Ekonomi
( 40465 )Kinerja BPD Tahun 2023 Kurang Menggembirakan
Kinerja Bank Pembangunan Daerah (BPD) tampak tidak terlalu menggembirakan sepanjang 2023. Sebagian BPD memang masih mencetak kinerja positif, tetapi hanya tumbuh tipis. Adapun BPD besar justru mengalami penurunan laba bersih. Kinerja Bank Pembangunan Daerah (BPD) tampak tidak terlalu menggembirakan sepanjang 2023. Sebagian BPD memang masih mencetak kinerja positif, tetapi hanya tumbuh tipis. Adapun BPD besar justru mengalami penurunan laba bersih. Salah satu BPD yang masih sukses mencetak kinerja positif yakni Bank Sumsel Babel. Bank ini meraup laba bersih Rp 781 miliar tahun lalu, tumbuh 11% secara tahunan. Capaian ini sejalan dengan peningkatan pendapatan bunga bersih 2,67%. Direktur Pemasaran Bank Sumsel Babel Antonius Prabowo Argo mengatakan, capaian kinerja positif ini didorong pertumbuhan kredit sebesar 13,35% dan peningkatan dana murah."Dana pihak ketiga (DPK) hampir tidak tumbuh secara tahunan, sedangkan dana murah tumbuh 10,89%," kata dia, Selasa (13/2). Bank Sumut juga masih tumbuh positif dengan mengantongi laba bersih Rp 740 miliar, meningkat 5,71% secara tahunan. Ini didorong oleh penurunan beban operasional 0,72% menjadi Rp 1,52 triliun.
Sedangkan pendapatan bunga bersihnya susut 0,4% menjadi Rp 2,48 triliun. BPD besar justru mengalami penurunan laba. Bank Jatim Tbk (BJTM) hanya mencetak laba bersih Rp 1,47 triliun, turun 4,66% secara tahunan. Penurunan ini akibat kenaikan biaya provisi. Kerugian penurunan nilai aset keuangan bank ini meningkat 73,8% jadi Rp 671 miliar. Pendapatan bunga bersihnya masih naik 2,1% secara tahunan. Bank BJB Tbk (BJBR) juga mengalami penurunan kinerja. Laba bersihnya secara bank only hanya mencapai Rp 1,8 triliun, turun 18,6% dari tahun 2022. Hal ini seiring penurunan pendapatan bunga bersih sebesar 11,1% secara tahunan dan kenaikan kerugian penurunan nilai aset keuangan jadi Rp 507 miliar dari Rp 141 miliar pada 2022. Direktur Utama BJB Yuddy Renaldi meyakini BPD akan tetap dapat melanjutkan kinerja yang positif tahun 2024, meski tantangannya besar karena beberapa sektor akan wait and see dalam melakukan transaksi kredit. Ini terutama segmen kredit investasi dan modal kerja korporasi. Adapun Bank DKI juga optimis untuk menyongsong tahun 2024, Sektretaris Bank DKI Arie Rinaldi menyebut pihaknya optimis bisnis akan terus tumbuh dan berkembang serta memiliki daya saing, hal ini seiring dengan dengan pengimplementasian strategi transformasi yang dilakukan secara berkelanjutan.
Adira Finance Incar Kredit Tumbuh 14%
Penerbitan Obligasi Bakal Marak Setelah Pemilu
Laba Himbara Nyaris Tembus Rp140 Triliun
IHSG Koreksi Wajar, Bakal Kembali Melesat Usai Pemilu
Buntut Tunggakan Utang Rafaksi
PEMILU 2024 Hitung Cepat dan Ikhtiar ”Kompas” Ikut Menjaga Demokrasi
Dalam sejarahnya, hitung cepat dipergunakan sebagai data
pembanding hasil pemilihan untuk mencegah terjadinya manipulasi hasil pemungutan
suara. Hitung cepat ini menghitung hasil pemilu langsung dari daerah sasaran
dan tidak berdasarkan pendapat responden seperti yang biasa diterapkan pada
survei prapemilihan dan pasca-pemilihan. Karena itu, hasil hitung cepat jauh
lebih akurat dan dapat mewakili populasi pemilih. Untuk negara-negara seperti
Indonesia, hitung cepat diperlukan karena proses penghitungan manual yang
dilakukan KPU membutuhkan waktu beberapa hari bahkan minggu. Dengan adanya
hitung cepat, proporsi perolehan suara calon pemimpin dan partai yang dipilih
dapat diketahui pada hari yang sama dengan pemungutan suara. Pada Pemilu 2024
ini, Kompas kembali melakukan hitung cepat, yang merupakan suatu metode
verifikasi hasil pemilu yang dilakukan dengan menghitung persentase hasil akhir
perolehan suara di setiap tempat pemungutan suara (TPS).
Sebelumnya, Litbang Kompas sudah melakukan 16 kali hitung
cepat, yaitu sejak Pilkada DKI Jakarta 2007 hingga Pemilu Presiden 2019. Pengalaman
terbaru Litbang Kompas adalah melakukan hitung cepat parlemen Timor Leste pada
Mei 2023, bekerja sama dengan lembaga Matadalan Survey and Research Institute
(M-SRI). Dalam hitung cepat Pemilu 2024, Litbang Kompas melaksanakan dua
kegiatan, yaitu proses hitung cepat dan survei pasca-pemilihan (exit poll)
dengan menggunakan 2.000 sampel TPS. Sampel TPS ini berbasis populasi daftar
pemilih tetap (DPT) yang tersebar di 38 provinsi di Indonesia. Secara umum,
proses hitung cepat dilakukan dengan menghitung persentase hasil pemilu di
sejumlah TPS yang dipilih secara acak dengan metode statistik.
Data hasil penghitungan suara ini lalu dikirim ke pusat sistem
pengolahan data melalui perangkat elektronik. Sebagai bukti verifikasi,
pengiriman teks data harus disertai foto hasil lembar C1 di lokasi TPS sampel.
Data itu akan dikonfirmasi ke tenaga lapangan dan ke panitia TPS untuk
memastikan keakuratannya. Dengan pengawalan ketat pada proses pemilihan responden,
maka hasil dari survei ini dapat mendekati hasil pemilu. Untuk menjaga
kredibilitas dan independensi, rangkaian survei pemilu dan hitung cepat Kompas
ini dilakukan secara mandiri. Segenap kegiatan ini, pendanaannya bersumber dari
anggaran Kompas. Kegiatan hitung cepat Kompas ini juga terdaftar di KPU. Untuk
melakukan hitung cepat, semua lembaga wajib mendaftar ke KPU. Keterbukaan
proses hitung cepat Kompas juga diwujudkan dalam publikasi. Pergerakan hasil
hitung cepat Kompas dapat diikuti sejak pagi hari pada 14 Februari 2024 di
harian Kompas, Kompas.id, Kompas TV, Kompas.com, Kontan, Tribunnews.com, dan
Radio Sonora. (Yoga)
Berburu Diskon ”Si Kelingking Ungu”
Guna menekan angka golongan putih atau golput pada Pemilu
2024, para pengusaha di bidang kuliner hingga wisata di Jakarta memersuasi
warga untuk menggunakan hak pilih dengan memberikan beragam promosi berupa tawaran
diskon atau potongan harga berbagai produk yang hanya bisa didapat warga yang memiliki
”tinta ungu” di kelingkingnya. Sejumlah gerai makanan, busana, dan kosmetik di
Mal Grand Indonesia, Jakpus, Selasa (13/2) telah mengeluarkan seruan diskon pemilu
pada Rabu (14/2). Salah satunya di depan restoran Haraku Ramen, lantai 3A. Di tempat
tersebut sudah terpasang spanduk bertuliskan semangkuk ramen gratis bagi pembeli
yang menunjukkan tinta ungu di jari kelingking seusai pemilu. Promo pada 14-16
Februari 2024 ini berlaku dengan pembelian satu kali ramen dan untuk makan di
tempat. ”Pembeli bisa mendapatkan chicken chashu tori paitan ramen,” ujar Sandra,
penjaga outlet.
Di Dunkin Donat, pembeli bisa membeli enam buah Donut Classic
hanya dengan Rp 14.200 pada hari pemilu. Syaratnya, pembeli terlebih dahulu
membeli enam Donut Classic. ”Total harga seluruhnya 12 buah donat menjadi sekitar Rp 70.000 saja,” kata
Ina, salah satu penjaga gerai. Restoran Wingstop menyediakan menu serba Rp
19.000 saat hari pemilu. Ada promo bertajuk ”Spesial Menu Coblos” dengan tiga
pilihan paket berbeda. Bukan hanya produk makanan, perusahaan lain juga ikut
menawarkan diskon menggiurkan. Toko kosmetik Peripera memberi diskon 20 % dan
gratis satu maskara bernilai Rp 190.00 untuk mempercantik alis penggunanya.
Konsumen bisa mendapatkan fasilitas ini dengan membeli produk apa saja, selain
masker wajah. Gerai iBox juga memberi diskon Rp 50.000 untuk pembelian minimal
Rp 1.999.000.
Ancol menawarkan diskon pemilu bagi pengunjung untuk masuk ke
berbagai wahana di Ancol, mu lai dari Dufan, Atlantis, Samudra, Jakarta Bird
Land, hingga Sea World Ancol. ”Program khusus ini merupakan apresiasi kami bagi
masyarakat yang telah menggunakan hak suaranya dalam pesta demokrasi lima
tahunan di Indonesia sehingga bisa menikmati rekreasi lebih hemat setelah mencoblos,”
ujar Direktur Operasional PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk Eddy Prastiyo. Harga
untuk tiket masuk Dufan yang semula Rp 275.000 menjadi Rp 140.000 per orang.
Tiket masuk Atlantis yang biasanya Rp 110.000 per tiket menjadi Rp 55.000 saja.
Begitu pula tiket Samudra dari sebelumnya Rp 110.000 menjadi Rp 55.000. Untuk
memasuki Jakarta Bird Land, pengunjung cukup membayar Rp 45.000 dari harga
normal Rp 85.000. Tiket Sea World Ancol dari Rp 125.000 menjadi Rp 65.000. Syaratnya,
promo hanya untuk pembelian tiket luring pada hari ini, satu jari tinta pemilu
hanya berlaku untuk satu tiket promo Pemilu 2024. Promo belum termasuk tiket masuk
gerbang Ancol, baik gerbang khusus orang maupun untuk kendaraan. (Yoga)
Pilu Nasib Buruh di Hilirisasi Morowali
Puluhan ribu buruh industri hilirisasi nikel di Morowali
bertarung dengan mimpi setiap hari. Mereka memenuhi kamar sumpek di atas laut,
jalanan penuh sampah, hingga debu yang tiada habisnya. Kecelakaan kerja yang
mengancam nyawa membayangi tak kenal waktu. Di tengah rinai hujan yang
mengguyur Bahodopi, Morowali, Sulteng, Amin (40) beranjak pulang. Ia satu dari
puluhan ribu karyawan hilirisasi nikel di kawasan Indonesia Morowali Industrial
Park (IMIP) yang pada Rabu (7/2) sore itu telah selesai kerja. Sebagian lainnya
masih lembur atau baru masuk. Kamar kosnya berukuran sekitar 4x7meter dengan
satu sekat ruangan serupa ruang tamu dan satu kamar tidur dengan sewa Rp
700.000 per bulan. Ia menetap di tempat ini sejak dua tahun lalu setiba dari
Palopo, Sulsel, untuk mengadu nasib di Morowali. Industri pemurnian dan
pengolahan nikel PT IMIP menjadi tujuan utamanya. Bertani di kampung dianggapnya
tidak lagi mampu memenuhi kebutuhan hidup sekeluarga.
Sebelum berangkat, Amin kursus dan membuat SIM B2 untuk alat
berat. Ia menghabiskan modal sekitar Rp 10 juta. Amin langsung diterima sebagai
operator yunior dengan gaji pokok Rp 2,9 juta. Ditambah uang perumahan, bonus
produksi, tunjangan, dan lembur, ia mendapatkan Rp 6 juta. Tak lama, ia jadi
operator permanen dengan upah Rp 7,9 juta. Upah itu jauh dari harapan Amin,
sebesar Rp 10 juta. Irsan (27), buruh lainnya, punya pengalaman pahit saat bekerja.
Pada 2021, ia terkena pelat baja di perut saat bekerja di mesin pengemasan.
Pemuda asal Sulsel ini mendapatkan 18 belas jahitan akibat kejadian itu. ”Saya
harus istirahat sebulan. Yang lebih heran, saya kena surat peringatan (SP) 1.
Di dalam (perusahaan) begitu, yang korban dan yang terlibat kena sanksi semua,”
tuturnya.
Kawasan IMIP adalah daerah hilirisasi nikel dengan tenaga kerja
mencapai 80.000 orang. Perusahaan yang mengelola 6.000 hektar lahan ini
mengolah bahan baku nikel menjadi tiga kluster besar, yaitu baja nirkarat, baja
karbon, dan komponen baterai. Investasi di kawasan ini mencapai 21 miliar USD
pada 2022. Hasil ekspor triliunan yang sebagian besar dikirim ke China itu
menjadi bagian nilai tambah nikel yang rutin disampaikan pemerintah. Akan
tetapi, kecelakaan kerja memang menjadi momok di kawasan ini. Dalam penelitian
Trend Asia, sepanjang 2015-2022, kecelakaan kerja telah memakan 53 korban jiwa dan
76 korban luka di 15 lokasi smelter nikel di Sulawesi dan Maluku. Di IMIP saja
telah terjadi 18 insiden kecelakaan yang memakan 15 korban jiwa dan 41 korban
luka. Direktur Program Trend Asia Ahmad Ashof Birry mengatakan, nasib buruh di
program hilirisasi nikel pemerintah sangat miris. Mereka terancam dalam
keselamatan kerja, upah, dan kecelakaan berulang. Situasi ini, ia melanjutkan, terjadi
akibat struktur kerja sama yang cenderung potong ongkos sana-sini. (Yoga)
Panen Energi Terbarukan di Uruguay
Saat negara-negara di berbagai belahan dunia tengah berupaya
keras meningkatkan energi terbarukan, Uruguay, negara di Amerika Selatan yang
luasnya 1,5 kali Pulau Jawa, seakan tinggal memanen energi terbarukan,
setidaknya pada sektor ketenaga listrikan. Dengan memanfaatkan sumber energi
alam yang “gratis”, lebih dari 90 %
pasokan listrik mereka dari energi terbarukan. Bahkan, pada tahun-tahun
tertentu mencapai 98 %. Mengutip laporan Kementerian Industri, Energi, dan Pertambangan
Uruguay (MIEM), sepanjang 2022 total pasokan energi secara keseluruhan di negara
itu masih didominasi minyak dan produk minyak sebanyak 43 %, lalu disusul biomassa
39 %. Setelah itu ada hidro (air) 9 %, angin 7 %, serta gas alam dan energi
surya (solar) masing-masing 1 %. Namun, khusus sektor ketenagalistrikan, energi
terbarukan jadi juaranya. Dari total pasokan listrik 2022 sebesar 14.759
gigawatt-jam (GWh), kontribusi hidro mencapai 39 %, angin 32 %, termal biomassa
17 %, termal fosil 9 %, dan surya 3 %. Uruguay bahkan mengekspor listrik 1.416
GWh karena kebutuhan dalam negeri sebesar 13.343 GWh terpenuhi.
Awalnya, pada 2008 terjadi krisis energi di Uruguay akibat
lonjakan harga minyak mentah yang mencapai 145 USD per barel pada Juli 2008. Sebagai
negara pengimpor minyak, hal itu jadi masalah. Apalagi, permintaan energi naik
8,4 % dari tahun sebelumnya. Tidak hanya energi fosil, tetapi juga impor
listrik. Di tengah kondisi itu, Ramón Méndez Galain, seorang ilmuwan dan
fisikawan, mencoba mendalami persoalan energi yang kompleks dan punya banyak
dimensi. Ia menggagas negara mesti focus pada transisi energi dengan target
ambisius, termasuk pengembangan tenaga angin. Oleh Presiden, Galain ditawari
posisi sebagai Direktur Nasional Energi Uruguay dan segera mengimplementasikan
gagasan-gagasan yang ia miliki. Menurut dia, tantangan terbesar yang
dihadapinya ialah mengubah narasi tentang energi terbarukan. Dengan penguatan
narasi secara nasional, Pemerintah Uruguay memengaruhi masyarakat yang skeptis
akan energi terbarukan, terutama potensi warga yang kehilangan pekerjaan.
Hasilnya, 50.000 pekerjaan tercipta dan gagasan transisi
energi yang adil, tidak ada satu orang pun tertinggal, menjadi kebijakan
sentral. Galain, dalam monolognya pada program TED Talks yang disiarkan di
Youtube, Oktober 2023, mengatakan, saat hasil dari programnya belum sepenuhnya
terlihat, pada 2009 berlangsung pemilihan umum di Uruguay. Untungnya, José Mujica,
presiden baru, mempertahankan Galain dan idenya tentang energi terbarukan. Transformasi
itu juga butuh model bisnis baru yang berbeda dengan model bisnis pembangkitan
pada umumnya, antara lain basis kontrak jangka panjang. Ini didapat dari permodelan
optimasi sumber energi terbarukan yang terbaik agar dapat menekan biaya secara
keseluruhan. Selain kematangan perencanaan dan inovasi, fleksibilitas menjadi salah
satu kunci dalam pengembangan energi terbarukan di Uruguay. Tenaga angin dan
surya menjadi yang utama dalam pembangkitan listrik di Uruguay. (Yoga)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









