapa tahun lalu dengan kontribusi Pulau Jawa mencapai 80%—85% dari total penjualan mobil di Tanah Air.

Ketua I Gaikindo Jongkie Sugiarto juga mengungkap, penjualan mobil domestik memang mengalami penurunan pada Januari 2024. Kelesuan penjualan mobil domestik itu tidak lepas dari efek perlambatan pertumbuhan perekonomian nasional. Data Gaikindo mencatat penurunan penjualan mobil secara retail pada Januari 2024 hingga 13,9% YoY, menjadi 78.214 unit. Bahkan, penjualan secara wholesales pada bulan yang sama merosot lebih dalam sebesar 26,1% YoY menjadi 69.619 unit. Penjualan terbesar pada Januari tahun ini masih dipegang Toyota yang memimpin pangsa pasar mobil domestik. Namun, penjualan Toyota mengalami penurunan, karena entitas PT Astra International Tbk. (ASII) hanya mencapai 20.988 unit secara wholesales pada Januari 2024, turun 38% dari bulan yang sama 2023 sebanyak 28.970 unit. Marketing Director Toyota-Astra Motor (TAM) Anton Jimmi Suwandy mengatakan bahwa pelanggan cenderung menahan pembelian setiap terjadinya Pemilihan Umum (Pemilu). Pola itu, sudah terlihat dari gelaran Pemilu sebelumnya.

BI CORPORATE RESPONSIBILITY AWARD 2024 : Program CSR Bakal Memacu Kinerja Perusahaan

13 Feb 2024

Kinerja bisnis perusahaan diyakini terdongkrak jika mengimplementasikan program tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility. National Director Habitat For Humanity Indonesia Susanto menuturkan bahwa penerapan corporate social responsibility (CSR) bukan sekadar sebagai penggugur kewajiban perusahaan dalam menjalankan bisnisnya. Setidaknya, menurutnya, program CSR membawa enam dampak positif bagi perusahaan yang akan mendongkrak kinerja bisnis perseroan. “CSR mampu menjadi positive image bagi perusahaan, tidak ada CSR yang mencetak negative image pada bisnisnya,” jelasnya dalam Webinar Road To BISRA 2024 bertema Paving The Way Sustainable Business: Innovation In CSR, Senin (12/2). Di samping itu, implementasi program CSR juga dipercaya mampu mendorong daya jual dari produk suatu perusahaan, mengurangi biaya operasional, hingga mampu menarik minat investasi baru perusahaan. Sejumlah program CSR yang diprediksi menjadi tren pada 2024, yakni program yang bergerak pada sektor kebutuhan primer papan berupa sustainable housing. Deputi Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Alam Bappenas Vivi Yulaswati yang juga pemateri webinar menjelaskan program CSR berperan menjadi pelengkap skema pendanaan ekonomi hijau sebagaimana tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional 2025—2045. Kepala Riset Bisnis Indonesia Intelligence Unit Dias R Sutino menambahkan webinar itu sekaligus pembukaan pendaftaran Bisnis Indonesia Corporate Social Responsibility Awards (BISRA) 2024 hingga ditutup pada 1 Maret 2024.

Belanja Masyarakat Terganjal Kampanye

13 Feb 2024
Masa-masa kampanye Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 belum signifikan mendongkrak konsumsi masyarakat. Sebab, konsumsi masyarakat justru menunjukkan tanda pelemahan di awal tahun ini. Data Mandiri Spending Index (MSI) per 28 Januari 2024 memperlihatkan, Indeks Nilai Belanja pada akhir Januari 2024 sebesar 196,2, turun dibandingkan akhir kuartal tahun 2023 yang tercatat sebesar 199,1. Pun Indeks Frekuensi Belanja pada akhir Januari 2024 tercatat sebesar 507,7, setelah di Desember 2023 menyentuh puncaknya sebesar 550. Head of Mandiri Institute Teguh Yudo Wicaksono melihat ada penurunan belanja  cukup signifikan di kelompok masyarakat berpendapatan menengah. Adapun Indeks Belanja Masyarakat Berpendapatan Menengah pada akhir Januari 2024 tercatat 227,8, setelah indeks pada akhir Desember 2023 melampaui 250. Ia bilang, salah satu penyebab penurunan belanja masyarakat kelas menengah adalah harga bahan pokok yang masih naik pada awal tahun ini. Hasil survei yang dilakukan Bank Central Asia (BCA) juga menunjukkan bahwa Intrabiz (indeks bisnis) Desember Januari 2024 tercatat 188,9, naik dari posisi Desember 2023 di level 165. Sebaliknya, Intrabel (indeks belanja) Januari 2024 di level 127,2, turun dari bulan sebelumnya di posisi 141,6. Kepala Ekonom BCA David Sumual menilai, kondisi itu dipengaruhi faktor musiman setelah akhir tahun. "Mungkin normalisasi saja usai liburan Nataru. Mungkin kalau tidak ada kampanye, bisa lebih rendah lagi," kata David. Direktur Center of Eco­nomic and Law Studies, Bhima Yudhistira menilai, sejumlah hal cukup menekan belanja masyarakat kelas menengah. Pertama, kenaikan harga beras dan pembatasan stok beras. Kedua, pendapatan pekerja di sektor berbasis komoditas yang melambat, akibat harga komoditas. Ketiga, penurunan suku bunga yang belum jelas. Era bunga tinggi akan memengaruhi kemampuan membayar pinjaman, baik untuk konsumsi maupun pinjaman modal kerja. 

74 Tahun Peran BTN Membangun Peradaban dan Masa Depan Bangsa

12 Feb 2024

Di usianya yang ke-74 tahun pada 9 Februari 2024, PT Bank Tabungan Negara (Persero) TBK (BTN) memasuki kematangan sebagai bank fokus pem biayaan perumahan yang mengemban amanah untuk mewujudkan mimpi rakyat Indonesia memiliki rumah impian. Sektor pembiayaan perumahan makin strategis dalam membuka akses penyediaan hunian yang layak dan aman bagi berbagai lapisan masyarakat termasuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Bank BTN, selama 74 tahun berhasil mengemban ama nah dan peran strategis tersebut dengan mem biayai pembangunan dan kepemilikan 4,05 juta rumah bagi MBR melalui fasilitas KPR Subsidi dari total 5,2 juta unit rumah yang telah dibiayai BTN. Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan, sebagai mitra pemerintah, BTN telah membuktikan posisinya sebagai bank yang paling banyak menyalurkan pembiayaan rumah untuk MBR. Peran pembiayaan perumahaan BTN juga meningkat dalam 2 tahun terakhir, dari pembiayaan rumah pertama ke peran yang lebih besar melalui strategi Beyond KPR. Melalui peran ini, BTN menangkap potensi pembiayaan melalui cross selling kepada nasabah yang terbatas atau captive, seperti Kredit Ringan Tanpa Agunan (KRING), Kredit Agunan Rumah (KAR), dan Kredit Usaha Rakyat (KUR). BTN juga berhasil menerapkan sejumlah transformasi. Pada 2023, selaras dengan era disrupsi digital, BTN berhasil menguasai ekosistem perumahan yang fokus pada penghimpunan DPK Low Cost melalui pening katan CASA di segmen Ritel dan Institusi serta membangun kapabilitas meningkatkan CASA pada wholesale banking. Adapun pada 2024, BTN melakukan transformasi perluasan area bisnis dan penyediaan solusi keuangan terintegrasi dengan memacu digital banking dan digitalisasi proses untuk mendukung ekspansi bisnis berbasis ekosistem perumahan sebagai sumber pertumbuhan baru. Pada fase ini, BTN akan meng optimalkan sumber fee based income berbasis layanan dan transaksional pada bisnis wealth management, digital banking, dan corporate.

PERFORMA MANUFAKTUR : Pulung Industri Kertas Ketika Pemilu

12 Feb 2024

Industri kertas dan barang dari kertas menjadi salah satu sektor yang ‘ketiban’ cuan dari pelaksanaan pemilihan umum 2024. Sepanjang tahun, industri kertas dan barang dari kertas, percetakan, serta reproduksi media rekaman mampu tumbuh 4,52%.Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, kinerja positif industri kertas dan barang dari kertas pada tahun lalu terdongkrak oleh permintaan untuk pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.“Pertumbuhan industri kertas dan barang dari kertas, percetakan, dan reproduksi media rekaman yang mencapai 4,52% dipengaruhi oleh kenaikan permintaan percetakan menjelang pemilu 2024,” katanya, dikutip Minggu (11/2).Berdasarkan data Badan Pusat Statistik laju industri kertas melesat dari periode 2022 yang tumbuh 3,73%. Ketua Umum Asosiasi Pulp dan Kertas Indonesia (APKI) Liana Bratasida mengatakan, Pemilu 2024 menjadi peluang untuk meningkatkan produktivitas dan perbaikan keuangan emiten industri kertas.Dalam menghadapi Pemilu 2024, industri juga telah memperhitungkan potensi peningkatan permintaan kertas, khususnya terkait dengan pesanan alat peraga kampanye, promosi, dan kebutuhan administratif lainnya. “Aktivitas kampanye yang meningkat ini diharapkan menjadi pendorong utama pertumbuhan, menjadikan tahun politik sebagai peluang bagi industri kertas.”

PENANAMAN MODAL : INVESTOR RESOR & PERHOTELAN BIDIK PULAU DEWATA

12 Feb 2024

Investasi resor dan perhotelan sebagai penunjang pariwisata Bali masih menjadi pemikat utama para pemilik modal baik asing maupun dalam negeri. Namun demikian, langkah pengendalian perlu dilakukan guna menekan laju alih fungsi lahan. Laju investasi di Provinsi Bali memang telah kembali bergeliat setelah sektor pariwisata pulih dengan masuknya wisatawan mancanegara dan nusantara. Kondisi ini memberikan efek positif bagi perekonomian wilayah ini yang mulai tumbuh, dan bahkan mampu menembus level 5,71% pada tahun lalu.Pulihnya sektor pariwisata juga memacu investasi di sektor akomodasi penunjang pariwisata seperti pembangunan hotel, vila hingga pusat perbelanjaan baru di sejumlah destinasi. Kencangnya laju investasi akomodasi ini tersebut tergambar dari penyaluran pembiayaan yang dikucurkan perbankan. Pasalnya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat bahwa penyaluran kredit di wilayah ini pada 2023 mencapai Rp92,26 triliun atau tumbuh 6,27% secara tahunan (year-on-year/YoY), yang salah satunya didorong oleh tumbuhnya pembiayaan di sektor investasi.

Kepala OJK Provinsi Bali Kristrianti Puji Rahayu menjelaskan bahwa pertumbuhan penyaluran kredit secara tahunan ini selaras dengan meningkatnya aktivitas pariwisata serta sektor pendukung pariwisata di Bali. Dari pantauan Bisnis, sepanjang tahun lalu setidaknya lebih dari lima hotel berbintang baru yang muncul, yang salah satunya dibangun oleh salah satu konglomerat nasional. Bahkan pada 2022, Smitch Travel Research memperkirakan akan ada tambahahan kamar hotel baru sebanyak 7.522 kamar pada periode 2022—2023.Senada, Deputi Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Bali G.A Diah Utari menjelaskan bahwa dari sisi pengeluaran produk domestik regional bruto (PDRB), berlanjutnya pertumbuhan ekonomi wilayah ini bersumber dari terjaganya investasi didorong oleh peningkatan investasi bangunan untuk fasilitas penunjang pariwisata seperti hotel, vila, hingga restoran. KPw BI Bali mencatat bahwa investasi memberikan porsi hingga 29,28% terhadap ekonomi Bali. Hanya saja, investasi akomodasi bagaikan buah simalakama bagi Provinsi Bali. 

Di satu sisi investasi akomodasi merupakan prospek yang paling menjanjikan. Akan tetapi hal tersebut terlihat kontraproduktif terhadap upaya Bali menahan laju alih fungsi lahan yang masif sebagai dampak dari pembangunan akomodasi.Bahkan, kondisi tersebut juga diakui oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Bali I Wayan Wiasthana Ika Putra. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali juga telah berupaya melakukan diversifi kasi motor perekonomian melalui transformasi ekonomi Bali yang mendorong peranan tumbuhnya sektor primer seperti pertanian, perikanan hingga sektor sekunder seperti industri kecil dan menengah. Dalam upaya diversifi kasi ekonomi, Pemprov Bali berupaya memperkuat sektor primer dan sekunder dengan melakukan modernisasi pertanian, kelautan dan perikanan; penguatan industri pengolahan; penguatan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM); serta pengembangan ekonomi kreatif. 

 Namun demikian, masifnya investasi fasilitas pariwisata di Bali juga tidak lepas dari kebijakan pemerintah pusat yang menjadikan kawasan Bali selatan atau kawasan Denpasar, Badung, Gianyar, dan Tabanan (Sarbagita) sebagai pusat kegiatan nasional sekaligus sebagai kawasan strategis nasional. Kebijakan ini dipandang turut memantik kencangnya laju investasi akomodasi di selatan Bali. Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Provinsi Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati mengungkapkan bahwa pembangunan akomodasi di Bali perlu dikendalikan, jika tidak memungkinkan untuk di moratorium lantaran investasinya memang masih terbuka. Langkah ini, imbuhnya, perlu upaya tersebut perlu sinergi antara pemerintah dan pihak asosiasi hotel di Pulau Dewata. Tjok Ace, sapaan akrabnya, menyebut bahwa saat ini jumlah kamar hotel di Bali sekitar 150.000 kamar. Akan tetapi, tidak semua hotel berada di bawah PHRI. Tjok Ace memandang bahwa kurang terkendalinya pembangunan akomodasi di Bali tidak lepas dari dampak implementasi perizinan berbasis one single submission (OSS) yang masih memiliki kelemahan yang belum mencantumkan secara detail soal ketentuan arsitektur khas Bali.

Pemilu Damai Gairahkan Pasar Saham

12 Feb 2024

Pelaksanaan pemlihan umum (Pemilu) tinggal beberapa hari lagi. Para analis pasar modal, pelaku usaha, dan para investor berharap pemilu berlangsung aman, damai, dan lancar, sehingga mampu menggairahkan pasar saham dan roda pereokonomian di dalam negeri. Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Jakarta (BEI) diperkirakan bergerak konsolidatif  dipekan pencoblosan pemilu 2024 ini. Pada pekan lalu, IHSG ditutup melemah 0,17% ke posisi 7.235,15 dengan LQ45 justru menguat 2,51 poin (0,26%) ke 983,14. Sebanyak 18,952 miliar saham diperdagangkan dengan nilai Rp 9,65 triliun, termasuk Rp 1,40 triliun di pasar negosiasi.

Tercatat, 203 saham menguat  dan 316 saham terkoreksi, serta 246 stagnan. "Para investor lebih cenderung menghendaki adanya faktor terjaminnya stabilitas politik dan keamanan. Sebab jika hal itu tercipta maka stabilitas pertumbuhan ekonomi relatif bisa makin kuat dan makin solid karena didukung fundamental makro ekonomi domestik. Selama pemilu terlaksana dengan aman, damai, jujur, adil, dan berhasil, maka ini bisa memberikan katalis positif untuk menguatkan IHSG," kata Analis Senior Invesment Information Mirea Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta kepada Investor Daily. (Yetede)

Regulasi Publisher Rights Pastikan Keberlanjutan Industri Media

12 Feb 2024
Kementerian Informasi dan Informatika (Kemenperin), selaku leading sector di bidang teknologi, informasi, dan komunikasi (TIK) memastikan Rancangan Peraturan Presiden mengenai hak cipta penerbit  media massa (Publisher Rights) segera disahkan dalam waktu dekat. Kehadiran regulasi ini diharapkan dapat memastikan  keberlanjutan medis dan jurnalisme berkualitas. "Dalam waktu dekat, dengan seizin Tuhan Yang Maha Kuasa, dan tentu dengan kebijakan Bapak Presiden, kita akan menyambut hari baik itu akan segera datang," kata Budi Arie Setiadi dalam keterangan persnya. Budi Arie juga mengapresiasi konsistensi komunitas pers nasional dalam mengawal proses pengesahan regulasi tersebut. Menurutnya, proses diskusi dan pembahasan berlangsung  dengan baik untuk mencari titik temu atas perbedaan-perbedaan yang ada. Budi Arie menambahkan, untuk mewujudkan keberlanjutan media dan jurnalisme berkualitas memerlukan dukungan semua pihak. Lewat R-Perpers ini diharapkan akan ada payung hukum yang menjadi acuan bersama. (Yetede)

Kemenperin Bidik Peningkatan Kontribusi Manufaktur ke PDB

12 Feb 2024
Kontribusi sektor industri pengolahan nonmigas atau manufaktur terhadap Produk Domestik Bruto (DPB) pada 2023 mencapai 16,75%. Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menargetkan pada tahun ini kontribusinya meningkat menjadi 17,90% pada 2024. Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menerangkan, untuk mencapai target tersebut pihaknya menjalankan program-program prioritas 2024. Program ini meliputi program restrukturisasi mesin dan/atau peralatan  kepada industri pengolahan kayu, makanan dan minuman, tekstil, serta  kepada para pelaku industri kecil menengah. Kemudian, melanjutkan hilirisasi sumber daya alam di tiga sektor, yakni industri berbasis agro, industri berbasis bahan tambang dan mineral, serta industri berbasis migas dan batubara. "Selanjutnya, memacu pembangunan industri hijau untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas penggunaan sumber daya secara berkelanjutan, serta memperkuat penumbuhan dan pengembangan IKM startup berbasis teknologi," ucap dia. (Yetede)

Inilah Bank Pemberi Cuan Paling Tinggi ke Investor

12 Feb 2024
Bank-bank besar kompak mencetak performa keuangan gemilang pada 2023. Empat bank di kelompok ini mencetak rekor laba tertinggi sepanjang sejarah mereka. Pertumbuhan didorong peningkatan pendapatan dan penurunan biaya provisi. Kemampuan mereka mengelola aset dan modalnya guna mencetak laba meningkat, tercermin dari rasio return on asset (ROA) dan return on equity (ROE). Hal ini menandakan cuan investor yang berinvestasi di bank tersebut juga ikut bermekaran. Dilihat dari rasio profitabilitasnya, Bank Central Asia (BBCA) tampil sebagai bank paling menguntungkan bagi pemegang saham. ROE bank ini mencapai 23,5% dan ROA ada di level 3,6%. Bank Mandiri (BMRI) menyusul dengan ROE 23,2%. Meski di urutan kedua, rasio ROE bank ini naik  paling tinggi sebesar 3,5% dari tahun sebelumnya. Tahun 2023, laba BMRI tumbuh sebesar 33,7%, laju tertinggi di kelasnya. ROE Bank Rakyat Indonesia (BBRI) ada di level 19,9%  atau naik 2,32% dari tahun lalu dan Bank Negara Indonesia (BBNI) naik 0,3% ke level 15,2%. Tak hanya dari rasio profitabilitas, cuan investor di perbankan juga bisa dari imbal hasil sahamnya. Sejalan dengan kinerjanya, performa saham bank besar juga moncer sepanjang 2023. BMRI tercatat jadi jawara dengan kenaikan sebesar 28,8%, disusul BBRI dengan kenaikan 28,4%, BBNI 22,9% dan BBCA hanya naik 13,3%. EVP Corporate Communication  BCA, Hera F. Haryn mengatakan, pertumbuhan ROE didukung oleh pertumbuhan kredit, peningkatan volume transaksi dan pendanaan, serta perluasan basis nasabah. Sementara itu, Direktur Keuangan dan Strategi Bank Mandiri Sigit Prastowo mengatakan, profitabilitas itu didorong peningkatan market share kredit Bank Mandiri melalui pertumbuhan kredit di atas industri, yakni 16,4% secara year on year (YoY), lalu terjaganya margin bunga bersih (NIM) di level 5,25%, peningkatan transaksi digital, kenaikan efektivitas dalam mengelola biaya operasional, serta perbaikan kualitas aset. Adapun Direktur Utama BNI Royke Tumilaar menyebut, peningkatan profitabilitas BNI terjadi karena adanya perbaikan fundamental, termasuk kontribusi fee-based income, efisiensi operasional, serta kualitas aset. Nafan Aji Gusta, Analis yang juga Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas memperkirakan tingkat profitabilitas bank-bank besar masih akan tampil baik tahun ini.